Tingkatkan Wawasan, FKUB Mura Akan Kaji Tiru ke FKUB Malang

Read Time:1 Minute, 31 Second

Murung Raya, InfoPublik – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar rapat final terkait rencana Studi Banding ke FKUB Kota Malang sekaligus kaji tiru ke Bayu Sehat Mandiri (BSM) di Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari sistem pertanian terpadu yang dikembangkan oleh BSM Malang, sebagai upaya peningkatan wawasan dan pemberdayaan bagi pengurus FKUB di Murung Raya.

Rapat tersebut berlangsung di kantor sekretariat FKUB Kab.Mura, Selasa (7/10/2025). Rapat dipimpin oleh Sekretaris FKUB Kab.Mura, Jami dan dihadiri oleh Asisten I Setda Kab.Mura, Rahmat K. Tambunan yang mewakili Bupati Mura, beserta stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Sekretaris FKUB Kab.Mura, Jami, menjelaskan bahwa kegiatan kaji tiru ke BSM Malang ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman para pengurus FKUB, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian terpadu yang bisa diterapkan di Murung Raya.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat dibagikan kepada umat masing-masing sehingga mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan bersama,” ujar Jami.

Sementara itu, Kepala KaKemenag Mura, Marzuki Rahman, selaku Dewan Penasehat FKUB, menyampaikan harapannya agar seluruh unsur FKUB dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. “Kami berharap seluruh Dewan Penasehat bisa hadir secara kelembagaan dan bersama-sama mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kapasitas FKUB,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Setda Mura, Rahmat K. Tambunan, menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya terhadap rencana kegiatan kaji tiru tersebut. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penguatan kompetensi, wawasan, serta strategi penanganan berbagai persoalan sosial dan keagamaan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mendukung penuh kegiatan ini. Diharapkan melalui kunjungan ke BSM Malang, FKUB Murung Raya dapat membawa pulang hal-hal positif yang dapat diterapkan di daerah kita. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar,” tutur Rahmat.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Ad, Rid).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Mura Buka Bimtek Pengembangan Inovasi Pendidikan Digital Hebat

Read Time:1 Minute, 40 Second

Banjarmasin, InfoPublik – Bertempat di Ballroom hotel G-Sign Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Bupati Murung Raya (Mura) melalui Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Dapodik Sekolah, kegiatan tersebut bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin (6/10/2025)

Acara yang diinisiasi oleh Pemkab Mura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Mura ini diikuti oleh Operator Dapodik sekolah, sejumlah guru yang berjumlah kurang lebih 300 peserta.

Ketua pelaksana H. Hairudinor mengatakan kegiatan ini diikuti oleh operator dapodik mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP se- Kabupaten Murung Raya.

Direktur Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat, Danang Biyatmoko dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada tim kepanitiaan yang sudah bekerja keras sehingga kegiatan bimbingan teknis bisa berjalan baik, kemudian juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mura.

“Saya pikir sangat bagus pengembangan inovasi pendidikan digital terutama di era pendidikan yang sudah modern saat ini, beberapa kegiatan yang menyangkut itu biasanya mempunyai beberapa konsep yang banyak juga dikembangkan di kegiatan-kegiatan pengembangan pendidikan digital, salah satunya adalah konsep yang kemudian akan kita laksanakan bimbingan teknisnya saat ini yaitu digitalisasi pendidikan, beberapa konsep lain misalnya pembelajaran berbasis project atau project visual learning, yang sekarang banyak dikembangkan untuk pendidikan menengah dan pendidikan atas,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan bimtek mengingatkan agar sebagai operator dan atau sebagai orang yang akan mentransformasi pengetahuan tentang tata kelola dapodik ini bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik.

“Dengan bimtek dan pelatihan ini, ilmu dasarnya kita sudah memahami, jadi tinggal pengembangan, untuk pengembangan kita bisa tanya keahli atau ke teman-teman kita yang sudah memahami betul, tapi setidak-tidaknya ilmu dasarnya kita sudah pahami,” tuturnya.

