Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Sinergi dan Kepatuhan Perusahaan untuk Optimalisasi PAD

Read Time:1 Minute, 28 Second

Palangka Raya, Info Publik – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran menegaskan sembilan kewajiban utama bagi perusahaan yang beroperasi di Kalteng, diantaranya membayar pajak daerah, membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) resmi melalui Wajib Pungut Kalteng, memprioritaskan tenaga kerja lokal, menjalankan Corporate Social Responsibility (CSR) yang bermanfaat, serta memenuhi kewajiban plasma minimal 20 persen.

Hal tersebut disampaikan Gubernur saat membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Sektor Perkebunan dan Kehutanan, yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Senin (20/10/2025).

Selain itu, perusahaan juga diminta menggunakan kendaraan berplat KH, membuka rekening di Bank Kalteng dan memastikan seluruh material galian yang digunakan telah memiliki izin resmi. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kontribusi sektor swasta terhadap pembangunan di Kalteng.

Gubernur turut meminta Bupati dan Wali Kota untuk menegakkan aturan secara tegas demi kepentingan masyarakat, serta menginstruksikan Bapenda Provinsi dan Kabupaten/Kota agar mendata dan menertibkan seluruh perusahaan yang belum memenuhi kewajiban pajaknya.

“Mari kita satukan langkah, tegakkan aturan, dan bergotong royong membangun Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Gubernur Agustiar Sabran.

Sementara itu, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Leonard S. Ampung dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa saat ini Kalteng memiliki tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yaitu PT Bank Kalteng, PT Jamkrida dan PT Banama Tingang Makmur, yang bergerak di sektor riil dan pengelolaan keuangan daerah.

“BUMD di bidang perbankan dan penjaminan dana daerah perlu diperkuat perannya untuk mendukung likuiditas, stabilitas dan keamanan pengelolaan keuangan daerah, sekaligus mendorong pembiayaan sektor produktif,” ujarnya.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan muncul rekomendasi konkret dan terukur, yang tidak berhenti pada wacana, tetapi dapat langsung diimplementasikan oleh para pemangku kepentingan di provinsi maupun kabupaten/kota untuk mengoptimalkan penerimaan PAD.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Nof).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Mura Hadiri Rakor Optimalisasi PAD Sektor Perkebunan dan Kehutanan

Read Time:1 Minute, 9 Second

Palangka Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sektor Perkebunan dan Kehutanan, yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (20/10/2025).

Rakor tersebut dipimpin Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, Plt. Sekda Kalteng, Leonard S. Ampung, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Herson B. Aden, para Bupati/Wali Kota se-Kalteng, Kepala Perangkat Daerah Provinsi Kalteng, serta investor sektor perkebunan dan kehutanan serta tamu undangan lainnya.

Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran menegaskan pentingnya langkah nyata dan berkelanjutan dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah kebijakan pusat yang berdampak langsung terhadap PAD.

Dikatakan Gubernur, Pemerintah daerah bersama sektor-sektor strategis seperti perkebunan, pertambangan dan kehutanan harus bersinergi memperkuat basis penerimaan daerah agar pembangunan Kalteng semakin merata dan berkeadilan.

“Kita harus bergerak bersama-sama mendorong pembangunan Kalimantan Tengah yang semakin maju, berdaya saing dan menyejahterakan rakyat,” tegas Gubernur.

Sementara itu, dalam paparannya Bupati Mura, Heriyus menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat merupakan tujuan utama seluruh program pembangunan.

Ia juga mengatakan optimalisasi PAD dan pemanfaatan sumber daya alam lokal harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan Pemerintah Daerah.

“Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya akan terus mendorong perusahaan agar memperluas dampak positif investasi, serta menjalankan kewajiban dan berkontribusi positif melalui berbagai program salah satunya program Corporate Social Responsibility (CSR),” tegas Heriyus.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Nof).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih di Desa Bahitom, Kabupaten Murung Raya

Read Time:1 Minute, 26 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) resmi memulai pembangunan fisik Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih secara Nasional.

