MUSDA Ke-V MUI Kabupaten Murung Raya

Read Time:1 Minute, 23 Second

Murung Raya, InfoPublik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus melalui Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab.Mura, K.Zen Wahyu secara resmi membuka dan memberikan arahan pada kegiatan Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-V Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Murung Raya Tahun 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B kantor Bupati Mura, Sabtu (11/10/2025).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MUI Provinsi Kalimantan Tengah Bidang Komisi Ukhuwah Islamiyah, KH. Syamsuri Yusup, beserta rombongan, jajaran Forkopimda Mura, para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Asisten II Setda Kab.Mura, K.Zen Wahyu menyampaikan Pemerintah Kabupaten Murung Raya memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MUSDA ke-V MUI sebagai wadah konsolidasi organisasi serta sarana memperkuat peran ulama dalam pembangunan daerah.

“Melalui forum MUSDA ini, diharapkan MUI Murung Raya dapat terus berperan aktif dalam memberikan pencerahan kepada umat, menjaga kerukunan antar umat beragama, serta bersinergi dengan Pemerintah daerah dalam mewujudkan masyarakat yang religius dan harmonis,” ujar K.Zen Wahyu.

Kegiatan MUSDA Ke-V MUI Kabupaten Murung Raya ini juga menjadi momentum untuk melakukan evaluasi program kerja periode sebelumnya, sekaligus memilih kepengurusan baru yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan MUI Kabupaten Murung Raya pada periode mendatang.

Sementara itu, Ketua MUI Provinsi Kalimantan Tengah, KH. Syamsuri Yusup, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tujuan utama MUI adalah melayani dan melindungi umat, menjadi mitra Pemerintah dalam memberikan masukan dan pemikiran positif, serta menampilkan keteladanan moral dan akhlak yang baik bagi masyarakat.

“Majelis Ulama Indonesia hadir bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani umat. MUI adalah ṣadīqul ummah wa hādiyul ummah — sahabat sekaligus pembimbing umat,” ungkapnya.

(DiskominfoSP_Not, Rid. Foto: Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Heriyus Hadiri Rakornas TPAKD. Dorong Percepatan Akses Keuangan Daerah

Read Time:1 Minute, 12 Second

Jakarta, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang digelar di Balai Kartini Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh para Gubernur, Bupati dan Wali Kota dari seluruh Indonesia, serta dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, bersama Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan stakeholder terkait lainnya.

Rakornas tahun ini mengusung tema “Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional Melalui Peningkatan Akses Keuangan Daerah.”

Dalam arahannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pemerataan akses keuangan bukan sekadar aspek teknis, melainkan bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Airlangga juga menekankan pentingnya peran OJK dan Pemerintah Daerah dalam memastikan masyarakat memiliki literasi keuangan yang baik agar dapat memanfaatkan berbagai produk dan layanan keuangan secara bijak dan produktif.

Sementara itu Bupati Mura, Heriyus menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Pemerintah Pusat dan daerah dalam mempercepat inklusi keuangan.

“Baru saja saya mengikuti acara TPAKD di Balai Kartini Jakarta yang dipimpin langsung oleh Pak Airlangga Hartarto dan dihadiri seluruh Kepala Daerah se-Indonesia. Ini sangat penting karena akses keuangan daerah harus benar-benar bisa dipercepat,” tutur Heriyus.

Ia menambahkan percepatan akses keuangan akan memperluas kesempatan ekonomi, memperkuat kemandirian daerah dan menjadi pondasi penting menuju ekonomi yang tangguh dan berkeadilan. Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen untuk terus mendukung program Nasional ini dengan memperkuat peran TPAKD daerah.

(DiskominfoSP_Nof, Foto:Ist).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Ada Sekolah Garuda, Guru Harap Anak Tidak Mampu Juga Bisa Kuliah di Luar Negeri

Read Time:2 Minute, 9 Second

Jakarta – SMA Negeri Unggulan MH Thamrin, Jakarta, telah resmi bertransformasi menjadi Sekolah Garuda, salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang sebagai pendidikan unggulan untuk mencetak generasi muda berprestasi di bidang sains, teknologi, engineering, dan matematika (STEM).

Para guru di sekolah tersebut berharap, transformasi ini dapat memperluas akses pendidikan berkualitas secara merata di seluruh Indonesia, sekaligus memberi kesempatan kepada anak-anak bertalenta dari keluarga tidak mampu bisa kuliah di kampus ternama luar negeri.

