Cegah Stunting, Melalui Pendampingan & Peningkatan Sistem Pendidikan

Read Time:1 Minute, 50 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Murung Raya (Mura) melaksanakan Pendampingan dan Peningkatan sistem Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam rangka cegah stunting. Bertempat di aula Cahai Ondhui Tingang (Gedung B) Kantor Bupati Mura, Kamis (8/5/2025).

Tema kegiatan adalah “PAUD Berkualitas, Anak Sehat, Sinergi Pendidikan dan Pencegahan Stunting”. Diikuti ratusan guru PAUD se-Murung Raya yang dilaksanakan selama tiga dengan menhadirkan narasumber yang kompoten diantaranya Miftah Farid atau yang lebih dikenal dengan Fafa Ahfar itu merupakan seorang guru yang sering memberikan konten edukatif di media sosialnya, yakni tentang pembelajaran di TK yang menyenangkan.

Dalam laporan, Sekdis Disdikbud Kab.Mura, Lampung menyampaikan, stunting sebagai salah satu masalah kesehatan masyarakat, mempengaruhi kualitas hidup dan masa depan anak-anak kita.

“Oleh karena itu, pencegahan stunting harus menjadi perhatian utama kita, dan lembaga PAUD di daerah masing-masing memegang peranan yang sangat penting dalam upaya ini,” kata Lampung saat membacakan sambutan Kepala Disdikbud Kab.Mura.

Mewakili Bunda PAUD Kab.Mura, Dina Maulidah Rahmanto menyampaikan, peran Bunda PAUD sangatlah strategis dalam membangun generasi masa depan yang sehat cerdas dan berkualitas. PAUD bukan hanya tempat bermain melainkan pondasi utama dalam membentuk karakter dan tumbuh kembang anak sejak usia dini.

“Oleh karena itu kita semua yang hadir di sini memiliki tanggung jawab besar dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak-anak kita. Salah satu tantangan serius yang kita hadapi adalah masalah stunting, menghilangkan atau menurunkan angka stunting yang ada di kabupaten Murung Raya ini,” tutur Dina Maulidah yang juga selaku Wakil Ketua I DPRD Mura.

Sementara itu, Bupati Mura, Heriyus melalui Plt Kadis P3ADaldukKB Kab.Mura, Lynda Kristiane, mengatakan, stunting bukan hanya persoalan kesehatan, tapi juga persoalan masa depan. Anak anak yang mengalami stunting berisiko mengalami gangguan pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif bahkan penurunan produktivitas di masa dewasa.

“Oleh karena itu upaya pencegahan stunting harus dimulai sejak dini, bahkan dimulai sejak kehamilan hingga usia dini anak. Disinilah peran satuan Pendidikan Anak Usia Dini menjadi sangat strategis. PAUD tidak hanya menjadi tempat bermain dan belajar, tetapi juga menjadi wadah untuk membantu fondasi tumbuh anak yang optimal baik dari aspek Kesehatan, gizi maupun stimulasi pendidikan,” ungkapnya.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Nof, Ad, Ren).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Canangkan Desa Cinta Statistik

Read Time:1 Minute, 15 Second

Murung Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan Desa Muara Untu sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2025.

Kegiatan ini digelar di Aula Bapperida Kab.Mura, Kamis, (8/5/2025). Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setda Mura, Rahmat K. Tambunan sekaligus mewakili Bupati Murung Raya. Turut hadir Kepala Bapperida, Ferry Hardy, jajaran BPS Kab.Mura, unsur Tripika Kecamatan Murung dan para undangan terkait.

Dalam sambutannya, Kepala Bapperida Kab.Mura, Ferry Hardy menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Kabupaten Murung Raya tengah menyusun dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Salah satu syaratnya adalah tersedianya data yang akurat dan seragam. Maka dari itu, kesamaan dan keakuratan data menjadi sangat penting dalam mendukung perencanaan pembangunan yang tepat sasaran,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten I Setda Kab.Mura, Rahmat K. Tambunan saat membacakan sambutan tertulis Bupati Murung Raya Heriyus, menekankan pentingnya transformasi peran desa dalam pengelolaan data.

Ia menyatakan bahwa desa tidak lagi hanya menjadi objek pendataan, tetapi harus mampu menjadi produsen dan pengguna data untuk membangun wilayahnya sendiri.

“Pencanangan Desa Muara Untu sebagai Desa Cantik menjadi langkah awal untuk memperkuat budaya statistik di tingkat desa. Diharapkan ke depan seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Murung Raya dapat ikut serta dalam program ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini memerlukan kolaborasi lintas sektor antara BPS, Pemerintah Daerah, serta seluruh pemangku kepentingan. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto:Yos).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Dorong Konektivitas, Murung Raya Perjuangkan Bandara Tira Tangka Balang

Read Time:1 Minute, 19 Second

Jakarta, Info Publik, Dalam rangka percepatan pembangunan infrastruktur strategis daerah, Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, melakukan kunjungan kerja sekaligus audiensi dengan Komisi V DPR RI di Gedung Nusantara I, DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (5/5/2025). Fokus utama pembahasan adalah percepatan pembangunan Bandara Tira Tangka Balang.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Mura, Heriyus menegaskan bahwa keberadaan bandara sangat krusial bagi percepatan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi wilayah Murung Raya.

“Bandara Tira Tangka Balang adalah harapan besar masyarakat Murung Raya untuk membuka isolasi wilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi. Kami mohon dukungan penuh dari Pemerintah Pusat, Provinsi, serta DPR RI agar pembangunan ini dapat segera terealisasi dan menjadi bagian prioritas Nasional,” ujar Heriyus.

Ia berharap agar pembangunan Bandara Tira Tangka Balang dapat segera dimasukkan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

“Dengan pembangunan bandara ini, kami ingin mendorong investasi dan membuka akses wilayah yang selama ini tertinggal. Ini bukan hanya untuk Murung Raya, tapi untuk Kalimantan Tengah secara keseluruhan,” tegasnya.

Menanggapi hal ini, Anggota DPR RI Komisi V, Muhammad Syauqie, menyampaikan bahwa pihaknya akan meninjau ulang skema pendanaan serta mempertimbangkan efisiensi anggaran sesuai arahan Presiden.

Muhammad Syauqie, mengemukakan peluang kolaborasi pembiayaan pembangunan Bandara Tira Tangka Balang melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR), mengingat terdapat lebih dari 20 perusahaan aktif yang beroperasi di wilayah Murung Raya.

“Ada potensi pendanaan yang bisa diupayakan melalui mekanisme CSR. Jika memang terdapat 24 perusahaan yang aktif di wilayah tersebut, tentu bisa disinergikan untuk mendukung pembangunan infrastruktur. Namun demikian, kita perlu mencermati terlebih dahulu aspek teknis dan regulasi yang mengatur,” tutur Syauqie.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto:Ist).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version