Salah satunya berada di Kabupaten Murung Raya yang diresmikan oleh Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus melalui Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin ditandai dengan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang berlokasi di Desa Bahitom, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Jumat (17/10/2025).

Turut hadir unsur Forkopimda Mura, sejumlah Kepala Perangkat Daerah, Sekretaris Camat Murung, Kepala Desa Bahitom, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.

Kegiatan tersebut berlangsung serentak di seluruh Indonesia melalui virtual zoom terpusat di Bekasi, Jakarta. Acara diikuti secara virtual oleh Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono, Menteri Desa PDTT Yandri Susanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, serta Direktur Utama Agrinas Pangan Nusantara Joao Angelo De Sousa Mota.

Dalam sambutannya, Menteri Koperasi, Ferry Juliantono menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tahap awal operasional pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan koperasi desa dan kelurahan.Ia menyampaikan bahwa sejak diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada Juli 2025, sebanyak 80 ribu koperasi desa/kelurahan telah memiliki legalitas. Pemerintah kemudian menyesuaikan berbagai regulasi dan petunjuk teknis agar tahap operasional dapat dimulai pada bulan Oktober ini.

Sementara itu, Wabup Mura, Rahmanto Muhidin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan peletakan batu pertama ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi merupakan langkah awal dalam menanamkan semangat perubahan menuju kemandirian ekonomi masyarakat melalui wadah koperasi.

“Hari ini kita tidak hanya menyaksikan peletakan batu pertama, tetapi juga menanam benih perubahan dan menyatukan niat untuk membangun desa serta kelurahan dari dalam, melalui kekuatan ekonomi yang dikelola secara kolektif bernama koperasi,” ujar Rahmanto.

(DiskominfoSP_Nof, Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Bahas Usulan Pendirian BUMD Bersama Kemendagri

Read Time:1 Minute, 24 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pembahasan Usulan Pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara virtual melalui zoom meeting, Jumat (17/10/2025).

Rakor ini diikuti jajaran pejabat terkait di lingkungan Pemkab Mura dari Aula A kantor Bupati Mura, dipimpin oleh Wabup Mura Rahmanto Muhidin mewakili Bupati Mura, Heriyus. Turut hadir Kabag Ekonomi dan SDA Setda Jayadi Y. Dadi serta pejabat teknis lainnya.

Dari pihak Kementerian Dalam Negeri hadir Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah, Yudia Ramli, beserta tim teknis. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari rakor sebelumnya bersama Kemendagri di Palangka Raya pada 22 Juli 2025 terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui pembentukan dan penguatan BUMD.

Wabup Mura, Rahmanto Muhidin menyampaikan bahwa tantangan utama Pemerintah daerah saat ini adalah peningkatan PAD di tengah masa efisiensi anggaran.

“Ketergantungan hanya kepada pajak dan retribusi tidak cukup untuk meningkatkan kontribusi PAD. Mencermati potensi yang ada, kami berkesimpulan satu-satunya jalan untuk mendongkrak PAD adalah mendirikan BUMD yang diberi nama PT. Mura Perkasa. Diharapkan dengan pertemuan kali ini bisa mempercepat proses pembentukannya,” tegasnya.

Pendirian BUMD ini juga sejalan dengan RPJMD Kabupaten Mura Tahun 2025–2029, di mana salah satu dari 21 program prioritas pembangunan daerah adalah pembentukan BUMD baru untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah.

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan daerah, jenis usaha yang direkomendasikan untuk BUMD antara lain usaha penyewaan alat berat serta usaha catering, yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan PAD sekaligus memberdayakan pelaku UMKM lokal.

Pemkab Mura berharap kehadiran BUMD nantinya dapat menjadi motor penggerak ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, serta memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah di masa mendatang.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Plt. Sekda Buka Sosialisasi dan Bimtek Terkait Pengelolaan Keuangan Daerah

Read Time:1 Minute, 22 Second

Palangka Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus melalui Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Mura, Sarwo Mintarjo membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Implementasi Atas Peraturan Bupati Murung Raya Nomor 17 Tahun 2024 Tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah Daerah dan Peraturan Bupati Murung Raya Nomor 29 Tahun 2024 Tentang Sistem dan Prosedur Pengelolaan Keuangan Daerah.

