Itensitas Hujan Tinggi di Hulu Sungai Barito Menyebabkan Beberapa Desa Banji

Read Time:1 Minute, 14 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Hujan deras yang mengguyur daerah hulu sungai Barito Kabupaten Murung Raya (Mura), Provinsi Kalimantan Tengah beberapa hari yang lalu mengakibatkan timbulnya genangan air di banyak lokasi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun desa-desa di bantaran sungai Barito terendam banjir.

Genangan air mulai menggenangi pemukiman penduduk sejak minggu 13/9 pagi di desa Muara Joloi 2 Kecamatan Seribu Riam, kemudian ke hilir di kelurahan Tumbang Lahung, desa Juking Pajang, beberapa wilayah kota Puruk Cahu, Desa Sumpoi kecamatan Murung. Hujan yang turun sejak Rabu (16/9/2020) sore. Akibatnya, beberapa desa di bantara sungai Barito terendam banjir.

Ketinggian air rata-rata 30 cm hingga 1 meter. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, dihimbau kepada seluruh masyarakat yang desa atau daerahnya terlanda banjir agar berhari-hati.
Sebagaimana himbauan dari kepala pelaksana BPBD Kab. Mura Kariadi, “Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, khususnya yang berada di bantaran sungai barito, apalagi hujan turun sering di malam hari,” ujarnya.

“Ketinggian air tertinggi di desa Sumpoi Kecamatan Murung, sudah lebih dari satu meter,” kata Kepala BPBD Kabupaten ketika dihubungi MC.

Banjir tidak hanya menggenangi pemukiman, banjir juga menggenangi beberapa akses jalan sehingga lalu lintas tersendat. Bahkan, genangan membuat akses jalan ke desa Juking Pajang terputus dan untuk sementara jalan tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun empat.

“Hingga saat ini petugas BPBD masih terus melakukan pemantauan, pendataan dan siap melakukan evakuasi lanjutan jika diperlukan. Bantuan logistik sudah disiapkan sewaktu-waktu diperlukan,” ujar Kariadi. (Diskominfo_AnrNof).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Banjir Genangi Beberapa Wilayah di Kab. Murung Raya

Read Time:1 Minute, 22 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Di tengah pandemi corona ini, kesulitan warga Kabupaten Murung Raya bertambah dengan adanya bencana banjir yang melanda beberapa daerah tempat tinggal mereka, seperti di desa Sumpoi, di kota Puruk Cahu seperti di Hungan, dan Simpang Jl. Bondang dengan jalan arah ke desa Juking Pajang.

Menurut penjelasan Kepala Pelaksana BPBD Kab. Murung Raya, Kariadi menjelaskan bahwa hujan yang mengguyur daerah hulu sungai Barito Kabupaten Murung Raya sejak beberapa hari yang lalu, memunculkan genangan air di sejumlah titik Kota Puruk Cahu pada Kamis (17/9) pagi ini.
”genangan banjir ini disebabkan oleh curah hujan yang tak berhenti selama beberapa hari di daerah hulu sungai Barito sehingga menyebabkan sungai penuh dan meluap membanjiri pemukiman.” Ungkap Kariadi.

Kariadi yang juga mantan Kadis Perindagkop UKM Kab. Mura ini menyatakan bahwa banjir di Puruk Cahu menggenangi beberapa daerah di wilayah kota Puruk Cahu, khususnya di daerah yang lebih rendah.
Kejadian seperti ini sudah merupakan hal yang biasa hampir terjadi setiap curah hujan cukup lebat di daerah hulu sungai Barito.
“Hampir seluruh daerah di pinggir sungai Barito yang kondisinya rendah sudah dapat dipastikan akan tergenang air sungai yang meluap karena intensitas hujan yang lebat di daerah hulu sungai Barito, hal ini pasti terjadi setiap kondisi hujan yang lebat,” ungkapnya dalam keterarangannya.
Karena sungai sudah tak bisa lagi menampung volume air hujan tersebut, maka banyak kampung atau desa di bantaran sungai Barito yang tergenang.

Sejauh ini pihaknya bersama dengan Tim Gerak Cepat tetap memantau dan siap membantu masyarakat yang terdampak banjir. “Dihimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada, khususnya yang berada di bantaran sungai barito, apalagi hujan turun sering di malam hari.” Ujar Karlak BPBD. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version