Pemkab Mura Imbau Seluruh Elemen Masyarakat Partisipasi Aktif GENTING

Read Time:52 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menghimbau seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).

Ajakan ini ditujukan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN), pihak swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), komunitas, serta dunia usaha.

Bupati Mura, Heriyus melalui Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin menyampaikan, Gerakan GENTING diinisiasi sebagai upaya kolaboratif untuk mencegah stunting, yang merupakan permasalahan gizi kronis pada anak yang dapat berdampak jangka panjang pada perkembangan fisik dan kecerdasan.

“Melalui partisipasi berbagai pihak sebagai orang tua asuh, diharapkan bisa memberikan dukungan berupa edukasi, pendampingan dan bantuan gizi kepada keluarga yang berisiko serta fasilitasi penyediaan air bersih dan jamban sehat,” jelasnya, rabu (26/11/2025).

Rahmanto yang juga selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting mengatakan, tujuan utama dari gerakan ini adalah menurunkan angka stunting di Kabupaten Murung Raya secara signifikan dengan membangun kesadaran dan tanggung jawab sosial yang meluas.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan generasi emas masa depan Kabupaten Murung Raya bisa tumbuh sehat dan optimal.

(DiskominfoSP_Nof, Foto: Ist).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Ribuan Umat Kristiani Hadiri Murung Raya Bermazmur 2025

Read Time:1 Minute, 6 Second

Murung Raya, Info Publik – Ribuan umat kristiani menghadiri dan mengikuti “Murung Raya Bermazmur 2025”, yang dilaksanakan di GOR Tana Malai Tolung Lingu, Puruk Cahu, Rabu (26/11/2025).

Hadir dalam kesempatan ini, Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus yang diwakili Wabup Mura, Rahmanto Muhidin, Wakil Ketua I TP-PKK Kab.Mura, Dina Maulidah Rahmanto, Unsur Forkopimda Mura, Hamba-hamba Tuhan dari berbagai dedominasi Gereja, masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Acara Murung Raya Bermazmur juga dihadiri Pdt. Marcel Saerang yang membawakan Firman Tuhan serta pujian-pujian dari artis rohani, Yan Josua dan Jemimah Cita. Kegiatan ini dapat juga disaksikan melalui live streaming di YouTube Diskominfo Murung Raya.

Bupati Mura, Heriyus melalui Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin menyampaikan kegiatan ini adalah panggilan untuk bersatu hati memuji dan menyembah Tuhan.

“Dengan Mazmur-mazmur yang kita nyanyikan, kita tidak hanya memuliakan nama-Nya, tetapi juga mempererat kebersamaan kita sebagai masyarakat Murung Raya membangun daerah agar semakin maju, semakin sejahtera,” tutur Wabup Rahmanto.

Lebih lanjut, Rahmanto mengatakan acara ini menjadi kesempatan untuk menanamkan semangat kasih dan persaudaraan.

Sementara itu Ketua Panitia, Andri Raya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan serta seluruh panitia yang ikut mensukseskan acara.

“Mari, perkuat tali persaudaraan dan toleransi antar umat beragama. Teruslah bermazmur dan bekerja untuk kebaikan bersama,” pungkasnya.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: PIKP).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

FKP Standar Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Murung Raya

Read Time:1 Minute, 41 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kab.Mura, bertempat Aula RSUD Puruk Cahu menyelenggarakan Forum Konsultasi Publik (FKP) dilaksanakan dalam rangka review dan evaluasi pelaksanaan Standar Pelayanan Disdukcapil Kab.Mura, Rabu, (26/11/2025).

Forum Konsultasi Publik Standar Pelayanan dihadiri Bupati Mura melalui Asisten III Setda Kab.Mura, Andri Raya, unsur Forkopimda, Ketua KPU Mura, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Mura serta tamu undangan lainnya.

Forum ini diawali dengan sambutan Asisten III Setda Kab.Mura, Andri Raya, yang dalam sambutannya menyampaikan, Forum Konsultasi Publik bukanlah sekadar formalitas untuk memenuhi amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, tetapi ini adalah jantung dari proses perbaikan layanan. Sekaligus sebagai wadah dimana Pemerintah “mendengar” dan masyarakat “didengar”.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Murung Raya sangat mengapresiasi dan menyambut baik terselenggaranya forum ini, ini adalah bukti komitmen Pemerintah Daerah secara khusus melalui Disdukcapil, untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik dalam melaksanakan melaksanakan visi : Murung Raya Hebat Semakin Maju Semakin Sejahtera Menuju Murung Raya Emas Tahun 2030” imbuhnya.

