Asisten I Setda Buka Lomba Olahraga Seni Antar Pesantren di Murung Raya

Read Time:1 Minute, 38 Second

Puruk Cahu, InfoPublik – Pj Bupati Murung Raya (Mura) melalui Asisten I Setda Kab.Mura, Rahmat K. Tambunan,membuka kegiatan lomba olahraga dan seni antar pesantren dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2024 lingkup Kementerian Agama se-Kabupaten Murung Raya di pondok pesantren Karya Pembangunan, Senin (7/10/2024).

Kegiatan tersebut  dihadiri oleh berbagai pimpinan pondok pesantren di Kabupaten Murung Raya, perwakilan Kantor Kementerian Agama dan  Camat Murung, serta peserta lomba dan tamu undangan lainnya.

Dalam pembukaan lomba itu Asisten I Setda Kab.Mura, Rahmat K. Tambunan menyampaikan bahwa Hari Santri Nasional adalah moment penting di Indonesia yang dirayakan setiap tahun pada 22 Oktober pada prinsipnya adalah menghargai untuk peran para santri dalam membangun Indonesia sebagai Negara yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan mempertahankan membangun dan NKRI karakter, persatuan dan kesatuan, kearifan lokal, perjuangan sekaligus penguatan memelihara pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kesadaran nasionalisme Kebangsaan.

“Melalui peringatan ini, saya mengapresiasi para santri yang telah mengharumkan nama baik Murung Raya, di bidang agama maupun akademik, perayaan ini juga merupakan panggilan untuk melanjutkan pendidikan yang berbasis pada nilai-nilai agama dan moral, membangun karakter generasi penerus yang religius dan berakhlak mulia sebagai bagian membangun masyarakat Murung Raya kearah yang lebih baik,” tambahnya.

Ia juga berharap Santriwan/Santriwati yang ada saat ini bisa menjadi panutan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar baik dari sisi agama maupun sosial, menjunjung tinggi sportifitas dan kebersamaan, dapat menggapai prestasi membanggakan baik untuk pesantren maupun atas nama Pemkab Murung Raya.

Sementara itu, Ketua panitia Peringatan hari santri, Ust. Jumahari menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2024 yang akan jatuh pada tanggal 22 Oktober. Acara akan berlangsung dari 11 sampai 13  Oktober 2024 dan diikuti oleh sekitar 214 peserta dari berbagai sekolah pondok pesantren di Kabupaten Murung Raya.

Diketahui juga berbagai lomba akan digelar dalam acara tersebut, meliputi lomba seni dan olahraga (lomba pidato tiga bahasa, kaligrafi, catur, badminton, volly ball, futsal dan lari 100 m).(DiskominfoSP_Nof, Rid/Eyv).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Gelar Pelatihan Wirausaha Muda

Read Time:1 Minute, 37 Second

Puruk Cahu, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menggelar pelatihan Wirausaha Muda yang diinisiasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Parawasita (DKOP) Kab.Mura dan mengundang narasumber terkait.

Acara ini berlangsung di Aula Rujab Bupati Mura, selasa (8/10/2024) dan dibuka oleh Kepala DKOP Kab.Mura, Sri Karyawati serta dihadiri oleh pihak KNPI Mura, Karang Taruna, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, peserta pelatihan dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporannya Sekretaris DKOP Kab.Mura, Nilwan Admaja, acara ini diinisiasi oleh Kepala Bidang Kepemudaan DKOP Kab.Mura yang dimana dasar pelaksanaanya Undang-undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan, Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2011 tentang Pengembangan Kewirausahaan dan Kepeloporan Pemuda, serta Penyediaan Prasarana dan Sarana Kepemudaan.

“Acara ini akan berlangsung selama satu hari 8 oktober 2024 bertempat di aula Rujab Bupati Mura, yang dimana peserta terdiri dari pemuda, anak sekolah yang diikuti 10 sekolah yang berada di Kab.Mura. Tujuannya meningkatkan motivasi, minat dan jiwa kewirausahaan pemuda Murung Raya, menyiapkan generasi muda, mengembangkan keterapilah berwirausaha dan juga membantu ide-ide usaha ataupun merancang rencana usaha,” tuturnya.

Sementara itu, Pj Bupati Mura yang hal ini diwakilkan Kepala Dinas Kepemudaan, Olaharaga dan Parawisata Sri Karyawati dalam sambutannya, wirausaha muda adalah sebutan untuk Gen-Z dan Milenial yang terjun ke dunia bisnis. wirausaha muda bisa di artikan sebagai orang yang memiliki jiwa kewirausahaan dan menjalankan usaha sendiri.

