Antusipasi Karhutla, BPBD Kab. Murung Raya Lakukan Simulasi dan Gelar Kesiapan Peralatan

Read Time:1 Minute, 40 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kepala BPBD Kabupaten Murung Raya Kariadi beserta Kadiskominfo SP Kab. Mura, Bimo Santoso menyaksikan demonstrasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dilaksanakan di Taman Kota Puruk Cahu, Selasa (4/8/2020).
“Adapun tujuan diadakannya simulasi Penanggulangan Karhutla adalah antisipasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di daerah Kabupaten Murung Raya segera ditangani dengan cepat dan tegas, sekaligus melihat kesiapan peralatan yang dimiliki” Ungkap Kariadi.

Dengan adanya kegiatan simulasi penanggulangan karhutla ini, kata kepala Pelaksana BPBD, fasilitas dan personil BPBD sudah siap menghadapinya. Apalagi ungkap dia, hampir setiap tahun pada saat musim kemarau masyarakat Kabupaten Murung Raya sering melakukan kegiatan membakar lahan untuk bertani dan berkebun.
“Hanya saja masyarakat kita, masih bertegantungan untuk membuka lahan guna bertani dan sebagainya. Namun bagaimanapun supaya tak terjadi Karhutla,” ujarnya.

Kariadi berharap, masyarakat pun turut membantu mencegah kebakaran dengan tidak membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan. “Mari kita jaga bersama, agar tidak ada lagi kasus karhutla di kawasan Murung Raya” katanya.
Kegiatan simulasi penanggulangan Karhutla menurut penjelasan Kasi Kedaruratan BPBD Kab. Mura, Robbyanoor dilaksanakan satu sari dibagi dalam 9 Tim, masing-masing tim terdiri dari 5 personil yang akan memperagakan cara menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

Lebih lanjut menurut Robbiyanoor dan Kasi Logistik, Hairinsyah mengungkapkan saat ini BPBD Kab. Mura telah memiliki peralatan untuk penanggulangan Karhutla adalah: 1. Mobil tangki air kapasitas 5000 liter 1 unit. 2. Mobil water suply 2 unit, 3. Mobil slip on 2 unit, 4. Mesin pompa portable 11 unit, 5. Selang 1.5 in 40 roll, 6. Selang 2.5 in 20 roll, 7. Mobil double cabin pengangkut alat 4 unit, 8. Drone 4 unit, dan 9. Radio komunikasi HT 14 unit
“Semua peralatan dalam kondisi baik dan siap operasional, walau ada beberapa selang yang perlu mendapat perhatian.” Ujar Robby.

Memang benar bila diperhatikan semua peralatan dapat dioperasikan secara baik dan optimal, “ada beberapa selang yang sedikit bocor, namun tidak terlalu mengganggu itupun bisa ditanggulangi dengan menambal dengan alat yang sangat sederhana.” Terang Hairinsyah. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

BPBD Kab. Murung Raya Gelar Simulasi Karhutla dan Deklarasi Zero Hotspot

Read Time:1 Minute, 21 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Api tiba-tiba membesar. Sejumlah petugas BPBD melakukan upaya pemadaman. Selain menggunakan tongkat kayu, api dipadamkan dengan menggunakan alat berupa tabung pemadam. Kemudian, mobil PMK datang dan api dengan cepat bisa dipadamkan.
Begitulah skenario yang disusun saat Tim BPBD Murung Raya menggelar simulasi dalam penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Taman Kota Puruk Cahu, Selasa, (4/8/2020).

Kegiatan itu melibatkan kurang lebih 47 personil BPBD Murung Raya. Dalam simulasi digambarkan adanya hutan yang terbakar. Petugas pun berjibaku memadamkan api dengan peralatan yang ada.
Kepala Pelaksana BPBD mengatakan simulasi itu dilakukan agar personil BPBD memiliki dasar kemampuan menanggulangi api saat Karhutla terjadi. Apalagi Murung Raya memiliki hutan yang cukup luas. Murung Raya juga menjadi salah satu Kabupaten yang rawan terjadi kebakaran hutan.
“Karena memang setiap tahun pasti masyarakat melaksanakan kegiatan pembakaran lahan dengan tujuan membuka ladang maupun kebun atau perkebunan, yang mana kebakaran tersebut dapat membuat menurunnya kesehatan masyarakat, menggangu aktivitas belajar anak di sekolah maupun menghambat transportasi penerbangan maupun di darat” ujar Kariadi saat Simulasi Karhutla.

Di Kabupaten Murung Raya sendiri masih terdapat beberapa titik hutan yang rentan terjadi kebakaran. Karena itu Ka BPBD berharap, simulasi itu menambah tingkat kewaspadaan personil BPBD “Semua pihak harus bisa berupaya untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran,” tegasnya.
Menurutnya Kariadi siap bersinergi dengan instansi terkait dan Masyarakat dalam mengantisipasi dan menanggulangi terjadinya karhutla di tahun ini.

