Pemkab Bersama PT.IMK Latih Kades dan BPD di Mura

Read Time:1 Minute, 30 Second

MC_Murung Raya – PT. Indo Muro Kencana (IMK) bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Dinas (Pemkab) Mura melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kab.Mura yang dilaksanakan di GPU Tira Tangka Balang di Puruk Cahu, Kamis (16/9/2021).

Sebanyak 13 desa di empat kecamatan di Kabupaten Murung Raya (Mura), Kalimantan Tengah mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes), Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Diketahui pemerintah desa yang mengikuti pelatihan adalah Desa Tahujan Ontu, Desa Datah Kotou, Desa Olung Hanangan, Desa Dirung Lingkin, Desa Oreng, Desa Puruk Kambang dan Desa Ulung Muro di Kecamatan Tanah Siang Selatan. Untuk Kecamatan Sungai Babuat meliputi Desa Tumbang Bantian, Desa Tambelum dan Desa Batu Mirau. Kecamatan Tanah Siang diikuti oleh dua desa, yakni Desa Makalisoi dan Desa Konut. Sedangkan untuk Kecamatan Murung dari Desa Mangkahui.

Mewakili management PT IMK, Eko Subagyo mengatakan pelatihan peningkatan kapasitas pemerintah desa sudah dua kali dilaksankan untuk desa-desa dilingkar tambang PT IMK.

“Ini merupakan upaya kami dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pemerintah desa melalui pelatihan,” ucap Eko.

Tidak hanya itu, Eko juga mengatakan peningkatan kapasitas pemerintan desa juga merupakan salah satu bagian dari program PPM (program pemberdayaan masyarakat) disekitar tambang.

“Kita berharap kepala desa maupun anggota BPD dilingkar tambang PT IMK memiliki pengalaman dan kapasitas yang cukup dalam mengelola sumberdaya yang ada di desa. Kami juga akan melakukan pendampingan secara berkelanjutan kepada kades dan anggota BPD yang kami latih ini,” jelas Eko lagi.

Sementara itu Bupati Mura, Perdie M. Yoseph melalui Sekretaris Daerah, Hermon mengapresi kegiatan pelatihan terhadap 13 pemerintah desa oleh PT IMK.

“Kami dengar kegiatan pelatihan seperti ini telah dilaksankan beberapa kali. Ini patut diapresiasi dan tentu pemerintah daerah merasa terbantu dengan program yang dilakukan PT IMK ini,” ujar Hermon. (DiskominfoSP_Nof).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Terus Berupaya Tingkatkan Layanan Air Bersih

Read Time:1 Minute, 31 Second

MC_Murung Raya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) terus berupaya meningkatkan pelayanan air bersih untuk masyarakat dari perusahaan umum daerah (Perumda) Air Bersih Danum Pombolum, keluhan suplai air bersih bakal terurai di tahun 2022.

Pemkab Mura bakal mengucurkan dana sekitar Rp 10 Miliar untuk penarikan bahan baku air Sungai Barito ke Dam intek di Desa Olung Nango, Kecamatan Tanah Siang. Dengan demikian maka saat musim kemarau, keluhan masyarakat terhadap suplai air bersih ke masing-masing rumah pelanggan akan teratasi.

“Kita sudah rencanakan di tahun 2022 untuk menarik bahan baku air Sungai Barito. Biayanya lebih murah ketimbang membangun dam intek baru. Jadi sekitar 1,5 kilometer saja menarik pipa dari Dam Intek di Desa Olong Nango tarik lurus ke Benteng,” ungkap Perdie ketika dibincangi wartawan usai melakukan pelantikan Anggota Badan Permusyawaratan Daerah (BPD), Rabu (15/9/2021).

Perdie menerangkan, dengan anggaran sekitar Rp 10 miliar sudah mampu menyelesaikan pekerjaan rumah yang selama ini terus dikeluhkan masyarakat menyangkut tidak meratanya suplai air bersih.

“Saya rasa tidak ada keluhan lagi, karena selama ini kita masih ketergantungan dengan bahan baku di Dirung Undai, dengan ditambah dari air Sungai Barito maka persoalan air bersih teratasi,” ujar Perdie.

Bupati Perdie meyakini menarik bahan baku lewat Benteng tarik lurus ke Dam Intek Olong Nango lebih hemat. “Apabila kita membangun Dam Intek baru biayanya mencapai Rp 30 miliar, jadi kita lebih hemat Rp 20 miliar apabila menggunakan dam intek Olong Nango,” jelasnya.

Ia memaklumi atas keluhan masyarakat selama ini atas ketersedian air bersih yang kadang lancar dan macetnya di suplai ke rumah.

“Namun kita harus tetap proporsional melihat situasi, mengingat persoalan daerah bukan hanya sarana air bersih, terdapat banyak persoalan yang harus diatasi. Kita sebagai daerah pemekaran tentu banyak persoalan yang harus kita bangun tahap demi tahap,” pungkas Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Provinsi Kalimantan Tengah ini. (DiskominfoSP_Nof).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version