Rembuk Stunting di Kecamatan Murung

Read Time:1 Minute, 25 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus melalui Plt. Kepala Dinas P3ADALDUKKB Kab.Mura, Lynda Kristiane membuka kegiatan rembuk stunting dalam rangka menyusun usulan kegiatan intervensi dan permasalahan dalam menekan angka Percepatan Penurunan Stunting (PPS) di Kecamatan Murung.

Dalam dalam kegiatan rembuk stunting tersebut berlangsung di aula Abdi Praja Kecamatan setempat, Kamis (24/4/2025). Turut hadir unsur Camat Murung, Ivan Sugita beserta unsur Tripika, Lurah, Kades, perwakilan Perangkat Daerah, sejumlah Kepala Puskesmas dan undangan lainnya.

Plt. Kepala Dinas P3ADALDUKKB Kab.Mura, Lynda Kristiane mengajak dan mendorong semua pihak terkait berkomitmen bersama baik dari pemerintah, perangkat desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan dan masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

“Melalui rembuk stunting hari ini, saya ingin komitmen bersama untuk ,emperkuat intervensi gizi spesifik dan sensitive. Meningkatkan akses air bersih dan sanitasi, dan Sinergitas lintas sector dan masyarakat sehingga terwujud generasi penerus kita yang sehat, cerdas dan berkualitas,” tutur Lynda.

Ia juga mengatakan kegiatan percepatan penurunan angka stunting sesuai dengan astacita Presiden RI. “Jadi mari kita bergerak bersama, stunting bisa dicegah jika kita peduli sejak dini, mulai dari 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) seorang anak,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Murung, Ivan Sugita menyampaikan bahwa acara ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kecamatan Murung. “Saat ini ada dua desa yang menjadi lokus utamanya penurunan stunting akan yaitu, Desa Mangkahui dan Desa Panuut,” jelasnya.

Ia berharap melalui rembuk stunting hari ini dapat mengevaluasi capaian program pencegahan stunting di setiap desa, serta memperkuat kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan, Desa, Puskesmas, TP-PKK dan masyarakat.

Diakhir kegiatan dilakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh peserta kegiatan rembuk percepatan penurunan stunting di Kecamatan Murung.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto:Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan Tanah Siang Tahun 2025

Read Time:1 Minute, 14 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kecamatan Tanah Siang melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan bertempat di Aula Tomanggung Thiong, Kantor Kecamatan setempat, Kamis (24/4/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Wakil Bupati Murung Raya tentang Pelaksanaan Rembuk Stunting Tingkat Kecamatan, dengan tujuan meningkatkan komitmen bersama dalam percepatan penurunan stunting melalui identifikasi permasalahan secara komprehensif di tingkat lokal.

Turut hadir Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A DALDUKKB) Kab.Mura, Lynda Kristiane, beserta Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, perwakilan lintas sektor, serta tamu undangan lainnya.

Sekretaris Camat Tanah Siang, Ronaldy Kwitano, yang mewakili Camat Tanah Siang, Hendra Hadikusuma dalam sambutannya menekankan pentingnya keterlibatan aktif seluruh pihak dalam upaya penanganan stunting di wilayah kecamatan.

“Rembuk stunting ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan menangani permasalahan stunting secara menyeluruh dari tingkat desa hingga kecamatan,” ujar Ronaldy.

Sementara itu, Plt. Kepala DP3A DALDUKKB Kabupaten Murung Raya, Lynda Kristiane, menegaskan bahwa penanganan stunting memerlukan upaya terpadu yang melibatkan berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Stunting bukan semata persoalan gizi, melainkan juga terkait perilaku pola asuh, kualitas sanitasi, dan akses terhadap pelayanan kesehatan. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor mutlak diperlukan agar angka stunting dapat ditekan secara optimal,” tutur Lynda Kristiane.

