Prabowo Tekankan 3 Tugas Utama Polri: Pemberantasan Narkoba, Penyelundupan, dan Judi Online

Read Time:2 Minute, 7 Second

Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto meminta Polri melakukan tiga tugas utama dalam penegakan hukum saat ini. Tugas tersebut meliputi pemberantasan narkoba, penyelundupan, dan judi online.

Hal itu dikatakan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara pemusnahan narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10).

Lebih lanjut, Prabowo meminta Polri memperketat pengawasan di pintu masuk, seperti pelabuhan dan perbatasan untuk mendeteksi barang selundupan.

“Kita mau cegah penyelundupan narkotika lewat sampan-sampan di ribuan wilayah tikus,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo kembali menegaskan bahwa Polri harus menjadi garda terdepan untuk melindungi rakyat dari berbagai ancaman. Dia menyebutkan saat ini ada modus kartel-kartel narkoba yang menggunakan kapal selam dalam melancarkan aksinya untuk mengedarkan narkoba.

“Saya ingatkan di mana-mana, tentara harus jadi tentara rakyat, polisi harus jadi polisi rakyat, sehingga rakyat nanti yang jadi mata dan telinga, rakyat yang lapor,” ucapnya.

“Bahkan, sekarang ada modus si kartel-kartel narkoba punya kapal selam saudara-saudara, dia punya kapal selam,” tambahnya.

Prabowo pun menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan seluruh jajarannya dalam memerangi narkoba. Prabowo berharap Polri memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas dengan baik serta mendapatkan kepercayaan penuh dari masyarakat.

“Polisi harus lebih sigap. Harus kompak bekerja sama dengan TNI, Bea Cukai, dan semua lembaga. Kita harus jadi satu tim. Saya selalu bekerja dengan teamwork, jangan ego sektoral. Loyalitas korps jangan berlebihan. Kita satu korps, Merah Putih. Korps NKRI,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, yaitu Ketua DPR RI Puan Maharani; Ketua MPR RI Ahmad Muzani; Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan DPR RI Nazaruddin Dek Gam; Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo; Kepala BNN Suyudi Ario Seto; Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa; Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian; Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia; Otto Hasibuan Wamen Polkam Lodewijk F Paulus.

Kemudian Menteri Hukum Supratman Andi Agtas; Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto; Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman; Menteri Komdigi Meutya Hafid; Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya; dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.

Pemusnahan narkoba ini merupakan simbol satu tahun pelaksanaan kebijakan yang langsung berdampak bagi rakyat di bawah kepemimpinan Prabowo.

Sepanjang periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Polri berhasil menyita 214,84 ton narkotika senilai Rp29,37 triliun, menangkap 65.572 tersangka dari 49.306 kasus, serta mengungkap 22 tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan aset senilai Rp221,38 miliar. Barang bukti yang dimusnahkan hari itu mencapai 2,1 ton narkotika berbagai jenis, hasil kerja kolaboratif antara Polri, BNN, Bea Cukai, Kejaksaan, dan PPATK.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Prabowo: Tidak Boleh Ada Mafia dalam Pemerintahan, Setiap Rupiah Harus Dijaga untuk Rakyat

Read Time:1 Minute, 48 Second

Jakarta – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berhasil menyita 214,84 ton narkoba dengan nilai ekonomi mencapai Rp29,37 triliun selama periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025 atau setahun pemerintahannya.

Prabowo menyorot keberhasilan ini sama dengan menyelamatkan 629 juta jiwa manusia dari potensi kerusakan akibat narkoba, atau lebih dari dua kali lipat jumlah penduduk Indonesia.

Prabowo mengatakan ancaman terhadap bangsa dan negara ada di depan mata. Ada yang bersifat fisik seperti ancaman militer. Ada juga ancaman psikologis dan ancaman secara politis.

“Dan acanaman yang tidak kalah berbahaya adalah ancaman narkoba,” kata Prabowo saat memimpin pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta, Rabu (29/10).

