Plt. Sekda Buka Kegiatan Paparan Akhir RIPJ-PID

Read Time:1 Minute, 58 Second

Murung Raya, InfoPublik – Bertempat di aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B kantor Bupati Murung Raya (Mura), Bupati Mura, Heriyus melalui Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya, Sarwo Mintarjo mebuka kegiatan Paparan Akhir Penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Daerah (RIPJ-PID) Kabupaten Murung Raya tahun 2025-2029.

Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo menegaskan pentingnya penguatan riset dan inovasi di daerah. “Sebagaimana kita ketahui, lanskap global saat ini diwarnai oleh perubahan yang sangat cepat, didorong oleh disrupsi teknologi dan inovasi yang terus berkembang. Dalam konteks inilah, penguatan riset dan inovasi daerah menjadi sebuah keharusan, bukan lagi pilihan,” jelasnya. Selasa (30/9/2025).

Sarwo Mintarjo menekankan bahwa melalui penyusunan RIPJ-PID, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berupaya menyamakan persepsi sekaligus membangun sinkronisasi arah kebijakan pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di tingkat daerah. Dokumen ini akan menjadi dasar dalam menciptakan kolaborasi dan kerja sama di bidang riset serta inovasi yang mendukung pembangunan daerah.

Lebih lanjut dijelaskan, RIPJ-PID 2025–2029 memuat substansi penting, di antaranya gambaran potensi sumber daya alam dan ekonomi daerah, kondisi riset dan inovasi saat ini, permasalahan pembangunan daerah yang dapat diatasi melalui IPTEK., penentuan tema prioritas riset dan inovasi sesuai kebutuhan daerah, identifikasi tantangan dan peluang pengembangan riset dan inovasi, analisis kesenjangan kebijakan berbasis bukti, perumusan strategi riset dan inovasi yang konkret dan penyusunan peta jalan riset dan inovasi daerah yang terukur.

Plt. Sekda, Sarwo Mintarjo mengatakan keberadaan penelitian dan pengembangan diharapkan mampu mengungkap fenomena, memecahkan permasalahan, serta menjadi solusi yang tepat dengan data yang representatif, objektif, valid, dan reliabel. Dengan begitu, Pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang benar-benar berbasis bukti.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan riset dan inovasi di Kabupaten Murung Raya akan berdampak pada peningkatan kualitas pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, maupun sektor lain yang menunjang kesejahteraan masyarakat.

Paparan akhir ini sekaligus menjadi momentum untuk mengajak seluruh pihak berkolaborasi. Pemerintah daerah menekankan bahwa penyusunan RIPJ-PID membutuhkan sinergi bersama, mulai dari pemerintah, akademisi, lembaga riset, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Mari kita jadikan dokumen ini sebagai panduan yang kuat dan realistis dalam memajukan IPTEK di daerah kita, demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, inovatif, dan berdaya saing. Dengan tersusunnya dokumen RIPJ-PID 2025–2029, Kabupaten Murung Raya diharapkan mampu membangun sinergi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi di Bumi Tana Malai Tolung Lingu,” pungkas Sarwo Mintarjo.

(DiskominfoSP_Nof, Log. Foto: Log).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tak Lagi Ngontrak, Guru SMK Syukuri Rumah Subsidi dari Program Prabowo

Read Time:2 Minute, 24 Second

Bogor — Rasa haru dan senang menyelimuti keluarga kecil guru SMK Negeri 65 Jakarta, Imam Farniawan (35). Ia mengaku sangat bahagia akhirnya memiliki rumah impian di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, melalui program rumah subsidi pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto.

“Ya haru, terus sekaligus bangga juga. Jadi sebenarnya nggak kepikiran sih bakal punya rumah secepat ini. Tapi, Allah nunjukin jalan-Nya, nunjukin kuasa-Nya, dikasih kemudahan. Alhamdulillah sampai sekarang bisa seperti ini, punya rumah,” ujar Imam ditemui di kediamannya.

