Pembukaan Festival Budaya Tira Tangka Balang Tahun 2025

Read Time:1 Minute, 49 Second

Murung Raya, Info Publik – Festival Budaya Tira Tangka Balang tahun 2025 diselenggarakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Mura. Festival Budaya ini merupakan wujud komitmen bersama dalam melestarikan, mengembangkan sekaligus mempromosikan kekayaan budaya daerah.

Sebagai tanda dibukanya kegiatan Festival Budaya Tira Tangka Balang, Bupati Mura yang diwakili oleh Wakil Bupati (Wabup) Mura, Rahmanto Muhidin memukul gong didampingi unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepada Perangkat Daerah terkait berlangsung di panggung alun-alun jorih jerah Puruk Cahu, Kamis (24/4/2025).

Dalam sambutannya, Wabup Mura, Rahmanto Muhidin mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan, sehingga kegiatan festival ini bisa menjadi prasarana interaktif dan menjadi sarana promosi karakteristik nilai-nilai budaya daerah sesuai potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Murung Raya.

“Budaya merupakan warisan yang tidak ternilai harganya ia tumbuh dari sejarah kemudian berkembang bersama masyarakat dan mejadi jembatan antar generasi, melalui kegiatan ini kita memperlihatkan betapa kayanya budaya daerah kita mulai dari seni tari, olahraga tradisional, musik tradisional, pakaian adat, hingga kearifan lokal yang terus hidup di tengah masyarakat,” tuturnya saat membacakan sambutan Bupati Mura.

Ia berharap kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang pertunjukan seni, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan inspirasi bagi generasi muda agar semakin mencintai budaya sendiri serta terus melestarikannya di tengah arus moderinisasi. “Saya mengajak kita semua, mari jadikan acara ini sebagai momentum untuk semakin mencintai budaya kita, mendukung para pelaku seni dan budaya lokal, serta menanamkan kebanggaan akan identitas daerah kepada penerus kita”.

Diketahui, adapun jenis budaya yang di perlombakan yaitu, Magenta, Panginan Sukup Simpan, Balogo, Hambayang, Mayipet, Lawang Sakepeng, Magaruhi, Karungut, Lagu Daerah dan Tari Pedalaman

Sementara itu, berdasarkan laporan kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya, Putu Suranta, festival budaya Tira Tangka Balang ini diikuti sebanyak 433 peserta dari 10 Kecamatan yang ada di Kabupaten Murung Raya dan akan dilaksanakan kawasan alun – alun jorih jerah Puruk Cahu selama tiga hari terhitung mulai tanggal 24 sampai 26 April 2025.

“Festival Budaya Tira Tangka Balang ini juga sebagai ajang seleksi perwakilan terbaik Kabupaten Murung Raya pada Festival Budaya Isen mulang Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah tanggal 17 sampai 23 Mei 2025 nanti,” kata Putu Suranta.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Rid, Ad, Nof).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Mura Buka Acara Seminar dan KKR GPdI Kristus Oreng

Read Time:1 Minute, 31 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus Yoseph, membuka secara resmi acara Seminar dan KKR GPdI Kristus Oreng bertempat di Gereja GPdI Kristus di desa Oreng, Kabupaten Murung Raya, Kamis (24/4/2025).

Bupati Mura, Heriyus, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta seminar dan KKR dan menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini secara positif. Bahkan, Bupati Mura Heriyus, juga mendukung penuh kegiatan KKR yang dirangkaikan dengan Seminar di gereja GPdI Kristus Oreng Murung Raya.

Dalam sambutannya Heriyus berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi semua, diharapkan dapat memulihkan dan menguatkan iman.

“KKR ini adalah wujud cinta kasih kita kepada Tuhan. Untuk itu, saya mengajak kita semua bersama-sama datang kehadirat Tuhan, membawa semua pergumulan hidup kita, sebab lebih baik satu hari di pelataran Tuhan dari pada seribu hari di tempat lain,” ucapnya.

Heriyus juga mengatakan KKR ini juga sebagai momentum yang mengingatkan akan tugas selanjutnya yakni mempertahankan dan terus memelihara keberagaman dan kedamaian yang ada di Kabupaten Murung Raya.

Selanjutnya Ketua Panita Pelaksana Seminar dan KKR GPdI Kristus Oreng, Pdt. Billy Milson Mokodaser, dalam laporannya mengatakan peserta yang ikut Seminar dan KKR ini ada dari beberapa Kabupaten antara lain, Palangka Raya, Pangkalambun, Sukamara, Gunung Mas, Kapuas Hulu, Pulang Pisau dan kita sendiri sebagai tuan rumah Kabupaten Murung Raya.

