Berita Murung Raya

Antusipasi Karhutla, BPBD Kab. Murung Raya Lakukan Simulasi dan Gelar Kesiapan Peralatan

MC-Murung Raya- Kepala BPBD Kabupaten Murung Raya Kariadi beserta Kadiskominfo SP Kab. Mura, Bimo Santoso menyaksikan demonstrasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang dilaksanakan di Taman Kota Puruk Cahu, Selasa (4/8/2020).
“Adapun tujuan diadakannya simulasi Penanggulangan Karhutla adalah antisipasi apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan di daerah Kabupaten Murung Raya segera ditangani dengan cepat dan tegas, sekaligus melihat kesiapan peralatan yang dimiliki” Ungkap Kariadi.

Dengan adanya kegiatan simulasi penanggulangan karhutla ini, kata kepala Pelaksana BPBD, fasilitas dan personil BPBD sudah siap menghadapinya. Apalagi ungkap dia, hampir setiap tahun pada saat musim kemarau masyarakat Kabupaten Murung Raya sering melakukan kegiatan membakar lahan untuk bertani dan berkebun.
“Hanya saja masyarakat kita, masih bertegantungan untuk membuka lahan guna bertani dan sebagainya. Namun bagaimanapun supaya tak terjadi Karhutla,” ujarnya.

Kariadi berharap, masyarakat pun turut membantu mencegah kebakaran dengan tidak membuang puntung rokok dan membakar sampah sembarangan. “Mari kita jaga bersama, agar tidak ada lagi kasus karhutla di kawasan Murung Raya” katanya.
Kegiatan simulasi penanggulangan Karhutla menurut penjelasan Kasi Kedaruratan BPBD Kab. Mura, Robbyanoor dilaksanakan satu sari dibagi dalam 9 Tim, masing-masing tim terdiri dari 5 personil yang akan memperagakan cara menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

Lebih lanjut menurut Robbiyanoor dan Kasi Logistik, Hairinsyah mengungkapkan saat ini BPBD Kab. Mura telah memiliki peralatan untuk penanggulangan Karhutla adalah: 1. Mobil tangki air kapasitas 5000 liter 1 unit. 2. Mobil water suply 2 unit, 3. Mobil slip on 2 unit, 4. Mesin pompa portable 11 unit, 5. Selang 1.5 in 40 roll, 6. Selang 2.5 in 20 roll, 7. Mobil double cabin pengangkut alat 4 unit, 8. Drone 4 unit, dan 9. Radio komunikasi HT 14 unit
“Semua peralatan dalam kondisi baik dan siap operasional, walau ada beberapa selang yang perlu mendapat perhatian.” Ujar Robby.

Memang benar bila diperhatikan semua peralatan dapat dioperasikan secara baik dan optimal, “ada beberapa selang yang sedikit bocor, namun tidak terlalu mengganggu itupun bisa ditanggulangi dengan menambal dengan alat yang sangat sederhana.” Terang Hairinsyah. (MC DiskominfoSP Mura)

Bagikan link ini :

Tinggalkan Balasan