Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Seminar dan Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang diselenggarakan oleh Majelis Wilayah XXII Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Kab.Mura.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gereja GPdI Filadelfia Puruk Cahu, Selasa (14/4/2026) yang dihadiri oleh Bupati Mura, Heriyus melalui Kepala Kesbangpol Kab.Mura, Batara, Para Pengurus Gereja, perwakilan pihak swasta, serta diikuti oleh hamba-hamba Tuhan serta peserta dari berbagai denominasi gereja.
Sambutan Bupati Mura yang dibacakan oleh Kepala Kesbangpol Kab.Mura, Batara menyampaikan bahwa Pemkab sangat mendukung kegiatan keagamaan ini karena sejalan dengan program pembangunan daerah dalam meningkatkan sumber daya manusia yang religius dan berakhlak yang sejalan dengan program Mura Hebat.
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menjaga semangat kebersamaan serta menjadikan kegiatan rohani sebagai sarana mempererat persatuan dan mendorong kemajuan daerah.
“Pemkab Murung Raya, terus siap menjalin kerja sama dengan organisasi keagamaan dalam mendukung pembangunan,” tutur Batara.
Ketua Panitia Pelaksana, Pdt. Togar Sinaga menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun dan memperlengkapi hamba Tuhan dalam pelayanan serta memperkuat kehidupan rohani jemaat.
Seminar menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Pdt. John O.E. Tiwa, Pdt. Jeheskiel N. Kapohb dan Pdt. Rudolf F. Rumokoy. Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, sesi seminar, serta ditutup dengan ibadah KKR pada malam hari.
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21
Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Surya Siri, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemerintah daerah dalam program 3 juta rumah serta sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal tahun 2026.
Kegiatan tersebut diikuti secara virtual di aula Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kab.Mura, Senin (13/4/2026).
Rakor ini merupakan agenda rutin yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka memastikan upaya pengendalian inflasi di daerah berjalan secara efektif, terkoordinasi, dan terpantau secara langsung oleh Pemerintah Pusat.
Usai mengikuti rakor, Surya Siri menyampaikan komitmen Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk terus memperkuat peran Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta mengintensifkan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di lapangan.
“Kami akan terus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, baik perangkat daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat, guna menjaga stabilitas ekonomi daerah serta memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan, sinergi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga, terutama dalam menghadapi potensi gejolak ekonomi yang dapat dipicu oleh berbagai faktor, seperti hari besar keagamaan maupun kondisi darurat tertentu.
Melalui forum rakor ini, seluruh pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat langkah strategis dalam pengendalian inflasi, menjaga ketersediaan pasokan, serta memastikan distribusi barang berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat.
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21
Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya melalui Asisten III Sekretariat Daerah (Setda), Andri Raya, memimpin rapat koordinasi dalam rangka persiapan Kunjungan Kerja (Kunker) Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Wakapolda Kalteng) beserta rombongan.
Rapat tersebut yang dilaksanakan di aula A kantor Bupati Mura, Senin (13/4/2026).
Rapat tersebut dilaksanakan guna memastikan kesiapan seluruh pihak terkait dalam mendukung kelancaran agenda kunjungan yang dijadwalkan akan berlangsung pada selasa (14/4/2026), dengan rangkaian kegiatan di wilayah hukum Polres Murung Raya.
Dalam arahannya, Asisten III Setda Kab. Mura, Andri Raya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Murung Raya siap bersinergi dan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kunjungan kerja tersebut, baik dari sisi penyambutan, pengamanan, maupun fasilitas pendukung lainnya.
“Kami memastikan seluruh persiapan berjalan optimal, sehingga kegiatan kunjungan kerja Wakapolda Kalteng dapat terlaksana dengan tertib, aman dan lancar sesuai agenda yang telah disusun,” ungkapnya.
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21
Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menggelar kegiatan coffee morning dalam rangka optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Senin (13/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Mura, Sarwo Mintarjo, Asisten I Rahmat K. Tambunan, Asisten III Andri Raya, para Kepala Perangkat Daerah serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Mura.
Dalam kesempatan itu, Bupati Mura, Heriyus melalui Pj Sekda Mura, Sarwo Mintarjo menyampaikan pentingnya kesiapan regulasi dalam mengoptimalkan PAD. Ia menekankan bahwa peningkatan PAD harus didukung dengan perencanaan yang matang serta penggunaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, Kabupaten Murung Raya memiliki potensi besar dari berbagai sektor yang perlu digali untuk meningkatkan PAD, di antaranya melalui pajak dan retribusi daerah serta pengelolaan badan usaha milik daerah (Perusda), termasuk yang berkaitan dengan wilayah pertambangan rakyat (WPR), jasa penyeberangan dan sektor lainnya.