Dikatakan Rahmanto terkait perencanaan, pembangunan, sarana dan prasarana pendidikan yang semuanya ada di dalam sistem dapodik. “Maka oleh karena itu peran bapak ibu sebagai operator dapodik sangat pemting dan tidak bisa dianggap remeh, bapak ibu adalah ujung tombak dalam memastikan data pendidikan di Kabupaten Murung Raya akurat dan update serta terkini.

(DiskominfoSP_Nof, Ren. Foto: Ren).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Plt. Sekda Tekankan Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Keindahan Kantor

Read Time:58 Second

Murung Raya, InfoPublik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Mura, Sarwo Mintarjo, memimpin apel gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati setempat, Senin (6/10/2025).

Dalam arahannya, Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo menyampaikan beberapa hal penting kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Mura.

Ia menekankan pentingnya peningkatan disiplin kerja, baik dari segi kehadiran, tanggung jawab, maupun kedisiplinan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Selain itu, Sarwo Mintarjo juga mengimbau agar seluruh Perangkat Daerah menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kerja masing-masing guna menciptakan suasana kantor yang nyaman, tertib dan mendukung produktivitas kerja.

“Realisasi anggaran dan kegiatan agar terus dipacu serta diawasi dengan baik. Pastikan setiap program yang sudah direncanakan dapat terlaksana sesuai target dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Sarwo juga mengingatkan kepada seluruh Perangkat Daerah agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada kegiatan masyarakat maupun pelayanan Pemerintahan.

“Koordinasi cepat dan akurat sangat penting, terutama bagi dinas-dinas terkait, dalam menyampaikan informasi maupun penanganan jika terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Murung Raya,” tambahnya.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Ad, Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Respon Cepat, Heriyus Tinjau Jembatan Rusak Akibat Banjir dan Longsor

Read Time:1 Minute, 5 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus turun langsung meninjau kondisi sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan akibat curah hujan berintensitas tinggi di wilayah Murung Raya.

Hujan deras tersebut menyebabkan aliran sungai meluap dan menimbulkan bencana banjir serta longsor di beberapa titik, di antaranya Jembatan Sanggrahan di Kecamatan Murung dan jembatan penghubung antara Desa Sungai Lunuk dan Desa Tino Talih di Kecamatan Tanah Siang, pada Sabtu (4/10/2025).

“Pemerintah daerah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melalui akses ke Jembatan Sanggrahan dan jembatan Desa Tino Talih karena harus ditutup akibat longsor,” ujar Heriyus.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera memperbaiki fasilitas yang terdampak bencana agar dapat kembali digunakan dengan lebih baik.

“Kita ketahui ada beberapa titik banjir dan longsor, yakni longsor di Jalan Pelita Mayong dua titik, longsor di turap Taman Makam Pahlawan Puruk Cahu, serta genangan banjir di Simpang Pulou Basan akibat hujan deras ekstrem,” kata Heriyus.

Lebih lanjut, Heriyus menyampaikan bahwa beberapa kecamatan juga terdampak bencana, termasuk gangguan arus listrik akibat pohon tumbang.

“Saya bersyukur atas kesiapsiagaan pihak PLN dalam menangani masalah kelistrikan di wilayah terdampak,” ujar dia.

Bupati juga mengingatkan para camat dan kepala desa di wilayah terdampak agar turun langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Nof, Res).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tengok SPPG Sentul, Pangan Dipasok UMKM dan Koperasi Desa

Read Time:1 Minute, 9 Second

Bogor – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sentul menjadi contoh bagaimana program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi penggerak ekonomi lokal. Pasokan bahan pangan untuk program tersebut berasal dari UMKM dan Koperasi Desa di wilayah sekitar.

