Search
Close this search box.

Adalah Salah Satu Kontributor Media Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian

Deputi BI Prov. Kalteng, Apresiasi Langkah TPID Mura Tangani Kelangkaan Kebutuhan “Bahan Pokok”

Facebook
Telegram
WhatsApp
Email
Twitter

MC_Murung Raya- Wakil Bupati Murung Raya Rejikinnor pimpin langsung Rapat TPID Kabupaten Murung Raya dalam rangka stabilisasi harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan (High Level Meeting) bersama Deputi Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Yudo Herlambang, Kabag Perekonomian Setda Provinsi Kalimantan Tengah Baini, dan unsur Perwakilan Perum Bulog Muara Teweh Jarau Matu.

Rapat TPID Kabupaten Murung Raya berlangsung dilaksanakan di Aula Gedung A Setda Kantor Bupati Murung Raya yang dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya Hermon, Asisten II Setda Kabupaten Murung Raya Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ferry Hardy, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Murung Raya Paulus K. Manginte, Kepala Dinas Transnaker Kabupaten Murung Raya Pajarudinnoor, Kepala Dinas Kominfosp Kabupaten Murung Raya Bimo Santoso, Kepala Disperindakop dan UMKM Kabupaten Murung Raya Nyarutono Tunjan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya M. Syahrial Pasaribu, dan Kepala BPS Kabupaten Murung Raya Ali Akbar serta unsur OPD lainnya dilingkup Kabupaten Murung Raya, Senin (11/4/2022).

Deputi Bank Indonesia Yudo Herlambang, menuturkan kenaikkan harga Bahan Bakar Minyak dan Gas LPG di Indonesia diakibatkan imbas dari komplik Rusia-Ukraina, namun semua itu bagaimana kesiapan dan kesedian kita untuk bahan tersebut.

“Mengenai kenaikkan harga daging sapi dan ayam boleh dikatakan stabil tinggi,” Ungkapnya

Akan tetapi stok beku daging sapi akan segera datang untuk masuk ke Kalimantan Tengah agar pemerintah bisa menstabilkan harga.

Sesuai grafik mobilitas masyarakat Yudo Herlambang menerangkan “mengalami kenaikkan” yang bisa menunjukkan peningkatan konsumsi kebutuhan bahan pokok yang mengakibatkan ketersedian stok ketahanan pangan, dan kita akan selalu mewaspadai dan antisivasi kelangkaannya.

Pada umumnya kebutuhan bahan pokok di Kalimantan Tengah dipasuk dari wilayah Kalimantan Selatan yang disuplai dari daerah Pulau Jawa. Terangnya

Sedangkan untuk ketersedian bahan pokok di Wilayah Kabupaten Murung Raya dapat diantisivasi oleh TPID Kabupaten Murung Raya, dan kami sangat mengapresiasi langkah TPID Kabupaten Murung Raya yang lebih aktif dan saling berkomunikasi dengan pihak terkait diantara 5 (Lima) TPID di Kalimantan Tengah. Ucap Yudo Herlambang

“Semoga TPID Kabupaten Murung Raya bisa mendapatkan nominasi untuk tahun ini atau tahun depan.” Pungkasnya (MC_Diskominfosp-rfa).

Populer

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *