Puluhan ASN Lingkup Pemkab Mura Ikuti Pendidikan Pelatihan Kepemimpinan

Read Time:41 Second

Jakarta, Info Publik – Sebanyak 20 Pejabat administrator lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) mengikuti Pendidikan Kepempimpinan Administrator (PKA).

Bertempat di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri RI (PPSDM Kemendagri).

Diketahui, kegiatan tersebut dimulai pada tanggal 21 Juli – 21 November 2025 dengan metode Blended learning.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala PPSDM Kemendagri RI, Indra Maulana Syamsul Arief, Senin (25/8/2025).

Kepala Bidang Pengembangan Karier Aparatur, Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi BKPSDM Kab.Mura, Agus Eka Hariyanto yang mewakili Kepala Badan BKPSDM Kab.Mura menyampaikan, pada tahun anggaran 2025 Pemkab Mura mengirimkan 20 Pejabat Administrator mengikuti Pendidikan Kepempimpinan Administrator dan 19 Pejabat Pengawas mengikuti Pendidikan Kepempimpinan pengawas (PKP).

“Ini sebagai sarana pengembangan Kompetensi ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengharuskan ASN mengikuti Pendidikan Pelatihan Kepemimpinan baik Administrator dan Pengawas,” pungkasnya.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Ist),


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Tingkatkan Literasi Melalui Lomba Pemilihan Duta Baca

Read Time:1 Minute, 18 Second

Murung Raya, Infopublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan setempat menggelar Lomba Pemilihan Duta Baca tingkat SD, SMP dan SMA se-kabupaten Mura Tahun 2025 selama dua hari, Senin 25 Agustus hingga Selasa 26 Agustus 2025.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dewan Adat Dayak Kab.Mura, yang dibuka pada Senin (25/8/2025) oleh Asisten III Setda Kab.Mura, Batara mewakili Bupati Mura, Heriyus. Acara ini juga dihadiri sejumlah pegawai dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, para dewan juri, guru pendamping, serta peserta lomba dari tingkat SD, SMP dan SMA.

Dalam sambutannya, Batara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menumbuhkan budaya literasi dan meningkatkan minat baca generasi muda. Ia menegaskan, Duta Baca tidak hanya sekadar simbol, tetapi juga menjadi agen perubahan yang diharapkan mampu mendorong masyarakat lebih gemar membaca.

“Melalui kegiatan ini kita berharap lahir para duta baca yang tidak hanya memiliki kemampuan literasi, tetapi juga mampu menjadi teladan dan motivator bagi teman sebaya maupun masyarakat luas,” ungkap Batara yang juga selaku Plt. Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Berdasarkan data TGM (Tingkat Gemar Membaca), Kabupaten Mura masih perlu meningkatkan minat baca masyarakat. Dengan adanya kegiatan ini, Pemkab Mura melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan berkomitmen terus menggiatkan literasi di sekolah maupun di masyarakat.

Ia juga memberikan motivasi kepada peserta agar menjadikan lomba ini sebagai media pembelajaran, menanamkan semangat dan tidak mudah menyerah.

“Apapun hasilnya nanti janganlah patah semangat. Kemenangan adalah kekalahan yang tertunda. Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman berharga dan motivasi untuk lebih giat membaca,” tambahnya.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Angka Stunting di Kabupaten Murung Raya Turun

Read Time:1 Minute, 45 Second

Murung Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menggelar kegiatan Rembuk Stunting dan Rapat Koordinasi TPPS yang berlangsung, Senin (25/8/2025) di Aula Cahai Ondui Tingang, Gedung B Kantor Bupati Mura. Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua TPPS Kabupaten Mura, Rahmanto Muhidin yang pada kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris TPPS sekaligus Plt. Kepala Dinas P3DDaldukKB, Lynda Kristiane.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa angka stunting di Kabupaten Murung Raya dalam dua tahun terakhir menunjukkan penurunan signifikan. Berdasarkan Survey Status Gizi Indonesia tahun 2024, prevalensi stunting turun menjadi 15,8 persen, dari sebelumnya 21 persen pada tahun 2023. Penurunan ini disebut sebagai hasil nyata kerja sama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa/kelurahan hingga mitra pembangunan dan pihak swasta.

“Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari sinergi semua pihak. Untuk tahun ini, telah ditetapkan 15 desa sebagai lokus prioritas penanganan stunting. Kami meminta komitmen camat, kepala desa dan pihak terkait agar terus bekerja sama dalam upaya percepatan pencegahan dan penurunan stunting,” ujar Lynda mewakili Ketua TPPS.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa rembuk stunting di 10 kecamatan telah berhasil memetakan berbagai faktor risiko stunting. Sebagai tindak lanjut, dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama antara pemerintah, dunia usaha, TP PKK, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh perangkat pemerintah hingga tingkat RT sebagai bukti keseriusan dalam pengentasan stunting.

