Berita Murung Raya

53 Orang Lulus Audisi Peserta Pesparawi

MC-Murung Raya-Menghadapi pesta padua suara gerejawi (Pesparawi) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan diselenggarakan pada tahun 2020, maka LPP Kab. Murung Raya sedang melakukan persiapan-persiapan, antara lain melakukan audisi bagi anggota kontingen yang akan mewakili Kabupaten Murung Raya ke event tersebut. Dan sebanyak 53 orang lolos audisi yang dilakukan oleh LPP Kabupaten Murung Raya yang dilaksankan selama dua hari sejak tanggal 22 Februari di aula rujab Bupati Murung Raya oleh Tim Audisi dari Salatiga Yulius Intarto dan dari intern LPP Kab. Mura Dita Sabatini.

Menurut Wakil Ketua LPP Kab. Murung Raya, Bimo Santoso yang aktif mendampingi selama audisi menyampaikan bahwa maksud diadakannya audisi adalah untuk menjaring anggota paduan suara yang memenuhi kriteria yang diinginkan sebagai perpaduan yang harmonis sesuai kaidah seni suara, menumbuhkan nilai kebersamaan dan kebanggaan sebagai anggota paduan suara dan pembentukan tim paduan suara yang berkualitas. “Memang para peserta audisi sebagian besar adalah anggota kontingen Pesparawi yang menang saat lomba Pesparawi Tingkat Kabupaten yang dilaksanakan pada akhir tahun 2019 yang lalu, baik kelompok paduan suara wanita, paduan suara pria maupun paduan suara dewasa campuran” Ujar Bimo.

Memang pembinaan paduan suara pada umumnya bersifat temporer, artinya hanya dibentuk jika ada event yang membutuhkan dan menyewa pelatih dari luar dengan biaya yang relatif mahal, padahal kita memiliki pelatih lokal yang tidak bisa diragukan kemampuannya. Menurut Dita yang adalah pelatih paduan suara yang dimiliki Kabupaten Murung Raya mengatakan bahwa sebenarnya kalau kita mampu memahami trik/teknik latihan paduan suara sebenarnya tidak terlalu sulit dan bisa kita kerjakan sendiri. “Yang penting kita bisa membuat program latihan yang baik, tentunya dengan sarana/tempat latihan yang representatif dan anggota paduan suara kompak dan mau kerjasama dalam setiap latihan.” Ujar Dita yang menyelesaikan S1 di bidang musik di Filipina.

Sementara itu menurut Yulius, kualitas suara para peserta beragam karena memang ada peserta audisi yang sudah sering mengkuti kompetisi paduan suara dan ada juga yang belum, namun secara keseluruhan rata-rata memiliki kemampuan yang baik. “Namun demikian kita harus pilih yang terbaik sesuai kriteria.” Tutur Yulius. (MC DiskominfoSP Mura)

Bagikan link ini :

Tinggalkan Balasan