Imam juga mengungkapkan fasilitas jalan dan bangunan dari rumah subsidi ini cukup baik. “Fasilitas yang pertama sih akses jalan, yang kedua ya mungkin saluran, dan ketiga ini kan kita akan dibangun, dan dari pihak developernya pun juga memberikan fasilitas free WiFi selama 6 bulan gratis,” ungkapnya.

Imam menceritakan awal dirinya dan istri memutuskan untuk membeli rumah subsidi tersebut. “Jadi ketika ngobrol santai dengan istri ketika itu hamil gitu kan, kalau diusahakan sebelum 5 tahun kita udah punya rumah ya. Kasian kalau misal anak sudah agak gede kita masih nyicil kayaknya agak capek. Setidaknya walaupun nyicil tapi rumah sendiri dari ketimbang ngontrak ada hasilnya gitu. Tapi emang pembicaraan saya dengan istri itu emang 5 tahun tapi Allah ngasih kuasanya. Belum sampai 2 tahun bahkan 1,5 tahun perjalanan kami menikah udah diberikan rumah,” pungkasnya.

Sebelum akhirnya mengambil rumah subsidi, Imam dan istri mengontrak rumah di wilayah Depok, Jawa Barat. “Ngontrak. Saya ngontrak itu sekitar setahun tiga bulan,” katanya.

Kebanggaan Seorang Kepala Keluarga

Dengan adanya program rumah subsidi, Imam mengaku lega dan bangga saat ini dapat memberikan hunian yang layak untuk istri dan anaknya.

“Ada satu kebanggaan ya, ketika misalkan ya setidaknya tanggung jawab. Salah satu tanggung jawab saya sebagai suami untuk memberikan hunian yang layak untuk anak dan istri saya itu sudah gugur. Tanggung jawab saya sebagai suami gitu. Kalau ibarat kata tanggung jawab saya sebagai guru itu kan ketika udah meluluskan anak-anak. Tapi salah satu gugurnya tanggung jawab saya sebagai suami ketika udah bagi saya ya, ketika sudah memberikan hunian yang layak bagi anak dan istri saya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Imam merasa bersyukur bisa terbantu. Ia juga mengungkapkan program Prabowo, selain rumah subsidi, yaitu bantuan upah hingga kenaikan gaji guru, memberikan dampak besar bagi kesejahteraan guru.

“Yang pertama sih saya berterima kasih kepada Pak Prabowo atas program yang khususnya juga beliau berikan kepada guru. Melenceng dikit ya, salah satunya juga yang terdekat itu bantuan upah yang bagi guru ya, gaji guru, upah harian untuk guru yang non-ASN. Itu kan bagi saya itu bermanfaat sekali. Sejauh ini sih untuk perhatian Pak Prabowo kepada guru untuk program 3 juta rumah dan bantuan subsidi upahnya itu udah dirasakan sekali khususnya saya ya. Sangat memberikan dampak,” katanya.

“Bahkan saya sendiri ternyata juga merasakan program 3 juta rumah Pak Prabowo ini ya walaupun awalnya saya juga sempat tidak tau, tapi oh ternyata saya merasakan juga ya program dari Pak Prabowo ini,” lanjutnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pekerja Bangunan Syukuri Program 3 Juta Rumah Prabowo: Kami Kena Dampaknya Bisa Bekerja

Read Time:1 Minute, 4 Second

Bogor — Wardoyo (31), pekerja tim gali dan fondasi di proyek perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, mengaku senang dengan adanya program rumah subsidi. Program 3 juta rumah untuk masyarakat ini bukan hanya membantu masyarakat menengah ke bawah memiliki rumah, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi dirinya dan teman-temannya.

“Yang pertama lebih mudah, terus lapangan kerja lebih banyak. Lebih menyediakan lapangan kerja untuk rakyat aja gitu. Jadi saya ikut senang juga ya. Jadi tadinya teman-teman nganggur bisa saya ajak kerja di sini,” ungkapnya saat ditemui di kawasan proyek.