“Kegiatan ini dilaksanan dalam dua hari dari tanggal 24-25 April. Dimana terdapat ada empat orang pembicara pada kegiatan Seminar dan KKR ini.

Pertama, Pdt. Dr. Henry Lumatauw, kedua, Pdt. Dr. Franky D.Rewah, ketiga, Pdt. Dr. Leonard Berty Motulo dan Pdt. Billy Milson Mokodaser, ” pungkasnya.

Diketahui Pemkab Murung Raya melalui Bupati Murung Raya memberikan Dana Hibah kepada gereja GPdI Kristus Oreng senilai 200 Jt untuk menambah pembangunan Gereja Kristus Oreng dan juga memberikan Dana Hibah untuk Pembangunan baru Gereja GPdI Cabang Smirna Konut senilai 150 Jt.

(DiskominfoSp_Nof, Ad. Foto:Ad).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Dukung Penguatan SDM Pengelola KIM Lewat Bimtek Digital

Read Time:53 Second

Palangka Raya, Info Publik – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Platform Digital Kemitraan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Tahun 2025 yang digelar Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah, 24–25 April di Hotel Neo Palma, Palangka Raya.

Kegiatan diikuti peserta dari Kabupaten/Kota se-Kalteng, termasuk Kabid PIKP, Hendry Januardy dan staf. Bimtek bertujuan meningkatkan kapasitas SDM pengelola KIM agar adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

Kepala Diskominfosantik Prov. Kalteng, Agus Siswadi, saat membuka kegiatan menekankan pentingnya peran KIM sebagai agen informasi di era digital.

“KIM harus menyampaikan informasi yang positif dan mampu menangkal hoaks,” ujarnya.

Materi Bimtek meliputi penguatan pemberdayaan KIM, teknik menulis berita, pembuatan konten video pendek dan editing via smartphone. Narasumber berasal dari praktisi media, content creator, dan pejabat Diskominfo Kota Palangka Raya.

Kabid PIKP, Hendry Januardy, menyatakan bimtek ini sangat bermanfaat bagi pengembangan KIM di daerah.

“KIM merupakan wadah masyarakat dalam menjembatani informasi antara Pemerintah dan warga serta sebagai agen literasi digital,” ucapnya.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto:Yos).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Rembuk Stunting di Kecamatan Murung

Read Time:1 Minute, 25 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus melalui Plt. Kepala Dinas P3ADALDUKKB Kab.Mura, Lynda Kristiane membuka kegiatan rembuk stunting dalam rangka menyusun usulan kegiatan intervensi dan permasalahan dalam menekan angka Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Kecamatan Murung.

Dalam dalam kegiatan rembuk stunting tersebut berlangsung di aula Abdi Praja Kecamatan setempat, Kamis (24/4/2025). Turut hadir unsur Camat Murung, Ivan Sugita beserta unsur Tripika, Lurah, Kades, perwakilan Perangkat Daerah, sejumlah Kepala Puskesmas dan undangan lainnya.

Plt. Kepala Dinas P3ADALDUKKB Kab.Mura, Lynda Kristiane mengajak dan mendorong semua pihak terkait berkomitmen bersama baik dari pemerintah, perangkat desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

“Melalui rembuk stunting hari ini, saya ingin komitmen bersama untuk ,emperkuat intervensi gizi spesifik dan sensitive. Meningkatkan akses air bersih dan sanitasi, dan Sinergitas lintas sector dan masyarakat sehingga terwujud generasi penerus kita yang sehat, cerdas dan berkualitas,” tutur Lynda.

Ia juga mengatakan kegiatan percepatan penurunan angka stunting sesuai dengan astacita Presiden RI. “Jadi mari kita bergerak bersama, stunting bisa dicegah jika kita peduli sejak dini, mulai dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) seorang anak,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Murung, Ivan Sugita menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kecamatan Murung. “Saat ini ada dua desa yang menjadi lokus utamanya penurunan stunting akan yaitu, Desa Mangkahui dan Desa Panuut,” jelasnya.

Ia berharap melalui rembuk stunting hari ini dapat mengevaluasi capaian program pencegahan stunting di setiap desa, serta memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan, Desa, Puskesmas, TP-PKK dan masyarakat.

Diakhir kegiatan dilakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh peserta kegiatan rembuk percepatan penurunan stunting di Kecamatan Murung.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto:Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version