Anggota DPR RI Willy Midel Yoseph Ingatkan Pentingnya 4 Pilar Kebangsaan

Read Time:2 Minute, 7 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Anggota DPR RI daerah pemilihan Kalimantan Tengah (Dapil Kalteng) Willy Midel Yoseph, mengadakan sosialisasi 4 (empat) pilar Kebangsaan, bertempat di GPU Tira Tangka Balang, Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya (Mura), Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (1/6/2021).

Anggota DPR RI ini mensosialisasikan empat pilar Kebangsaan yang terdiri atas Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhinneka Tunggal Ika. Adapun yang menjadi tujuan sosialisasi ini adalah memperkuat kembali nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat, terlebih di masa Pandemi ini dibutuhkan kesatuan anak bangsa untuk mampu bertahan dan melewati masa sulit ini.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Mura Hermon, Asisten perekonomian dan pembangunan Setda Mura Ferry Hardi, Kepala Diskominfo SP Kab.Mura Bimo Santoso serta para stakeholder terkait. Hadir juga sejumlah tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, tampak kegiatan berlangsung cair dan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19, serta pesertanya yang terbatas.

Willy Midel Yoseph dalam paparanya mengatakan, contoh riil individu yang menerapkan 4 pilar kebangsaan itu, misalnya tidak menyebarkan berita hoaks (bohong) bermuatan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), menggunakan sosial media dengan bijak dan menggunakan teknologi digital untuk hal-hal yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari,” tutur mantan Bupati Mura dua periode ini.

Ia juga mengungkapkan, empat pilar merupakan pijakan atau landasan berbangsa yang sudah seharusnya diamalkan dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pengamalan nilai-nilai 4 pilar lanjutnya, diharapkan dapat mengukuhkan jiwa nasionalisme dan patriotisme generasi penerus bangsa agar semakin mencintai dan memberikan kontribusi membangun Negeri.

Dalam menyampaikan materi pokok tentang 4 pilar, Willy didamping Wakil Rektor IAKN Palangka Raya Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Tirta Susila, D.Th dan Sekda Mura Hermon sebagai moderator.

Tirta Susila, D.Th menyampaikan bahwa “Indonesia sebagai negara besar dan kepulauan memiliki salah satu karakteristik kemajemukan, yaitu suku, budaya, dan agama. Untuk itu, perlu kesadaran bersama atas anuegrah keberagaman tersebut yang dibungkus dalam empat pilar kebangsaan.

“Pilar adalah tiang penyangga suatu bangunan agar bisa berdiri secara kokoh. Bila tiang rapuh, bangunan akan mudah roboh. Demikian juga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara perlu memiliki tiang yang kokoh, yaitu Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Tirta Susila, D.Th.

Sementara itu Sekda Mura Hermon usai mengikuti acara tersebut menyampaikan, momentum hari lahirnya Pancasila ini Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat Mura untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan kecintaan terhadap Indonesia.

“Mari kami mengajak seluruh masyarakat Murung Raya di semua lapisan untuk menerapkan empat pilar ini dalam kehidupan sehari-hari, demi kemajuan negeri dan daerah kita tercinta ini,” kata Hermon saat diwawancarai awak media. (DiskominfoSP_Nof).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Forkopimda Mura Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Read Time:1 Minute, 59 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Murung Raya (Mura) mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila. Upacara diikuti secara virtual melalui video conference bertempat di aula gedung B Kantor Bupati Murung Raya, Selasa (1/6/2021).

Hadir dalam kesempatan ini Wakil Bupati Mura Rejikinoor, Dandim 1013/Mtw Letkol Kav Rinaldi Irawan, Wakapolres Mura Kompol Aries Gunawan, Sekda Mura Hermon, Asisten perekonomian dan pembangunan Setda Mura Ferry Hardi, Kepala Diskominfo SP Kab.Mura Bimo Santoso.

Sebagai informasi bahwa Menteri Dalam Negeri menginstruksikan kepada Gubernur, Bupati/Walikota untuk melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila melalui Virtual Reality. Peringatan Hari Lahir Pancasila digelar terpusat di Gedung Pancasila.Peringatan Hari Lahir Pancasila kali ini mengusung Tema “Pancasila dalam Tindakan, Bersatu untuk Indonesia Tangguh”.

Ist

Presiden Republik Indonesia (RI) bertindak selaku Inspektur Upacara Hari Lahir Pancasila yang digelar di Gedung Pancasila. Peserta Upacara terdiri dari Pimpinan Lembaga Tinggi Negara, Menteri Kabinet Indonesia Maju, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Staf Khusus Presiden dan Kepala Staf. Secara virtual dihadiri Gubernur, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi, Bupati/Walikota dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Dalam amanatnya, Presiden RI H. Joko Widodo menyampaikan peringatan Hari Lahir Pancasila setiap 1 Juni harus benar-benar dimanfaatkan untuk mengokohkan nilai-nilai yang ada di dalamnya. Utamanya dalam penerapan di kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita sepanjang Republik Indonesia berdiri, tantangan yang dihadapi Pancasila tidak ringan. Pancasila menghadapi perkembangan global yang tidak serta-merta selalu sama dalam pandangan maupun kebersamaan,” tutur Jokowi dalam sambutannya yang disiarkan dari Istana Kepresidenan Bogor.

“Perkembangan global pun tak jarang menimbulkan kompetisi dan rivalitas antarpandangan, antarnilai dan antarideologi. Ideologi transnasional cenderung semakin meningkat memasuki berbagai lini masyarakat dengan berbagai cara dan strategi,” tutur Jokowi.

Dalam upacara, Ketua MPR Bambang Soesatyo bertugas membacakan naskah Pancasila, sedangkan Ketua DPR Puan Maharani membacakan naskah pembukaan UUD 1945.

Sementara itu, Usai mengikuti Upacara Hari Lahir Pancasila Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor mengatakan, hari ini kita melaksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila, harapan kami dari kelima sila yang ada itu hendaknya generasi masa kini dan masa yang akan datang bisa untuk menerapkannya.

“Apabila diterapkan, maka ini akan merupakan menjadi pedoman kita hidup, dalam kita memperjuangkan apa yang menjadi cita-cita para pendahulu kita, karena generasi yang kuat apabila ideologinya kuat adalah Pancasila. Pancasila adalah segala-segalanya untuk falsafah kita untuk menjadi landasan Negara Republik Indonesia,” pungkas Rejikinoor saat diwawancarai awak media. (DiskominfoSP_Nof).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version