Wardoyo menceritakan awal dirinya bisa bekerja di proyek pembangunan perumahan subsidi.

“Jadi, pertamanya kan Pesona butuh tenaga, kita kan tim gali doang ya, fondasi. Jadi pertamanya sih 10 orang masuk, terus lama-lama kan makin nambah perumahannya, jadi makin banyak peluang kerjanya, makin nambah lagi orangnya gitu,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan perumahan subsidi terus ditingkatkan agar semakin banyak lapangan kerja terbuka.

“Saya harap, semoga ke depannya bisa lebih ditingkatkan lagi, bisa lebih banyak lagi, biar lapangan pekerjaan makin terbuka luas buat kalangan yang khususnya buruh gitu,” pungkasnya.

Wardoyo juga mengapresiasi langkah Prabowo yang telah menggagas program 3 juta rumah subsidi ini.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Prabowo, Presiden kita untuk mengadakan perumahan 3 juta rumah subsidi, jadi kita kena dampaknya bisa bekerja,” ujarnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kualitas Rumah Subsidi Naik Kelas, Pekerja Bangunan Bangga Terlibat di Program 3 Juta Rumah Prabowo

Read Time:1 Minute, 3 Second

Bogor — Andi (31), pekerja bagian konstruksi jalan di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, menyebut kualitas rumah subsidi saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya, baik dari sisi bangunan maupun fasilitas.

Menurut Andi, pembangunan rumah subsidi yang dilaksanakan pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto kini berlangsung lebih cepat karena didukung peralatan yang lebih lengkap.

“Sangat-sangat ada perubahan banget. Iya, jadi pembangunan sekarang cukup pasti, ya. Kita mau kejar terus. Dari sebelum-sebelumnya memang sekarang kan dibantu fasilitas alat berat kan udah lumayan banyak. Sekarang percepatan beda dari yang sebelum-sebelumnya,” ujarnya saat ditemui di kawasan proyek.

Andi menjelaskan bahwa kualitas material rumah subsidi kini jauh lebih baik.

“Dulu kan pakai batako, kalau sekarang sudah pakai bata ringan. Dari bidang bata juga sudah ada perbedaan sekarang,” ungkapnya.

“Ya, kalau batako dibanding sama bata ringan ya jelas mendingan bata ringan. Jadi lebih kokohlah intinya. Lebih kokoh,” tambahnya.

Menurut Andi, program rumah subsidi memberikan dampak ekonomi luas, karena melibatkan banyak pekerja dan pemasok.

“Ada, ada peningkatan, cukup signifikan sih peningkatan para pekerja, jadi nambah lapangan pekerjaan juga,” pungkasnya.

Di akhir, ia menyampaikan kebanggaannya terlibat di program ini.

“Ya, pastinya saya sama Pak Presiden bilang banyak-banyak terima kasih, berarti untuk program-program ini, berarti kami didukung untuk sejahterakan rakyat yang kalangan bawah tentunya,” tutupnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bukti Program 3 Juta Rumah, Montir Bisa Punya Rumah Usai Ngontrak 15 Tahun

Read Time:1 Minute, 36 Second

Bogor — Setelah 15 tahun mengontrak rumah, Mugiyono (37), seorang wirausaha montir bengkel, akhirnya bisa memiliki rumah impian bersama istri dan anaknya di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat yang menjadi bagian dari program 3 juta rumah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia mengaku program rumah subsidi pemerintah menjadi kesempatan besar untuk mewujudkan mimpinya.

“Untuk mimpi punya rumah, itu mimpi yang termasuk paling akhir dalam rumah tangga. Rumah subsidi itu sangat berarti buat kaum menengah ke bawah seperti saya ini. Sebelumnya ngontrak di Bekasi. Ngontrak di Bekasi selama 15 tahun. Makanya saya ada mindset ngambil perumahan subsidi,” ujarnya saat ditemui di kompleks perumahannya.

