Pemkab Murung Raya Lepas Kontingen Jamnas XII 2026

Read Time:1 Minute, 45 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Suria Siri, menghadiri sekaligus melepas secara resmi peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Murung Raya Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Murung Raya, Jumat (7/8/2026).

Pelepasan kontingen tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya kepada generasi muda yang akan mewakili daerah dalam ajang Jambore Nasional XII di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata (Buperta) Cibubur, Jakarta.

Turut hadir Ketua DPRD Murung Raya, Rumiadi, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, Sekretaris Camat Murung, Andry Irawan, para pembina Pramuka se-Kabupaten Murung Raya, serta tamu undangan lainnya.

Sebanyak 57 peserta yang terdiri dari peserta didik, pembina, dan pendamping diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional XII yang mempertemukan anggota Pramuka dari seluruh Indonesia sebagai wadah pembinaan karakter, kepemimpinan, kemandirian, serta mempererat persaudaraan antardaerah.

Dalam sambutan Bupati Murung Raya yang dibacakan oleh Suria Siri, disampaikan bahwa keikutsertaan kontingen Murung Raya pada Jambore Nasional merupakan suatu kebanggaan sekaligus kesempatan bagi generasi muda untuk menambah wawasan, pengalaman, dan mempererat persaudaraan dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

“Pemerintah Kabupaten Murung Raya memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada seluruh peserta yang akan mengikuti Jambore Nasional XII. Jadikan kesempatan ini sebagai ajang untuk belajar, menambah pengalaman, memperluas persahabatan, serta menunjukkan karakter Pramuka yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan,” demikian sambutan Bupati Heriyus.

Bupati juga berpesan agar seluruh peserta senantiasa menjaga kesehatan, kekompakan, dan nama baik Kabupaten Murung Raya selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Cibubur.

“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap kegiatan dengan sungguh-sungguh, menjaga sikap, disiplin, serta menjalin persaudaraan dengan peserta dari seluruh Indonesia. Tunjukkan bahwa Pramuka Murung Raya memiliki semangat, integritas, dan mampu menjadi teladan di mana pun berada,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya atas dukungan yang diberikan terhadap kegiatan kepramukaan. Menurutnya, Jambore Nasional merupakan momentum penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh, berjiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto: Res).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Mura Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan Se-Kalteng Tahun 2026

Read Time:1 Minute, 22 Second

Palangka Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelenggaraan Pemerintahan Desa se-Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun 2026 di GOR Indoor Kota Palangka Raya, Kamis malam (6/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran. Dalam kegiatan rakor, Gubernur Kalteng menegaskan bahwa, pemerintah desa/kelurahan memiliki peran sangat penting dalam menyukseskan pembangunan, sebagai lini pemerintahan terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Kemajuan daerah tidak dimulai hanya dari kantor gubernur, tidak pula dari kantor bupati atau wali kota, tetapi dari desa/kelurahan, sebagai ujung tombak pembangunan dan pelayanan masyarakat,” tutur Gubernur Agustiar Sabran.

Rakor ini sendiri digelar sebagai wadah strategis untuk memperkuat koordinasi, sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan, untuk bersama-sama memajukan pembangunan daerah Bumi Tambun Bungai.

“Saya meyakini, pembangunan daerah hanya akan berjalan dengan lebih cepat, jika seluruh elemen bergerak satu tekad, satu tujuan, satu langkah, mulai dari pusat, provinsi, kabupaten /kota, kecamatan, dan desa/kelurahan,” pungkas Gubernur Agustiar Sabran.

Rakor ini dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo, Ketua TP PKK Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Forkopimda, Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, Bupati / Wali Kota, Kepala Perangkat Daerah / Instansi Vertikal, serta diikuti 136 orang Camat, 139 Lurah dan 1.432 Kepala Desa.Rakor kali ini mengusung tema besar, yaitu “Penguatan Peran dan Akuntabilitas Kepala Desa/Lurah se-Kalimantan Tengah dalam mewujudkan Desa Tangguh, Aman, Sejahtera untuk mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta Kartu Huma Betang Sejahtera”.

Lebih lanjut, dalam rangkaian kegiatan rapat koordinasi malam hari itu, dilaksanakan pula penyerahan bantuan hibah berupa perangkat Starlink dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kepada Pemerintah Kabupaten/Kota.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Ist).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Festival Jajanan Tempo Dulu Jadi Wadah Inovasi dan Pelestarian Kuliner Tradisional

Read Time:1 Minute, 26 Second

Murung Raya, InfoPublik – Wakil Ketua I TP-PKK Kabupaten Murung Raya sekaligus Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dina Maulidah Rahmanto, secara resmi membuka Lomba Festival Jajanan Tempo Dulu dalam rangka Festival Budaya Tira Tangka Balang Tahun 2026, yang diikuti peserta dari lima kecamatan di Kabupaten Murung Raya.