“Namun demikian, upaya peningkatan PAD harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan serta meminimalisir dampak kerusakan alam, sehingga pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan,” ujar Sarwo.
Kegiatan coffee morning ini juga diisi dengan diskusi dan tanya jawab antar peserta. Berbagai masukan dan kendala yang dihadapi masing-masing perangkat daerah dalam meningkatkan PAD dibahas sebagai bahan evaluasi bersama.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi antar perangkat daerah dalam merumuskan langkah strategis guna meningkatkan penerimaan daerah secara optimal.
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21
Murung Raya, Info Publik – Pangan merupakan kebutuhan utama bagi manusia. Kebutuhan pangan di suatu wilayah selalu meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk di wilayah tersebut. Kabupaten Murung Raya saat ini kebutuhan beras mencapai 11.180 ton dan produksi beras 5.510 ton sehingga lebih dari 50% nya masih harus dipasok dari luar wilayah.
Salah satu tanaman sumber penyedia beras adalah padi. Padi dapat diusahakan di lahan sawah dan di ladang (padi gogo). Kondisi agroekologi wilayah Kabupaten Murung Raya yang didominasi lahan kering, padi ladang atau padi gogo menjadi andalan sebagai sumber pangan utama.
Dengan asumsi produktivitas dapat mencapai padi gogo 3,65 ton GKP (3,03 ton GKG) maka diperlukan luas panen padi gogo 8.965 hektar pada tahun 2045. Saat ini luas tanam padi ladang/huma atau padi gogo adalah 3.463 ha, sehingga masih sangat diperlukan perluasan (ekstensifikasi) untuk pemenuhan kebutuhan beras.
Ektensifikasi juga tidak mudah, sehingga perningkatan produksi beras perlu dikombinasikan dengan intensifikasi, melalui penggunaan benih varietas unggul yang adaptif di wilayah Murung Raya dan penerapan SOP budidaya yang baik sehingga produktivitas padi gogo dapat ditingkatkan.
Dekan Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB), Suryo Wiyono menyampaikan bahwa kerjasama antara Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Mura dengan Fakultas Pertanian IPB bertujuan untuk menguji berbagai asesi padi gogo lokal dan varietas unggul Nasional, menyusun panduan teknik budidaya padi gogo yang baik untuk meningkatkan produktivitas padi gogo.
Manfaat dari kegiatan ini adalah diperoleh asesi padi gogo lokal dan/atau varietas unggul Nasional yang adaptif dan produktivitas tinggi di wilayah Murung Raya dan tersusun panduan budidaya padi gogo yang baik untuk produktivitas tinggi wilayah Kabupaten Murung Raya.
Kegiatan yang dilakuan pada adalah uji adaptasi 6 asesi padi gogo lokal (Lamunti, Mangkolandis, Anjir Garu, Talun Putir Sikan, Manau Oreng, dan Talun Wangi) dan 7 varietas unggul Nasional (IPB 8G, IPB 9G, IPB 10G, IPB 3S, IPB 15S, Inpago 10, Inpago 12), diantaranya adalah hasil rakitan putra daerah, Prof. Hajrial Aswidinnoor.
Selain itu juga demplot beberapa jenis lokal dan beberapa varietas unggul dengan menerapkan SOP teknik budidaya yang baik. Lokasi uji varietas dan demplot adalah di Kecamatan Murung, Tanah Siang dan Tanah Siang Selatan.
Dengan budidaya yang baik terjadi peningkatan produktivitas asesi padi lokal rata-rata dari 1,83 menjadi 3,71 ton GKP/hektar (meningkat 102,72%), suatu peningkatan yang sangat signifikan. Rincian peningkatan adalah dari 2,20 menjadi 3,28 ton GKP per hektar (Kecamatan Murung), dari 1,5 menjadi 4,16 ton GKP per hektar (Kecamatan Tanah Siang), dan dari 1,8 ton menjadi 3,71 ton GKP per hektar (Kecamatan Tanah Siang Selatan). Varietas unggul nasional yang diuji menghasilkan kisaran 2,0-5,4 ton GKP per hektar, dengan rata-rata 4,0 ton GKP/ha dan yang tertinggi adalah 5,4 ton GKP per hektar (varietas IPB 15S, yang sebenarnya untuk padi sawah, ternyata adaptif sebagai padi gogo).
Adanya varietas unggul nasional yang adaptif dan berumur lebih pendek, cita-cita atau target penanaman padi gogo dua kali musim tanam dalam satu tahun sangat berpeluang untuk diwujudkan. Ujar Prof. Suwarto sebagai Ketua Pelaksana kegiatan kerjasama.