Mugiyono mengatakan rumah subsidi memberikan kepastian tempat tinggal bagi keluarganya karena hingga masa depan.

“Lebih semangat kerja, karena waktu ngontrak itu kita mengeluarkan uang, tapi nantinya nggak buat kita sendiri. Kalau setelah memiliki rumah subsidi ini, nantinya akan menjadi rumah kita sendiri. Itu yang bikin semangat sama keluarga,” ungkapnya.

Akses Strategis dan Fasilitas Dekat

Mugiyono memilih rumah di Pesona Kahuripan 10 karena aksesnya yang mudah dan fasilitas sekitar yang lengkap. “Untuk keputusan saya mengambil rumah ini itu, satu, jalur perumahannya masih dekat dengan Jalan Raya Cileungsi–Jonggol, jadi masuknya nggak terlalu jauh dari Jalan Raya. Kebetulan sekolah di sini sangat dekat. Perumahan ini keluar gerbang paling sekitar 70-100 meter lah, udah ada sekolahan SD,” katanya.

Ia menambahkan, proses administrasi hingga serah terima kunci juga berjalan cepat. “Kebetulan karena itu, impian saya memiliki rumah, nggak terlalu lama lah cukup waktu itu, sampai serah terima kunci hanya dua minggu, langsung pindah ke sini,” ungkapnya.

Mugiyono berharap program rumah subsidi dapat terus dilanjutkan dan diperluas bagi masyarakat.

“Saya terima kasih banyak kepada Pak Presiden kita, Prabowo Subianto, sudah memberikan 3 juta rumah untuk warga menengah ke bawah seperti saya. Semoga ke depannya, Pak Prabowo mau menambahkan kuota rumah subsidi 3 juta rumah ini buat rakyat yang menengah ke bawah. Dan disebarkan di seluruh Indonesia. Itu harapan saya,” tutupnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Mura Teken Mou Dengan UMBJM

Read Time:1 Minute, 46 Second

Banjarmasin, InfoPublik – Bertempat di aula ruang rapat Pimpinan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM), Bupati Murung Raya, Heriyus menghadiri dan melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UMBJM dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) dan Akademi Kebidanan (Akbid) Murung Raya. Selain itu, turut ditandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dan PKS antara Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMBJM dengan pihak terkait, Senin (29/9/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini Rektor UMBJM Khudzaifah Dimyanti melalui Wakil rektor III, Ichwan Setiawan dan jajaran, Dekan Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan, Hiryadi dan Tenaga Pengajar UMBJM, Kepala Dinas Pendidikan Kab.Mura, Putu Suranta, Kepala Dinas Kesehatan Kab.Mura, Suwirman Hutagalung, Ketua Yayasan Filia Gracia, Seprie, Direktur Akbid Murung Raya, Hendri.

Rektor UMBJM Khudzaifah Dimyanti melalui Wakil rektor III, Ichwan Setiawan menyambut baik atas terjalin kerja sama dengan pihak Pemkab Mura. “Semoga kerjasama ini memberikan manfaat nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan penelitian pengkajian kepada masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa kerjasama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dunia akademik dengan Pemerintah Daerah untuk peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, Direktur Akbid Murung Raya, Hendri mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan penyambutan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. “Atas kerjasama di bidang pengajaran ini dimana ada mata kuliah yang mungkin kami bisa minta bantu diajarkan oleh dosen-dosen dari Universitas Muhammadiyah,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Mura, Heriyus menyampaikan bahwa kegiatan penandatanganan simbolis MoU dan Perjanjian Kerjasama antara Akademi Kebidanan Murung Raya dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin memiliki arti penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan.

Heriyus mengharapakan kerjasama tersebut dapat melahirkan sinergi yang produktif dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional, berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Murung Raya.

