Pemkab Mura Komitmen Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Read Time:1 Minute, 5 Second

Murung Raya, InfoPublik – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar rapat koordinasi, Selasa (30/9/2025) di Aula A kantor Bupati Mura.

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Mura, Rahmanto Muhidin, Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo, unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah dan stakeholder terkait.

Dalam arahannya Bupati Mura, Heriyus melalui Wabup Mura, Rahmanto Muhudin menekankan bahwa Program MBG merupakan program strategis yang sangat penting.

Ia juga berharap, setelah rakor ini Satgas dapat segera menyiapkan laporan yang rinci sebagai dasar tindak lanjut pelaksanaan program kedepan.

“Program MBG harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Karena ini menyangkut masa depan generasi muda Murung Raya, maka perencanaan hingga pelaksanaannya harus jelas, rinci dan tepat sasaran,” tegas Rahmanto.

Sementara itu, Ketua Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG, Sarwo Mintarjo dalam kesempatan itu menegaskan, Satgas ini dibentuk untuk memastikan seluruh tahapan program MBG berjalan sesuai pedoman. Koordinasi lintas sektor mutlak diperlukan agar pelaksanaan di lapangan tepat sasaran.

Dalam rakor tersebut juga dicatat berbagai masukan dari peserta rapat, baik dari stakeholder terkait yang akan ditindaklanjuti dalam agenda rapat lanjutan berikutnya.

Pemkab Murung Raya menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh keberhasilan program ini, baik dari sisi kebijakan, pendanaan, maupun penguatan koordinasi lintas sektor, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh penerima sasaran.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Plt. Sekda Buka Kegiatan Paparan Akhir RIPJ-PID

Read Time:1 Minute, 58 Second

Murung Raya, InfoPublik – Bertempat di aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B kantor Bupati Murung Raya (Mura), Bupati Mura, Heriyus melalui Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya, Sarwo Mintarjo mebuka kegiatan Paparan Akhir Penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Daerah (RIPJ-PID) Kabupaten Murung Raya tahun 2025-2029.

Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo menegaskan pentingnya penguatan riset dan inovasi di daerah. “Sebagaimana kita ketahui, lanskap global saat ini diwarnai oleh perubahan yang sangat cepat, didorong oleh disrupsi teknologi dan inovasi yang terus berkembang. Dalam konteks inilah, penguatan riset dan inovasi daerah menjadi sebuah keharusan, bukan lagi pilihan,” jelasnya. Selasa (30/9/2025).

Sarwo Mintarjo menekankan bahwa melalui penyusunan RIPJ-PID, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berupaya menyamakan persepsi sekaligus membangun sinkronisasi arah kebijakan pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di tingkat daerah. Dokumen ini akan menjadi dasar dalam menciptakan kolaborasi dan kerja sama di bidang riset serta inovasi yang mendukung pembangunan daerah.

Lebih lanjut dijelaskan, RIPJ-PID 2025–2029 memuat substansi penting, di antaranya gambaran potensi sumber daya alam dan ekonomi daerah, kondisi riset dan inovasi saat ini, permasalahan pembangunan daerah yang dapat diatasi melalui IPTEK., penentuan tema prioritas riset dan inovasi sesuai kebutuhan daerah, identifikasi tantangan dan peluang pengembangan riset dan inovasi, analisis kesenjangan kebijakan berbasis bukti, perumusan strategi riset dan inovasi yang konkret dan penyusunan peta jalan riset dan inovasi daerah yang terukur.

Plt. Sekda, Sarwo Mintarjo mengatakan keberadaan penelitian dan pengembangan diharapkan mampu mengungkap fenomena, memecahkan permasalahan, serta menjadi solusi yang tepat dengan data yang representatif, objektif, valid, dan reliabel. Dengan begitu, Pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang benar-benar berbasis bukti.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan riset dan inovasi di Kabupaten Murung Raya akan berdampak pada peningkatan kualitas pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, maupun sektor lain yang menunjang kesejahteraan masyarakat.

Paparan akhir ini sekaligus menjadi momentum untuk mengajak seluruh pihak berkolaborasi. Pemerintah daerah menekankan bahwa penyusunan RIPJ-PID membutuhkan sinergi bersama, mulai dari pemerintah, akademisi, lembaga riset, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Mari kita jadikan dokumen ini sebagai panduan yang kuat dan realistis dalam memajukan IPTEK di daerah kita, demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, inovatif, dan berdaya saing. Dengan tersusunnya dokumen RIPJ-PID 2025–2029, Kabupaten Murung Raya diharapkan mampu membangun sinergi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi di Bumi Tana Malai Tolung Lingu,” pungkas Sarwo Mintarjo.

(DiskominfoSP_Nof, Log. Foto: Log).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tak Lagi Ngontrak, Guru SMK Syukuri Rumah Subsidi dari Program Prabowo

Read Time:2 Minute, 24 Second

Bogor — Rasa haru dan senang menyelimuti keluarga kecil guru SMK Negeri 65 Jakarta, Imam Farniawan (35). Ia mengaku sangat bahagia akhirnya memiliki rumah impian di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, melalui program rumah subsidi pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto.