“Banyaknya untuk bahan-bahan itu dari Koperasi Desa, terus ada beberapa yang memang kita ambil dari UMKM juga,” ungkap Kepala SPPG Babakan Madang, Sentul, Savira Hazra saat ditemui di kawasan Sentul, Rabu (1/10).

Sementara itu, membahas perihal kualitas makanan serta kebersihan, Savira memastikan SPPG Sentul menerapkan standar yang ketat. “Kalau untuk bahan, dari bahan pangan dulu ya, kita udah langsung pengecekan dari loading barang, ketika barang sampai, ada bahan baku mentah kita masukkan ke freezer. Itu ada standar suhu berapa, harus tepat,” imbuh dia.

Kemudian, seluruh proses memasak dan pencucian bahan baku dilakukan menggunakan air galon demi menjaga kualitas serta kebersihan makanan bergizi gratis (MBG) yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah dan posyandu.

Jika dalam proses pengecekan terdapat bahan-bahan pangan yang dinilai tidak layak oleh ahli gizi, Savira menjelaskan pihaknya dapat meminta pengembalian (return) ke supplier.

Adapun paket MBG yang disediakan oleh SPPG Sentul diperuntukkan bagi para siswa, balita, ibu hamil dan ibu menyusui, di mana angkanya mencapai 3.297 orang. “Untuk di minggu ini, penerima manfaat ada di angka 3.297. Itu 22 sekolah, termasuk Paud, TK, SD, SMP, SMA, dan satu posyandu. Di posyandunya sendiri ada balita dan ibu hamil,” jelas Savira.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

SPPG Sentul Terapkan Standar Tinggi, Gunakan Air Galon untuk masak dan cuci bahan baku

Read Time:1 Minute, 19 Second

Bogor — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Sentul, Jawa Barat menerapkan standar tinggi dalam pengolahan makanan. Seluruh proses memasak dan pencucian bahan baku dilakukan menggunakan air galon demi menjaga kualitas serta kebersihan makanan bergizi gratis (MBG) yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah dan posyandu.

“Sekarang hampir setiap hari kita melakukan koordinasi lewat Zoom untuk pencegahan. Yang paling utama itu air, karena air bisa membawa kuman dan kontaminasinya tinggi. Jadi dianjurkan untuk masak dan cuci bahan baku menggunakan air galon, bukan langsung dari keran,” ujar Kepala SPPG Babakan Madang, Savira Hajra saat ditemui di lokasi dapur, Rabu (1/10).

Savira juga menjelaskan proses pengecekan bahan pangan hingga standar suhu yang ketat. “Kalau untuk bahan pangan, dari awal sudah dicek sejak barang datang. Penanganannya harus tepat. Bahan baku mentah dimasukkan ke freezer dengan suhu standar tertentu, itu harus sesuai,” jelasnya.

Menurut Savira, bahan baku yang digunakan dapur MBG sebagian besar berasal dari koperasi desa dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekitar. “Banyaknya dari koperasi desa, dan sebagian dari UMKM,” katanya.

Ia berharap program MBG terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak Indonesia. “Harapannya program ini semakin diterima masyarakat dan tidak ada lagi kejadian yang merugikan. Semoga ke depan lebih baik dan persebarannya merata, sampai anak-anak di daerah jauh dari kota bisa merasakan manfaatnya,” ucapnya.

Savira pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinet yang mewujudkan program ini dan membuka lapangan kerja. “Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada Presiden dan menteri-menterinya yang menjalankan tugas besar ini. Semoga Bapak Presiden selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus memimpin negara ini,” tutupnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pelajar Selalu Antusias Sambut Mobil MBG, Personel Dapur Ikut Bangga

Read Time:53 Second

Bogor — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Sentul, Savira Hazra mengaku bangga melihat para pelajar yang selalu antusias menyambut kedatangan mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Menurutnya, momen tersebut menjadi penyemangat bagi dirinya dan tim untuk terus berkontribusi dalam program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini.

