Sekolah Garuda, Visi Besar Presiden untuk Talenta Unggulan Sains dan Teknologi di Seluruh Pelosok Negeri

Read Time:2 Minute, 13 Second

Jakarta, 7 Oktober 2025 – Pemerintah akan memulai pengenalan Sekolah Garuda pada Rabu, 8 Oktober 2025 secara serentak di 16 titik di seluruh Indonesia. Sekolah Garuda merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto untuk pemerataan pendidikan unggulan di seluruh pelosok Indonesia.

Sekolah Garuda hadir untuk memperluas kesempatan agar semakin banyak anak Indonesia dari seluruh pelosok negeri bisa menembus kampus-kampus terbaik dunia.

“Sekolah Garuda menjadi penyempurna orkestrasi transformasi pendidikan,” kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Stella Christie.

Stella mengatakan Sekolah Garuda merupakan realisasi dari visi besar Presiden Prabowo untuk membawa anak Indonesia, dari seluruh pelosok Negeri, menuju kampus terbaik dunia. Sekolah Garuda menjadi bagian transformasi pendidikan Indonesia untuk menyiapkan generasi emas 2045.

“Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi dari penjuru negeri,” kata Stella.

Sekolah Garuda diharapkan melahirkan generasi emas yang cerdas, berdaya saing global, berjiwa kepemimpinan, berhati pelayanan, dan berkomitmen mengabdi untuk kemajuan Indonesia.

Pengenalan Serentak di 16 titik

Pengenalan serentak Sekolah Garuda yang akan dimulai Rabu, terdiri atas 12 titik Sekolah Garuda Transformasi dan 4 titik lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru.

Sebanyak 12 Sekolah Garuda Transformasi meliputi SMAN 10 Fajar Harapan, Aceh; SMA Unggul Del, Sumatera Utara; MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan; SMAN Unggulan MH Thamrin, DKI Jakarta; SMA Cahaya Rancamaya, Jawa Barat; SMA Taruna Nusantara, Jawa Tengah; SMA Pradita Dirgantara, Jawa Tengah; SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur; SMAN Banua BBS, Kalimantan Selatan; MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo; SMAN Siwalima Ambon, Maluku; dan SMA Averos Sorong, Papua Barat Daya.

Dan empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru yang juga turut dikenalkan terdapat di Belitung Timur; Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur; Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; dan Bulungan, Kalimantan Utara.

Hingga 2029, pemerintah menargetkan membina 80 sekolah untuk Sekolah Garuda Transformasi. Sedangkan untuk Sekolah Garuda Baru, target yang dicanangkan adalah membangun 20 sekolah hingga 2029.

Ditopang 3 Pilar

Stella mengatakan Sekolah Garuda ini ditopang oleh tiga pilar. Pertama sebagai penyeimbang akses, yakni pemerataan kesempatan untuk berprestasi. Kedua, inkubator pemimpin. Sekolah Garuda diharapkan membentuk karakter kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045.

Dan ketiga, meningkatkan prestasi akademik siswa serta membangun jiwa pengabdian masyarakat. Selain berprestasi, siswa juga tidak lupa untuk mengabdi setelah melanglang buana mencari ilmu.

Keberadaan Sekolah Garuda menjadi penting untuk memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Human Capital Index menunjukkan, rata-rata siswa Indonesia baru memanfaatkan 54 persen dari potensi utuh mereka, sehingga inilah tantangan sekaligus peluang besar untuk terus ditingkatkan.

Akses menuju perguruan tinggi terbaik dunia pun terus diupayakan. Pada 2024, sebanyak 143 lulusan SMA penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) telah berkuliah di 100 perguruan tinggi terbaik dunia.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tingkatkan Wawasan, FKUB Mura Akan Kaji Tiru ke FKUB Malang

Read Time:1 Minute, 31 Second

Murung Raya, InfoPublik – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar rapat final terkait rencana Studi Banding ke FKUB Kota Malang sekaligus kaji tiru ke Bayu Sehat Mandiri (BSM) di Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari sistem pertanian terpadu yang dikembangkan oleh BSM Malang, sebagai upaya peningkatan wawasan dan pemberdayaan bagi pengurus FKUB di Murung Raya.