Prabowo mengatakan masalah utama yang menjadi prioritasnya adalah membereskan kebocoran kekayaan negara. Menurutnya, ibarat tubuh manusia, darah adalah sumber kehidupan. Bila darah itu terus bocor, tubuh akan mati.

“Begitu juga bangsa. Kalau kekayaan kita terus bocor, bangsa ini akan gagal,” katanya.

Prabowo menyampaikan, sejak awal pemerintahannya, ia telah memberikan mandat langsung kepada Kapolri untuk memimpin tiga tugas strategis utama. Pertama pemberantasan narkoba, kedua penyelundupan, dan ketiga judi online.

Ketiga hal ini, menurut Prabowo, menjadi akar dari lemahnya kedaulatan ekonomi nasional dan penyebab bocornya kekayaan negara ke tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya tidak menitip satu pun pejabat. Tidak ada titipan keluarga, tidak ada titipan ponakan. Saya hanya titip tiga hal: berantas narkoba, berantas penyelundupan, dan berantas judi online,” tegasnya.

Prabowo juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, Kejaksaan, BPK, KPK, dan seluruh lembaga negara lain untuk menegakkan hukum secara menyeluruh tanpa ego sektoral.

Prabowo juga menyoroti adanya pihak di dalam pemerintah yang mencoba untuk mencari kepentingan pribadi atau kelompok.

“Tidak boleh ada pemerintah dalam pemerintah. Tidak boleh ada mafia dalam pemerintahan. Tidak boleh ada orang pintar yang merasa bisa mengakali rakyat dan pemimpin politik.”

“Mereka yang mencuri uang rakyat, uang negara, akan kita bongkar sampai ke akar-akarnya,” lanjutnya.

Prabowo menegaskan pemberantasan mafia pemerintahan tidak hanya soal moral, tetapi juga syarat mutlak bagi kebangkitan ekonomi nasional. Dengan menutup kebocoran anggaran dan menegakkan integritas birokrasi, negara dapat menghemat triliunan rupiah untuk dialihkan ke sektor pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Prabowo: Boleh Berbeda dan Bersaing, Tapi Indonesia Harus Tetap Satu Keluarga

Read Time:1 Minute, 17 Second

Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan pentingnya menjaga persatuan nasional di tengah perbedaan dan dinamika politik. Dalam pidatonya saat menghadiri acara Pemusnahan Barang Bukti Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10), ia menegaskan bahwa bangsa Indonesia boleh berbeda pandangan dan bersaing dalam demokrasi, namun tidak boleh terpecah.

“Kita ini gotong-royong. Kita satu keluarga,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan Indonesia punya cara sendiri dalam berdemokrasi. “Demokrasi iya, berbeda partai boleh. Bersaing di pilpres (pemilihan presiden) tak masalah. Tapi sesudah pilpres kita harus bahu-membahu. Bersatu membangun bangsa,” katanya.

Prabowo mengingatkan bahwa Indonesia bisa seperti saat ini karena perjuangan para pemimpin-pemimpin terdahulu. Ia juga mengingatkan bahwa kemakmuran dan kemajuan tidak akan tercapai jika energi bangsa habis dalam pertikaian dan rasa saling curiga.

“Kalau kita ribut terus, banyak negara lain yang senang. Karena kalau kita tidak bersatu, tidak mungkin kita makmur. Hotel-hotel kita akan kosong, wisatawan enggan datang, investasi pun akan ragu,” ujarnya.

Untuk itu, Prabowo menegaskan kunci kemakmuran adalah persatuan bangsa. “Makanya dalam Pancasila disebutkan Persatuan Indonesia,” kata dia.

Acara pada Rabu menjadi simbol satu tahun pelaksanaan kebijakan langsung berdampak bagi rakyat di bawah kepemimpinan Prabowo.