Dalam sambutannya, Dina Maulidah Rahmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dan mendukung pelestarian kuliner tradisional melalui festival budaya Tira Tangka Balang.

Kegiatan Ini merupakan cabang lomba baru yang kami inisiasi bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Murung Raya, Ibu Warnita Heriyus sebagai upaya melestarikan budaya, khususnya makanan tradisional,” katanya.

Ia menjelaskan, tujuan utama lomba bukan sekadar mencari pemenang, melainkan mendorong inovasi dalam mengolah jajanan tradisional agar lebih menarik bagi generasi muda tanpa menghilangkan cita rasa khasnya.

Menurutnya, banyak kue tradisional yang memiliki rasa tidak kalah dengan makanan modern, namun tampilannya sering dianggap kurang menarik sehingga kurang diminati anak-anak. Karena itu, peserta diberi kebebasan berkreasi menggunakan bahan-bahan yang telah ditentukan panitia, baik dari segi bentuk maupun penyajian.

“Kami ingin menciptakan inovasi dari bahan-bahan sederhana menjadi jajanan tradisional yang memiliki tampilan menarik, bernuansa baru sehingga generasi muda tertarik untuk membuat, mengolah, dan menikmatinya.” tambahnya.

Selain menilai cita rasa, dewan juri juga memperhatikan proses pembuatan, kreativitas penyajian, serta penjelasan peserta mengenai cara pengolahan makanan yang dibuat dan diharapkan kegiatan ini dapat menjaga keberlangsungan warisan kuliner daerah agar tetap dikenal dan dicintai masyarakat.

Adapun Hasil Lomba Mengolah Jajanan Tempo Dulu dalam rangka Festival Budaya Tira Tangka Balang Tahun 2026 menetapkan Kecamatan Sumber Barito sebagai Juara I, disusul Kecamatan Seribu Riam sebagai Juara II, Kecamatan Tanah Siang Selatan sebagai Juara III, Kecamatan Murung sebagai Juara Harapan I dan Kecamatan Sungai Babuat sebagai Juara Harapan II.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Rid).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Tetapkan Status Siaga Karhutla, Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

Read Time:1 Minute, 34 Second

Murung Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) secara resmi menetapkan Status Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.

Penetapan status tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Murung Raya di Aula BPBD, Kamis (6/8/2026).

Rakor dihadiri Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, Ketua DPRD Mura, Rumiadi, Penjabat Sekretaris Daerah, Sarwo Mintarjo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, serta pihak terkait lainnya.

Bupati Mura, Heriyus melalui, Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin menyampaikan bahwa penetapan status siaga merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan seluruh pemangku kepentingan dalam mencegah dan menangani karhutla.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Sekretaris Daerah, Sarwo Mintarjo membacakan sambutan tertulis Bupati Murung Raya Heriyus. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa penetapan Status Siaga Karhutla bukan sekadar memenuhi aspek administratif, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah agar seluruh sumber daya, personel, sarana, dan prasarana dapat dipersiapkan lebih awal sebelum terjadi kondisi darurat.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam rakor, luas lahan yang terbakar di Kabupaten Murung Raya hingga saat ini mencapai sekitar 13 hektare, dengan mayoritas kejadian berada di wilayah Kecamatan Murung dan Tanah Siang.

Meski kondisinya masih relatif terkendali, seluruh pihak diminta tetap meningkatkan kewaspadaan agar kebakaran tidak meluas.Bupati juga mengajak seluruh unsur pemerintah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dunia usaha, relawan, tokoh masyarakat, hingga masyarakat umum untuk memperkuat sinergi melalui patroli terpadu, deteksi dini titik panas, kesiapan personel dan peralatan, serta meningkatkan edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Dalam rakor tersebut juga disepakati pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektor, memastikan kelancaran akses kendaraan pemadam menuju lokasi kebakaran, serta meningkatkan sosialisasi pencegahan karhutla melalui berbagai media, termasuk penyampaian testimoni dari tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat guna membangun kesadaran bersama dalam menjaga Kabupaten Murung Raya tetap bebas dari bencana kebakaran hutan dan lahan.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos)


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version