“Semoga MoU dan PKS yang ditandatangani hari ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat luas, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Mari kita jadikan momentum ini sebagai tonggak penting untuk bersama-sama mewujudkan masa depan dunia pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, unggul dan menyejahterakan masyarakat secara luas,” pungkas Heriyus.

(DiskominfoSP_Nof, Ren. Foto: Ren).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar

Read Time:1 Minute, 32 Second

Murung Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kab.Mura menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba di kalangan Pelajar, bertempat di Aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B kantor Bupati setempat, Senin (29/9/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Mura, Heriyus melalui Asisten III Setda Mura, Andri Raya, serta dihadiri oleh Kaban Kesbangpol, Batara, Kepala Diskominfo SP, Yulianus, stakeholder terkait dan para narasumber serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mura, Heriyus melalui Asisten III Setda Mura, Andri Raya menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman nyata bagi generasi muda. Narkoba tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga merusak struktur sosial dan ekonomi masyarakat.

“Pemuda dan pelajar merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan perilaku menyimpang, sehingga perlu dibentengi dengan pengetahuan dan kesadaran sejak dini,” tuturnya.

Lebih lanjut, melalui kegiatan sosialisasi dengan tema “Generasi Hebat Tanpa Narkoba” ini Pemerintah berharap para pelajar dapat menjadi agen anti narkoba di lingkungannya, dimulai dari keluarga. “Kita ingin mencetak generasi Murung Raya yang sehat, cerdas dan bebas narkoba untuk mendukung terwujudnya Murung Raya Hebat, semakin maju dan sejahtera menuju Murung Raya Emas Tahun 2030,” tambahnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Kaban Kesbangpol, Batara menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi bahaya narkoba ini berlangsung selama satu hari penuh. Para narasumber berasal dari berbagai instansi terkait, diantaranya Satres Narkoba Polres Murung Raya, Dinas Kesehatan, serta organisasi pegiat anti narkoba.

“Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pelajar dari beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Mura. Mereka diberikan materi mengenai bahaya narkoba, dampak buruk bagi kesehatan dan masa depan, serta strategi pencegahan agar generasi muda terhindar dari pengaruh narkoba,” jelas Batara.

Ia juga mengatakan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar mampu menjaga diri sekaligus menjadi teladan bagi teman-temannya untuk menjauhi narkoba, sehingga tercipta generasi penerus Bangsa yang sehat, produktif dan berdaya saing.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam Gelar Bakti Sosial

Read Time:1 Minute, 36 Second

Murung Raya, InfoPublik – Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam melaksanakan Bakti Sosial Donor Darah Bersama, Sunat Masal, serta Pembagian Sembako untuk Yatim Piatu dan Dhuafa. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-7 Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam, bertempat di GPU Tira Tangka Balang, Puruk Cahu, Minggu (28/9/2025).

Ketua Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam, H. Syahidan dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini.

“Alhamdulillah, di usia yang ke-7 ini Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam masih istiqamah dalam melaksanakan kegiatan sosial. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya, para donatur, relawan, serta seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar H. Syahidan.

Ia menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian yayasan kepada masyarakat yang membutuhkan. Donor darah dilakukan bersama tim medis dan relawan untuk membantu ketersediaan stok darah di daerah, sunat massal diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, serta ratusan paket sembako dibagikan kepada yatim piatu dan dhuafa.

“Bakti sosial ini kami niatkan sebagai bentuk syukur atas perjalanan yayasan selama tujuh tahun. Harapan kami, Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam dapat terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih besar lagi ke depan, sejalan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” tambahnya.

Kami berkomitmen hadir di tengah-tengah umat, menyalurkan kepedulian melalui aksi nyata, dan berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah Kabupaten Murung Raya, mitra, serta seluruh donatur,” ungkapnya.

Kegiatan bakti sosial ini melibatkan sejumlah elemen, mulai dari tenaga kesehatan, relawan, hingga masyarakat umum yang turut serta dalam donor darah kurang lebih berjumlah 23 orang.

