SPPG Sentul Terapkan Standar Tinggi, Gunakan Air Galon untuk masak dan cuci bahan baku

Read Time:1 Minute, 19 Second

Bogor — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Sentul, Jawa Barat menerapkan standar tinggi dalam pengolahan makanan. Seluruh proses memasak dan pencucian bahan baku dilakukan menggunakan air galon demi menjaga kualitas serta kebersihan makanan bergizi gratis (MBG) yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah dan posyandu.

“Sekarang hampir setiap hari kita melakukan koordinasi lewat Zoom untuk pencegahan. Yang paling utama itu air, karena air bisa membawa kuman dan kontaminasinya tinggi. Jadi dianjurkan untuk masak dan cuci bahan baku menggunakan air galon, bukan langsung dari keran,” ujar Kepala SPPG Babakan Madang, Savira Hajra saat ditemui di lokasi dapur, Rabu (1/10).

Savira juga menjelaskan proses pengecekan bahan pangan hingga standar suhu yang ketat. “Kalau untuk bahan pangan, dari awal sudah dicek sejak barang datang. Penanganannya harus tepat. Bahan baku mentah dimasukkan ke freezer dengan suhu standar tertentu, itu harus sesuai,” jelasnya.

Menurut Savira, bahan baku yang digunakan dapur MBG sebagian besar berasal dari koperasi desa dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekitar. “Banyaknya dari koperasi desa, dan sebagian dari UMKM,” katanya.

Ia berharap program MBG terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak Indonesia. “Harapannya program ini semakin diterima masyarakat dan tidak ada lagi kejadian yang merugikan. Semoga ke depan lebih baik dan persebarannya merata, sampai anak-anak di daerah jauh dari kota bisa merasakan manfaatnya,” ucapnya.

Savira pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinet yang mewujudkan program ini dan membuka lapangan kerja. “Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada Presiden dan menteri-menterinya yang menjalankan tugas besar ini. Semoga Bapak Presiden selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus memimpin negara ini,” tutupnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pelajar Selalu Antusias Sambut Mobil MBG, Personel Dapur Ikut Bangga

Read Time:53 Second

Bogor — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Sentul, Savira Hazra mengaku bangga melihat para pelajar yang selalu antusias menyambut kedatangan mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Menurutnya, momen tersebut menjadi penyemangat bagi dirinya dan tim untuk terus berkontribusi dalam program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini.

“Jujur saja, kemarin saya berkesempatan ikut mengantar makanan dengan mobil ke sekolah. Anak-anak sangat antusias, senangnya luar biasa, dan itu membuat hati ikut bahagia melihat mereka makan dengan gembira,” ujar Savira Rabu (1/10) saat ditemui di kawasan Sentul.

Kebahagiaan lain, lanjut perempuan berusia 24 tahun ini, adalah ketika para siswa menyampaikan rasa terima kasih lewat surat.

“Kadang ada surat-surat ucapan terima kasih yang benar-benar menyentuh hati. Meski di balik surat itu, mereka kadang juga menyisipkan request makanan tertentu, walaupun tidak semuanya bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Savira bersama tim SPPG Babakan Madang setiap minggu menyalurkan rata-rata 3.297 porsi makanan. Penerima manfaatnya meliputi siswa PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA di 22 sekolah, serta posyandu yang menaungi balita dan ibu hamil.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

MBG Jadi Berkah Keluarga: Ibu Bekerja di Dapur, Anak Dapat Asupan Bergizi Gratis

Read Time:1 Minute, 16 Second

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendatangkan berkah ekonomi bagi keluarga yang tinggal di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tidak hanya anak yang terpenuhi gizi hariannya, orang tua juga turut merasakan manfaat dengan berkesempatan bekerja menjadi di dapur.

Siti Saripah (28), yang memiliki dua anak berusia 4 dan 7 tahun, bercerita awalnya ia diajak oleh temannya yang bekerja di dapur MBG. Tanpa pikir panjang, ia mengiyakan tawaran tersebut dan kini telah bekerja selama satu bulan.

Ia mengaku penghasilan yang didapat dari bekerja di dapur MBG bisamembantu memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari. Ia senang dapat membantu meringankan beban suami yang bekerja di bagian PAM air dan akhirnya mampu membeli barang yang diinginkan kedua anaknya.

“Alhamdulillah lebih kebantu, gitu. Jadi anak saya juga mau apa-apa juga dibeliin,” ujarnya saat ditemui di kawasan Sentul, Rabu (1/10).

Anak pertamanya yang duduk di sekolah SD, kata dia, sering bercerita terkait menu makanan yang ia dapat setiap harinya. Ia berpesan kepada anaknya agar menghabiskan makanan tersebut. Selain gizi terpenuhi, uang jajan pun dapat ditabung.

“Saya senang. Jadi terbantu lebih mengurangi uang jajan. Biasanya uang jajan segini jadi agak kurang. Bisa ketabung sedikit-sedikit sisanya,” ucapnya.

Ia berharap, program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto ini dapat terus berjalan dan diperluas. Harapannya, semakin banyak anak-anak yang terpenuhi gizi hariannya sekaligus dapat mempekerjakan lebih banyak masyarakat.

