MMC.Kalteng– Pelestarian budaya dan adat istiadat tidak luput dari perhatian masyarakat desa Olong Nango Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya dalam bentuk Kuntau (Silat) bela diri Tradisional Pedalaman yang ada di Kalimantan Tengah.
Pemanfaatan halaman sekolah dijadikan sebagai sarana tempat pelatihan silat tradisional yang diisi oleh pemuda dan pemudi yang ada di desa Olong Nago.
“Latihan silat tradisional ini dilakukan setiap sore selama 30 hari yang dimulai dari pukul 16.00 sampai dengan 18.00 wib dan dilanjutkan sesi kedua pada pukul 19.00 sampai 21.00 wib yang diisi dengan berbagai ilmu bela diri tradisional dengan sebutan Bela Diri Kuntau Bangkoi”.Ungkap Pelatih, Baer (40) dalam acara sesi pelatihan. Senin (21/05) sore.
Baer, mengungkapkan, dengan adanya kegiatan pelestarian Budaya Silat Tradisional ini sebagai bekal ilmu bela diri diharapkan bisa melindungi diri sendiri dan berguna melindungi orang lain dari maraknya ancaman begal yang ada di berbagai daerah.
Kegiatan ini diselenggarakan dengan adanya kesadaran pemuda dan pemudi untuk mewariskan dan melestarikan budaya setiap tahun semakin menurun. Dengan dibekalinya ilmu bela diri ini di harapkan kepada segenap pemuda dan pemudi dilingkup masyarakat, agar dapat menanamkan sikap rendah hati dan tidak melupakan adatnya Tegasnya (DiskominfoSP_MC : Rfk,Taufiq,N.O,dkk/Kus)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.