Kegiatan ini berlangsung di Alltrue hotel Palangka Raya, Kamis (16/10/2025). Dihadiri dari pihak Yogya Executive School (YES) beserta tim pelaksana kegiatan, tim narasumber dari universitas Gajah Mada Yogyakarta serta seluruh peserta sosialisasi dari sejumlah Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Mura, Camat dan Pegawai terkait.

Dalam sambutan Bupati Mura, Heriyus yang disampaikan Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo menegaskan kepada seluruh Perangkat Daerah dapat menyajikan laporan keuangan dengan benar dan memenuhi karakteristik kualitatif laporan keuangan Perangkat Daerah yang berkualitas.

“Laporan keuangan Perangkat Daerah merupakan dasar dalam penyusunan laporan keuangan Pemerintah Daerah yang akan disampaikan kepada BPK RI Perwakilan Kalimantan Tengah, selain itu laporan keuangan ini selanjutnya akan dijadikan sebagai bahan masukan utama untuk menyusun LKPJ Kepala Daerah dan menyusun laporan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,” tutur Plt. Sekda, Sarwo Mintarjo.

Lebih lanjut, Sarwo menekankan melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para pengelola keuangan dalam menyusun laporan keuangan Perangkat Daerah, mengingat kompetensi sumber daya manusia Pemerintah Daerah yang handal merupakan kunci sukses terlaksananya pengelolaan keuangan daerah yang efisien, transparan dan akuntabel.

Selain itu kegiatan ini hendaknya dijadikan sebagai sarana diskusi dan evaluasi serta langkah-langkah konkrit dalam mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi dalam pengelolaan keuangan Perangkat Daerah serta dapat memperoleh hasil yang baik, seperti yang kita harapkan bersama untuk tetap mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Ist).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Gandeng YPAN. Perkuat Kualitas SDM di Bidang Pendidikan

Read Time:56 Second

Jakarta, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat pembangunan di bidang pendidikan. Salah satu langkah dilakukan yaitu melalui kerja sama dengan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) yang difokuskan pada peningkatan kualitas SDM dan pemerataan akses pendidikan di daerah.

Rapat Koordinasi Program Kerja Sama Bidang Pendidikan bersama YPAN dihadiri Bupati Mura, Heriyus dan sejumlah Bupati dari Kabupaten lainnya. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang Auditorium lantai 2 Gedung D Kemendiktiristek, Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Forum ini menjadi wadah bagi daerah untuk menyampaikan kebutuhan dan tantangan nyata dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan di wilayah masing-masing.

Dalam kegiatan tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Pemkab Mura dan YPAN di bidang pendidikan.

Kesepakatan ini menjadi landasan kerja sama dalam pelaksanaan berbagai program prioritas seperti peningkatan kualitas SDM,

“Rapat koordinasi ini bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan forum strategis untuk menyatukan langkah antara Pemerintah pusat dan daerah agar pelaksanaan kebijakan pendidikan lebih tepat sasaran,” ucap Bupati Mura, Heriyus.

Heriyus menambahkan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk keseriusan Pemkab Mura dalam memperluas akses pendidikan yang merata dan berkualitas.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Nof).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Heriyus Hadiri Koordinasi Program Kerja Sama Terkait Peningkatkan Mutu Pendidikan

Read Time:1 Minute, 24 Second

Jakarta, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus menghadiri Koordinasi Program Kerja Sama dengan Kemdikdasmen RI, Kemdiktisaintek RI bersama Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara (YPAN) di Jakarta, Kamis (16/10/2025).

Dalam sambutan Ketua Umum Apkasi, Bursah Zarnubi (Bupati Lahat), menegaskan bahwa kualitas SDM adalah kunci pembangunan. Oleh karena itu, Apkasi berupaya menjembatani kebutuhan riil daerah dengan kebijakan pusat, memastikan implementasi program pendidikan Nasional berjalan selaras dengan kondisi di lapangan.

