Pemkab Mura Terima Kunjugan Dari STIE Pancasetia Banjarmasin

Read Time:1 Minute, 28 Second

Murung Raya, InfoPublik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, melalui Asisten III Setda Kab.Mura, Batara menerima kunjungan audiensi dari jajaran Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Pancasetia Banjarmasin, pertemuan ini membahas penawaran kerja sama dalam berbagai bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di wilayah Mura.

Kegiatan ini berlangsung di aula A kantor Bupati setempat. Turut hadir perwakilan STIE Pancasetia, Predy Jayen, didampingi Kepala Perpustakaan STIE Pancasetia, Muhammad Ilmi, serta stakeholder Pemkab Mura, Rabu (13/8/2025).

Mewakili Bupati Mura, Asisten III Setda Kab.Mura, Batara menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan perhatian STIE Pancasetia terhadap pengembangan pendidikan di daerah. Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, mandiri dan berdaya saing tinggi.

“Kami sangat menyambut baik rencana kerja sama ini karena pendidikan adalah kunci membentuk generasi muda Murung Raya yang unggul. Kita akan mengkomunikasikan dengan pimpinan terkait audiensi di pertemuan ini” ujar Batara.

Perwakilan STIE Pancasetia, Fredy Wijaya, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi momen penting untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan Pemerintah Daerah, khususnya melalui implementasi Tridarma Perguruan Tinggi.

“Kami ingin menjalin sinergi dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sehingga keberadaan kampus dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Murung Raya,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Fredy Jayen STIE Pancasetia juga menawarkan sejumlah program strategis STIE Pancasetia untuk mengembangkan sumber daya manusia melalui program S1 dan S2, pelatihan manajemen dan kewirausahaan, serta pendampingan bagi para pelaku usaha dan peningkatan kompetensi aparatur pemerintah daerah, pemberian beasiswa bagi putra-putri daerah yang berprestasi, serta dukungan riset untuk pengembangan potensi daerah.

“Dan salah satu misinya adalah membangun kerja sama kelembagaan di tingkat regional, nasional, dan internasional, mengembangkan pendidikan, pengajaran berkualitas serta meningkatkan penelitian yang bermanfaat bagi kemajuan ekonomi, mengimplementasikan ilmu bagi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Rid).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Merdeka untuk Semua dengan Program 3 Juta Rumah

Read Time:1 Minute, 55 Second

Jakarta, 12 Agustus 2025 – Kemerdekaan sejati bukan berarti hanya lepas dari penjajahan, tetapi juga terbebas dari ketimpangan sosial ekonomi. Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah menjadi salah satu wujud nyata komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kemerdekaan seluruh rakyat Indonesia dari ketimpangan sosial ekonomi.

Tujuan mulia dari Program Pembangunan dan Renovasi 3 Juta Rumah adalah memberikan akses hunian layak bagi masyarakat miskin ekstrem, miskin, dan kelas menengah bawah, serta mempersempit kesenjangan antara masyarakat kota, desa, dan pesisir.

“Presiden Prabowo ingin kemerdekaan dirasakan oleh setiap anak bangsa, tanpa terkecuali. Salah satu caranya adalah memastikan setiap keluarga Indonesia memiliki hunian yang layak, tempat mereka membangun masa depan dengan penuh martabat,” kata Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan/Presidential Communication Office (PCO) Ujang Komarudin di Jakarta, Selasa (12/8).

Selain mengurangi kesenjangan, salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo ini dirancang untuk mengatasi backlog perumahan. Menjawab kebutuhan sekitar 9,9 juta keluarga yang belum memiliki rumah dan merenovasi sebanyak 26,9 juta rumah yang tidak layak huni.

Strategi pelaksanaannya mencakup perbaikan 2 juta rumah tidak layak huni di desa, pembangunan 1 juta rumah baru di perkotaan melalui kemitraan strategis dengan swasta, dan penataan kawasan pesisir serta membangun hunian adaptif bencana.

Melalui program ini, kata Ujang, pemerintah ingin mengendalikan harga tanah dan tata ruang. Caranya dengan mengarahkan subsidi untuk menormalisasi harga tanah serta menata zonasi dan posisi rumah agar tidak makin menjauh dari pusat kegiatan ekonomi.

Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas hidup dan pemberdayaan ekonomi lokal. “Pembangunan rumah ini tentu saja diiringi dengan peningkatan infrastruktur dasar seperti jalan, listrik, dan air bersih,” ujar Ujang.

Program 3 Juta Rumah merupakan penjabaran dari Asta Cita Presiden Prabowo, yakni melanjutkan pengembangan infrastruktur dan membangun dari desa untuk pemerataan ekonomi. Program ini bertujuan untuk menyediakan hunian layak, terjangkau, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama keluarga berpenghasilan rendah.

Menurut Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah, sektor perumahan bisa menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional.

“Ini tidak hanya mengurangi backlog perumahan, tetapi juga menggerakkan sektor konstruksi, bahan bangunan, tenaga kerja, dan investasi swasta. Dampaknya akan langsung terasa terhadap pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Fahri.

Dengan pendekatan terintegrasi antara pembangunan fisik, pemberdayaan masyarakat, dan pemerataan ekonomi wilayah, Program 3 Juta Rumah diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kualitas hidup rakyat sekaligus memperkuat fondasi ekonomi Indonesia.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kampanye Anti Korupsi, Pemkab Mura Dukung Pemerintahan Bersih

Read Time:1 Minute, 4 Second

Murung Raya, InfoPublik – Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) mengikuti kegiatan kampanye anti korupsi yang digelar di Aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B Kantor Bupati Mura, Selasa (12/8/2025).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Mura, Heriyus yang diwakili, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya Sarwo Mintarjo, para Kepala Perangkat Daerah dan pegawai terkait dari di lingkup Pemkab Murung Raya.

Hadir sebagai narasumber, Kasi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Tengah, Dodik Mahendra dan Jaksa Fungsional pada Kejati Kalteng, Wawan Haryanto, yang memaparkan materi pencegahan korupsi.

Dodik menegaskan bahwa pencegahan korupsi merupakan komitmen bersama yang wajib dijaga. “Jangan sampai mengorbankan reputasi dengan tersangkut kasus korupsi,” tegasnya.

Ia juga memaparkan berbagai jenis korupsi serta menyoroti kasus-kasus terbesar yang pernah terjadi di Indonesia.
Kegiatan yang diinisiasi Kejati Kalteng ini juga diisi sesi tanya jawab, membahas langkah konkret pencegahan praktik korupsi di Pemerintahan.

Bupati Mura melalui Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membentuk komitmen dan integritas para pejabat pelayanan publik.

“Kegiatan ini diharapkan bukan menimbulkan ketakutan untuk membangun, namun mendorong pembangunan di Murung Raya agar lebih terencana dan tepat sasaran sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Murung Raya mendukung penuh terciptanya iklim Pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi,” ujarnya.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Webinar Pembentukan Posbakum Desa/ Kelurahan Se-Kalteng

Read Time:1 Minute, 19 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengikuti Webinar Percepatan Pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Desa/Kelurahan Se-Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui zoom meeting, bertempat di Aula A Setda Mura, Senin (11/8/2025).

Webinar pembentukan Posbakum dipimpin dan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo dan dihadiri Kepala Daerah Se-Kalimantan Tengah, Kanwil Kemenhukam Kalimantan Tengah, Unsur Forkopimda Provinsi Kalteng, Camat Se-Kalteng serta tamu undangan lainnya.

Pemprov Kalteng melalui Wakil Gubernur Kalteng,. Edy Pratowo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggranya Webinar ini dalam rangka mewujudkan pelayanan publik yang berkepastian hukum. Maka menurutnya perlu adanya pembentukan posbakum di setiap Desa/ keluarahan sebagai upaya pemberian akses layanan hukum yang cepat dan mudah bagi masyarakat.