“Mudah-mudahan MBG tetap maju gitu. Terus, maju terus. Biar tambah luas. Biar pengangguran bisa bekerja di MBG yang belum masuk gitu. Yang belum menerima segera nerima dari MBG makanan gratis,” pungkasnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

MBG Atasi Pengangguran: Nahwan Anak Kuli Bangunan Kini Bisa Bantu Ekonomi Keluarga

Read Time:1 Minute, 46 Second

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberi manfaat nyata tidak hanya bagi para pelajar di sekolah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Salah satunya adalah Nahwan (18), anak seorang kuli bangunan yang kini bekerja di Divisi Persiapan Masak dapur penyedia makanan bergizi (SPPG). Baru tiga minggu bergabung, ia sudah merasa senang karena bisa belajar hal baru sekaligus membantu perekonomian keluarga.

“Senang saya kerja di sini karena dapat tim yang suportif dan bisa bekerja sama. Juga bisa menambah wawasan baru,” ujar Nahwan kawasan Babakan Madang, Sentul, Bogor Rabu (1/10).

Sejak kelas 11 SMA, Nahwan terbiasa bekerja paruh waktu sebagai waiter dan steward di hotel. Motivasi utamanya sederhana: mencari pengalaman, menambah uang saku, sekaligus membantu orang tua. Setelah lulus sekolah, ia bersyukur bisa langsung bekerja di dapur MBG.

“Awalnya saya lihat status WhatsApp saudara, terus saya tanyakan itu dapur MBG yang mana. Saya cari tahu, lalu langsung melamar. Alhamdulillah diterima,” tuturnya.

Dari gajinya, Nahwan menyisihkan sebagian besar untuk keluarga. “Sekitar 50% untuk membeli bahan pokok, makanan. Sisanya ada ditabung, 10% dari gaji,” jelasnya.

Bekerja di dapur MBG juga menghadirkan tantangan. “Kalau jadi waiter kan hanya melayani pelanggan dengan ramah. Di sini beda, karena harus menyiapkan bahan makanan untuk 3.000 porsi, jadi selalu mikir cukup atau tidaknya,” ujarnya.

Meski sempat ragu di awal, kini Nahwan semakin mantap. “Awalnya ragu-ragu karena baru pertama kali. Tapi alhamdulillah sekarang berjalan lancar,” katanya.

Ia juga merasakan langsung dampak besar program MBG. “Selain anak sekolah dapat makanan bergizi gratis, program ini juga mengurangi pengangguran. Contohnya saya. Setelah lulus sekolah, tiga bulan cari kerja susah sekali. Dengan adanya program ini, saya bisa bekerja,” jelasnya.

Di akhir, ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. “Terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah mengadakan program ini. Program ini mengurangi pengangguran di Indonesia, contohnya saya yang baru lulus bisa langsung dapat pekerjaan. Doa saya, semoga Bapak Prabowo selalu sehat dan dipanjangkan umur,” pungkasnya.

Program MBG bukan hanya memastikan anak-anak sekolah mendapat makanan bergizi, tetapi juga membuka harapan baru bagi anak muda seperti Nahwan, yang kini bisa membantu ekonomi keluarga sekaligus menata masa depan.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Anak Satpam Kerja di Dapur MBG: Nafkah untuk Keluarga, Harap Program Lanjut Terus

Read Time:1 Minute, 9 Second

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi peluang kerja bagi masyarakat. Maya Melinda (20), anak seorang satpam, mengaku senang mendapat pekerjaan sebagai petugas cuci ompreng di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah mengetahui informasi lowongan dari media sosial. Ia bertekad membantu sang ayah menafkahi keluarga.

“Senang banget, program ini membuka peluang kerja. Senang sekali bisa masuk ke bagian MBG, sekaligus membantu keluarga,” ujarnya saat ditemui di lokasi dapur Rabu (1/10).

Maya berharap program MBG dapat terus berjalan. “Semoga SPPG ini berkelanjutan, berkepanjangan. Kami senang bisa bergabung di MBG ini, mencari nafkah untuk keluarga. Semoga anak-anak sekolah penerima MBG juga bisa bahagia mendapatkannya,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kerap ada porsi MBG yang tersisa. “Kalau kelebihan porsi, biasanya dibawa lagi dan dimakan karyawan. Kadang seperti itu,” ungkapnya.

Maya juga menceritakan rutinitasnya membersihkan ompreng. “Pertama, ompreng datang dari driver. Lalu dipisahkan makanan sisa dengan wadahnya. Setelah itu diberi air supaya kerak, terutama nasi, lebih mudah dibersihkan. Baru dicuci, digosok, dibilas, lalu di-open,” jelasnya.

Sebagai anak ketiga dari empat bersaudara, Maya bersyukur bisa bekerja di SPPG Babakan Madang, Sentul, Jawa Barat untuk membantu perekonomian keluarga. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas program ini.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Saya senang bisa bergabung di SPPG ini, sehingga bisa memberikan hasil jerih payah saya kepada orang tua. Semoga program-program Bapak semakin amanah. Terima kasih,” pungkasnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version