Nur Cholis, salah satu guru di SMAN Unggulan MH Thamrin, mengaku sangat antusias dan bangga menjadi bagian dari Sekolah Garuda Transformasi.

“Dengan program ini, kami berharap anak-anak afirmasi (tidak mampu) juga memiliki kesempatan yang sama untuk berkuliah di luar negeri seperti mereka yang berasal dari keluarga mampu,” kata Nurcholis di SMAN Unggulan Thamrin.

Nur menjelaskan, ada tiga jalur pendaftaran untuk menjadi calon siswa SMAN Unggulan MH Thamrin. Pertama, jalur prestasi, bagi siswa yang memiliki banyak penghargaan di bidang sains. Kedua, jalur afirmasi, untuk siswa dari keluarga tidak mampu pemegang Kartu Jakarta Pintar (KJP). Ketiga, jalur umum, yang terbuka bagi seluruh warga Jakarta dengan syarat nilai kumulatif tiga mata pelajaran, matematika, bahasa Inggris, dan IPA, minimal 88, serta lulus tes seleksi. Dari penyaringan ketat itu, hanya 88 siswa yang diterima setiap angkatan, terdiri atas 44 siswa laki-laki dan 44 siswa perempuan.

Ia menambahkan, SMAN Unggulan MH Thamrin menerapkan tiga kurikulum dalam proses belajar-mengajar: kurikulum internasional Cambridge, kurikulum olimpiade, dan kurikulum nasional. “Anak-anak di sini sebenarnya sudah memiliki jalan untuk bisa kuliah ke luar negeri. Namun dengan adanya program Sekolah Garuda, kami berharap jalannya semakin terbuka lebar,” harapnya.

Guru lainnya, Dura Syahrina, menyampaikan harapan senada. Menurut Dura, program Sekolah Garuda memberikan kesempatan lebih luas kepada siswa-siswinya untuk menembus kampus ternama luar negeri, bersaing di kancah global, dan kembali ke Tanah Air untuk berkontribusi bagi bangsa.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah menggagas ide Sekolah Garuda ini. Semoga ke depan, setiap provinsi memiliki Sekolah Garuda sendiri agar semakin banyak anak-anak Indonesia bisa menempuh pendidikan tinggi di luar negeri,” tutur guru Bimbingan dan Konseling tersebut.

Sebab, Dura yakin seperti halnya di Jakarta, di daerah lain juga banyak anak-anak dengan kecerdasan di atas rata-rata yang belum mendapatkan akses terhadap pendidikan berkualitas. Program Sekolah Garuda, menurut Dura, menjadi salah satu jawabannya.

“Saya percaya, di berbagai daerah di Indonesia banyak sekali anak-anak potensial yang seharusnya mendapat kesempatan pendidikan yang lebih luas. Karena itu, harapannya ke depan bisa dibangun Sekolah-Sekolah Garuda di seluruh provinsi agar semakin banyak anak-anak Indonesia yang memperoleh akses pendidikan berkualitas,” ujar Dura.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Mimpi Mulia Siswi Sekolah Garuda, Bangun Sekolah di Daerah Tertinggal

Read Time:1 Minute, 38 Second

Jakarta – Bilqis Raihana, siswi kelas 11 SMAN Unggulan MH Thamrin, berharap Program Sekolah Garuda di sekolahnya bisa mewujudkan mimpinya kuliah di Jerman untuk mengambil jurusan teknik sipil.

Bukan tanpa alasan. Bilqis, putri dari seorang guru mengaji, punya cita-cita mulia. Ia ingin membangun banyak sekolah di daerah-daerah tertinggal sehingga akses pendidikan lebih merata.

“Saya ingin infrastruktur dan fasilitas pendidikan seperti sekolah merata sampai ke daerah terpencil. Karena itu cita-cita saya ingin menjadi insinyur sipil,” kata Bilqis.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi resmi memperkenalkan Program Sekolah Garuda di 16 lokasi di seluruh Indonesia. Salah satu sekolah yang ditetapkan sebagai Sekolah Garuda Transformasi adalah SMAN Unggulan M.H. Thamrin di Cipayung, Jakarta Timur.

