Pemerintah Kecamatan Murung Pantau Tata Batas Antar Desa

Read Time:1 Minute, 27 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kecamatan Murung melaksanakan kegiatan pemantauan tata batas antara Desa Muara Jaan dan Desa Muara Untu yang berada di wilayah Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya (Mura), dengan Desa Baronang yang termasuk dalam wilayah Kabupaten Kapuas, minggu (13/7/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Camat Murung, Ivan Sugita yang bertindak sebagai koordinator lapangan Tim Tata Batas Kecamatan Murung, didampingi Kasi Pembangunan Kecamatan Murung dan dua staf kantor Kecamatan Murung.

Dalam kegiatan ini, turut hadir beberapa Kepala Desa di wilayah Kecamatan Murung, di antaranya Kepala Desa Muara Jaan beserta staf, Kepala Desa Juking Pajang, Kepala Desa Danau Usung, Kepala Desa Muara Bumban, Kepala Desa Penyang, Kepala Desa Batu Putih serta Pj Kepala Desa Malasan.

Bupati Mura, Heriyus melalui Camat Murung, Ivan Sugita menegaskan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya penataan dan penegasan batas administrasi antar wilayah desa, sebagai dasar dalam penataan wilayah, pelayanan publik dan pembangunan kedepan.

Ia juga menyampaikan pentingnya keterlibatan semua pihak dalam proses penataan batas ini guna menghindari konflik kepemilikan wilayah serta memperjelas batas administratif.

“Tim kemudian melakukan peninjauan langsung ke lokasi batas-batas alam maupun buatan yang menjadi acuan batas desa, seperti sungai, jalan setapak dan tanda-tanda batas yang telah ditetapkan sebelumnya. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tim juga melakukan dokumentasi lapangan, mencatat titik-titik koordinat, serta menerima masukan dari masyarakat setempat yang mengetahui sejarah batas wilayah tersebut,” jelas Ivan Sugita.

Kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan kondusif, dengan semangat kerja sama antar desa lintas kabupaten. Hasil pemantauan ini nantinya akan dijadikan bahan evaluasi dan ditindaklanjuti dalam forum bersama antara Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan Pemerintah Kabupaten Kapuas.

Penegasan batas wilayah ini diharapkan dapat memperkuat tertib administrasi Pemerintahan desa, serta menjadi landasan hukum yang jelas bagi pembangunan wilayah kedepan.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Ist).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya Buka Entry Meeting Pemeriksaan LKPD

Read Time:1 Minute, 26 Second

Murung Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menerima kunjungan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah dalam rangka pelaksanaan Entry Meeting pemeriksaan terinci atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024, Selasa (15/7/2025).

Kegiatan berlangsung di aula A kantor Bupati Mura, dibuka langsung oleh Bupati, Heriyus dan dihadiri Ketua Tim Pemeriksaan Atas LKPD Tahun 2024 pada Pemkab Murung Raya, Dony Rahadian, Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo, para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah dan. tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mura, Heriyus menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan entry meeting ini sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Deerah untuk mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh jajaran Perangkat Daerah diminta mendukung proses pemeriksaan dengan keterbukaan informasi dan kesiapan dokumen.

Sementara itu, Ketua Tim Pemeriksaan Atas LKPD Tahun 2024 pada Pemkab Murung Raya, Dony Rahadian, menjelaskan bahwa pemeriksaan LKPD bertujuan untuk memberikan opini atas kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah daerah berdasarkan empat kriteria, yaitu: 1. Kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), 2. Kecukupan pengungkapan, 3. Kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, dan 4. Efektivitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).

“Adapun sasaran pemeriksaan yang dipaparkan dalam kegiatan tersebut meliputi: Kewajaran saldo akun dalam neraca dan laporan realisasi, Kecukupan pengungkapan informasi keuangan dalam CaLK, Konsistensi penerapan prinsip akuntansi, Efektivitas desain dan implementasi SPI, serta Kepatuhan terhadap regulasi pengelolaan keuangan daerah. Dalam prosesnya, BPK akan melakukan pemeriksaan dokumen dan fisik, menyusun serta mendiskusikan konsep temuan pemeriksaan dan diakhiri dengan exit meeting pada awal Agustus mendatang,” tuturnya.

