Rakor Absensi Online Kabupaten Murung Raya

Read Time:55 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Dalam rangka meningkatkan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) akan mulai menerapkan sistem absensi online bagi ASN di seluruh Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

Berkaitan dengan rencana penggunaan sistem absensi online, Sekretaris Daerah (Sekda) Hermon mengundang Inspektur, Kepala BKPSDM, Kadis Kominfo SP,  Kabag Organisasi dan Kabag Hukum, menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bagi Pegawai baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Honorer di Kabupaten Murung Raya, bertempat di Ruang Rapat Gedung A Kantor Bupati Murung Raya. Kamis (27/02/2020).

Dalam kesempatan ini, Hermon menyampaikan bahwa penerapan absensi online adalah dalam rangka pembinaan aparatur terkait kedisiplinan, rendahnya kepatuhan namun demikian yang perlu juga di antisipasi adalah keamanan alat dan ketersediaan infrastruktur.

Lebih lanjut Hermon menuturkan  kepada peserta rapat koordinasi terkait dasar pelaksanaan, aturan-aturan, dan teknis pelaksanaan absensi online yang akan diterapkan melalui dua jenis metode yaitu absensi wajah dengan mesin dan absensi mobile.

Dengan diterapkannya absensi online ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pegawai terkait dengan disiplin pegawai sehingga kualitas pelayanan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dapat terlaksana dengan optimal. (DiskominfoSP_MC: Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kaum Bapak Gereja Berbicara Tentang Adat Budaya

Read Time:46 Second

<![CDATA[MC-Murung Raya- Kaum Bapak Gereja Hosana Puruk Cahu mengadakan diskusi dengan tema dunia nyata dan dunia roh menurut iman Kristen bertempat di Aula gereja Hosana Jl. Gereja Puruk Cahu, Rabu (26/02/2020). Menurut Ketua Resort Pdt. Herry menyatakan bahwa Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa makhluk roh itu memang ada. Ada yang baik dan ada yang jahat. Namun, Alkitab dengan jelas menyatakan kalau roh-roh manusia yang telah mati tidak dapat bergentayangan di bumi dan "menghantui" orang-orang yang masih hidup. Surat Ibrani 9:27 menyatakan, "Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi." Lebih lanjut Herry menyampaikan bahwa saat ini orang percaya masih mencampur adukkan imanya dengan adat budaya yang berlaku di masyarakat. “Misalnya kalau ada keluarga yang baru saja meninggal pasti mereka memasang foto yang meninggal dan di depannya aka nada lilin yang menyala, kopi ataupun makanan kesuakaan mendiang” Ujar Herry. Lain lagi dengan penuturan Ketua KPB, Bimo Santoso, bahwa dia pernah melakukan perjalanan naik kendaraan mobil bersama dengan beberapa temannya pada malam hari, kira-kira di pertengahan jalan tiba-tiba mobilnya mogok. Dengan sepontan temannya menanyakan apakah membawa sesuatu. Memang Bimo membawa kotak kue isinya air mineral, kue bolu, lemper dan telor. “Ini penyebabnya pak, yang membuat mobil kita mogok” ungkap teman Bimo sambil membuang lemper dan telor. Dan anehnya tak lama berselang mobil bisa berjalan dengan lancar. Herry mengatakan bahwa itu adalah adat budaya yang berkembang di masyarakat, namun tidak alkitabiah. Ada dua sikap yang harus dikembangkan oleh orang Kristen dalam menghadapi adat budaya. Pertama, memeriksa adat budaya dengan kritis. Adat budaya adalah sesuatu yang konkrit menyertai kehidupan manusia dalam masyarakat. Tidak ada masyarakat tanpa budaya dan tidak ada adat budaya yang statis. Meski demikian, sikap kritis dan hati-hati sangat diperlukan. Tugas orang Kristen dan gereja adalah menguji, apakah adat budaya itu sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan? Dalam proses pengujian itu, orang Kristen dan gereja harus mampu melakukan pemisahan, mana yang “terang” dan mana yang “gelap”, mana yang perlu disingkirkan, mana yang dapat dipakai, dan mana yang perlu diperbarui. Kedua, memperbarui adat budaya. Harus diakui bahwa setiap adat budaya mengandung dosa. Tugas orang Kristen dan gereja adalah memperbarui adat budaya, dalam terang Injil, sebagai perwujudan sikap hidup orang Kristen yang baru dan senantiasa bersedia memperbarui diri. (MC DiskominfoSP Mura)]]>

Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan



Sekda Mura Pimpin Rapat Persiapan HUT Satpol PP

Read Time:45 Second

<![CDATA[MC-Murung Raya- Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Hermon memimpin rapat persiapan HUT Satpol PP, Linmas dan Damkar se Provinsi Kalteng di Aula Gedung A Setda Kab. Murung Raya, Rabu (26/02/2020). Rapat ini diikuti oleh Kasatpol PP Iskandar, Kepala Bidang, dan Tokoh Masyarakat. Hermon menekankan kepada seluruh jajaran Satpol PP Murung Raya untuk melakukan persiapan semaksimal mungkin. “Saya tekankan kepada yang hadir untuk melakukan persiapan sebaik mungkin, agar nantinya perayaan HUT tahun ini berjalan lancar dan sukses,” tegas Hermon. Kabupaten Murung Raya ditunjuk menjadi tuan rumah Peringatan HUT Pemadam Kebakaran Ke-101, HUT Sat Pol Ke-70, dan HUT Satlinmas Ke-58 Tahun 2020 mendatang sesuai hasil keputusan Pemerintah Provinsi Kalteng beberapa waktu yang lalu. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kabupaten Murung Raya, Iskandar mengatakan ditunjuknya Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah tingkat Provinsi pelaksanaan HUT Pemadam Kebakaran, Sat Pol dan HUT Satlinmas Tahun 2020 mendatang, tidak lepas dari kepercayaan Pemerintah Provinsi Kalteng kepada Pemerintah Kab. Murung Raya. “Ditunjuknya Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah pelaksanaan HUT tingkat nasional tahun 2020 mendatang, tidak lepas dari kepercayaan Pemerintah Provinsi Kalteng kepada Pemerintah Kab. Murung Raya, Ungkap Iskandar saat ditemui usai Rapat persiapan Hut Sapol PP Tingkat Provinsi Kalteng di Murung Raya. Ditunjuknya Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah pasti akan memberi dampak yang positif, karena akan dihadiri ribuan peserta yang secara lansung mendorong pertumbuhan ekonomi Masyarakat Mura. (MC DiskominfoSP Mura)]]>

Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan



Peran Diskominfo SP Murung Raya Dalam Sensus Penduduk 2020

Read Time:1 Minute, 13 Second

<![CDATA[MC-Murung Raya-Bertempat di GPU Tira Tangka Balang telah dilaksanakan Rapat Koordinasi Sesus Penduduk 2020 yang dibuka oleh Wakil Bupati Rejikinoor dan dihadiri oleh kepala SOPD.(24/2) Dalam rangka mensukseskan sensus penduduk 2020, Diskominfo SP Mura berperan dalam menginformasikan kegiatan itu melalui berbagai kanal komunikasi baik media cetak maupun elektronik (website, media sosial dan videotron). Menurut Kadis Kominfo SP, dalam melakukan perannya itu, Diskomifo SP Mura juga melibatkan para penyiar radio, media center dan para relawan yang aktif di media sosial. “Selain itu kita juga banyak dibantu nantinya oleh relawan TIK, KIM serta pemanfaatan media yang Diskominfo SP punyai” ujar Bimo dalam acara Rapat Koordinasi Sensus Penduduk. Menurut Bimo peran lain Diskominfo SP adalah mensosialisasikan rencana sensus penduduk 2020 itu kepada masyarakat dengan berbagai jenis media tersebut. Apalagi menurutnya, sensus nanti menggunakan metode baru yaitu media digital. “Literasi digital penduduk Mura diakui belum begitu tinggi, jadi perlu dipacu untuk mensosialisasikan ini kepada masyarakat, agar bisa meminimalisir kemungkinan kesalahan input data” katanya. Dalam sensus penduduk 2020 rencananya akan digunakan dua metode yaitu metode konvensional lalu metode kedua adalah metode registrasi data keluarga secara online oleh masyarakat sendiri. Diskominfo SP akan menyebarluaskan informasi sensus penduduk ke khalayak ramai untuk mewujudkan satu data kependudukan Indonesia. ”Kita harus ajak seluruh lapisan masyarakat agar berpartisipasi dalam sensus penduduk online yang akan dilaksanakan pada bulan Pebruari-Maret 2020″. Keberhasilan Sensus Penduduk 2020 Insya Allah dapat diraih dengan kerja sama yang baik dari semua pihak, “Kita harus mengimbau kepada seluruh pegawai/ karyawan di lingkungan kerjanya untuk berpartisipasi secara aktif pada Sensus Penduduk Online pada 15 Februari – 31 Maret 2020. Mari bantu kami, mencatat Indonesia,” tegas Bimo. (MC DiskominfoSP Mura)]]>

Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan



53 Orang Lulus Audisi Peserta Pesparawi

Read Time:46 Second

<![CDATA[MC-Murung Raya-Menghadapi pesta padua suara gerejawi (Pesparawi) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang akan diselenggarakan pada tahun 2020, maka LPP Kab. Murung Raya sedang melakukan persiapan-persiapan, antara lain melakukan audisi bagi anggota kontingen yang akan mewakili Kabupaten Murung Raya ke event tersebut. Dan sebanyak 53 orang lolos audisi yang dilakukan oleh LPP Kabupaten Murung Raya yang dilaksankan selama dua hari sejak tanggal 22 Februari di aula rujab Bupati Murung Raya oleh Tim Audisi dari Salatiga Yulius Intarto dan dari intern LPP Kab. Mura Dita Sabatini. Menurut Wakil Ketua LPP Kab. Murung Raya, Bimo Santoso yang aktif mendampingi selama audisi menyampaikan bahwa maksud diadakannya audisi adalah untuk menjaring anggota paduan suara yang memenuhi kriteria yang diinginkan sebagai perpaduan yang harmonis sesuai kaidah seni suara, menumbuhkan nilai kebersamaan dan kebanggaan sebagai anggota paduan suara dan pembentukan tim paduan suara yang berkualitas. “Memang para peserta audisi sebagian besar adalah anggota kontingen Pesparawi yang menang saat lomba Pesparawi Tingkat Kabupaten yang dilaksanakan pada akhir tahun 2019 yang lalu, baik kelompok paduan suara wanita, paduan suara pria maupun paduan suara dewasa campuran” Ujar Bimo. Memang pembinaan paduan suara pada umumnya bersifat temporer, artinya hanya dibentuk jika ada event yang membutuhkan dan menyewa pelatih dari luar dengan biaya yang relatif mahal, padahal kita memiliki pelatih lokal yang tidak bisa diragukan kemampuannya. Menurut Dita yang adalah pelatih paduan suara yang dimiliki Kabupaten Murung Raya mengatakan bahwa sebenarnya kalau kita mampu memahami trik/teknik latihan paduan suara sebenarnya tidak terlalu sulit dan bisa kita kerjakan sendiri. “Yang penting kita bisa membuat program latihan yang baik, tentunya dengan sarana/tempat latihan yang representatif dan anggota paduan suara kompak dan mau kerjasama dalam setiap latihan.” Ujar Dita yang menyelesaikan S1 di bidang musik di Filipina. Sementara itu menurut Yulius, kualitas suara para peserta beragam karena memang ada peserta audisi yang sudah sering mengkuti kompetisi paduan suara dan ada juga yang belum, namun secara keseluruhan rata-rata memiliki kemampuan yang baik. “Namun demikian kita harus pilih yang terbaik sesuai kriteria.” Tutur Yulius. (MC DiskominfoSP Mura)]]>

Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan



Tingkatkan Silaturahmi, Tim Penggerak PKK Murung Raya Adakan Pertemuan

Read Time:38 Second

<![CDATA[MC-Murung Raya-Pengurus Tim penggerak PKK Kab. Murung Raya mengadakan pertemuan rutin di pendopo Rujab Bipati Murung Raya, Sabtu, 22/02/2020. Hadir dalam pertemuan tersebut ketua Tim Penggerak PKK Kab. Murung Raya Lynda Kristiane, ketua Dharma Wanita Ny. Hermon dan kurang lebih 25 orang pengurus. Dalam pertemuan rutin tersebut juga dibicarakan rencana kegiatan ke depan, terutama bagaimana peran Tim Penggerak PKK menyikapi setiap permasalahan dalam keluarga, terlebih dalam menyikapi masalah pernikahan dini, penyalahgunaan narkoba, stunting maupun bagaimana mensejahterakan keluarga. Menurut Lynda Kristiane, PKK bisa menjadi pihak di garda depan dalam mengatasi berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Misalnya, menggerakkan ibu-ibu, bagaimana caranya menekan angka kematian ibu hamil, atau berkontribusi mengatasi masalah gizi anak, kesehatan anak dan stunting. Lebih lanjut Lynda Kristiane mengatakan bahwa gerakan PKK bertujuan memberdayakan keluarga untuk meningkatkan kesejahteraan menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, maju dan mandiri, kesetaraan dan keadilan gender serta kesadaran hukum dan lingkungan. Kegiatan para ibu PKK menekankan pada prinsip pemberdayaan dan partisipasi masyarakat lewat pemberdayaan keluarga. “Kegiatan PKK sangat banyak, makanya besar sekali peran ibu-ibu PKK ini terhadap masyarakat.” Ungkap Lynda yang juga sebagai Kadis Disdalduk KBP3A Kabupaten Murung Raya. (MC DiskominfoSP Mura)]]>

Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan



LPP Mura Adakan Audisi Untuk Pesparawi

Read Time:22 Second

<![CDATA[MC-Murung Raya- Bertempat di aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, Sabtu(22/2/20) puluhan orang mengikuti audisi untuk persiapan mengikuti Pesparawi Tingkat Provinsi Kalteng yang akan dilaksanakan di Kab. Kapuas.Menurut ketua LPP Kabupaten Murung Raya Lynda Kristiane yang di dampingi Kordinator Penyelenggara Pesparawi Bimo Santoso mengatakan bahwa audisi sangat diperlukan guna mendapatkan penyanyi yang memiliki kualitas suara yang diinginkan," karena kita harus menjadi yang terbaik." Ujarnya "Kita ingin mencari anggota paduan suara yang memiliki kualitas suara yang baik dan mampu bersaing di ajang tingkat nasional" tutur Lynda.Menurut ketua LPP Kab. Mura bila memungkinkan Kab. Murung Raya akan mengikuti 7 kategori pada Pesparawi Provinsi nanti. Nantinya tim audisi akan menentukan setiap peserta akan berada di kategori mana, dan apabila dalam penilaian nanti ada yang harus ikut dalam dua kategori tidak boleh menolak dan harus mengikuti.Perlu diketahui Tim Audisi langsung dipimpin oleh Guru musik dari UKSW Salatiga Yulius Istarto di bantu oleh Dita Sabatini lulusan musik dari Philipina. (MC DiskominfoSP Mura)]]>

Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan



Perdie: UPTD PPA Dibutuhkn Di Tingkat Kabupaten, Yang Bertujuan Untuk Menyediakan Layanan Perlindungan Bagi Perempuan & Anak

Read Time:1 Minute, 24 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak atau yang disingkat dengan UPTD PPA adalah unit pelaksana teknis daerah yang dibentuk Pemerintah daerah dalam memberikan layanan bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan, diskriminasi, perlindungan khusus dan masalah lainnya.

Acara pembentukan UPTD PPA Kabupaten Murung Raya dan sosialisasi ini dilaksanakanan di aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, yang dihadiri Bupati Mura Perdie M. Yoseph, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah dr. ADM Tangkudung yang nantinya memberikan materi bersama tim narasumber, Forkopimda Mura, Kepala OPD lingkup Pemkab Mura, Ketua Tim penggerak PPK Kab.Mura yang juga Kepala DISDALDUK KB P3A Lynda Kristiane, insan pers dan tamu undangan lainnya. Kamis (20/02/2020).

Kepala DISDALDUK KB P3A, Lynda Kristiane dalam laporannya menyampaikan, “adapun tujan kegiatan ini adalah yang pertama untuk meningkatkan peran dan partisipasi Pemerintah, masyarakat terhadap program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, kedua terbentuknya UPTD PPA sebagai salah satu penyedia layanan bagi perempuan dan anak terhadap kekerasan dan diskriminasi, ketiga agar memperoleh dukungan terutama oleh para pengambil kebijakan sehingga yang memberikan layanan nantinya bukan hanya dari UPTD PPA tapi juga dari sektor-sektor yang lain, yang bisa membantu untuk penyelesaian atau penanganan dari korban kekerasan perempuan dan anak”.

UPTD PPA di tingkat Kabupaten dibutuhkan, yang bertujuan untuk menyediakan layanan perlindungan bagi perempuan dan anak sebagaimana yan telah ditetapkan melalui Permen PPPA nomor 4 tahun 2018 tentang pembentukan UPTD PPA, hal ini disampaikan dalam sambutannya Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M. Yoseph.