“Peningkatan mutu pendidikan bukan hanya tugas satu institusi, melainkan tanggung jawab kolektif yang membutuhkan kemitraan lintas aktor,” ujar Bursah Zarnubi.

Ketum Apkasi Bursah juga menekankan 4 Fokus Utama Sinergi, yakni, pertama peningkatan kompetensi SDM pendidik, kedua program Beasiswa Indonesia Emas-Daerah (BIE-D) dan beasiswa Dikti, ketiga terkait inovasi “Taman Numerasi” untuk kualitas pembelajaran dan keempat penguatan komitmen bersama penyelenggaraan program pendidikan.

Ditempat yang sama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah pusat dan daerah dalam membangun pendidikan nasional yang berkualitas dan berkeadilan.

“Visi besar kita adalah Pendidikan Bermutu untuk Semua. Ini bukan sekadar slogan, tetapi amanat konstitusi sekaligus penjabaran dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” tegas Mendikdasmen.

Sementara itu, Bupati Mura, Heriyus usai mengikuti kegiatan mengatakan rakor ini digelar dalam rangka mendukung penyelarasan program strategis Nasional bidang pendidikan di daerah, guna meningkatkan mutu pendidikan melalui kerjasama lintas sektor dan memperkuat kapasitas tenaga pendidik.

Ia juga menyambut baik Koordinasi Program Kerja Sama dengan Kemdikdasmen RI, Kemdiktisaintek RI dan Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara karena akan sangat berpengaruh dalam pembangunan daerah. “Melalui kegiatan tersebut Apkasi memperkuat perannya sebagai mitra fasilitator strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di seluruh wilayah di Kabupaten,” pungkas Heriyus.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Nof).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Mura Buka Lomba Masak Serba Ikan

Read Time:1 Minute, 37 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus diwakili Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, secara resmi membuka kegiatan Lomba Masak Serba Ikan tingkat Kab.Mura.

Bertempat di GPU Tira Tangka Balang, Kamis (16/10/2025) acara ini digelar Pemkab Mura melalui Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Kab.Mura. Turut dihadiri oleh Kepala Distanik Kab.Mura, Sri Karyawati, Wakil Ketua I TP-PKK Kab.Mura, Dina Maulidah Rahmanto, para perwakilan Kepala Perangkat Daerah, dewan juri, para peserta lomba se- Kecamatan dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Wabup Mura, Rahmanto Muhidin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai memiliki makna penting dalam upaya meningkatkan konsumsi ikan di masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi dan motivasi bagi masyarakat agar lebih kreatif dalam mengolah hasil perikanan lokal.

Lebih lanjut, Rahmanto menjelaskan bahwa Kabupaten Murung Raya memiliki potensi besar di sektor perikanan, dengan luas perairan sungai sekitar 1.095 hektare dan perairan darat sekitar 275 hektare. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimanfaatkan secara optimal, karena masih terdapat ketergantungan pasokan ikan dari kabupaten terdekat.

“Maka dalam kesempatan ini, saya menghimbau agar masyarakat mengurangi kegiatan illegal fishing dan menindak tegas para pelakunya agar ketersediaan ikan lokal di Kabupaten Murung Raya dapat terjaga, serta dapat mengantisipasi fluktuasi ketersediaan ikan di pasaran,” tegasnya.

Wabup juga menambahkan bahwa ikan merupakan sumber protein hewani yang kaya nutrisi, sangat baik untuk perkembangan otak dan kesehatan tubuh, khususnya bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan. Oleh karena itu, meningkatkan konsumsi ikan berarti turut mendukung peningkatan gizi masyarakat.