“Jujur saja, kemarin saya berkesempatan ikut mengantar makanan dengan mobil ke sekolah. Anak-anak sangat antusias, senangnya luar biasa, dan itu membuat hati ikut bahagia melihat mereka makan dengan gembira,” ujar Savira Rabu (1/10) saat ditemui di kawasan Sentul.

Kebahagiaan lain, lanjut perempuan berusia 24 tahun ini, adalah ketika para siswa menyampaikan rasa terima kasih lewat surat.

“Kadang ada surat-surat ucapan terima kasih yang benar-benar menyentuh hati. Meski di balik surat itu, mereka kadang juga menyisipkan request makanan tertentu, walaupun tidak semuanya bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Savira bersama tim SPPG Babakan Madang setiap minggu menyalurkan rata-rata 3.297 porsi makanan. Penerima manfaatnya meliputi siswa PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA di 22 sekolah, serta posyandu yang menaungi balita dan ibu hamil.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

MBG Jadi Berkah Keluarga: Ibu Bekerja di Dapur, Anak Dapat Asupan Bergizi Gratis

Read Time:1 Minute, 16 Second

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendatangkan berkah ekonomi bagi keluarga yang tinggal di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tidak hanya anak yang terpenuhi gizi hariannya, orang tua juga turut merasakan manfaat dengan berkesempatan bekerja menjadi di dapur.

Siti Saripah (28), yang memiliki dua anak berusia 4 dan 7 tahun, bercerita awalnya ia diajak oleh temannya yang bekerja di dapur MBG. Tanpa pikir panjang, ia mengiyakan tawaran tersebut dan kini telah bekerja selama satu bulan.

Ia mengaku penghasilan yang didapat dari bekerja di dapur MBG bisamembantu memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari. Ia senang dapat membantu meringankan beban suami yang bekerja di bagian PAM air dan akhirnya mampu membeli barang yang diinginkan kedua anaknya.

“Alhamdulillah lebih kebantu, gitu. Jadi anak saya juga mau apa-apa juga dibeliin,” ujarnya saat ditemui di kawasan Sentul, Rabu (1/10).

Anak pertamanya yang duduk di sekolah SD, kata dia, sering bercerita terkait menu makanan yang ia dapat setiap harinya. Ia berpesan kepada anaknya agar menghabiskan makanan tersebut. Selain gizi terpenuhi, uang jajan pun dapat ditabung.

“Saya senang. Jadi terbantu lebih mengurangi uang jajan. Biasanya uang jajan segini jadi agak kurang. Bisa ketabung sedikit-sedikit sisanya,” ucapnya.

Ia berharap, program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto ini dapat terus berjalan dan diperluas. Harapannya, semakin banyak anak-anak yang terpenuhi gizi hariannya sekaligus dapat mempekerjakan lebih banyak masyarakat.

“Mudah-mudahan MBG tetap maju gitu. Terus, maju terus. Biar tambah luas. Biar pengangguran bisa bekerja di MBG yang belum masuk gitu. Yang belum menerima segera nerima dari MBG makanan gratis,” pungkasnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

MBG Atasi Pengangguran: Nahwan Anak Kuli Bangunan Kini Bisa Bantu Ekonomi Keluarga

Read Time:1 Minute, 46 Second

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberi manfaat nyata tidak hanya bagi para pelajar di sekolah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Salah satunya adalah Nahwan (18), anak seorang kuli bangunan yang kini bekerja di Divisi Persiapan Masak dapur penyedia makanan bergizi (SPPG). Baru tiga minggu bergabung, ia sudah merasa senang karena bisa belajar hal baru sekaligus membantu perekonomian keluarga.

“Senang saya kerja di sini karena dapat tim yang suportif dan bisa bekerja sama. Juga bisa menambah wawasan baru,” ujar Nahwan kawasan Babakan Madang, Sentul, Bogor Rabu (1/10).