Selain SMAN Unggulan MH Thamrin, ada 11 sekolah yang bertransformasi menjadi Sekolah Garuda yakni SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, SMA Unggul Del di Sumatera Utara, MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan), SMA Cahaya Rancamaya Bogor, Jawa Barat, SMA Taruna Nusantara Magelang, Jawa Tengah, SMA Pradita Dirgantara Boyolali, Jawa Tengah.

Di Kalimantan ada SMAN 10 Samarinda Kalimantan Timur dan SMAN Banua BBS Kalimantan Selatan. Sementara Sekolah Garuda tranformasi di wilayah Indonesia Timur lainnya adalah MAN Insan Cendekia Gorontalo, SMAN Siwalima Ambon Maluku, dan SMA Averos Sorong Papua Barat Daya.

Bilqis berharap, Program Sekolah Garuda bisa membantunya menggapai cita-cita. “Saya ingin pendidikan berkualitas dirasakan oleh teman-teman saya di seluruh daerah di Indonesia. Makanya saya ingin kuliah di Munchen, Jerman, ambil teknik sipil,” katanya.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, seusai pengenalan Sekolah Garuda transformasi di SMAN Unggulan MH Thamrin mengatakan, pemerintah ingin menciptakan wahana-wahana bagi siswa-siswa berprestasi dalam mendukung talenta mereka khususnya di bidang Science, Technology, Engineering, dan Mathematics (STEM).

“Jadi nantinya anak-anak dari Sekolah Garuda, baik transformasi maupun Sekolah Garuda baru menjadi mahasiswa-mahasiswa di perguruan tinggi unggulan di dunia. Kurikulum tidak ada yang beda. Kita hanya menambahkan agar mereka lebiih siap berkompetisi dengan lulusan SMA dari negara lain,” kata Brian.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Gambir, Lada dan Kakao Jadi Fokus Hilirisasi Baru untuk Dongkrak Ekspor dan Lapangan Kerja

Read Time:3 Minute, 46 Second

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah akan menjadikan program hilirisasi perkebunan sebagai salah satu prioritas utama. Langkah ini diyakini mampu membuka jutaan lapangan kerja baru sekaligus mendongkrak nilai tambah komoditas pertanian dan perkebunan Indonesia di pasar dunia.

Menurut Andi Amran, komoditas perkebunan yang jadi fokus hilirisasi diantaranya kakao, mente, lada, gambir hingga kelapa. Dari semua itu, Indonesia bahkan sudah menguasai pasar dunia untuk komoditas tertentu.

“Kemudian berikutnya adalah program hilirisasi. Kami melakukan sekarang akselerasi hilirisasi kakao, mente, kelapa dalam, lada, dan lain-lain. Kita hilirisasi khususnya kelapa dalam, ini menarik. Ini bisa dilihat datanya 33 juta, tahun lalu hanya 29 juta ton. Nah kemudian hilirisasi adalah kelapa kita hilirisasi, kita ekspor 2,8 juta ton setiap tahun, nilainya 24 triliun,” ungkap Amran Sulaiman usai mengikuti rapat terbatas tentang pangan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (9/10).

Amran menekankan bahwa kelapa menjadi salah satu komoditas strategis dalam rencana hilirisasi nasional. Ia menjelaskan, Indonesia selama ini masih menjual kelapa dalam bentuk gelondongan ke luar negeri. Padahal, jika diolah menjadi produk turunan, nilainya bisa berlipat-lipat.

“Kita hilirisasi kelapa ini tidak dijual gelondongan ke luar negeri, yang total volumenya 2,8 juta ton. Kemudian kita hilirisasi nanti itu dari kelapa dalam menjadi coconut milk. Jadi ini visinya, harganya bisa naik 100 kali lipat. Kalau 100 kali lipat kita hitungan rata-rata saja, itu bisa menghasilkan 2.400 triliun. Katakanlah separuh saja, kali lima puluh, itu menghasilkan 1.200 triliun devisa, itu baru kelapa,” jelasnya.

Amran menambahkan, hilirisasi kelapa bisa memberikan multiplier effect yang luar biasa bagi perekonomian nasional. Selain mendorong ekspor, langkah ini juga akan melibatkan jutaan petani, pelaku UMKM, hingga industri besar dalam rantai pasok baru yang lebih bernilai tinggi.