Selain itu, Rahmanto menekankan bahwa lomba ini bukan sekadar mencari pemenang atau resep terbaik, melainkan menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas dalam mengolah ikan dan mengampanyekan Gerakan Gemar Makan Ikan (Gemarikan) kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin mendorong inovasi dalam mengolah ikan agar tidak hanya digoreng atau dibakar, tetapi juga bisa dijadikan menu keluarga, kudapan, bahkan makanan pendamping ASI yang beragam dan menarik,” pungkasnya.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Log, Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Gelar Sosialisasi Ketenagalistrikan di Kecamatan Permata Intan

Read Time:1 Minute, 27 Second

Murung Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kab.Mura melaksanakan kegiatan Sosialisasi Ketenagalistrikan di Aula Kecamatan Permata Intan, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Murung Raya, Jayadi Y. Dadi, yang mewakili Bupati Mura Heriyus

Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Jayadi, disampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai pemasangan baru, pelayanan, keselamatan, serta pemanfaatan listrik PLN termasuk penanganan keadaan darurat seperti tiang tertimpa pohon, potensi roboh dan kondisi banjir.

“Pemerintah Daerah berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dalam pemanfaatan listrik, sekaligus mendorong warga agar aktif melaporkan jika menemukan kondisi jaringan listrik yang berpotensi membahayakan,” ucap Jayadi membacakan sambutan Bupati.

Sementara itu, Camat Permata Intan, Dommy Joan Eka Dinata, dalam laporannya menjelaskan bahwa berdasarkan data rumah dan lanting berlistrik Kecamatan Permata Intan, total terdapat 3.169 rumah dan lanting, dengan 2.052 sudah menggunakan listrik PLN, 553 menggunakan non-PLN (PLTS tersebar/terpusat/PLTMH), dan 555 rumah belum berlistrik. Dari data tersebut juga tercatat 29 fasilitas umum telah memanfaatkan listrik non-PLN dan 74 fasilitas belum berlistrik.

Peserta sosialisasi terdiri dari para lurah, kepala desa, ketua BPD, ketua RT, serta tokoh masyarakat dari enam desa dan dua kelurahan di Kecamatan Permata Intan, yaitu Desa Purnama, Sungai Bakanon, Sungai Gula, Sungai Lobang, Sungai Batang, Tumbang Salio, serta Kelurahan Tumbang Lahung dan Muara Bakanon.
Acara turut dihadiri unsur Forkopimcam Permata Intan, dan narasumber dari ULP PLN Puruk Cahu.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Mura berharap masyarakat semakin memahami pentingnya keselamatan dan efisiensi penggunaan listrik, serta mendukung upaya pemerintah dalam pemerataan akses listrik di seluruh wilayah.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Paparan Awal Grand Design Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Read Time:1 Minute, 21 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Palangka Raya menggelar Paparan Awal Penyusunan Grand Design Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Murung Raya (Mura), Rabu (15/10/2025).

Berlangsung di aula Cahai Ondhui Tingang, gedung B kantor Bupati setempat, kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Mura, Heriyus melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kab.Mura, Andri Raya, Rabu (15/10/2025).

Dalam sambutan Bupati Mura, Heriyus yang dibacakan Asisten III Setda Kab.Mura, Andri Raya menyampaikan bahwa penyusunan Grand Design Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam menata arah pembangunan ekonomi yang terintegrasi, terukur dan berkelanjutan.

“Dokumen ini akan menjadi blueprint kebijakan jangka menengah dan panjang dalam memperkuat struktur ekonomi daerah, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah di berbagai sektor unggulan di Kabupaten Murung Raya,” ujarnya.

Andri Raya menegaskan pentingnya penyusunan Grand Design sebagai pedoman strategis, instrumen sinkronisasi kebijakan, serta alat pengendalian pembangunan ekonomi yang berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing daerah.

“Strategi ini harus disusun secara matang dan komprehensif dengan melibatkan berbagai pihak — pemerintah, pelaku usaha, akademisi dan masyarakat — agar mampu memastikan pertumbuhan ekonomi daerah yang optimal dan berdampak positif dalam jangka panjang,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, ia berharap seluruh tahapan penyusunan dokumen Grand Design Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Kabupaten Murung Raya dapat berjalan dengan lancar dan menghasilkan dokumen yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dapat diimplementasikan secara nyata dan membawa dampak langsung bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

(DiskominfoSP_Nof, Log. Foto: Log).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version