Sejak kelas 11 SMA, Nahwan terbiasa bekerja paruh waktu sebagai waiter dan steward di hotel. Motivasi utamanya sederhana: mencari pengalaman, menambah uang saku, sekaligus membantu orang tua. Setelah lulus sekolah, ia bersyukur bisa langsung bekerja di dapur MBG.

“Awalnya saya lihat status WhatsApp saudara, terus saya tanyakan itu dapur MBG yang mana. Saya cari tahu, lalu langsung melamar. Alhamdulillah diterima,” tuturnya.

Dari gajinya, Nahwan menyisihkan sebagian besar untuk keluarga. “Sekitar 50% untuk membeli bahan pokok, makanan. Sisanya ada ditabung, 10% dari gaji,” jelasnya.

Bekerja di dapur MBG juga menghadirkan tantangan. “Kalau jadi waiter kan hanya melayani pelanggan dengan ramah. Di sini beda, karena harus menyiapkan bahan makanan untuk 3.000 porsi, jadi selalu mikir cukup atau tidaknya,” ujarnya.

Meski sempat ragu di awal, kini Nahwan semakin mantap. “Awalnya ragu-ragu karena baru pertama kali. Tapi alhamdulillah sekarang berjalan lancar,” katanya.

Ia juga merasakan langsung dampak besar program MBG. “Selain anak sekolah dapat makanan bergizi gratis, program ini juga mengurangi pengangguran. Contohnya saya. Setelah lulus sekolah, tiga bulan cari kerja susah sekali. Dengan adanya program ini, saya bisa bekerja,” jelasnya.

Di akhir, ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. “Terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah mengadakan program ini. Program ini mengurangi pengangguran di Indonesia, contohnya saya yang baru lulus bisa langsung dapat pekerjaan. Doa saya, semoga Bapak Prabowo selalu sehat dan dipanjangkan umur,” pungkasnya.

Program MBG bukan hanya memastikan anak-anak sekolah mendapat makanan bergizi, tetapi juga membuka harapan baru bagi anak muda seperti Nahwan, yang kini bisa membantu ekonomi keluarga sekaligus menata masa depan.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Anak Satpam Kerja di Dapur MBG: Nafkah untuk Keluarga, Harap Program Lanjut Terus

Read Time:1 Minute, 9 Second

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi peluang kerja bagi masyarakat. Maya Melinda (20), anak seorang satpam, mengaku senang mendapat pekerjaan sebagai petugas cuci ompreng di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah mengetahui informasi lowongan dari media sosial. Ia bertekad membantu sang ayah menafkahi keluarga.

“Senang banget, program ini membuka peluang kerja. Senang sekali bisa masuk ke bagian MBG, sekaligus membantu keluarga,” ujarnya saat ditemui di lokasi dapur Rabu (1/10).

Maya berharap program MBG dapat terus berjalan. “Semoga SPPG ini berkelanjutan, berkepanjangan. Kami senang bisa bergabung di MBG ini, mencari nafkah untuk keluarga. Semoga anak-anak sekolah penerima MBG juga bisa bahagia mendapatkannya,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kerap ada porsi MBG yang tersisa. “Kalau kelebihan porsi, biasanya dibawa lagi dan dimakan karyawan. Kadang seperti itu,” ungkapnya.

Maya juga menceritakan rutinitasnya membersihkan ompreng. “Pertama, ompreng datang dari driver. Lalu dipisahkan makanan sisa dengan wadahnya. Setelah itu diberi air supaya kerak, terutama nasi, lebih mudah dibersihkan. Baru dicuci, digosok, dibilas, lalu di-open,” jelasnya.

Sebagai anak ketiga dari empat bersaudara, Maya bersyukur bisa bekerja di SPPG Babakan Madang, Sentul, Jawa Barat untuk membantu perekonomian keluarga. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas program ini.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Saya senang bisa bergabung di SPPG ini, sehingga bisa memberikan hasil jerih payah saya kepada orang tua. Semoga program-program Bapak semakin amanah. Terima kasih,” pungkasnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version