Lebih lanjut, ditempat yang sama Bupati Mura, Heriyus menegaskan agar semua Perangkat Daerah berupaya keras menyajikan data informasi dan dokumen agar opini yang sebelumnya WDP kembali menjadi WTP.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Rid, Yos).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Mura Harapkan Masjid Agung Juga Menjadi Pusat Pendidikan

Read Time:1 Minute, 21 Second

Murung Raya, Info Publik – Bertempat di Aula Bapperida Kabupaten Murung Raya (Mura), Wakil Bupati (Wabup) Mura, Rahmanto Muhidin menghadiri kegiatan Badan Pengelola Masjid Agung Puruk Cahu yaitu rapat finalisasi Badan Pengelola.

Hadir dalam Rapat tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Mura, Marzuki Rahman serta tamu undangan lainnya, Senin (14/7/2025).

Dalam kesempatan rapat tersebut Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto, yang juga dalam susunan Kepengurusan Badan Pengelola Masjid Agung Puruk Cahu sebagai Ketua Umum terpilih memaparkan bahwa rapat ini membahas job desk masing-masing daripada kepengurusan mulai dari Pengawas, Dewan Pertimbangan, Ketua umum dan Jajaran Pengurus lainnya.

“Yang pada prinsifnya untuk merinci tugas-tugas Badan Pengelola supaya tergambar dengan baik dan dalam pelaksanaanya nanti dapat berjalan secara maksimal. Dalam waktu dekat ini harus ada action di lapangan untuk Penataan dan Pengelolaan Masjid Agung baik tata kelola adminstrasi kesekretariatan maupun tata kelola Keuangan maupun rencana-rencana pembangunan kedepannya,” tutur Rahmanto.

Ia juga mengatakan secara umum bahwa jajaran kepengurusan yang baru ini, memiliki semangat, tekad, kesamaan visi dalam rangka menjadikan Masjid Agung Al Istiqlal Puruk Cahu menjadi Masjid kebanggaan masyarakat Kabupaten Murung Raya, bukan hanya sebagai sarana tempat beribadah tetapi juga menjadi tempat wisata religi.

“Sehingga ketika masyarakat berkunjung, merasa nyaman. Yang nantinya akan kita tuangkan dalam rapat kerja pada bulan agustus, pada prinsifnya Pemerintah Daerah mendukung penuh terhadap keputusan Badan Pengelola dalam rangka perbaikan kedepan,” jelasnya,

Wabup Mura berharap kedepan Masjid Agung ini akan menjadi pusat Pendidikan Islam atau Islamic Center, kegiatan ini akan dilaksanakan bertahap, membangun Pendidikan mulai dari TK, SDN, SMP dan SMA dan pusat pendidikan lainnya dengan menyesuaikan dengan kebutuhan dan perencanaan yang disepakati bersama.

(DiskominfoSP_Nof, Ren. Foto: Ren).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Temu Pendidik Nusantara Ke – XII di Murung Raya, Akan ada Pameran Karya

Read Time:1 Minute, 20 Second

Murung Raya, Info Publik – Kabupaten Murung Raya, akan menjadi tuan rumah TPN ke XII pada 19 Juli 2025 mendatang. Kegiatan tahunan yang diadakan Komunitas Guru Belajar Nusantara (KGBN) Murung Raya bekerja sama dengan Guru Belajar Foundation dengan tema “Iklim Pendidikan dan Pendidikan Iklim”.

Acara akan diadakan di SMP Negeri 1 Murung, Kota Puruk Cahu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya, Putu Suranta menyatakan dukungannya, saat pengurus KGBN Kabupaten Murung Raya melakukan audiensi.

“Kesempatan ini adalah kesempatan emas bagi guru-guru yang ada di Murung Raya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kompetensi,” ujar Putu Suranta.
Berbagai kegiatan telah disiapkan untuk memeriahkan kegiatan TPN XII, antara lain talkshow, Kelas Pemimpi, Kelas Pendidik, Pameran Karya, serta Cerdas Cermat Guru.