Selain kelapa, Amran juga meyampaikan potensi besar komoditas gambir yang selama ini kurang mendapat perhatian. Indonesia disebut menguasai hingga 80 persen pasar dunia untuk gambir, namun sebagian besar masih diekspor dalam bentuk bahan mentah.

“Ada yang menarik, gambir, juga kita rencana hilirisasi, kita mensuplai dunia 80% gambir. Bisa jadi tinta untuk pemilu, bisa untuk sirih, bisa untuk sampo, dan seterusnya. Nah, mimpi kita adalah seluruh bahan baku yang kita ekspor ke seluruh dunia, termasuk CPO, kita hilirisasi,” ucapnya.

Menurut Amran, hilirisasi gambir tidak hanya memperluas produk turunan, tetapi juga akan memperkokoh posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar dunia. Produk-produk turunan gambir memiliki nilai tambah tinggi dan aplikasi yang luas di berbagai sektor industri. Amran juga menegaskan bahwa pemerintah akan memperluas hilirisasi di sektor sawit.

“Khusus yang dikuasai pemerintah, sawit dikuasai pemerintah, kita hilirisasi dari TBS, tandan buah segar, menjadi FAME atau biofuel, kemudian menjadi minyak goreng, kemudian menjadi margarin atau mentega,” jelasnya.

Dengan langkah tersebut, Indonesia tidak hanya menjadi eksportir bahan mentah, melainkan juga penghasil energi terbarukan dan produk pangan bernilai tinggi. Hilirisasi sawit diharapkan bisa menjadi tulang punggung penguatan industri nasional sekaligus memperkokoh posisi Indonesia di pasar global.

Dalam kesempatan yang sama, Amran juga menyinggung soal keberhasilan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan. Ia menjelaskan, stok cadangan pemerintah saat ini mencapai jutaan ton, sehingga mampu menekan inflasi dan bahkan mencatat deflasi.

“Boleh dibuka data hilirisasi kelapa asap. Kembali yang tadi, ini yang tadi kami sampaikan bahwa terjadi deflasi 0,13 persen. Kita melakukan operasi pasar terus menerus, SPHP cadangan pemerintah kurang lebih 3,8 juta ton sekarang, dan kita akan operasi pasar terus menerus. Masih ada cadangan kurang lebih untuk SPHP operasi pasar yaitu satu juta ton. Nah alhamdulillah ini deflasi 0,13 persen,” jelasnya.

Amran menegaskan bahwa visi besar hilirisasi adalah menghadirkan value added di dalam negeri, membawa Indonesia menjadi negara yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berpengaruh di pasar global. Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan devisa, tetapi juga menciptakan jutaan lapangan kerja baru yang akan menggerakkan ekonomi rakyat.

“Value added-nya harus ada di Indonesia. Nah kalau ini kita lakukan terus-menerus, membuka lapangan kerja, menekan kemiskinan, kemudian meningkatkan kesejahteraan, kemudian mengurangi pengangguran. Inilah mimpi-mimpi besar kita sektor pertanian. Setelah pangan kita amankan, insya Allah tahun ini aman, kemudian kita bergerak ke perkebunan dan hortikultura, nanti bergerak terakhir di peternakan. Kita akan selesaikan satu per satu,” jelas Amran.

Sebagai bagian dari strategi hilirisasi, pemerintah juga menyiapkan dukungan bagi petani dalam bentuk penyediaan benih dan bibit secara gratis. Program ini diharapkan bisa memperkuat fondasi produksi perkebunan dan hortikultura di seluruh Indonesia.

“Sekarang ini untuk hortikultura dan perkebunan sementara berjalan, ada ABT, kami dapat 9,95 triliun. Kita akan berikan benih, bibit pada seluruh petani Indonesia kakao, kopi, kelapa dalam, mente, pala itu kurang lebih 800 ribu hektare seluruh Indonesia, dan itu gratis,” pungkas Amran.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemerintah Genjot Hilirisasi Kelapa, Potensi Devisa Capai Rp2.400 Triliun per Tahun

Read Time:1 Minute, 38 Second

Jakarta — Pemerintah terus menggenjot hilirisasi dan kali ini pada komoditas kelapa. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan potensi devisa terhadap permintaan komoditas tersebut mengalami peningkatan hingga mencapai Rp 2.400 triliun per Tahun.

Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat terbatas swasembada pangan, hiilirisasi di Istana Merdeka, Jakarta Kamis (9/10).

“Kemudian rencana kita hilirisasi kelapa ini tidak dijual gelondongan ke luar negeri, yang total volumenya 2,8 juta ton. Kemudian kita hilirisasi nanti itu dari kelapa dalam menjadi coconut milk. Jadi ini visinya, harganya bisa naik 100 kali lipat. Kalau 100 kali lipat kita hitungan rata-rata saja, itu bisa menghasilkan 2.400 triliun,” ujarnya.

Amran mengatakan seluruh kelapa yang di ekspor ke seluruh dunia berpotensi menghasilkan keuntungan sangat besar. Menurutnya, dengan hilirisasi yang tepat dan pengolahan di dalam negeri, nilainya bisa meningkat.

“Katakanlah separuh saja, kali lima puluh, itu menghasilkan 1.200 triliun devisa, itu baru kelapa. Ada yang menarik, gambir, juga kita rencana hilirisasi, kita mensuplai dunia 80 persen gambir. Bisa jadi tinta untuk pemilu, bisa untuk sirih, bisa untuk sampo, dan seterusnya. Nah, mimpi kita adalah seluruh bahan baku yang kita ekspor ke seluruh dunia, termasuk CPO, kita hilirisasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amran menegaskan potensi hilirisasi kelapa ini membuka lapangan pekerjaan baru, sehingga peningkatan kesejahteraan bisa terwujud dengan pemanfaatan hilirisasi sumber daya yang tepat.

“Khusus yang dikuasai pemerintah, sawit dikuasai pemerintah, kita hilirisasi dari TBS, tandan buah segar, menjadi FAME atau biofuel, kemudian menjadi minyak goreng, kemudian menjadi margarin atau mentega. Value added-nya harus ada di Indonesia. Nah kalau ini kita lakukan terus-menerus, membuka lapangan kerja, menekan kemiskinan, kemudian meningkatkan kesejahteraan, kemudian mengurangi pengangguran,” tegasnya.

Dengan hilirisasi, Amran mendorong pengembangan industri dalam negeri, sehingga Indonesia tidak lagi bergantung pada komoditas mentah dan memiliki posisi tawar yang kuat di pasar global.

“Inilah mimpi-mimpi besar kita sektor pertanian. Setelah pangan kita amankan, insya Allah tahun ini aman, kemudian kita bergerak ke perkebunan dan hortikultura, nanti bergerak terakhir di peternakan,” pungkasnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Gelar Sosialisasi Ketenagalistrikan

Read Time:1 Minute, 26 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menggelar Sosialisasi Ketenagalistrikan, Pemasangan Baru, Layanan, Keselamatan dan Pemanfaatan Listrik. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor Desa Dirung Bakung, Kecamatan Tanah Siang, Rabu (8/10/2025).

Acara Sosialisasi Ketenagalistrikan ini diinisiasi oleh Pemkab Mura melalui Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kab.Mura dan mengundang narasumber Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Puruk Cahu.

Dalam laporannya, perwakilan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Mura, Pumpung Puno mengatakan listrik sangat penting dalam kehidupan modern, listrik telah menjadi salah satu kebutuhan primer yang esensial dalam menopang segala aspek kehidupan modern, mulai dari penerangan, komunikasi, pendidikan, kesehatan hingga penggerak peroda ekonomian dan industri.

“Ketersediaan energi listrik yang andal aman dan merata adalah kunci bagi kemajuan suatu bangsa tanpa pasokan listrik yang memadai sulit bagi masyarakat untuk mencapai kualitas hidup yang optimal” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mura yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab.Mura, K. Zen Wahyu menyampaikan terima kasih kepada pihak PT. PLN ULP Puruk Cahu, yang berkenan hadir dalam acara sosialisasi ini sebagai narasumber untuk memberikan materi kepada tujuh desa/ kelurahan yakni desa Dirung Bakung, desa Tabulang, desa Mahayan, desa Cangkang, desa Olung Siron, desa Olung Nango dan kelurahan Saripoi.

“Pemkab Mura melaksanakan sosialisasi untuk memberikan memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dan pengguna listrik PLN, yaitu terkait dengan pemasangan baru, pelayanan, keselamatan dan pemanfaatan listrik PLN serta penanganan keadaan darurat. Seperti Tiang tertimpa pohon, tiang mau roboh dan disaat Banjir,” jelasnya.