Ia juga berpesan pelayanan di Disdukcapil tidak boleh diluar Standar, ekspektasi masyarakat saat ini sangat tinggi, dimana masyarakat tidak lagi mau disulitkan dengan birokrasi yang berbelit, waktu tunggu yang lama, apalagi pungutan liar (pungli).

“Masyarakat mendambakan pelayanan yang PASTI: Pasti persyaratannya, pasti waktunya, pasti GRATIS, dan pasti alur pengaduannya serta pasti sarana prasarana dan SDM pelayanan yang terbaik” tambahnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Disdukcapil Kab.Mura, Gema Topan, dalam laporannya mengatakan, pelayanan publik adalah rangkaian kegiatan dalam rangka pemenuhan pelayanan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, bagi setiap warga negara atas barang jasa dan atau pelayanan administratif yang disediakan oleh penyelenggara pelayanan publik.

“Menguatkan komitmen dan menyamakan persepsi seluruh jajaran Disdukcapil Murung Raya guna mendukung dan memberikan kemudahan pelayanan publik dan Meningkatan kualitas lavanan administrasi kependudukan di Kabupaten Murung Raya dengan mengangkat tema Membangun Pelayanan yang Terbuka dan lnovatif Dalam Mewujudkan Murung Raya Hebat semakin maju semakin sejahtera, menuju Murung Raya emas tahun 2030” jelasnya.

(DiskominfoSP_Nof, Ad. Foto: Ad).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Petani Jonggol Happy Harga Pupuk Turun 20%: Apalagi Sekarang HET Padi Sudah Bagus

Read Time:1 Minute, 49 Second

Bogor – Kelompok petani menyambut baik kebijakan Presiden Prabowo Subianto menurunkan harga pupuk sebesar 20 persen. Kebijakan ini dianggap sangat membantu dan para petani berharap harga pupuk tidak kembali naik.

Uki, petani asal Kampung Dampyak RT02/RT04, Desa Balai Kambang, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, mengaku senang dengan penurunan harga pupuk sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Pertanian Nomor 1117/Kpts./SR.310/M/10/2025 tanggal 22 Oktober 2025.

“Kalau para petani sangat senang sekali. Apalagi sekarang harga padi kan HET-nya sudah bagus. Kami mohon kepada Bapak Presiden, masalah pupuk jangan dinaikkan lagi, malah kalau bisa diperbanyak,” kata Uki saat menebus pupuk di salah satu kios di kawasan Jonggol, Bogor, Selasa (25/11).

Pemerintah juga telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) sebesar Rp 6.500 per kilogram. Kebijakan ini berlaku menyeluruh, tidak hanya untuk Perum Bulog, tetapi juga bagi seluruh pelaku usaha penggilingan padi.

“Alhamdulillah sangat membantu. Kepada Bapak Presiden Pak Prabowo, saya berterima kasih karena harga pupuk sudah diturunin. Dulu harga pupuk dan harga padi itu hampir seimbang. Kalau sekarang pupuk murah, turun 20 persen, sementara harga padi tinggi. Jadi ada kelebihanlah untuk petani,” ujarnya.

Selain lebih murah, kata Uki, stok pupuk bersubsidi juga kini melimpah. Petani tidak lagi khawatir kehabisan selama mereka terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK). Cukup membawa KTP ke kios, petani bisa mendapatkan pupuk sesuai jumlah yang telah ditetapkan.

“Penebusan sekarang sangat mudah. Pupuknya banyak, tidak seperti dulu. Sekarang cukup bawa KTP, di situ sudah tertera. Asalkan tercantum di Simluhtan (Sistem Manajemen Informasi Penyuluhan Pertanian),” kata Uki lagi.

Koyum, pemilik kios pupuk Berkah Tani di kawasan Jonggol, Bogor mengakui bahwa penurunan harga pupuk berdampak pada peningkatan penebusan pupuk bersubsidi oleh petani. Menurutnya, hingga saat ini sudah 70 persen dari total stok kiosnya terserap.

Padahal, kata Koyum, saat ini belum memasuki penghujung tahun. “Dulu, sebelum harga pupuk turun, stok kita hanya habis 80 persen dari alokasi,” ujarnya.

Koyum pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kebijakan penurunan harga pupuk ini.

“Alhamdulillah sekali, Pak Prabowo nurunin harga. Petani sangat senang, saya sebagai pedagang juga senang sekali. Terima kasih Pak Presiden. Mudah-mudahan dengan harga pupuk turun, harga jual gabah meningkat, hasil panen juga meningkat,” ucapnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version