Khususnya Pameran Karya di TPN XII merupakan ruang apresiasi dan inspirasi bagi para pendidik dari seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menampilkan karya inovatif hasil pembelajaran dan proyek siswa yang telah diterapkan dikelas maupun di komunitas belajar.

“Melalui pameran ini, para pendidik dapat saling berbagi ide, berdiskusi, serta memperluas wawasan mengenai metode dan strategi pembelajaran kontekstual yang berdampak. Setiap karya akan dipresentasikan dalam bentuk visual, portofoliodan dipamerkan secara langsung,” ujar Duma E. Ginting selaku Koordinator Pameran Karya.

TPN XII juga menjadi wadah bagi Guru-guru di kabupaten Murung Raya untuk berbagi praktik baik, belajar bersama, dan menampilkan hasil karya murid yang selama ini telah diimplementasikan di sekolah melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam ajang pameran karya.

Bagi guru-guru yang berminat untuk menjadi pesertaTPN XII dan mengikuti Pameran Karya, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan: https://docs.google.com/form/d/e/1FAlpQLSeOt0ts2oAWckWp9wMqGGMAOVghKQGfvGQ_BcAv_TQ_Kx-BwQ/formResponse

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Mura: Pentingnya Percepatan Pengembangan Jaringan Air bersih

Read Time:1 Minute, 26 Second

Murung Raya, InfoPublik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, melantik Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Danum Pomolum Kabupaten Murung Raya periode 2025–2030, di aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B kantor Bupati Mura, Senin (14/7/2025).

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin, Unsur Forkopimda, Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo, para Asisten Setda, jajaran Kepala Perangkat Daerah dan pegawai Perumda Danum Pomolum.

Dalam sambutannya, Bupati Mura, Heriyus menyampaikan bahwa Perumda Danum Pomolum memiliki peran ganda, yaitu di satu sisi sebagai institusi yang berorientasi sosial untuk memberikan layanan publik air bersih, namun di sisi lain juga diharapkan mampu memberikan kontribusi ekonomi melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Untuk itu saya meminta kepada Direktur yang baru yakni saudara Kelong, agar segera melakukan pembenahan, baik internal maupun eksternal, demi meningkatkan kuantitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Saya minta agar sinergi, kolaborasi konsolidasi organisasi diperkuat dan komunikasi di internal dibangun secara harmonis,” tegas Heriyus.

Bupati juga menyoroti masih adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan air bersih, khususnya di Kota Puruk Cahu. Ia menekankan pentingnya inovasi dan percepatan pengembangan jaringan Air bersih untuk pemerataan.

“Perumda Danum Pomolum harus mampu memberikan layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Langkah-langkah terobosan harus segera dilakukan agar wilayah yang belum terlayani air bersih dapat segera menikmati layanan tersebut,” tambahnya.

Diakhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh jajaran Perumda Danum Pomolum dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama mendukung penuh program kerja Direktur terpilih dan juga percepatan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam memberikan pelayanan publik yang lebih baik.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya maupun pribadi saya mengucapkan selamat dan apresiasi atas terpilihnya saudara Kelong, sebagai Direktur Perumda Danum Pomolum,” tutur Heriyus.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Heriyus Lepas Peserta Pelatihan Operator Alat Berat dan Diksar Satpam

Read Time:1 Minute, 14 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja secara resmi melepas peserta pelatihan Operator Alat Berat dan Pendidikan Dasar (Diksar) Satpam Gada Pratama Tahun 2025 di halaman kantor Dinas setempat.

Acara pelepasan ini dibuka secara langsung oleh Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan ini. Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kabupaten Murung Raya. Senin (14/7/2025).

“Semoga kegiatan ini dapat menimbulkan efek positif bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas SDM kita,” ujar Heriyus di hadapan peserta dan undangan yang hadir.

Bupati Heriyus menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan SDM berbasis kompetensi dan produktivitas, yang didukung oleh APBD Kabupaten Murung Raya Tahun 2025.

Ia menilai pelatihan ini sangat penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang terampil, mandiri, kompeten, produktif dan berdaya saing, serta sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan potensi unggulan daerah.