“Posbakum adalah bagian penting dari upaya pembangunan hukum yang inklusif dan berkeadilan. Hal tersebut sejalan dengan program prioritas Astacita bapa Presiden RI dalam meperkuat sistem hukum dan memberikan akses keadilan bagi semuanya” tuturnya.

Wagub juga menyatakan bahwa Pemprov kalteng berkomitmen untuk terus mendukung percepatan pembentukan Posbakum ini dan memastikan keberlanjutannya. “Kami juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan keberadaan Posbakum agar tidak ragu untuk mencari bantuan hukum jika membutuhkannya,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Kepala Kanwil Kemenkum Kalteng, Hajrianor, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalteng yang telah memberikan dukungan untuk teralisasinya program peningkatan kesadaran hukum dan penyelesaian permasalahan hukum secara non litigasi pada masyarakat melalui pembentukan Posbakum di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Untuk itu kami berharap kepada jajaran Pemerintah Daerah untuk mendukung program percepatan pembentukan Posbakum di Provinsis Kalimantan Tengah agar semua desa/ kelurahan dapat membentuk Posbakum di wilayahnya masing-masing,” pungkasnya.

(DiskominfoSP_Nof, Ad. Foto: Ad).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pembukaan PKN Tingkat II Angkatan XXVII Tahun 2025

Read Time:45 Second

Murung Raya, InfoPublik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus didampingi Plt. Sekretaris Daerah Sarwo Mintarjo, mengikuti pembukaan Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXVII Tahun 2025 secara virtual.

Kegiatan ini dibuka oleh Dr. Muhammad Taufiq, DEA, dari Lembaga Administrasi Negara (LAN), Senin (11/8/2025).

Dalam sambutannya, Dr. Taufiq memberikan apresiasi kepada Provinsi Kalimantan Tengah yang tetap mampu menyelenggarakan PKN II.

“Kami mengapresiasi Kalimantan Tengah yang tetap mampu menyelenggarakan PKN II. Antusiasme yang luar biasa juga terlihat dari peserta yang datang dari berbagai daerah. Ini menunjukkan bagaimana ASN memiliki spirit yang luar biasa untuk melakukan inovasi maupun kolaborasi. Langkah-langkah dari Provinsi Kalimantan Tengah ini patut menjadi ikon,” ujarnya.

PKN II merupakan salah satu program strategis untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan pejabat struktural di lingkungan Pemerintahan.
Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta dapat melahirkan terobosan dan inovasi yang bermanfaat bagi daerah masing-masing serta memperkuat kolaborasi antarwilayah.

(DiskominfoSP_Nof, Log. Foto: Log).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Secara Virtual

Read Time:59 Second

Murung Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) pengendalian inflasi yang digelar secara virtual melalui zoom meeting dan dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Senin (11/8/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se-Indonesia. Dari Murung Raya, rakor dihadiri perwakilan Pemkab Mura bersama stakeholder terkait yang mengikuti jalannya kegiatan di ruang Sekretaris Daerah, kantor Bupati Mura.

Dalam rakor tersebut disampaikan perkembangan inflasi Nasional terkini, termasuk kondisi inflasi di sejumlah wilayah. Disebutkan, dua penyumbang terbesar inflasi saat ini berasal dari kelompok makanan dan minuman, serta sektor pendidikan. Komoditas beras menjadi salah satu penyumbang inflasi tertinggi dengan harga rata-rata di atas Harga Acuan Penjualan (HAP) sebesar Rp14.000 per kilogram.

Mendagri Tito Karnavian menyatakan bahwa pengendalian inflasi adalah tugas bersama. “Pemerintah daerah harus melakukan langkah konkret, seperti menjaga pasokan dan distribusi bahan pokok, menggelar pasar murah, serta melakukan koordinasi rutin dengan stakeholder terkait.” tegas Mendagri.

Selain membahas inflasi, rakor juga menyinggung isu keamanan siber dan penguatan implementasi sertifikasi produk halal di daerah dan isi penting lainnya.

Pemkab Murung Raya menyatakan komitmennya untuk menjaga agar tingkat inflasi di daerah tetap terkendali.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version