Melalui pelaksanaan rembuk stunting ini, diharapkan Kecamatan Tanah Siang mampu merumuskan rencana aksi yang tepat sasaran, berbasis data aktual, serta memperkuat keterpaduan program-program di tingkat desa dan kelurahan.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto:Res).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sosialisasi Opsen PKB dan BBNKB di Murung Raya “Pajak Kita Dari Kita Untuk Kita”

Read Time:1 Minute, 32 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kab.Mura menggelar kegiatan sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), Kamis (24/4/2025), bertempat di GPU Tira Tangka Balang. Kegiatan ini mengusung tema “Pajak Kita Dari Kita Untuk Kita” sebagai upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Acara ini dibuka secara resmi oleh Bupati Murung Raya, Heriyus, yang diwakili oleh Asisten III Sekretariat Daerah, Batara. Hadir pula Ketua DPRD Mura, Rumiadi, Wakil Ketua I DPRD, Dina Maulidah, Kepala Bapenda Kab.Mura, Ernawati, unsur Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Asisten III Setda, Batara, mengatakan pentingnya sinergi antarlevel Pemerintahan untuk memaksimalkan penerimaan daerah.

“Melalui Opsen PKB dan BBNKB, kita ingin pastikan bahwa kontribusi masyarakat melalui pajak kembali dalam bentuk pembangunan yang mereka rasakan langsung,” tutur Batara.

Ia juga menambahkan, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 dan PP Nomor 35 Tahun 2023 menekankan pentingnya optimalisasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah sebagai sumber PAD, serta pemberlakuan opsen PKB dan BBNKB mulai 1 Januari 2025 sebagai bagian dari penguatan hubungan keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

Kegiatan ini turut menghadirkan pemateri dari Kementerian Dalam Negeri, Direktur Pendapatan Daerah, Teguh Narutomo, yang menyampaikan materi terkait optimalisasi potensi penerimaan daerah melalui pelaksanaan opsen PKB dan BBNKB sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan. “Pemerintah daerah perlu aktif menggali potensi pendapatan yang sah dan berkeadilan, salah satunya melalui mekanisme opsen yang sudah diatur dalam UU HKPD,” tegas Teguh.

Sebelumnya, Kepala Bapenda, Ernawati, dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang menyeluruh kepada para pemangku kepentingan. “Pajak kendaraan bukan sekadar kewajiban, tapi bentuk partisipasi nyata masyarakat dalam membangun daerah,” ungkap Ernawati.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat memperkuat komitmen bersama dalam mendukung peningkatan PAD demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Murung Raya.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto: Res).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

DPRD dan Pemkab Mura RDP Bahas Terkait Penataan Tenaga Kontrak

Read Time:1 Minute, 26 Second

Murung Raya, Info Publik – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Murung Raya bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang membahas penataan tenaga kontrak atau Non Aparatur Sipil Negara (Non ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah setempat.

Kegiatan ini dilaksanakan di ruang rapat Pleno DPRD Mura, Rabu (23/4/2025). Rapat tersebut dihadiri oleh Bupati Mura, Heriyus, Ketua DPRD Mura, Rumiadi beserta unsur pimpinan dan anggota DPRD, Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan stakeholder terkait lainnya.

Salah satu fokus utama dalam forum tersebut adalah pembahasan mengenai keberlanjutan status tenaga kontrak yang belum mencapai masa kerja minimal dua tahun, sebagaimana disyaratkan dalam regulasi Pemerintah Pusat. Ketentuan ini menjadi perhatian serius mengingat banyaknya tenaga Non ASN yang saat ini masih dibutuhkan untuk mendukung pelayanan publik, khususnya di bidang pendidikan dan kesehatan.

Bupati Heriyus menegaskan bahwa keberadaan tenaga Non ASN masih sangat dibutuhkan di Kabupaten Murung Raya, terutama dalam mengisi kekurangan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan.

“Daerah kita masih mengalami kekurangan guru dan tenaga kesehatan. Banyak dari mereka adalah tenaga kontrak yang selama ini berperan penting dalam menjawab kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, kami berharap Pemerintah Pusat dapat memberikan kebijakan yang mempertimbangkan kondisi riil di daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Murung Raya akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian terkait, agar proses penataan tenaga Non ASN tidak mengganggu kelangsungan pelayanan publik.

Wakil Bupati, Rahmanto Muhidin turut menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam mencari solusi terbaik yang tetap berada dalam koridor ketentuan Perundang-Undangan yang berlaku.

“Pemerintah daerah tidak akan mengambil langkah yang bertentangan dengan regulasi pusat, namun kami akan terus memperjuangkan aspirasi tenaga kontrak agar mendapat perhatian yang layak,” ujarnya.