Ia juga berharap dengan adanya sosialisasi ini masyarakat, memahami kelistrikan dan proaktif untuk memberikan laporan disaat ada potensi yang membahayakan keselamatan terkait ada masalah pada jaringan listrik baik dirumah maupun di jalan.

(DiskominfoSP_Nof, Ad. Foto: Log, Ad).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sekolah Garuda, Visi Besar Presiden untuk Talenta Unggulan Sains dan Teknologi di Seluruh Pelosok Negeri

Read Time:2 Minute, 13 Second

Jakarta, 7 Oktober 2025 – Pemerintah akan memulai pengenalan Sekolah Garuda pada Rabu, 8 Oktober 2025 secara serentak di 16 titik di seluruh Indonesia. Sekolah Garuda merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto untuk pemerataan pendidikan unggulan di seluruh pelosok Indonesia.

Sekolah Garuda hadir untuk memperluas kesempatan agar semakin banyak anak Indonesia dari seluruh pelosok negeri bisa menembus kampus-kampus terbaik dunia.

“Sekolah Garuda menjadi penyempurna orkestrasi transformasi pendidikan,” kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Stella Christie.

Stella mengatakan Sekolah Garuda merupakan realisasi dari visi besar Presiden Prabowo untuk membawa anak Indonesia, dari seluruh pelosok Negeri, menuju kampus terbaik dunia. Sekolah Garuda menjadi bagian transformasi pendidikan Indonesia untuk menyiapkan generasi emas 2045.

“Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi dari penjuru negeri,” kata Stella.

Sekolah Garuda diharapkan melahirkan generasi emas yang cerdas, berdaya saing global, berjiwa kepemimpinan, berhati pelayanan, dan berkomitmen mengabdi untuk kemajuan Indonesia.

Pengenalan Serentak di 16 titik

Pengenalan serentak Sekolah Garuda yang akan dimulai Rabu, terdiri atas 12 titik Sekolah Garuda Transformasi dan 4 titik lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru.

Sebanyak 12 Sekolah Garuda Transformasi meliputi SMAN 10 Fajar Harapan, Aceh; SMA Unggul Del, Sumatera Utara; MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan; SMAN Unggulan MH Thamrin, DKI Jakarta; SMA Cahaya Rancamaya, Jawa Barat; SMA Taruna Nusantara, Jawa Tengah; SMA Pradita Dirgantara, Jawa Tengah; SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur; SMAN Banua BBS, Kalimantan Selatan; MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo; SMAN Siwalima Ambon, Maluku; dan SMA Averos Sorong, Papua Barat Daya.

Dan empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru yang juga turut dikenalkan terdapat di Belitung Timur; Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur; Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; dan Bulungan, Kalimantan Utara.

Hingga 2029, pemerintah menargetkan membina 80 sekolah untuk Sekolah Garuda Transformasi. Sedangkan untuk Sekolah Garuda Baru, target yang dicanangkan adalah membangun 20 sekolah hingga 2029.

Ditopang 3 Pilar

Stella mengatakan Sekolah Garuda ini ditopang oleh tiga pilar. Pertama sebagai penyeimbang akses, yakni pemerataan kesempatan untuk berprestasi. Kedua, inkubator pemimpin. Sekolah Garuda diharapkan membentuk karakter kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045.

Dan ketiga, meningkatkan prestasi akademik siswa serta membangun jiwa pengabdian masyarakat. Selain berprestasi, siswa juga tidak lupa untuk mengabdi setelah melanglang buana mencari ilmu.

Keberadaan Sekolah Garuda menjadi penting untuk memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Human Capital Index menunjukkan, rata-rata siswa Indonesia baru memanfaatkan 54 persen dari potensi utuh mereka, sehingga inilah tantangan sekaligus peluang besar untuk terus ditingkatkan.

Akses menuju perguruan tinggi terbaik dunia pun terus diupayakan. Pada 2024, sebanyak 143 lulusan SMA penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) telah berkuliah di 100 perguruan tinggi terbaik dunia.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tingkatkan Wawasan, FKUB Mura Akan Kaji Tiru ke FKUB Malang

Read Time:1 Minute, 31 Second

Murung Raya, InfoPublik – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar rapat final terkait rencana Studi Banding ke FKUB Kota Malang sekaligus kaji tiru ke Bayu Sehat Mandiri (BSM) di Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari sistem pertanian terpadu yang dikembangkan oleh BSM Malang, sebagai upaya peningkatan wawasan dan pemberdayaan bagi pengurus FKUB di Murung Raya.