Sepanjang periode Oktober 2024 hingga Oktober 2025, Polri berhasil menyita 214,84 ton narkotika senilai Rp29,37 triliun, menangkap 65.572 tersangka dari 49.306 kasus, serta mengungkap 22 tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan aset senilai Rp221,38 miliar. Barang bukti yang dimusnahkan hari itu mencapai 2,1 ton narkotika berbagai jenis, hasil kerja kolaboratif antara Polri, BNN, Bea Cukai, Kejaksaan, dan PPATK.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Prabowo: Pemimpin Harus Mau Dikoreksi, Pengabdian Dijalankan dengan Ikhlas

Read Time:1 Minute, 24 Second

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya sikap terbuka terhadap kritik dan koreksi dalam menjalankan tugas kenegaraan. Ia menyebut, seorang pemimpin harus mau dikritik dan pengabdian perlu dijalankan dengan ikhlas.

Pernyataan itu disampaikan Presiden dalam pidatonya pada acara Pemusnahan Barang Bukti Narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10). Kegiatan ini sekaligus menandai capaian satu tahun pemerintahan Prabowo Subianto, di mana Polri berhasil menyita 214,84 ton narkotika senilai Rp29,37 triliun dan menangkap 65.572 tersangka dari 49.306 kasus sepanjang Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo berbicara dengan nada reflektif. Ia menegaskan bahwa kritik adalah bagian penting dari demokrasi, dan seorang pemimpin harus siap dikoreksi oleh rakyat maupun media.

“Bersaing bagus, kritik bagus, koreksi harus,” kata Prabowo.

Prabowo bercerita, “saya malam-malam suka buka podcast-podcast (kritik) itu, kadang dongkol juga, tapi saya catat.”

Ia mengatakan jika mau jadi pemimpin, maka jangan takut difitnah. Menurut Prabowo, fitnah terhadap seseorang justru merupakan tanda seseorang tersebut diperhitungkan dan ditakuti. Prabowo mengaku mengalaminya sendiri.

“Saya dulu punya guru. Waktu saya masih muda, saya kena fitnah. Dua, tiga kali saya bangun. Saya mengeluh ke guru saya, (dia bilang), ‘jangan berkecil hati, engkau difitnah berarti engkau diperhitungkan. Engkau difitnah berarti engkau ditakuti.’ Loh kok takut sama saya? ‘Berarti kau disuruh hati-hati’,” tuturnya.

Prabowo mengaku kerap mendengar anggapan bahwa dirinya otoriter. Meskipun  tak merasa demikian, kritik itu dia terima. Ia pun mengatakan pengabdian kepada negara tak boleh diiringi rasa sakit hati.

“Apa iya ya, apa saya otoriter? Perasaan enggak deh. Jadi, bagus koreksi itu, baik tapi di ujungnya. Dan saya punya filosofi dalam pengabdian kepada negara tidak boleh diikuti rasa sakit hati,” katanya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Prabowo: Hasil Penghematan dan Penyitaan akan Diinvestasikan untuk Pendidikan

Read Time:1 Minute, 19 Second

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan seluruh hasil penyitaan negara dari berbagai kasus kejahatan, termasuk korupsi dan penyalahgunaan narkotika, akan diinvestasikan untuk pendidikan. Menurutnya, pendidikan merupakan kunci utama menuju masa depan bangsa yang lebih baik.

Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam sambutannya usai menyaksikan pemusnahan barang bukti narkoba seberat 214,84 ton dengan nilai mencapai Rp29,37 triliun di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (29/10).

“Pendidikan adalah kunci kebangkitan bangsa. Kita akan kerahkan semua hasil penghematan, semua hasil penyitaan, untuk diinvestasikan pada pendidikan anak-anak kita. Sekolah akan kita renovasi, dan sekarang kita membangun Sekolah Rakyat. Ke depan juga akan kita dirikan sekolah menengah dan universitas-universitas,” jelas Prabowo.