(DiskominfoSP_Nof, Ad. Foto: Ad, Log).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Komitmen Tingkatkan Pelayanan Proses Pemberangkatan dan Pemulangan CJH

Read Time:1 Minute, 33 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi Calon Jemaah Haji (CJH) tahun 1446 H/2025 M.

Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh DPRD Kab.Mura bersama Pemkab Mura melalui Tim Pemberangkatan dan Pemulangan Jemaah Haji, bertempat di ruang rapat Pleno Kantor DPRD setempat, Rabu (23/4/2025).

RDP dipimpin langsung oleh Ketua Mura, Rumiadi dan dihadiri Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin, Wakil Ketua I DPRD, Dina Maulidah, Wakil Ketua II DPRD, Likon, sejumlah anggota DPRD, Sekretaris DPRD, Kepala Bagian Kesra, perwakilan PCNU, MUI, Kementerian Agama, serta berbagai stakeholder terkait.

Dalam rapat tersebut dibahas secara rinci berbagai aspek terkait proses pemberangkatan dan pemulangan CJH tahun ini. Untuk tahun 2025, jumlah CJH asal Murung Raya tercatat sebanyak 63 orang, terdiri dari 31 jemaah laki-laki dan 32 jemaah perempuan. Sebelum keberangkatan, para CJH akan mengikuti kegiatan Manasik Haji sebagai bentuk pembekalan agar lebih siap secara fisik maupun mental dalam menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Dalam forum tersebut, berbagai masukan dan saran disampaikan oleh anggota DPRD maupun pihak terkait, dengan fokus pada peningkatan layanan, terutama di bidang kesehatan, akomodasi, transportasi, serta kenyamanan jemaah selama proses keberangkatan dan pemulangan.

Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah dalam memastikan kelancaran seluruh tahapan ibadah haji tahun ini. “Saya bersama Bupati Murung Raya akan selalu mengusahakan hal-hal terbaik demi peningkatan pelayanan bagi jemaah haji Murung Raya,” ujarnya.

Ketua DPRD Mura, Rumiadi, juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan kontribusi berbagai pihak dalam upaya penyempurnaan layanan haji. “Kami sangat menghargai beragam masukan, saran, maupun kritik yang membangun demi kelancaran proses pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji tahun ini,” ungkapnya.

Pemerintah Kabupaten Murung Raya berharap dengan sinergi dan kerjasama semua pihak, pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan penuh khidmat, serta memberikan pengalaman spiritual yang bermakna bagi seluruh jemaah.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sinergi Bangga Kencana Percepat Penurunan Stunting di Kabupaten Murung Raya

Read Time:1 Minute, 10 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) terus memperkuat komitmennya dalam upaya percepatan penurunan angka stunting melalui berbagai program strategis.

Salah satu upaya penting tersebut adalah melalui penguatan sinergi dalam program Bangga Kencana. Hal ini ditandai dengan diselenggarakannya kegiatan Sinergitas dan Harmonisasi Program Bangga Kencana dalam Percepatan Penurunan Stunting bertempat di aula A kantor Bupati Mura, Selasa (22/4/2025).

Acara ini dihadiri oleh Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarto, ia memberikan arahan strategis terkait implementasi program Bangga Kencana dan integrasinya dengan upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Murung Raya.

Kegiatan ini diawali dengan pembacaan laporan oleh Kepala Dinas D3ADALDUKKB Kab.Mura, Lynda Kristiane, memaparkan langkah-langkah konkret yang telah dan akan dilakukan dalam menekan prevalensi stunting.

Lynda juga menekankan pentingnya penguatan intervensi spesifik dan sensitif melalui pendekatan lintas sektor serta peran aktif dari seluruh elemen masyarakat.

“Stunting bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga mencerminkan tantangan pembangunan sumber daya manusia secara menyeluruh. Oleh karena itu, peran aktif seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk menjawab tantangan ini dengan kerja nyata dan berkelanjutan,” ungkap Lynda.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarto menyampaikan bahwa stunting harus dipandang sebagai masalah yang bersifat multidimensi, yang membutuhkan keterpaduan antara program Bangga Kencana dengan upaya konvergensi lintas sektor.

Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program tersebut untuk memastikan generasi yang sehat dan produktif di masa depan.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto: Res, Yos).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Mura: Pentingnya Keterlibatan Semua Pihak Dalam Penanganan Stunting

Read Time:1 Minute, 35 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, diwakili oleh Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin menghadiri kegiatan Sinergitas dan Harmonisasi Program Bangga Kencana dalam Percepatan Penurunan Stunting berlangsung di aula A kantor Bupati Mura, Selasa (22/4/2025).