Lebih lanjut, Heriyus juga menyampaikan harapannya agar peserta yang mengikuti pelatihan dapat menjaga nama baik daerah, bersungguh-sungguh menuntut ilmu, dan kelak menjadi pionir kemajuan dan kesejahteraan Murung Raya.

“Saya berpesan kepada seluruh peserta agar menjaga nama baik Kabupaten Murung Raya dan giat menuntut ilmu. Setelah kembali dari pelatihan, jadilah pionir pembangunan di daerah ini,” tegasnya.

Dalam sambutannya, Bupati juga menyoroti peran strategis UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Tukoi Lau Murung Raya sebagai pusat pelatihan keterampilan dan pengembangan kewirausahaan di masa depan.

(DiskominfoSP_Nof, Log. Foto: Log).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sekolah Rakyat, Visi Besar Presiden untuk Putus Kemiskinan Melalui Pendidikan

Read Time:2 Minute, 50 Second

Jakarta – Program Sekolah Rakyat, sebuah gagasan dari Presiden Prabowo Subianto untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan, mulai berjalan pada tahun ajaran 2025/2026, diawali dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Program pada Senin, 14 Juli. Program ini bertujuan menyiapkan sumber daya manusia yang tangguh sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.

“Sekolah Rakyat merupakan implementasi Asta Cita nomor empat Presiden Prabowo. Presiden memahami bahwa pendidikan menjadi kunci untuk memutus rantai kemiskinan. Jangan sampai kemiskinan menjadi warisan,” kata Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan / Presidential Communication Office (PCO), Adita Irawati, Minggu (13/7).

Sekolah Rakyat adalah sekolah gratis berasrama yang diperuntukkan khusus anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Adita menjelaskan hingga saat ini masih banyak keluarga dari kelompok miskin maupun miskin ekstrem -yakni warga dengan kategori desil 1 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Badan Pusat Statistik (BPS)- belum memiliki akses terhadap pendidikan layak, apalagi berkualitas. Hambatan utamanya adalah kondisi ekonomi.

“Sekolah negeri saat ini memang sudah gratis, tetapi bagaimana dengan biaya transportasi? Bagaimana dengan uang jajan, seragam, dan perlengkapan lainnya? Itu semua menjadi beban keluarga. Sementara, untuk makan sehari-hari saja mereka sudah kesulitan,” jelasnya.

Kemiskinan merupakan sumber ketidakmampuan masyarakat untuk mengakses layanan dasar utama seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang layak. Berdasarkan data BPS (2025) jumlah penduduk miskin pada September 2024 sebesar 24,06 juta orang atau 8,57%. Sebanyak 3.170.003 jiwa masuk dalam kategori miskin ekstrem.

Persoalan kemiskinan menjadi tantangan dalam upaya menuju visi Indonesia Emas 2045. Kemiskinan sangat mempengaruhi pengembangan sumber daya manusia, karena kemiskinan akan berdampak pada keterbatasan akses terhadap pendidikan yang berkualitas, pelatihan keterampilan, layanan kesehatan yang memadai, serta pangan dan gizi yang mencukupi.

Ketidakmampuan mengakses pendidikan yang berkualitas akan berdampak pada rendahnya tingkat literasi dan keterampilan, yang selanjutnya membatasi peluang individu untuk mengakses pekerjaan yang lebih baik dan meningkatkan pendapatan mereka.

Keterbatasan ekonomi menjadi tantangan dalam hal pemerataan pendidikan. Berdasarkan data BPS (2024) capaian Angka Partisipasi Kasar (APK) jenjang SMA/SMK sederajat pada rumah tangga kelompok pengeluaran terendah (kuintil 1) sebesar 74,45%, sementara pada kelompok pengeluaran teratas (kuintil 5) capaiannya sebesar 97,37%.

Persentase Anak Tidak Sekolah tertinggi berada pada kelompok umur 16-18 tahun, sebesar 19,20%. Sekitar 730.703 siswa lulusan SMP tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan menengah atas. Dari jumlah tersebut, 76% keluarga menyatakan bahwa faktor ekonomi menjadi penyebab utama anak mereka tidak dapat melanjutkan sekolah, sementara 8,7% anak-anak tersebut harus mencari nafkah atau menghadapi tekanan sosial dari lingkungan keluarga mereka.