Presiden juga pernah menegaskan hal senada saat Kejaksaan Agung menyerahkan uang sitaan kasus korupsi Crude Palm Oil (CPO) kepada Kementerian Keuangan senilai Rp 13 triliun. Prabowo memerintahkan agar uang tersebut dialokasikan untuk menambah beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Presiden turut mengapresiasi kinerja Kepolisian yang berhasil mengungkap kasus narkotika dalam jumlah besar dalam satu tahun terakhir. Menurutnya, narkoba merupakan kejahatan luar biasa yang dapat menghancurkan masa depan bangsa.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga berpesan kepada aparat Kepolisian untuk terus bekerja dengan semangat pengabdian tinggi. Ia menyebut para anggota Korps Bhayangkara sebagai pendekar-pendekar hukum yang siap mempertaruhkan segalanya demi bangsa.

“Jangan ragu-ragu, jangan berkecil hati. Sering kali berbuat baik tidak mendapat terima kasih, tapi berbuat salah sedikit tidak akan dilupakan. Kita harus kuat memilih berbakti sebagai abdi bangsa, sebagai Bhayangkara negara. Risiko pendekar adalah siap dimaki, siap dihujat, siap difitnah, tapi tetap berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara,” tegasnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Prabowo Tegaskan Kritik Penting bagi Demokrasi: Koreksi Itu Harus

Read Time:2 Minute, 9 Second

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kritik dalam kehidupan berdemokrasi. Menurutnya, pemimpin tidak boleh alergi terhadap masukan, sebab kritik sejatinya adalah “vitamin” yang memperkuat arah perjalanan bangsa.

Hal tersebut ia sampaikan ketika menghadiri acara pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan Polri sepanjang satu tahun terakhir di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10).

Prabowo tidak hanya untuk memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian yang berjasa menghentikan peredaran narkoba, tetapi juga menyampaikan pandangan mendasar tentang demokrasi dan kepemimpinan.

“Bersaing bagus, kritik harus, koreksi harus. Pemimpin yang tidak mau dikoreksi dia akan terjebak dalam kesalahan-kesalahan,” ujar Prabowo di hadapan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, jajaran kabinet Merah Putih, para tokoh agama, serta perwakilan organisasi masyarakat, pemuda, dan mahasiswa.

Prabowo juga berbagi pengalaman pribadinya dalam menerima kritik. Ia mengaku kerap menyempatkan diri menyimak berbagai obrolan publik media sosial.

“Saya suka malam-malam buka podcast-podcast (kritik) itu, kadang-kadang dongkol juga yah. Apa ini? Tapi saya catat,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia juga membagikan pelajaran hidup yang pernah diberikan gurunya ketika dirinya difitnah saat masih muda.

“Jangan takut difitnah. Saya dulu punya guru, waktu saya masih muda, saya kena fitnah dua-tiga kali, saya down. Tahu-tahu saya ngeluh ke guru saya,” kenangnya.

Gurunya kala itu justru menegaskan bahwa difitnah adalah tanda bahwa dirinya diperhitungkan. “Jangan kecil hati, engkau difitnah berarti engkau diperhitungkan, engkau difitnah karena engkau ditakuti. Oh, kok takut sama saya? Iya, engkau difitnah berarti kau disuruh hati-hati,” ucapnya mengingat pesan sang guru.

Dengan nada bercanda, Prabowo sempat bertanya para hadirin. “Jadi, angkat tangan yang pengin jadi presiden, gak apa-apa, bagus. Tapi, jadi presiden yang benar, jangan takut dikoreksi,” kata Prabowo, yang langsung disambut riuh tepuk tangan.

“Malam-malam saya buka, apa iya yah, apa saya memang otoriter? Rasanya enggak sih. Jadi ini bagus, koreksi itu baik, tapi di ujungnya ayo,” jelasnya memberi isyarat bahwa kritik harus diiringi semangat persatuan dan kebersamaan.

Presiden menegaskan dalam pengabdian kepada negara, seorang pemimpin tidak boleh terjebak pada emosi pribadi dan perasaan yang menguras energi.