Rapat tersebut berlangsung di kantor sekretariat FKUB Kab.Mura, Selasa (7/10/2025). Rapat dipimpin oleh Sekretaris FKUB Kab.Mura, Jami dan dihadiri oleh Asisten I Setda Kab.Mura, Rahmat K. Tambunan yang mewakili Bupati Mura, beserta stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Sekretaris FKUB Kab.Mura, Jami, menjelaskan bahwa kegiatan kaji tiru ke BSM Malang ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman para pengurus FKUB, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian terpadu yang bisa diterapkan di Murung Raya.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat dibagikan kepada umat masing-masing sehingga mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan bersama,” ujar Jami.

Sementara itu, Kepala KaKemenag Mura, Marzuki Rahman, selaku Dewan Penasehat FKUB, menyampaikan harapannya agar seluruh unsur FKUB dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. “Kami berharap seluruh Dewan Penasehat bisa hadir secara kelembagaan dan bersama-sama mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kapasitas FKUB,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Setda Mura, Rahmat K. Tambunan, menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya terhadap rencana kegiatan kaji tiru tersebut. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penguatan kompetensi, wawasan, serta strategi penanganan berbagai persoalan sosial dan keagamaan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mendukung penuh kegiatan ini. Diharapkan melalui kunjungan ke BSM Malang, FKUB Murung Raya dapat membawa pulang hal-hal positif yang dapat diterapkan di daerah kita. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar,” tutur Rahmat.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Ad, Rid).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Mura Buka Bimtek Pengembangan Inovasi Pendidikan Digital Hebat

Read Time:1 Minute, 40 Second

Banjarmasin, InfoPublik – Bertempat di Ballroom hotel G-Sign Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Bupati Murung Raya (Mura) melalui Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Dapodik Sekolah, kegiatan tersebut bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin (6/10/2025)

Acara yang diinisiasi oleh Pemkab Mura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Mura ini diikuti oleh Operator Dapodik sekolah, sejumlah guru yang berjumlah kurang lebih 300 peserta.

Ketua pelaksana H. Hairudinor mengatakan kegiatan ini diikuti oleh operator dapodik mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP se- Kabupaten Murung Raya.

Direktur Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat, Danang Biyatmoko dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada tim kepanitiaan yang sudah bekerja keras sehingga kegiatan bimbingan teknis bisa berjalan baik, kemudian juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mura.

“Saya pikir sangat bagus pengembangan inovasi pendidikan digital terutama di era pendidikan yang sudah modern saat ini, beberapa kegiatan yang menyangkut itu biasanya mempunyai beberapa konsep yang banyak juga dikembangkan di kegiatan-kegiatan pengembangan pendidikan digital, salah satunya adalah konsep yang kemudian akan kita laksanakan bimbingan teknisnya saat ini yaitu digitalisasi pendidikan, beberapa konsep lain misalnya pembelajaran berbasis project atau project visual learning, yang sekarang banyak dikembangkan untuk pendidikan menengah dan pendidikan atas,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan bimtek mengingatkan agar sebagai operator dan atau sebagai orang yang akan mentransformasi pengetahuan tentang tata kelola dapodik ini bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik.

“Dengan bimtek dan pelatihan ini, ilmu dasarnya kita sudah memahami, jadi tinggal pengembangan, untuk pengembangan kita bisa tanya keahli atau ke teman-teman kita yang sudah memahami betul, tapi setidak-tidaknya ilmu dasarnya kita sudah pahami,” tuturnya.

Dikatakan Rahmanto terkait perencanaan, pembangunan, sarana dan prasarana pendidikan yang semuanya ada di dalam sistem dapodik. “Maka oleh karena itu peran bapak ibu sebagai operator dapodik sangat pemting dan tidak bisa dianggap remeh, bapak ibu adalah ujung tombak dalam memastikan data pendidikan di Kabupaten Murung Raya akurat dan update serta terkini.

(DiskominfoSP_Nof, Ren. Foto: Ren).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version