Wabup Mura, Rahmanto Muhidin menyampaikan pentingnya keterlibatan semua pihak Pemerintahan hingga ke tingkat desa dalam penanganan stunting.

Ia juga mengatakan bahwa penanganan stunting harus menjadi prioritas dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes), serta menjadi bagian dari visi besar pembangunan daerah.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara sektoral. Pemerintah desa harus turut berperan melalui alokasi Dana Desa yang tepat sasaran. Kami akan menerbitkan Surat Edaran agar APBDes wajib menganggarkan penanganan stunting, bencana banjir, air bersih dan MCK sesuai standar. Ini adalah bagian dari visi besar Murung Raya Hebat menuju Murung Raya Emas 2030, dimana pembangunan dan kesejahteraan berjalan seiring,” tegas Rahmanto.

Lebih lanjut, Rahmanto juga menyampaikan bahwa pengelolaan APBDes yang tepat sasaran merupakan langkah strategis dalam menanggulangi masalah sosial yang kompleks, seperti stunting dan bencana alam. Penanganan stunting bukan hanya tanggung jawab Pemerintah Daerah, tetapi juga tantangan bersama seluruh elemen masyarakat.

Ditempat yang sama, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Sunarto menuturkan, kegiatan ini sejalan dengan Asta Cita yang ke-4 dan ke-6, yaitu Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, serta mewujudkan swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau dan ekonomi biru.

“Upaya percepatan penurunan stunting adalah langkah konkret dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan produktif. Tanpa generasi yang unggul, visi besar pembangunan tidak akan tercapai,” ujar Sunarto.

Tampak, kegiatan ini dihadiri juga oleh Wakil Ketua I DPRD Mura, Dina Maulidah, serta para stakeholder terkait. Dalam suasana penuh semangat kolaboratif, para peserta kegiatan berdiskusi baik dalam penguatan program keluarga berencana, edukasi gizi, peningkatan akses pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta intervensi berbasis data untuk mendukung penurunan angka stunting.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto: Res, Yos).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Mura Buka Forum Komunikasi BPJS Kesehatan Terkait Implementasi Pencapaian UHC

Read Time:1 Minute, 36 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus membuka sekaligus memimpin Forum Komunikasi BPJS kesehatan tentang Implementasi Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) Periode I Pemkab Mura tahun 2025 di aula A kantor Bupati Mura, Senin (21/4/2025).

Acara tersebut dihadiri pula Kepala BPKAD Kab.Mura, Lentine Miraya, Kepala Bapperida, Ferry Hardi, Kepala Dinas Kesehatan, Suwirman Hutagalung , Kepada Dinas Dukcapil, Regita, sejumlah Kepala Puskesmas, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Achmad Zainuddin serta anggota dan undangan lainnya.

Bupati Mura, Heriyus menyampaikan bahwa forum komunikasi ini sangat penting untuk menyelaraskan langkah, mengevaluasi capaian, serta menyusun strategi lanjutan agar keberlanjutan UHC dapat terjaga dan masyarakat Kabupaten Murung Raya merasakan manfaatnya.

Heriyus juga mengapresiasi peran dan dukungan BPJS kesehatan meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Murung Raya, salah satunya telah menjamin 14 skrining kesehatan yaitu diabetes melitus, hipertensi, iskemia jantung, stroke, kanker serviks, kanker payudara, anemia, tuberkulosis (TBC), hepatitis, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), thalassemia, kanker usus, kanker paru dan hipotiroid kongenita yang termasuk dalam skrining PKG bagi peserta JKN aktif skrining.

“Saya mengajak seluruh stakeholder dan semua elemen untuk terus meningkatkan sinergitas, memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat, serta memastikan masyarakat Kabupaten Murung Raya mendapatkan akses layanan Kesehatan,” ucap Heriyus.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Achmad Zainuddin, memaparkan beberapa, program prioritas sesuai dengan Asta cipta Presiden, hambatan dan kendala yang dihadapi serta aplikasi inovasi terkini yang sudah dilakukan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS kesehatan.