“Dan saya punya filosofi, dalam pengabdian berbangsa dan bernegara, tidak boleh diikuti oleh rasa sakit hati. Yah, jangan. Biasa itu,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) atas kerja kerasnya memberantas peredaran narkoba. Sepanjang satu tahun terakhir, aparat berhasil menyita barang bukti narkotika berbagai jenis dengan total berat 214,84 ton, senilai Rp29,3 triliun.

“Kita harus lihat bagaimana mengatasi narkoba. Harus kerja sama, teamwork. Jadi, saya ucapkan selamat kepada kepolisian, BNN. Saya minta kerja sama lebih dekat lagi, Bea Cukai, Kejaksaan, BIN, pemerintah daerah,” katanya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kinerja Setahun Polri di Kepemimpinan Prabowo: 214 Ton Narkoba Berhasil Disita, 629 Juta Jiwa Diselamatkan

Read Time:1 Minute, 6 Second

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas keberhasilan menyita dan memusnahkan total 214,84 ton barang bukti narkoba selama periode satu tahun pemerintahannya, yaitu Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

“Saya menyampaikan penghargaan sebesar-besarnya kepada Polri yang telah bekerja keras, sigap, dan konsisten dalam memberantas narkoba. Ini adalah ancaman serius terhadap masa depan bangsa,” kata Prabowo saat memimpin pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara, Mabes Polri, Trunojoyo, Jakarta, Rabu (29/10).

Prabowo juga menyampaikan apresiasinya kepada aparat karena telah berhasil mengamankan nilai ekonomi barang haram tersebut yang diperkirakan mencapai Rp29,37 triliun. Penyitaan ini disebut telah menyelamatkan potensi penyalahgunaan oleh lebih dari 629 juta jiwa.

“Mereka berhasil menyita dan merebut 214,84 ton narkoba. Nilai uangnya Rp29,37 triliun. Dan apabila tidak berhasil mereka cegah atau mereka tangkap, itu bisa digunakan oleh 629 juta manusia. Berarti lebih dari dua kali bangsa Indonesia,” tutur Prabowo.

Di kesempatan yang sama, Prabowo turut menyoroti bahwa pemberantasan narkoba tidak hanya soal penegakan hukum, tetapi juga upaya pendidikan, rehabilitasi, dan pembinaan generasi muda. Ia menegaskan komitmennya untuk menginvestasikan hasil penghematan dan penyitaan negara ke bidang pendidikan.

“Kunci kebangkitan bangsa adalah pendidikan. Semua hasil penghematan dan penyitaan akan kita arahkan untuk membangun sekolah, memperbaiki fasilitas pendidikan, dan menyiapkan generasi yang kuat dan berakhlak,” katanya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Mura Hadiri Rakor Penguatan Sinergitas Koordinasi Penanganan Konflik Sosial

Read Time:56 Second

Palangka Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus melalui Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin menghadiri dan sekaligus mengikuti rapat koordinasi penguatan sinergitas koordinasi penanganan konflik sosial di Provinsi Kalimantan Tengah.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenkopolhukam RI). Berlangsung di ballroom Hotel M Bahalap Palangka Raya, Kamis (30/10/2025).

“Hari ini kita menghadiri acara dari Kemenkopolhukam RI terkait penanganan konflik sosial,” kata Wabup Mura, Rahmanto Muhidin.

Ia juga menyampaikan, untuk konflik sosial di Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Murung Raya pada dasarnya tidak terlalu tinggi tingkat permasalahannya.

Lebih lanjut Rahmanto menekankan pentingnya peran serta dari berbagai pihak harus diperkuat hingga konflik tidak sampai terjadi.

“Mitigasi perlu kita laksanakan untuk memperkecil ruang konflik yang terjadi, karena rata-rata konflik sosial yang terjadi adalah bagaimana masyarakat dengan perusahaan sering terjadi miss komunikasi,” ucapnya.

Dikatakan Rahmanto, dengan adanya arahan dari Kemenkopolhukam maka akan memperkuat sinergitas stakeholder terkait.