“Untuk mencapai tujuan tersebut perlu dilakukan pembentukan UPTD PPA, diharapkan dengan terbentuknya UPTD ini permasalahan kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak dapat berkurang”, tutur Perdie. (DiskominfoSP_MC: Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Perdie: UPTD PPA Dibutuhkn Di Tingkat Kabupaten, Yang Bertujuan Untuk Menyediakan Layanan Perlindungan Bagi Perempuan & Anak

Read Time:1 Minute, 24 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak atau yang disingkat dengan UPTD PPA adalah unit pelaksana teknis daerah yang dibentuk Pemerintah daerah dalam memberikan layanan bagi perempuan dan anak yang mengalami kekerasan, diskriminasi, perlindungan khusus dan masalah lainnya.

Acara pembentukan UPTD PPA Kabupaten Murung Raya dan sosialisasi ini dilaksanakanan di aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya, yang dihadiri Bupati Mura Perdie M. Yoseph, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Provinsi Kalimantan Tengah dr. ADM Tangkudung yang nantinya memberikan materi bersama tim narasumber, Forkopimda Mura, Kepala OPD lingkup Pemkab Mura, Ketua Tim penggerak PPK Kab.Mura yang juga Kepala DISDALDUK KB P3A Lynda Kristiane, insan pers dan tamu undangan lainnya. Kamis (20/02/2020).

Kepala DISDALDUK KB P3A, Lynda Kristiane dalam laporannya menyampaikan, “adapun tujan kegiatan ini adalah yang pertama untuk meningkatkan peran dan partisipasi Pemerintah, masyarakat terhadap program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, kedua terbentuknya UPTD PPA sebagai salah satu penyedia layanan bagi perempuan dan anak terhadap kekerasan dan diskriminasi, ketiga agar memperoleh dukungan terutama oleh para pengambil kebijakan sehingga yang memberikan layanan nantinya bukan hanya dari UPTD PPA tapi juga dari sektor-sektor yang lain, yang bisa membantu untuk penyelesaian atau penanganan dari korban kekerasan perempuan dan anak”.

UPTD PPA di tingkat Kabupaten dibutuhkan, yang bertujuan untuk menyediakan layanan perlindungan bagi perempuan dan anak sebagaimana yan telah ditetapkan melalui Permen PPPA nomor 4 tahun 2018 tentang pembentukan UPTD PPA, hal ini disampaikan dalam sambutannya Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M. Yoseph.

“Untuk mencapai tujuan tersebut perlu dilakukan pembentukan UPTD PPA, diharapkan dengan terbentuknya UPTD ini permasalahan kekerasan yang terjadi pada perempuan dan anak dapat berkurang”, tutur Perdie. (DiskominfoSP_MC: Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sosialisasi dan Advokasi Pembentukan UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak

Read Time:49 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya : Peran aktif Pemerintah Kabupaten Murung Raya mengenai perlindungan perempuan dan anak salah satunya melalui Sosialisasi dan Advokasi Pembentukan Unit  Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) Kabupaten Murung Raya tahun 2020.

Acara ini berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati Murung Raya Jl. Jenderal Sudirman Puruk Cahu, sebagai narasumber Bapak dr. ADM Tangkudung, M. Kes  Kepala DP3APPKB Provinsi Kalimantan Tengah dan dihadiri oleh Kadia Kominfo SP, Ka Satpol PP, Kadis Perhubungan, Inspektur Mura, Kadis Kearsipan dan Perpustakaan, Kadis Lingkungan Hidup, Kapolsek Murung dan Anggota DPRD serta para ibu-ibu dilingkup OPD Murung Raya. Kamis (20/02/2020)

“Dengan terbentuknya UPTD PPA ini, masyarakat dapat memiliki akses pelayanan terkait dengan masalah kekerasaan bagi perempuan dan anak yang bekerjasama dengan aparat penegak hukum serta seluruh lapisan masyarakat”, ucap Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph.

Dan saya meminta kepada SOPD terkait untuk menyelenggarakan dan melaksanaka UPTD PPA ini dengan baik karena merupakan salah satu tanggung jawab pemerintah . Tegasnya (DiskominfoSP_MC:rfa)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version