“Melalui rembuk stunting dan rapat koordinasi ini diharapkan terbangun mekanisme kerja yang konvergen, terarah dan terukur sehingga percepatan penurunan stunting dapat berjalan optimal. Laporan pelaksanaan program percepatan penurunan stunting di desa/kelurahan juga harus disampaikan secara berkala setiap semester oleh TPPS kecamatan,” pungkasnya.

Diakhir Kegiatan dilakukan penandatanganan komitmen bersama dalam upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting dengan intervensi spesifik dan intervensi sensitif tingkat Kabupaten Murung Raya oleh seluruh peserta kegiatan Rembuk Stunting dan Rakor TPPS.

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, Ketua TP-PKK Kab.Mura, Warnita Heriyus, Jajaran Kepala Perangkat Daerah, Camat, perwakilan Kepala Desa lokus Rembuk Stunting, perwakilan CSR perusahaan, serta Tim INEY selaku narasumber dari Kementerian Dalam Negeri RI, Bapak Muhammad Anas, S.Kom, M.Com, S.c. dan tamu undangan lainnya.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Heriyus Hadiri Rapat Paripurna Ke-6 masa sidang II

Read Time:1 Minute, 17 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya, Heriyus, menghadiri Rapat Paripurna Ke-6 masa sidang II tahun 2025 di kantor DPRD KabupatenMurung Raya, Senin (25/8/2025).

Rapat tersebut digelar dalam rangka penandatanganan nota kesepakatan dan keputusan DPRD Kabupaten Murung Raya tentang Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Tahun Anggaran 2025.

Dalam penyampaiannya, Bupati menegaskan bahwa perubahan anggaran merupakan langkah strategis untuk menjaga ketangguhan fiskal daerah di tengah dinamika global maupun lokal. “Perubahan ini menggambarkan komitmen kita untuk memastikan anggaran selaras dengan kebutuhan nyata masyarakat Murung Raya,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penyusunan perubahan KUA dan PPAS telah melalui evaluasi mendalam dengan melibatkan berbagai pihak serta memperhatikan aspirasi masyarakat. “Setiap anggaran yang dialokasikan harus benar-benar memberikan manfaat nyata. Karena itu, kita fokus pada pendidikan, kesehatan, infrastruktur berkelanjutan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Bupati.

Bupati menegaskan bahwa penggunaan pembiayaan tersebut akan dilakukan secara cermat dan akuntabel. “Pemanfaatan SILPA kita arahkan untuk mendanai program pembangunan yang produktif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.

Nota kesepakatan P-KUA dan P-PPAS Perubahan 2025 ini menjadi acuan dalam penyusunan Rancangan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun 2025. Selanjutnya, dokumen tersebut akan dibahas dalam rapat Badan Anggaran dan rapat komisi DPRD sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

“Terima kasih kepada jajaran anggota DPRD, jajaran Pemerintah Daerah, serta seluruh masyarakat Murung Raya yang telah berperan dalam penyusunan dan pembahasan anggaran ini. Mari kita bekerja bersama dengan semangat kebersamaan untuk mewujudkan visi dan misi Kabupaten Murung Raya,” pungkasnya.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto:Res/Log)


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pengukuhan BATAMAD dan Forum Damang Kalteng

Read Time:1 Minute, 12 Second

Palangka Raya – Info Publik. Bupati Murung Raya, Heriyus, menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Barisan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD) serta Forum Koordinasi Damang Kepala Adat se-Kalimantan Tengah periode 2025–2030. Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Minggu (24/8/2025).

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, secara resmi melantik dan mengukuhkan pengurus kedua lembaga adat tersebut. “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik dan dikukuhkan. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik untuk menjaga kehormatan dan kearifan masyarakat adat Dayak,” ucapnya.

Gubernur Agustiar juga mengajak seluruh pengurus untuk terus mempererat persatuan. “Mari kita merapatkan barisan, bersatu padu, dan bergerak bersama demi kemajuan Kalimantan Tengah yang lebih baik,” tandasnya.

Acara ini juga merupakan rangkaian peringatan HUT ke-18 Dewan Adat Dayak (DAD). Sebagai Ketua Umum DAD Kalteng, Agustiar menegaskan pentingnya sinergi lembaga adat dan pemerintah. “Lembaga adat adalah mitra strategis pemerintah dalam menjaga kerukunan, memelihara keharmonisan, sekaligus mendukung pembangunan Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Ketua Pelaksana, I. Sangkai, menjelaskan bahwa pelantikan ini dimaksudkan untuk mempertegas legitimasi kepengurusan lembaga adat. “Dengan adanya pengukuhan ini, kepengurusan lembaga adat diakui secara resmi, sehingga dapat lebih optimal dalam penguatan hukum adat, peradilan adat, dan perlindungan hak-hak adat,” jelasnya.

Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, turut memberikan apresiasi terhadap pengukuhan tersebut. “Legitimasi ini bukan hanya sekadar simbol, melainkan fondasi penting untuk menjaga harmoni, ketertiban, dan keamanan sosial di Bumi Tambun Bungai,” ungkapnya.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto:Res)


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version