“Ya haru, terus sekaligus bangga juga. Jadi sebenarnya nggak kepikiran sih bakal punya rumah secepat ini. Tapi, Allah nunjukin jalan-Nya, nunjukin kuasa-Nya, dikasih kemudahan. Alhamdulillah sampai sekarang bisa seperti ini, punya rumah,” ujar Imam ditemui di kediamannya.

Imam juga mengungkapkan fasilitas jalan dan bangunan dari rumah subsidi ini cukup baik. “Fasilitas yang pertama sih akses jalan, yang kedua ya mungkin saluran, dan ketiga ini kan kita akan dibangun, dan dari pihak developernya pun juga memberikan fasilitas free WiFi selama 6 bulan gratis,” ungkapnya.

Imam menceritakan awal dirinya dan istri memutuskan untuk membeli rumah subsidi tersebut. “Jadi ketika ngobrol santai dengan istri ketika itu hamil gitu kan, kalau diusahakan sebelum 5 tahun kita udah punya rumah ya. Kasian kalau misal anak sudah agak gede kita masih nyicil kayaknya agak capek. Setidaknya walaupun nyicil tapi rumah sendiri dari ketimbang ngontrak ada hasilnya gitu. Tapi emang pembicaraan saya dengan istri itu emang 5 tahun tapi Allah ngasih kuasanya. Belum sampai 2 tahun bahkan 1,5 tahun perjalanan kami menikah udah diberikan rumah,” pungkasnya.

Sebelum akhirnya mengambil rumah subsidi, Imam dan istri mengontrak rumah di wilayah Depok, Jawa Barat. “Ngontrak. Saya ngontrak itu sekitar setahun tiga bulan,” katanya.

Kebanggaan Seorang Kepala Keluarga

Dengan adanya program rumah subsidi, Imam mengaku lega dan bangga saat ini dapat memberikan hunian yang layak untuk istri dan anaknya.

“Ada satu kebanggaan ya, ketika misalkan ya setidaknya tanggung jawab. Salah satu tanggung jawab saya sebagai suami untuk memberikan hunian yang layak untuk anak dan istri saya itu sudah gugur. Tanggung jawab saya sebagai suami gitu. Kalau ibarat kata tanggung jawab saya sebagai guru itu kan ketika udah meluluskan anak-anak. Tapi salah satu gugurnya tanggung jawab saya sebagai suami ketika udah bagi saya ya, ketika sudah memberikan hunian yang layak bagi anak dan istri saya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Imam merasa bersyukur bisa terbantu. Ia juga mengungkapkan program Prabowo, selain rumah subsidi, yaitu bantuan upah hingga kenaikan gaji guru, memberikan dampak besar bagi kesejahteraan guru.

“Yang pertama sih saya berterima kasih kepada Pak Prabowo atas program yang khususnya juga beliau berikan kepada guru. Melenceng dikit ya, salah satunya juga yang terdekat itu bantuan upah yang bagi guru ya, gaji guru, upah harian untuk guru yang non-ASN. Itu kan bagi saya itu bermanfaat sekali. Sejauh ini sih untuk perhatian Pak Prabowo kepada guru untuk program 3 juta rumah dan bantuan subsidi upahnya itu udah dirasakan sekali khususnya saya ya. Sangat memberikan dampak,” katanya.

“Bahkan saya sendiri ternyata juga merasakan program 3 juta rumah Pak Prabowo ini ya walaupun awalnya saya juga sempat tidak tau, tapi oh ternyata saya merasakan juga ya program dari Pak Prabowo ini,” lanjutnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pekerja Bangunan Syukuri Program 3 Juta Rumah Prabowo: Kami Kena Dampaknya Bisa Bekerja

Read Time:1 Minute, 4 Second

Bogor — Wardoyo (31), pekerja tim gali dan fondasi di proyek perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, mengaku senang dengan adanya program rumah subsidi. Program 3 juta rumah untuk masyarakat ini bukan hanya membantu masyarakat menengah ke bawah memiliki rumah, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi dirinya dan teman-temannya.

“Yang pertama lebih mudah, terus lapangan kerja lebih banyak. Lebih menyediakan lapangan kerja untuk rakyat aja gitu. Jadi saya ikut senang juga ya. Jadi tadinya teman-teman nganggur bisa saya ajak kerja di sini,” ungkapnya saat ditemui di kawasan proyek.

Wardoyo menceritakan awal dirinya bisa bekerja di proyek pembangunan perumahan subsidi.

“Jadi, pertamanya kan Pesona butuh tenaga, kita kan tim gali doang ya, fondasi. Jadi pertamanya sih 10 orang masuk, terus lama-lama kan makin nambah perumahannya, jadi makin banyak peluang kerjanya, makin nambah lagi orangnya gitu,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan perumahan subsidi terus ditingkatkan agar semakin banyak lapangan kerja terbuka.

“Saya harap, semoga ke depannya bisa lebih ditingkatkan lagi, bisa lebih banyak lagi, biar lapangan pekerjaan makin terbuka luas buat kalangan yang khususnya buruh gitu,” pungkasnya.