“Kewirausahan bertujuan untuk meningkatkan kulaitas pertumbuhan ekonomi, iklim usaha, daya saing dan memperluas kesempatan kerja. Wirausaha muda itu sendiri memiliki perang penting dalam pertumbuhan ekonomi suatu daerah diantaranya menciptkan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, mendorong inovasi dan kreatifitas serta membangun kemandirian pemuda,”imbuhnya.

Ia juga mengatakan melalui pelatihan ini diharapkan menjadi pondasi yang baik bagi peserta dalam berusaha serta mampu mengatasi segala masalah dan kendala yang terjadi dilapangan. Satu hal yang juga penting untuk para peserta yaitu era digitalisasi mengharuskan kepada pelaku usaha untuk beradaptasi memanfaatkan semua platform digital untuk mendukung kegiatan kewirausahaan.(DiskominfoSP_Nof, Ad/Eyv).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pj Sekda Mura Buka FGD Terkait RDTR Kecamatan Laung Tuhup

Read Time:1 Minute, 1 Second

Puruk Cahu, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Perekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) – I dalam rangka penyusunan materi teknis Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Laung Tuhup.

Di aula A kantor Bupati Mura, kegiatan tersebut dibuka oleh Pj Sekda Mura, Rudie Roy dan dihadiri oleh sejumlah Kepala Perangkat Daerah Terkait, Pihak Kecamatan setempat dan pemangku kepentingan (stakeholder) lainnya, Selasa (8/10/2024).

Pj Sekda Mura, Rudie Roy dalam mengatakan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kecamatan Laung Tuhup merupakan langkah penyusunan, dukungan dan masukan. Diskusi terkait langkah-langkah apa yang sesuai dengan potensi dan kondisi yang ada di wilayah Kecamatan tersebut.

“Harapan kita nantinya penyusunan materi teknis RDTR ini, sesuai dengan arah pembangunan di Kabupaten Murung Raya dan diharapkan kepada para undangan yang hadir pada hari ini, agar mengikuti acara ini dengan sebaik-baiknya, serta dapat memberikan saran serta masukan demi kesempurnaan dokumen,” kata Rudie.

Ia juga menyampaikan melalui FGD ini kita dapat meyampaikan hal-hal yang relevan menyesuaikan RDTR dengan arah kebijakan yang akan diambil. Dengan adanya partisipasi aktif dari seluruh pihak, diharapkan penyusunan RDTR Kecamatan Laung Tuhup akan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah.(DiskominfoSP_Nof, Log/Eyv).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

DP3ADALDUKKB Kab.Mura Gelar Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus Korban Kekerasan

Read Time:1 Minute, 38 Second

Murung Raya, Info Publik – Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia penyedia layanan penanganan bagi perempuan korban kekerasan,Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak,Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3ADALDUKKB) Kab.Mura menggelar Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus Korban Kekerasan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Selasa (8/10/2024).

Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk memperkuat mekanisme penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah kewenangan kabupaten/kota dengan pemateri dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak atau Kemen PPPA Kristianto Budi serta Perwakilan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Kalteng, Rensi.

Kegiatan ini diikuti oleh penyedia layanan dari berbagai instansi, serta perwakilan dari organisasi masyarakat yang fokus pada isu kekerasan terhadap perempuan dan anak beserta stakeholder terkait. 

Dalam sambutannya Plt. Kepala Dinas P3A DALDUKKB Kab. Mura, Lynda Kristiane menerangkan bahwa pada pelatihan ini, peserta diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya pencatatan yang akurat dan pelaporan yang tepat waktu guna memastikan penanganan kasus berjalan dengan baik dan efisien.

“Kita perlu memastikan bahwa setiap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang ditangani dilaporkan secara akurat dan sesuai standar, karena ini akan menjadi data penting dalam merumuskan kebijakan yang lebih efektif di masa depan,” ujar Lynda

Pelatihan ini mencakup berbagai materi, seperti teknik pencatatan kronologi kejadian, pengumpulan data korban, pelaporan berbasis sistem informasi, serta prosedur pelaporan ke instansi terkait. Selain itu, peserta juga diajak berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi dalam proses pencatatan dan pelaporan, serta solusi untuk mengatasi hambatan tersebut.

Dalam kesempatan yang sama Asisten I Setda Kab.Mura, Rahmat K. Tambunan menjelaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan anak harus ditangani secara serius dan memerlukan kerja sama yang baik dari semua pihak.

“Ketika terjadi kekerasan, penanganannya juga diperlukan kerja bersama dari semua pihak, yakni keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, dunia usaha, lembaga masyarakat dan lembaga Pemerintah dengan kolaborasi, koordinasi dan aksi sebagai sebuah tim untuk dapat melindungi dan memberikan hak-hak korban dan saksi, serta penegakan hukum bagi pelaku,” tutur Rahmat.(DiskominfoSP_Nof, Res/Eyv).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version