Sedangkan sunat massal berjumlah 31 orang dari 44 orang terdaftar, kegiatan ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sementara puluhan paket sembako dibagikan kepada yatim piatu serta kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Langkah Lebih Baik Demi Generasi Emas Indonesia 2045

Read Time:30 Second

Dari total 9.406 SPPG yang beroperasi, tercatat 45 dapur tidak sesuai dengan SOP. Sebanyak 40 di antaranya telah dihentikan sementara.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini dan menegaskan komitmen untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

Ke depan, setiap SPPG diwajibkan memiliki sertifikasi serta mengutamakan penggunaan bahan pangan lokal. Langkah ini tidak hanya untuk menjamin mutu dan keamanan program MBG, tetapi juga untuk memberdayakan ekonomi lokal dan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.

Dengan pembenahan ini, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih aman, bermutu, dan terpercaya demi kesehatan serta masa depan seluruh anak Indonesia.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pekerja Dapur MBG: Kami Bekerja Sepenuh Hati, Semoga Program Lanjut Terus

Read Time:1 Minute, 43 Second

Bogor — Di usianya yang baru 20 tahun, Sabdan Nur Seno sudah memikul tanggung jawab besar. Setiap pagi, ia bekerja di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cijayanti, tepatnya di SPPG Babakan Madang 02, Kabupaten Bogor.

Ia bertugas memimpin tim cuci tray makanan anak-anak.Baginya, menjaga kebersihan peralatan makan adalah bagian penting agar ribuan porsi makanan bergizi bisa sampai dengan layak kepada anak-anak sekolah.Sabdan sudah delapan bulan bekerja di dapur MBG.

Sebelumnya ia pernah bekerja di sebuah perusahaan di Kota Bogor. “Seru juga kerja di sini, tambah pengalaman di dunia dapur. Bisa mewujudkan keinginan Pak Presiden Prabowo untuk lima tahun ke depannya,” paparnya ditemui di lokasi dapur pekan ini.Sabdan tinggal bersama ayahnya yang bekerja sebagai karyawan biasa, ibu yang tidak bekerja, dan dua adiknya yang masih sekolah. Penghasilannya ia gunakan untuk membantu menanggung biaya sekolah adik-adiknya sekaligus menabung.

“Untuk gaji di sini, hitungan per hari 100 ribu. Jadi sebulan itu terima gaji 2 minggu sekali. Alhamdulillah cukup senang, Pak. Seru juga di sini,” ujarnya.Ia mengaku sangat bahagia saat menerima gaji pertamanya.

“Waktu pertama kali menerima gaji dari MBG, cukup senang juga. Dengan gaji segitu bisa bantu-bantu orang tua, bisa menabung juga untuk diri sendiri, untuk ke depannya,” kata Sabdan.

Sabdan mendoakan program MBG terus berlanjut agar lapangan kerja terus terbuka.“Untuk Pak Prabowo, mudah-mudahan panjang program ini. Semoga Bapak sehat selalu. Saya ikut senang bisa bekerja di program MBG ini yang telah Bapak jalankan,” ucapnya.

“Semoga bisa diperpanjang lagi ke depannya. Lebih bagus lagi. Dan tidak ada kesalahan,” tambahnya.

Sabdan menyadari adanya kritik terhadap program MBG. Namun ia menegaskan tim dapur tetap bekerja sepenuh hati.

“Untuk kritik yang dari orang lain. Kami di sini bekerja dengan ikhlas, dengan sepenuh hati untuk kemajuan. Kami tahu di luar sana banyak yang mengkritik soal makan siang bergizi ini. Tapi kami di sini tetap semangat,” tegasnya.

Sabdan menutup dengan harapan agar semangat tim dapur menular kepada Presiden.“Untuk lima tahun ke depan, intinya dari saya mengharapkan Bapak harus selalu semangat. Kami di sini selalu mendukung Bapak untuk program ini,” tutupnya.

#BadanKomunikasiPemerintah


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version