Data Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) tahun 2022 mencatat, angka putus sekolah di tingkat SMP mencapai 1,12%, sementara di tingkat SMA mencapai 1,19%.

Hal itu mendorong Presiden menggulirkan Program Sekolah Rakyat. Melalui konsep sekolah gratis berasrama, diharapkan anak-anak dari keluarga rentan dapat menikmati pendidikan yang setara dan berkualitas tanpa terbebani urusan biaya hidup.

“Dengan adanya Sekolah Rakyat, seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung oleh negara,” tegas Adita.

Lebih dari sekadar akses, melalui pemetaan bakat dan potensi siswa, Sekolah Rakyat juga dirancang untuk memberikan keterampilan hidup kepada para siswa, sehingga mereka siap memasuki dunia kerja maupun membangun usaha. Dengan begitu, diharapkan mereka dapat meningkatkan taraf hidup keluarga dan komunitasnya.

“Presiden Prabowo Subianto telah mewanti-wanti para pembantunya bahwa Sekolah Rakyat harus terlaksana dengan tepat, menggunakan cara yang benar, dan benar-benar mencapai tujuannya. Para siswa diharapkan menjadi generasi muda yang mampu berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” kata Adita. (Sumber : Kantor Komunikasi Kepresidenan)


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi

Read Time:1 Minute, 26 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) yang diwakili oleh Asisten II Setda Kab.Mura, Yulianus, serta pejabat terkait mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah dan Progam 3 juta Rumah secara virtual Zoom Meeting bertempat Aula A kantor Bupati Mura, Senin (14/7/2025).

Gubernur, Wali Kota, Bupati dan Forkopimda Kabupaten/Kota se-Indonesia menghadiri Rapat Rakor Pengendalian Inflasi yang dirangkaikan dengan Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam Program 3 Juta Rumah. Kegiatan ini diinisiasi oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Senin, (14/7/2025).

Rapat dipimpin oleh Sekretaris Jendral Kementrian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, dalam sambutannya menyampaikan, ini merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memantau dan mengevaluasi kondisi inflasi di daerah yaitu untuk minggu ke dua serta langkah-langkah strategis yang diambil pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat.

“Pemerintah Daerah harus selalu menjaga stabilitas harga dan melakukan monitoring pertumbuhan ekonomi secara terus-menerus. Kita harus selalu memantau kondisi ekonomi di daerah-daerah agar inflasi dapat dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi tetap stabil,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, juga menekankan pentingnya Program 3 Juta Rumah sebagai skala prioritas di masa mendatang. “Program ini sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kita harus bekerja sama untuk mewujudkannya,” tambahnya.

Rakor ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja Pemda dalam mengendalikan inflasi, menjaga pertumbuhan ekonomi dan mewujudkan program-program unggulan. Dengan demikian, diharapkan kesejahteraan masyarakat dapat meningkat dan Indonesia dapat menjadi Negara yang lebih maju dan sejahtera.

Partisipasi Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam rakor ini menjadi bukti komitmen daerah dalam mendukung kebijakan Nasional serta menjaga daya beli masyarakat melalui upaya pengendalian inflasi yang tepat sasaran, sekaligus mempercepat penyediaan kebutuhan dasar berupa perumahan yang layak.

(DiskominfoSP_Nof, Ad. Foto: Ad).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Buka Masa Ta’aruf MAN 2 Murung Raya

Read Time:1 Minute, 21 Second

Murung Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyambut baik dimulainya Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) di MAN 2 Murung Raya. Kegiatan pembukaan dilaksanakan di aula MAN 2 Murung Raya, Kelurahan Muara Laung, Senin (14/7/2025).

Dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati (Wabup) Murung Raya (Mura), Rahmanto Muhidin. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala MAN 2 Murung Raya, Supardie, para guru, serta calon siswa-siswi baru yang mengikuti Matsama tahun ajaran 2025/2026.

Pembukaan Matsama diawali dengan penampilan tarian daerah oleh para siswa, dilanjutkan dengan sambutan dan pembukaan resmi kegiatan oleh Wakil Bupati. Suasana kegiatan berlangsung ceria dan penuh keakraban, mempererat hubungan antara siswa baru dan civitas akademika madrasah.