Dengan upaya preventif yakni pemetaan Hotspot, himbauan dan sosialisai tentang bahaya karhutla. “Preventif yakni melaksanakan patroli bersama, mendatangi TKP dan melakukan pemadaman bersama, dalam simulasi kali ini sekaligus Deklarasi Kabupaten Murung Raya Tahun 2020 Zero Hot spot”. Ungkap kariadi menutup pembicaraan. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

BPBD Mura Simulasi Penanganan Bencana Asap

Read Time:1 Minute, 16 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Latihan Penanggulangan Bencana Alam (Latgulbencal) yang dilaksanakan BPBD Kabupaten Murung Raya memasuki tahap pelaksanaan simulasi di lapangan. Kegiatan ini melibatkan 47 personil BPBD Kab. Mura,
Adapun kegiatan latihan difokuskan melakukan materi simulasi penanganan korban dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), simulasi tersebut bertempat di taman Kota puruk cahu. Selasa (04/8/2020).

Kegiatan ini mensimulasikan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab serta pergerakan unsur-unsur pasukan beserta perlengkapannya yang terlibat dalam penanganan pemadaman dan penanganan korban karhutla dari dari materil dan personel, seperti keadaan yang sebenarnya.

Latihan penanggulangan bencana alam yang dilaksanakan, merupakan salah satu metode untuk memelihara dan meningkatkan kewaspadaan serta kesiapan petugas dalam mengantisipasi bahaya bencana alam khusus Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Murung Raya. Selain itu, latihan ini juga untuk meningkatkan kemampuan petugas dalam melaksanakan operasi bantuan dalam menangani penanggulangan bencana alam.
Kepala Pelaksana BPBD Kab. Mura Kariadi mengatakan, bahwa kegiatan simulasi ini merupakan program kegiatan penanggulangan Karhutla tahun 2020.

Personel BPBD Saat Melakukan Latihan

“Kegiatan ini untuk mendirikan, membiasakan dan membisakan petugas dalam rangka upaya penanggulangan bencana sehingga kita tahu sambil mengevaluasi kebutuhan dan kekurangan serta apa yang perlu diperbaiki atau diperbaharui”, ujar Kariadi.

Peralatan dan perlengkapan yang dimiliki oleh BPBD sangat memadai dan representative, itulah sebabnya perlu selalu dilakukan untuk latihan dan simulasi agar peralatan dan personil tetap terpelihara dan lihai dalam menjalankan tugas.
Hadir dalam simulasi Karhutla di Taman kota Puruk Cahu Kadis Kominfo SP Bimo Santoso yang melihat langsung kepiwaian para personil BPBD mengoperasikan peralatan dan perlengkapan karhutla BPBD Mura. (DiskominfoSP_AnrNof.I).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Antisipasi Karhutla BPBD Mura Gelar Latihan

Read Time:1 Minute, 11 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Wilayah Kabupaten Murung Raya (Mura) menjadi salah satu daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalteng. Bahkan pada tahun 2015 lalu menjadi daerah yang mengalami karhutla.

Karhutla rawan terjadi pada musim kemarau. Pada tahun ini, dalam rangka menyiapkan personil yang tangguh dan progresif BPBD Mura melaksanakan kegiatan simulasi karhutla. “Tujuannnya antisipasi karhutla jelang datangnya musim kemarau 2020,” ujar Hairinsyah salah satu pejabat BPBD Mura.

Pada kegiatan latihan ini, BPBD mengerahkan sekitar 47 personil yang dibagi dalam 8 tim untuk melakukan simulasi, tahapan simulasi dimulai dari saat petugas tanggap darurat yang menerima informasi karhutla dari lapangan. Setelah mendapatkan informasi petugas melakukan deteksi dini dan overview pada areal kebakaran menggunakan drone. Selasa (04/8/2020).

Kepala BPBD melalui salah satu pejabatnya Robbyanoor meminta kepada masyarakat agar terus berjaga-jaga dan bekerja sama dan bersinergi dalam pengendalian karhutla.

“Kami juga mengimbau kepada semua pihak untuk tidak membakar hutan dan lahan secara sembarangan. Karena kami tidak akan segan-segan untuk menindak secara hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan,” ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kariadi menegaskan, pada 2020 Pemerintah mencanangkan program mencegah asap dan Mura Zero Hotspot. “Jadi, mari kita bersama-sama mewujudan program tersebut dengan kolaborasi stake holder dalam pencegahan ini,” harapnya.

Kariadi menegaskan bahwa hampir 100 persen penyebab karhutla adalah faktor manusia. Perlu kesadaran semua pihak untuk lebih peduli terhadap bencana ini. Ia juga mengapresiasi upaya BPBD dalam pencegahan. (DiskominfoSP_AnrNof.I).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version