Ia juga mendorong pemeriksaan kesehatan gratis (PKG) di Kabupaten Murung Raya dapat ditingkatkan sesuai target Nasional, yaitu skrining 15% dari kepesertaan BPJS kesehatan sedangkan sampai bulan Maret baru sebanyak 2.304 orang dan target sebanyak 1.871 orang peserta setiap bulannya.

Sementara. Kepala Dinas Kesehatan Kab.Mura, Suwirman Hutagalung juga menuturkan terkait Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) sudah dihimbau seluruh puskesmas di Murung Raya mengaktifkan Program Kegiatan tersebut. Dikatakannya, hanya Partisipasi masyarakat masih sangat sedikit kesadarannya mendeteksi kesehatan sejak dini.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Rid).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sekda Murung Raya Ikuti Rakor Inflasi & Sekolah Rakyat Secara Daring

Read Time:1 Minute, 9 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya (Mura), Hermon mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Acara ini diikuti secara daring via zoom meeting dari ruang kerja Sekda Mura.

Rakor ini dihadiri oleh seluruh daerah di Indonesia dan membahas dua topik penting yakni penanganan inflasi dan program sekolah rakyat, Senin (21/4/2025).

Dalam rapat tersebut, Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Daerah dalam mengatasi inflasi yang semakin menantang.

“Kerjasama antara Pusat dan Daerah sangat penting dalam menangani inflasi ini agar tantangan tersebut dapat lebih mudah dihadapi,” ujar Tito.

Ia juga menyarankan agar Kementerian Sosial mengadakan lomba penanganan inflasi antar daerah sebagai cara untuk memonitor dan mengevaluasi hasilnya.

Selain itu, Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengungkapkan peluncuran program sekolah rakyat yang akan dimulai pada tahun ajaran 2025/2026.

“Sekolah rakyat dirancang untuk memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, dengan pendidikan inklusif dan berkualitas,” kata Saifulah.

Program ini menyasar jenjang pendidikan SD, SMP dan SMA dengan tujuan mengurangi kesenjangan pendidikan di Indonesia, dengan harapan anak-anak dari keluarga miskin memiliki kesempatan yang setara untuk mengakses pendidikan yang berkualitas tanpa terhambat masalah ekonomi.

Dalam kesempatan ini, Sekda Hermon menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Murung Raya berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil rapat tersebut dan siap mendukung program-program yang disampaikan oleh Kemendagri.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Mura Hadiri Perayaan Paskah GPdI Smirna Puruk Cahu

Read Time:1 Minute, 8 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus hadir dalam Perayaan Paskah di lokasi rencana pembangunan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Smirna Puruk Cahu, Jl.Soekarno Hatta. Minggu (20/4/2025).

Perayaan Paskah GPdI yang mengangkat tema “Golgota Saksi Cinta Mu” sekaligus dirangkai dengan ucapan syukur 30 tahun pelayanan Gembala GPdI Smirna Konut, Pdt. Djoice Tampi bersama istri Etny Tampi di Kabupaten Murung Raya ini berlangsung khidmat serta dihadiri puluhan jemaat dan tamu undangan lainnya.

Bupati Mura, Heriyus dalam sambutannya mengapresiasi atas pelayanan dari Djoice Tampi bersama istri secara khusus dan dalam pembangunan iman dan kerukunan umat beragama secara umum.

“Perjuangan pelayanan dari Gembala GPdI Smirna Konut ini sangat luar biasa sudah selama 30 tahun dalam membangun keimanan masyarakat Murung Raya khususnya Jemaat GPdI Smirna ini. Semua ini berkat kerja keras semua Hamba Tuhan sehingga Jemaat GPdI ini semakin maju,” kata Bupati.

Ia juga mengatakan Pemerintah Daerah Murung Raya sejak awal Kabupaten ini dibentuk, toleransi antar umat beragamanya sangat tinggi.

“Pemkab kita sangat konsisten dalam upaya memfasilitasi seluruh aspirasi ataupun usulan dari seluruh pengurus agama dalam penyediaan tempat ibadah jemaatnya. Sebagai semangat kita untuk melayani Tuhan,” ungkap Heriyus.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Mura, Heriyus juga berkesempatan untuk menjadi yang pertama kali meletakan batu pertama di lahan seluas 25 x 60 meter lokasi rencana pembangunan gedung gereja GPdI Smirna Puruk Cahu.

(DiskominfoSP_Nof, Foto:Ist).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version