Ia menambahkan, kegiatan rakor ini juga dalam rangka mendukung visi misi arah pembangunan Presiden dan Wakil Republik Indonesia, yakni asta cita, khususnya memantapkan sistem pertahanan keamanan Negara dan mendorong kemandirian Bangsa.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Ist).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kepala Diskominfo SP Kab.Mura Hadiri Rakor PPID se-Kalteng

Read Time:1 Minute, 30 Second

Palangka Raya, Info Publik – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Murung Raya (Mura), Yulianus didampingi Kepala Bidang Pengelolan Informasi dan Komunikasi Publik, Hendry Januardy menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) se-Kalimantan Tengah (Kalteng).

Kegiatan berlangsung di aula Jayang Tingang, lantai I kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/10/2025). Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng, Herson B. Aden, secara resmi membuka rakor PPID se-Kalteng.

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng. Yang dihadiri PPID utama dan pelaksana dari seluruh Perangkat Daerah lingkup Pemprov Kalteng serta Kabupaten/Kota. Sejumlah narasumber turut hadir, diantaranya Komisioner Komisi Informasi Pusat, perwakilan Kadiskominfosantik Kalteng dan pejabat terkait lainnya.

Plh Sekda Provinsi Kalteng, Herson B. Aden menekankan bahwa informasi memiliki peran sentral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, terutama di era digital saat ini.

“Oleh karena itu, informasi perlu dikelola dengan baik dan benar serta didukung oleh infrastruktur yang memadai, baik dalam penyediaan layanan informasi maupun dalam perlindungan dan keamanan datanya. Keterbukaan informasi publik menjadi ciri penting Negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang baik (good governance),” tutur Herson.

Herson menambahkan, keterbukaan informasi publik juga berperan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan publik. Melibatkan masyarakat secara inklusif akan menciptakan mekanisme check and balance yang menghasilkan kebijakan tepat sasaran.

Sementara itu Kepala Diskominfo SP Kab.Mura, Yulianus usai mengikuti kegiatan mengatakan, keterbukaan informasi publik juga menjadi instrumen penting untuk melindungi hak masyarakat atas informasi, sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah dalam mewujudkan tata kelola Pemerintahan yang transparan, akuntabel dan bebas korupsi.

Ia menegaskan, di tengah derasnya arus informasi digital, peran PPID semakin krusial untuk memilah dan menyajikan informasi yang layak dipublikasikan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Hen).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Hari Sumpah Pemuda ke-97, Prabowo: Jangan Takut Bermimpi Besar!

Read Time:1 Minute, 0 Second

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyerukan kepada seluruh pemuda dan pemudi Indonesia untuk berani bermimpi besar dan tidak takut gagal.

Seruan itu disampaikan dalam pidato ucapan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025 sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat para pemuda pada tahun 1928 yang telah meneguhkan persatuan bangsa.

“Hai pemuda, jangan takut bermimpi besar. Jangan takut gagal. Bangsa besar lahir dari pemuda yang berani, yang mencintai bangsanya, yang rela berkorban untuk rakyatnya,” ujar Prabowo dalam keterangan videonya, Selasa (28/10).

Prabowo menekankan bahwa semangat para pemuda tahun 1928 juga harus diteruskan dalam bentuk kerja nyata untuk mengisi kemerdekaan dengan ilmu, kejujuran, disiplin, dan kerja keras.

Prabowo juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam membawa Indonesia menuju kemajuan, kemandirian, dan kesejahteraan bersama.

“Kita harus isi kemerdekaan kita. Kita harus membawa bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju, bangsa yang modern, bangsa yang sejahtera. Perjuangan ini belum selesai,” tegasnya.

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa cinta tanah air bukan hanya slogan, melainkan harus dibuktikan melalui tindakan nyata dan pengabdian kepada rakyat.

“Cinta Tanah Air bukan hanya diucapkan, tapi harus dibuktikan dengan kerja keras, disiplin, rela berkorban demi negara dan bangsa, keberanian membela kebenaran, dan ketulusan melayani rakyat seluruhnya,” imbuhnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version