Wardoyo juga mengapresiasi langkah Prabowo yang telah menggagas program 3 juta rumah subsidi ini.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Prabowo, Presiden kita untuk mengadakan perumahan 3 juta rumah subsidi, jadi kita kena dampaknya bisa bekerja,” ujarnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kualitas Rumah Subsidi Naik Kelas, Pekerja Bangunan Bangga Terlibat di Program 3 Juta Rumah Prabowo

Read Time:1 Minute, 3 Second

Bogor — Andi (31), pekerja bagian konstruksi jalan di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, menyebut kualitas rumah subsidi saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya, baik dari sisi bangunan maupun fasilitas.

Menurut Andi, pembangunan rumah subsidi yang dilaksanakan pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto kini berlangsung lebih cepat karena didukung peralatan yang lebih lengkap.

“Sangat-sangat ada perubahan banget. Iya, jadi pembangunan sekarang cukup pasti, ya. Kita mau kejar terus. Dari sebelum-sebelumnya memang sekarang kan dibantu fasilitas alat berat kan udah lumayan banyak. Sekarang percepatan beda dari yang sebelum-sebelumnya,” ujarnya saat ditemui di kawasan proyek.

Andi menjelaskan bahwa kualitas material rumah subsidi kini jauh lebih baik.

“Dulu kan pakai batako, kalau sekarang sudah pakai bata ringan. Dari bidang bata juga sudah ada perbedaan sekarang,” ungkapnya.

“Ya, kalau batako dibanding sama bata ringan ya jelas mendingan bata ringan. Jadi lebih kokohlah intinya. Lebih kokoh,” tambahnya.

Menurut Andi, program rumah subsidi memberikan dampak ekonomi luas, karena melibatkan banyak pekerja dan pemasok.

“Ada, ada peningkatan, cukup signifikan sih peningkatan para pekerja, jadi nambah lapangan pekerjaan juga,” pungkasnya.

Di akhir, ia menyampaikan kebanggaannya terlibat di program ini.

“Ya, pastinya saya sama Pak Presiden bilang banyak-banyak terima kasih, berarti untuk program-program ini, berarti kami didukung untuk sejahterakan rakyat yang kalangan bawah tentunya,” tutupnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bukti Program 3 Juta Rumah, Montir Bisa Punya Rumah Usai Ngontrak 15 Tahun

Read Time:1 Minute, 36 Second

Bogor — Setelah 15 tahun mengontrak rumah, Mugiyono (37), seorang wirausaha montir bengkel, akhirnya bisa memiliki rumah impian bersama istri dan anaknya di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat yang menjadi bagian dari program 3 juta rumah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia mengaku program rumah subsidi pemerintah menjadi kesempatan besar untuk mewujudkan mimpinya.

“Untuk mimpi punya rumah, itu mimpi yang termasuk paling akhir dalam rumah tangga. Rumah subsidi itu sangat berarti buat kaum menengah ke bawah seperti saya ini. Sebelumnya ngontrak di Bekasi. Ngontrak di Bekasi selama 15 tahun. Makanya saya ada mindset ngambil perumahan subsidi,” ujarnya saat ditemui di kompleks perumahannya.

Mugiyono mengatakan rumah subsidi memberikan kepastian tempat tinggal bagi keluarganya karena hingga masa depan.

“Lebih semangat kerja, karena waktu ngontrak itu kita mengeluarkan uang, tapi nantinya nggak buat kita sendiri. Kalau setelah memiliki rumah subsidi ini, nantinya akan menjadi rumah kita sendiri. Itu yang bikin semangat sama keluarga,” ungkapnya.

Akses Strategis dan Fasilitas Dekat

Mugiyono memilih rumah di Pesona Kahuripan 10 karena aksesnya yang mudah dan fasilitas sekitar yang lengkap. “Untuk keputusan saya mengambil rumah ini itu, satu, jalur perumahannya masih dekat dengan Jalan Raya Cileungsi–Jonggol, jadi masuknya nggak terlalu jauh dari Jalan Raya. Kebetulan sekolah di sini sangat dekat. Perumahan ini keluar gerbang paling sekitar 70-100 meter lah, udah ada sekolahan SD,” katanya.

Ia menambahkan, proses administrasi hingga serah terima kunci juga berjalan cepat. “Kebetulan karena itu, impian saya memiliki rumah, nggak terlalu lama lah cukup waktu itu, sampai serah terima kunci hanya dua minggu, langsung pindah ke sini,” ungkapnya.

Mugiyono berharap program rumah subsidi dapat terus dilanjutkan dan diperluas bagi masyarakat.

“Saya terima kasih banyak kepada Pak Presiden kita, Prabowo Subianto, sudah memberikan 3 juta rumah untuk warga menengah ke bawah seperti saya. Semoga ke depannya, Pak Prabowo mau menambahkan kuota rumah subsidi 3 juta rumah ini buat rakyat yang menengah ke bawah. Dan disebarkan di seluruh Indonesia. Itu harapan saya,” tutupnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version