Petani pada umumnya masih meggunakan asesi padi lokal, karena varietas unggul nasional belum banyak dikenal dan benihnya belum tersedia di pasaran. Namun demikian benih asesi padi gogo lokal masih menghadapi masalah dalam pengadaannya karena asesi padi lokal tersebut belum ada yang dilepas untuk bisa diproduksi dan diedarkan.
Terkait dengan hal itu, pada tahun ini (2026) dilakukan karekterisasi dan uji galur-galur padi gogo lokal sebagai bagian dari proses pengusulan pelepasan asesi padi gogo lokal. Diharapkan paling tidak di tahun 2028 diperoleh padi gogo lokal Murung Raya yang dilepas oleh Kementerian Pertanian sehingga benihnya dapat diperbanyak dan diedarkan untuk meningkatkan produksi beras di wilayah Kabupaten Murung Raya.
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21
Murung Raya, Info Publik – Kegiatan Sekolah Lansia kembali dilaksanakan, bertempat di Aula Cahai Ondhui Tingang, gedung B kantor Bupati Murung Raya, minggu (12/4/2026).
Suasana hangat dan penuh semangat terlihat dari para peserta lansia yang hadir untuk mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut.
Dalam pertemuan kali ini, Dinas P3ADALDUKKB Kab. Mura bekerja sama dengan RSUD Puruk Cahu dalam memberikan penyuluhan kesehatan kepada para peserta Sekolah Lansia.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman lansia mengenai pentingnya menjaga kesehatan, khususnya terkait penyakit kronis yang sering dialami pada usia lanjut.
Materi penyuluhan disampaikan oleh dr. A. Ditya Pratama yang membahas secara komprehensif mengenai berbagai jenis penyakit kronis pada lansia, seperti hipertensi, diabetes, serta penyakit jantung. Penyampaian materi dilakukan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, sehingga para peserta dapat mengikuti dengan baik.
Antusiasme peserta terlihat sangat tinggi. Banyak lansia yang aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait kondisi kesehatan yang mereka alami. Hal ini menunjukkan bahwa materi yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari para peserta.
Melalui kegiatan ini, Sholihatul Amaliah mewakili Kepala Dinas P3ADALDUKKB Kab.Mura berharap agar para lansia dapat lebih memahami kondisi kesehatannya serta mampu melakukan langkah-langkah pencegahan dan pengelolaan penyakit secara mandiri.
“Kerja sama antara Pemerintah Daerah dan fasilitas layanan kesehatan ini pun diharapkan dapat terus berlanjut guna meningkatkan kualitas hidup lansia di Kabupaten Murung Raya,” ucapnya.
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21
Nusa Tenggara Barat, Info Publik – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) melalui DiskopUKMPerindag Kab.Mura melaksanakan kaji tiru ke NTB Lombok Timur. Dalam rangka ersiapan penerapan Program Fasilitasi kredit UMKM dan IKM, rabu (8/4/2026).
Turut hadir dalam kesempatan ini Asisten II Setda Kab. Mura, Andri Raya, Kepala DiskopUKMPerindag Kab.Mura, Roy Chahyadi dan stakeholder terkait lainnya.
Diketahui Kab. Lombok Timur memiliki program “Lotim berkembang” dan pernah mendapatkan penghargaan terbaik 1 Nasional. Jajaran Pemkab Mura diterima langsung oleh Kadis Koperasi UKM Kab.Lombok Timur beserta jajaran bertempat di Kantor dinas Koperasi UKM setempat.
Bupati Mura melalui Asisten II Setda Kab. Mura, Andri Raya mengatakan terkait hal-hal yang dikaji mengenai tata cara penyaluran, kriteria penerima bantuan subsidi, persyaratan penerima bantuan, besaran bunga yg diberikan kepada pelaku usaha, lembaga penyaluran dan contoh produk hukum.
Sementara itu, Kepala DiskopUKMPerindag Kab.Mura, Roy Chahyadi mengharapkan dengan kaji tiru ini DiskopUKMPerindag dan Perangkat Daerah terkait dapat segera menyelesaikan dasar hukum pelaksanaan program berupa payung hukum sebagai dasar pelaksanaan di Kab. Mura dalam hal ini untuk Kartu Hebat fasilitasi kredit UKM dan IKM di Kab Murung Raya.