Rapat tersebut berlangsung di kantor sekretariat FKUB Kab.Mura, Selasa (7/10/2025). Rapat dipimpin oleh Sekretaris FKUB Kab.Mura, Jami dan dihadiri oleh Asisten I Setda Kab.Mura, Rahmat K. Tambunan yang mewakili Bupati Mura, beserta stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Sekretaris FKUB Kab.Mura, Jami, menjelaskan bahwa kegiatan kaji tiru ke BSM Malang ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman para pengurus FKUB, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian terpadu yang bisa diterapkan di Murung Raya.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat dibagikan kepada umat masing-masing sehingga mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan bersama,” ujar Jami.

Sementara itu, Kepala KaKemenag Mura, Marzuki Rahman, selaku Dewan Penasehat FKUB, menyampaikan harapannya agar seluruh unsur FKUB dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. “Kami berharap seluruh Dewan Penasehat bisa hadir secara kelembagaan dan bersama-sama mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kapasitas FKUB,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Setda Mura, Rahmat K. Tambunan, menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya terhadap rencana kegiatan kaji tiru tersebut. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penguatan kompetensi, wawasan, serta strategi penanganan berbagai persoalan sosial dan keagamaan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mendukung penuh kegiatan ini. Diharapkan melalui kunjungan ke BSM Malang, FKUB Murung Raya dapat membawa pulang hal-hal positif yang dapat diterapkan di daerah kita. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar,” tutur Rahmat.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Ad, Rid).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Mura Buka Bimtek Pengembangan Inovasi Pendidikan Digital Hebat

Read Time:1 Minute, 40 Second

Banjarmasin, InfoPublik – Bertempat di Ballroom hotel G-Sign Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Bupati Murung Raya (Mura) melalui Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Dapodik Sekolah, kegiatan tersebut bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin (6/10/2025)

Acara yang diinisiasi oleh Pemkab Mura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Mura ini diikuti oleh Operator Dapodik sekolah, sejumlah guru yang berjumlah kurang lebih 300 peserta.

Ketua pelaksana H. Hairudinor mengatakan kegiatan ini diikuti oleh operator dapodik mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP se- Kabupaten Murung Raya.

Direktur Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat, Danang Biyatmoko dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada tim kepanitiaan yang sudah bekerja keras sehingga kegiatan bimbingan teknis bisa berjalan baik, kemudian juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mura.

“Saya pikir sangat bagus pengembangan inovasi pendidikan digital terutama di era pendidikan yang sudah modern saat ini, beberapa kegiatan yang menyangkut itu biasanya mempunyai beberapa konsep yang banyak juga dikembangkan di kegiatan-kegiatan pengembangan pendidikan digital, salah satunya adalah konsep yang kemudian akan kita laksanakan bimbingan teknisnya saat ini yaitu digitalisasi pendidikan, beberapa konsep lain misalnya pembelajaran berbasis project atau project visual learning, yang sekarang banyak dikembangkan untuk pendidikan menengah dan pendidikan atas,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan bimtek mengingatkan agar sebagai operator dan atau sebagai orang yang akan mentransformasi pengetahuan tentang tata kelola dapodik ini bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik.

“Dengan bimtek dan pelatihan ini, ilmu dasarnya kita sudah memahami, jadi tinggal pengembangan, untuk pengembangan kita bisa tanya keahli atau ke teman-teman kita yang sudah memahami betul, tapi setidak-tidaknya ilmu dasarnya kita sudah pahami,” tuturnya.

Dikatakan Rahmanto terkait perencanaan, pembangunan, sarana dan prasarana pendidikan yang semuanya ada di dalam sistem dapodik. “Maka oleh karena itu peran bapak ibu sebagai operator dapodik sangat pemting dan tidak bisa dianggap remeh, bapak ibu adalah ujung tombak dalam memastikan data pendidikan di Kabupaten Murung Raya akurat dan update serta terkini.

(DiskominfoSP_Nof, Ren. Foto: Ren).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version