Dalam sambutan Bupati Mura, Heriyus melalui Wabup Mura, Rahmanto Muhidin menyampaikan bahwa pendidikan merupakan hal yang sangat penting dalam membentuk generasi penerus bangsa. Menurutnya, seseorang akan memiliki nilai ketika memiliki tiga hal, yaitu akhlak, ilmu pengetahuan dan keterampilan.

“Pemkab Mura melalui program Kartu Mura Hebat di sektor pendidikan akan terus mendukung keberlanjutan pendidikan bagi generasi muda di daerah ini,” ujarnya.

Rahmanto juga menyoroti maraknya pernikahan usia dini yang berdampak pada tingginya angka perceraian di Kabupaten Murung Raya. Ia mengimbau para siswa agar tidak terburu-buru menikah dan fokus menempuh pendidikan dengan sungguh-sungguh.

Kegiatan ini dirangkai dengan sesi tanya jawab antara Wabup Mura dan calon siswa, serta penyerahan secara simbolis bantuan seragam sekolah dari Pemkab Mura kepada perwakilan siswa MAN 2 Murung Raya.

Matsama MAN 2 Murung Raya akan berlangsung selama tiga hari, mulai 14 hingga 16 Juli 2025, dengan berbagai kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, pembinaan karakter, serta pembekalan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

(DiskkominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Pertanian dan Perekonomian Lokal

Read Time:1 Minute, 29 Second

Murung Raya, Info Publik – Bertempat di aula Cahai Ondhui Tingang (Gedung B) Kantor Bupati Murung Raya (Mura) dilaksanakan acara Penandatangan Perjanjian Kerja Sama Survei Investigasi dan Desain (SID) Cetak Sawah di Kabupaten Murung Raya dengan Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya, Senin (14/7/2025).

Hadir dalam kesempatan ini Bupati Mura, Heriyus, Ketua DPRD Mura, Rumiadi, Pihak Universitas Palangka Raya, Kepala Dinas/ Badan/ Satuan terkait lingkup Pemkab Mura dan tamu undangan lainnya.

Peran penting menjaga ketersediaan pangan Nasional merupakan tanggung jawab bersama antara Pemerintah dengan masyarakat. Penyediaan pangan tersebut terutama yang berasal dari produksi dalam Negeri, dalam jumlah dan keragaman yang cukup, aman dan terjangkau.

“Pemerintah Kabupaten Murung Raya berterima kasih dan sangat mengapresiasi atas dukungan dan kerjasama dari Universitas Palangka Raya sebagai salah satu upaya Pemerintah Daerah untuk mengembangkan kegiatan tanaman pangan (cetak sawah) yang diharapkan nantinya mampu meningkatkan perekonomian daerah dan menjadi percontohan untuk kecamatan lain di daerah Kabupaten Murung Raya,” tutur Heriyus.

Dikatakan Heriyus, cetak sawah ini merupakan salah satu visi misi kami yang ke-9 (sembilan) yaitu peningkatan ketahan pangan di Kabupaten Murung Raya. Adapun rencana Survei Investigasi Desain cetak sawah seluas 1.400 ha yang berlokasi di Kecamatan Sungai Babuat, Desa Tumbang Apat.

“Mari kita mendukung para petani untuk terus berjuang dan berkarya dalam menciptakan kemandirian pangan. Kita dapat mendukung dengan membeli produk-produk pertanian lokal untuk mendukung petani dan perekonomian lokal,” pungkas Heriyus.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Mura, Reyzal Samat menyampaikan maksud dari pelaksanaan kerjasama ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh tahapan perencanaan pembangunan lahan sawah baru dilakukan secara terukur, akurat dan berbasis kajian ilmiah.

“Melalui kolaborasi ini, diharapkan proses identifikasi dan analisis calon lokasi cetak sawah dapat dilaksanakan secara menyeluruh dengan memperhatikan aspek teknis, agronomis, sosial, ekonomi, dan lingkungan,” ucapnya.

(DiskkominfoSP_Nof. Foto: Nof).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version