FBIM Tim Jukung Tradisional Murung Raya Juara III, Meski Minim Persiapan

Read Time:1 Minute, 26 Second

MC_Murung Raya – Bertempat di sekitaran bawah jembatan Kahayan, Kota Palangka Raya, tepatnya di sungai Kahayan dilaksanakan lomba jukung (perahu) tradisional dalam ajang Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2022.

Tampak ribuan warga antusias menonton berlangsungnya lomba yang digelar mulai pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Kamis (19/5/2022). Acara ini diikuti sejumlah peserta tim jukung tradisional, kategori putra-putri Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.

Lomba diawali dengan babak penyisihan, yang kemudian semifinal dan final, dalam babak final jukung tradisional kategori putra diperebutkan oleh Kabupaten Murung Raya (Mura), Kabupaten Barito Utara dan Kabupaten Kapuas, sedangkan kategori putri Kabupaten Murung Raya gugur babak sebelumnya.

Untuk hasilnya lomba jukung tradisional di babak final kategori putra tersebut dengan finish waktu tercepat, juara I Kabupaten Kapuas, juara II Kabupaten Barito Utara, juara III Kabupaten Murung Raya.

Kusmiadi salah satu atlet senior dayung Murung Raya mengatakan, hasil ini sudah cukup maksimal dengan juara III menyisihkan tim dayung/ jukung tradisional kuat lainnya.

“Meski kami minim persiapan hal itu tidak jadi penghalang bagi kami mendapat hasil maksimal karena tekad, semangat rekan-rekan atlet mengharumkan nama daerah yang kita cintai,” ungkapnya saat diwawancarai Tim MC Diskominfo SP Kab.Mura.

Ia menuturkan Murung Raya cukup berprestasi dalam lomba ini, terbukti tahun-tahun sebelumnya berkali-kali juara I serta melahirkan bibit atlet-atlet berprestasi. Kusmiadi juga berharap para anak-anak muda Murung Raya ikut menjadi atlet dayung/jukung tradisional karena ini sangat menjajikan kedepannya.

“Beberapa tahun belakang ini peminat/ regenerasi di Mura yang masih minim, mari muda-mudi kita bersama harumkan nama daerah kita hingga kancah Nasional bahkan Dunia. Persiapan itu penting karena lomba ini yang terpenting fisik 90 persen, teknik 10 persen, serta segi pendukung lainnya,” pungkas Kusmiadi atlet dayung asal Mura. (DiskominfoSP_Nof).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya Safari Syawal Perdana Bersama Ketua Komisi II DPRD Murung Raya

Read Time:1 Minute, 35 Second

MC_Murung Raya- Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph lakukan kunjungan safari syawal 1443 H yang perdana ke Kecamatan Murung bersama Ketua Komisi II Kab. Murung Raya Heriyus yang didampingi Kapolsek Murung Widodo, Danramil 1013-07/Murung Letda Arh Supriyana, dan Ketua MUI Murung Raya H. Karsihadi serta kepala OPD dilingkup Kabupaten Murung Raya, Kamis (19/5/2022).

Camat Murung Fitrianul Fahriman menuturkan mengenai dana desa sudah dicairkan untuk masing-masing desa yang ada dilingkup Kecamatan Murung.

“Melalui dana desa, Pemerintah Pusat tidak maen-maen menganggarkan dan memperiotaskan sebesar 40% di Tahun 2022 untuk membantu beban masyarakat dimasa pandemi Covid- 19 melalui BLT dari Desa masing-masing.” Terangnya

Untuk itu, Ucap Fitrianul kami mohon petunjuk dan binaan dari pimpinan daerah memberikan arahan buat Lurah Beriwit, Lurah Murung dan seluruh kepala desa agar diberikan treasing, tekanan dan arahan yang baik untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Meskipun Landai, pandemi Covid- 19 masih berlalu,” dan tentu kita tetap waspada. Ungkap Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph

Walaupun sudah ada kelonggaran oleh pemerintah pusat dalam melaksanakan kegiatan diluar rumah, tetapi kita tetap waspada dengan selalu menjaga kebersihan dan kesehatan.

Mengenai program-progam pembangunan “Janji PRO” tempu dulu sebagai janji politik, bukan berarti diabaikan melainkan adanya perubahan/recofusing anggaran yang diprioritaskan untuk menangani Pandemi Covid-19 dan semua itu berlaku disejumlah daerah.

Program yang masih berjalan ialah program 1 Desa 10 Sarjana guna meningkatkan kesejahteraan sumber daya manusia sebagai penerus generasi. Terangnya

Bagi kepala desa diharapkan bisa bekerjasama dengan BPD dalam membangun dan mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

“Kepala desa dan BPD harus bisa menjadi pilar utama dan jembatan koordinasi kerja pemerintah daerah kepada masyarakat.”

Keduanya harus tetap berjalan dengan seimbang, kata Perdie dalam menjalankan roda pemerintahan desa inovatif.

Sementara itu di tahun 2023 akan dilakukan pemekaran kelurahan di Kecamatan Laung Tuhup, Kecamatan Puruk Bondang dengan ibukota Maruwei.

Dan “pemilihan kepala desa serentak sebanyak 54 Desa.” Pungkasnya (MC_Diskominfosp-rfa).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version