Disdikbud Mura Gandeng ULM Gelar Bimtek Pendidikan

Read Time:1 Minute, 34 Second

Banjarmasin, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, melalui Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin, membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen BOS, Pembekalan Uji Kompetensi bagi calon pengawas, serta penguatan pengawas sekolah dan kepala sekolah tahun 2025. Kamis (21/8/2025).

Kegiatan yang bertempat di Aula Hotel Grand Qinn Banjar Baru, Provinsi Kalimantan Selatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 21 hingga 23 Agustus 2025. Acara tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Kabupaten Murung Raya dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin dan diikuti sebanyak 442 peserta yang terdiri dari calon pengawas, pengawas aktif, dan kepala sekolah dari berbagai jenjang pendidikan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rahmanto Muhidin menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi. “Pengawas dan kepala sekolah harus terus memperbarui kompetensi. Dengan dukungan akademisi dari ULM, kami berharap kualitas manajemen pendidikan di Murung Raya semakin meningkat,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kab. Mura, Sarwo Mintarjo, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab. Mura, Putu Suranta, bersama Direktur dan Wakil Direktur Program Pascasarjana ULM.

Sekda Mura, Sarwo Mintarjo, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya bimtek. “Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi formalitas, tetapi benar-benar memberikan bekal nyata bagi pengawas dan kepala sekolah dalam mengelola satuan pendidikan secara lebih baik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kab. Mura, Putu Suranta, menegaskan pentingnya penguatan kapasitas pengawas dan kepala sekolah. “Manajemen BOS yang transparan dan kompetensi pengawas yang teruji adalah kunci agar sekolah dapat memberikan pelayanan terbaik bagi siswa,” tegasnya.

Ia menambahkan, bimtek ini menjadi momentum penting bagi peserta untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan regulasi pendidikan. “Dengan pemahaman yang baik tentang BOS serta peningkatan kompetensi pengawas, sekolah-sekolah di Murung Raya akan semakin profesional dan berdaya saing,” ujarnya.

Melalui bimtek ini, pemerintah daerah berharap seluruh peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di sekolah masing-masing, sehingga tercipta sistem pendidikan yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto:Ist).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Heriyus Resmi Jabat Ketua Mabicab Pramuka Murung Raya

Read Time:1 Minute, 36 Second

Palangka Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, resmi dilantik sebagai Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Murung Raya Masa Bakti 2025–2030. Pelantikan dilakukan oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (21/8/2025).

Selain Bupati Mura, sebanyak 14 Bupati dan Wali Kota se-Kalimantan Tengah turut dikukuhkan sebagai Ketua Mabicab. Pelantikan ini didasarkan pada Surat Keputusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalteng Nomor 014 Tahun 2025.

Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, dalam sambutannya mengajak seluruh pihak untuk berkolaborasi dan bersinergi demi memajukan kegiatan kepramukaan di Bumi Tambun Bungai. Menurutnya, Pramuka harus menjadi wadah pembinaan karakter generasi muda, baik untuk masa kini maupun masa depan.

Gubernur Kalteng sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida), Agustiar Sabran, juga menegaskan pentingnya pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka. Ia menekankan bahwa generasi muda harus dibekali bukan hanya kecerdasan akademis, tetapi juga sikap, pola pikir, dan karakter yang kuat berlandaskan Pancasila serta nilai-nilai budaya lokal.

Sementara itu, Ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Komjen Pol (Purn) Budi Waseso, menegaskan bahwa Pramuka tidak sekadar organisasi kegiatan, melainkan gerakan pendidikan transformatif. “Ilmu pengetahuan, kemandirian, dan jiwa sosial dipadukan untuk membentuk manusia Indonesia yang berkarakter,” ujarnya.

Ia mendorong agar Gerakan Pramuka membangun sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari SKPD, lembaga keagamaan, komunitas lokal, hingga sektor usaha. Dari kolaborasi tersebut diharapkan lahir program-program inovatif yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda dan berpijak pada nilai dasar kepramukaan.

“Mari kita tinggalkan paradigma lama yang memandang Pramuka sebagai kegiatan tambahan. Pramuka adalah kebutuhan utama dalam membangun karakter kepemudaan serta penguatan ketahanan bangsa,” tegas Budi Waseso.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Agustiar Sabran juga berpesan kepada para Bupati dan Wali Kota selaku Ketua Mabicab agar memberikan dukungan penuh, termasuk anggaran, untuk pelaksanaan kegiatan kepramukaan di daerah masing-masing, serta mempersiapkan partisipasi dalam Jambore Nasional 2026.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto: Res/Ist).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version