“Kita berharap, melalui kaji tiru ini, dapat memperoleh wawasan dan pengetahuan baru yang dapat diaplikasikan di Kabupaten Murung Raya. Mari kita jadikan kesempatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21
Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura)menggelar Panen Bersama Padi Gogo di Desa Karali, Kecamatan Tanah Siang, sebagai bagian dari uji varietas padi gogo tahun anggaran 2025. Kegiatan ini merupakan kerja sama Dinas Pertanian dan Perikanan (Distanik) Kab. Mura dengan Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor (IPB), sabtu (11/4/2026).
Kepala Distanik Kab. Mura, Sri Karyawati melaporkan, uji varietas dilakukan di tiga kecamatan Murung dengan Kelompok Tani Bina Usaha, Tanah Siang dengan Kelompok Tani Danta Bandu Desa Karali dan Tanah Siang Selatan dengan Kelompok Tani Kojeri Sama.
“Tujuan kegiatan ini memberikan bantuan teknis budidaya padi gogo, menilai pertumbuhan berbagai varietas, dan mencari varietas adaptif terhadap hama, penyakit, dan perubahan iklim. Harapannya ada varietas padi gogo yang bisa didaftarkan ke Kementerian Pertanian sebagai varietas unggul lokal dari Murung Raya,” jelas Sri Karyawati.
Bupati Mura, Heriyus mengapresiasi kerja sama dengan IPB dan kehadiran empat mahasiswa IPB yang sedang penelitian di Desa Karali. Ia menegaskan kegiatan ini mendukung program strategis nasional swasembada pangan.
“Biasanya padi gogo di Murung Raya panen 1 kali setahun. Kita coba ubah jadi 2 kali setahun, bahkan mungkin 3 kali seperti di sawah. Ini untuk efisiensi lahan dan menjaga kelestarian lingkungan agar tidak terlalu membuka lahan dan membakar,” tegas Bupati. Ia juga mengatakan bahwa Murung Raya punya lahan luas dan subur, tanpa pupuk pun tumbuh. Tapi kita ke kebun malah nunggu Paman Sayur. Kebiasaan ini harus kita rubah. Manfaatkan lahan di kebun dan tanah yang terbengkalai.
Ia juga mendorong Bumdes dan kelompok tani mengajukan program pertanian lain seperti kakao, peternakan, dan hortikultura. Namun ia mengingatkan kelompok tani harus berbadan hukum. Sekarang kelompok tani harus ada akte notaris karena penyaluran anggaran butuh payung hukum.
Bupati berharap dari kerja sama ini Murung Raya punya varietas unggul lokal yang terdaftar di Kementan. “Target 2027 kita sudah punya varietas unggul sendiri. Bibit tidak macam-macam lagi. Ini juga untuk stabilitas pasokan beras di Murung Raya,” tutupnya.
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21
Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus menghadiri peringatan Jumat Agung, Paskah dan HUT Ke-187 Gereja Kalimantan Evangelis (GKE), bertempat di Gereja Hosana Puruk Cahu, jumat (10/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Mura, Heriyus mengajak seluruh jemaat memaknai tiga momentum iman tersebut sebagai ajakan pembaruan kemanusiaan. Mengutip tema Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) 2026, “Kristus Bangkit Membarui Kemanusiaan Kita”.
Ia menegaskan bahwa kebangkitan Kristus menuntut pembaruan total atas kemanusiaan yang rapuh oleh dosa.
Bupati juga menyampaikan selamat ulang tahun ke-187 kepada GKE. Ia mengenang GKE lahir dari pekabaran Injil yang dibawa misionaris pada 1835 di Tanah Kalimantan.
“Dari benih yang kecil, kini GKE bertumbuh menjadi gereja besar. Di Murung Raya, GKE hadir jauh sebelum kabupaten ini terbentuk, mendidik anak-anak, merawat orang sakit, dan menanamkan nilai kasih di tengah masyarakat Dayak dan seluruh warga,” kata Heriyus.
Bupati juga mengapresiasi Jemaat GKE Hosana Puruk Cahu atas pelayanan yang tidak kenal lelah. Kepada panitia pelaksana, Bupati menyampaikan apresiasi atas kerja tulus mempersiapkan rangkaian acara, mulai dari kebaktian, perlombaan, hingga aksi sosial.
“Biarlah kuasa kebangkitan itu tidak berhenti di mimbar dan liturgi gereja, tetapi masuk ke rumah tangga, ke tempat kita bekerja, ke kebun sawah dan ladang dan ke setiap sudut di mana pun kita berada. Jika Kristus sudah membarui hidup kita, maka marilah kita saling mengasihi dan tidak ada lagi pembatas di antara sesama kita dalam hidup bermasyarakat,” pesannya.
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21