Pj Sekda Mura Pimpin Rakor Penetapan Status Siaga Bencana Karhutla

Read Time:1 Minute, 35 Second

Puruk Cahu, InfoPublik – Pj Sekretaris Daerah Pemkab Murung Raya (Mura), Rudie Roy memimpin secara langsung Rapat Koordinasi (Rakor) penetapan status siaga bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Murung Raya  2024 di Aula Gedung Pusdahop BPBD Kabupaten Murung Raya, Jumat (20/9/2024).

Acara tersebut dihadiri unsur-unsur Forkopimda serta jajaran terkait, Kepala Pelaksana BPBD Kab. Mura, Fitrianul Fahriman dan undangan lainnya.

Pj Sekda, Rudie Roy menekankan beberapa hal di antaranya :
1. Pencegahan Lebih Baik daripada Penanggulangan: Kita harus berfokus pada langkah-langkah pencegahan untuk meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan. Edukasi, sosialisasi kepada masyarakat dan pemantauan dini.

2. Koordinasi antar Lembaga: Penanganan Karhutla membutuhkan kerjasama yang baik antara berbagai pihak, baik di tingkat pemerintah daerah, instansi vertikal, maupun masyarakat sehingga berjalan secara efektif dan efisien.

3. Peran Aktif Masyarakat dan Desa melalui masyarakat peduli api (MPA) Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan, Mari kita dorong kesadaran bersama untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar .

4. Kesiapsiagaan dan Tanggap Darurat, Pemerintah dan semua elemen masyarakat harus siap siaga menghadapi potensi Karhutla. Ketersediaan sarana prasarana dan tim penanggulangan harus ditingkatkan untuk merespons kejadian secara cepat dan tepat.


Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kab. Mura, Fitrianul Fahriman menyampaikan bahwa dari bulan Januari sampai September terjadi peningkatan hotspot / titik panas di Kabupaten Murung Raya dan yang paling banyak di Kecamatan Tanah siang berdasarkan hasil pantauan.

Ia berharap bantuan dari seluruh masyarakat desa sekitar yang dimana diperlukan lahan pertanaman, dapat meminimalisir kebakaran yang luas dan juga mendorong Pemerintah Desa setempat mengadakan sarana prasarana dan memberdayakan masyarakat melalui MPA untuk membantu Pemerintah Desa dan Kecamatan menanggulangi karhutla.

Dalam peraturan Menteri nomor 29 tahun 2018 indikator penetapan status siaga sudah ada 8 (delapan) dari 11 (sebelas) indikator untuk menetapkan status siaga maka berdasarkan hal tersebut dan hasil pemantauan dini maka melalui Sekretaris Daerah sepakat menetapkan status siaga karhutla di Kabupaten Murung Raya 2024.(Mc.Mura/Eyv)


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Hermon Buka Kegiatan Pendampingan dan Peningkatan Sistem Pendidikan PAUD Cegah Stunting

Read Time:1 Minute, 39 Second

Puruk Cahu, InfoPublik – Pj Bupati Murung Raya (Mura), Hermon didampingi Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteran Keluarga (TP PKK) Kab.Mura sekaligus Bunda PAUD, Melsi Hermon m membuka Kegiatan Pendampingan dan Peningkatan Sistem Pendidikan PAUD dalam rangka cegah stunting, di GPU Tira Tangka Balang, Jumat (20/9/2024).

Kegiatan yang diinisasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Mura ini akan dilaksanakan selama dua hari, melibatkan sejumlah narasumber diantaranya Lynda Kristiane selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab.Mura dan Femilya Putri selaku Direktur Indonesia Peduli Berdaya dari Kerinci Jambi. Mereka akan membagikan pengetahuan dan strategi solusi cegah stunting kepadakurang lebih 200 guru PAUD yang berasal dari sepuluh Kecamatan di Kabupaten Murung Raya.

Dalam sambutannya, Bunda PAUD, Melsie menjelaskan pentingnya peran Bunda PAUD dalam membangun generasi masa depan yang sehat, cerdas dan berkualitas. Stunting, atau kekurangan gizi kronis, menjadi tantangan serius yang dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak.

“Bunda PAUD memiliki tanggung jawab besar dalam memberdayakan orang tua, tenaga pendidik dan pihak terkait lainnya agar dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara dunia pendidikan dan kesehatan adalah kunci utama dalam mewujudkan anak-anak yang sehat dan kuat.

Pada kesempatan yang sama, Pj Bupati Hermon dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi giat tersebut menekankan bahwa stunting adalah tantangan besar bagi Bangsa kita. “Pendidikan yang berkualitas di lembaga PAUD tidak hanya akan meningkatkan kesehatan fisik anak, tetapi juga perkembangan kognitif mereka,” jelas Hermon.

Dengan semangat kolaborasi antara Pemerintah, pendidik dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung perkembangan anak secara menyeluruh. Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memahami keterkaitan antara stunting dan pendidikan serta menerapkan strategi efektif untuk mengatasi masalah tersebut.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi generasi penerus Bangsa, dengan dukungan semua pihak, Kabupaten Murung Raya siap menghadapi tantangan dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak,”tambahnya.(DiskominfoSP_Nof, Res/eyv).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pj Ketua TP-PKK Kab.Mura Lantik Sejumlah Bunda PAUD Kecamatan

Read Time:1 Minute, 4 Second

Murung Raya, Info Publik – Pj Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Murung Raya (Mura), Melsi Hermon secara resmi melantik tujuh Bunda PAUD Kecamatan. 

Bertempat di GPU Tira Tangka Balang kegiatan Pendampingan dan Peningkatan Sistem Pendidikan PAUD dalam rangka cegah stunting,Jumat (20/9/2024).

Pelantikan Bunda PAUD tersebut bertujuan untuk memperkuat sistem pendidikan anak usia dini di tengah tantangan serius yang dihadapi, salah satunya adalah masalah stunting.

Dalam sambutannya, Pj Ketua TP-PKK Kab.Mura sekaligus Bunda PAUD, Melsie Hermon mengingatkan bahwa peran Bunda PAUD sangatlah krusial dalam membangun generasi yang sehat dan berkarakter.

“PAUD bukan hanya sekadar tempat bermain, tetapi fondasi utama bagi perkembangan anak,” tegasnya. 

Melsie menekankan pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan kesehatan untuk menciptakan anak-anak yang tidak hanya cerdas tetapi juga kuat. “Kita harus mampu memberikan edukasi mengenai pola asuh yang baik serta pentingnya gizi seimbang,”imbuhnya.

Bunda PAUD, Melsi berharap agar seluruh elemen masyarakat saling bekerjasama demi terciptanya lingkungan pendidikan yang holistik dan mendukung perkembangan anak-anak. “Mari kita dukung upaya pencegahan stunting melalui pendidikan berkualitas bagi generasi penerus Bangsa,” ujarnya.

Dikatakannya dengan pelantikan ini, diharapkan para Bunda PAUD Kecamatan dapat berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat dan mendorong peningkatan kualitas pendidikan di wilayah masing-masing.(DiskominfoSP_Nof, Res/Etc/Eyv).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version