Bukti Program 3 Juta Rumah, Montir Bisa Punya Rumah Usai Ngontrak 15 Tahun

Read Time:1 Minute, 36 Second

Bogor — Setelah 15 tahun mengontrak rumah, Mugiyono (37), seorang wirausaha montir bengkel, akhirnya bisa memiliki rumah impian bersama istri dan anaknya di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat yang menjadi bagian dari program 3 juta rumah pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Ia mengaku program rumah subsidi pemerintah menjadi kesempatan besar untuk mewujudkan mimpinya.

“Untuk mimpi punya rumah, itu mimpi yang termasuk paling akhir dalam rumah tangga. Rumah subsidi itu sangat berarti buat kaum menengah ke bawah seperti saya ini. Sebelumnya ngontrak di Bekasi. Ngontrak di Bekasi selama 15 tahun. Makanya saya ada mindset ngambil perumahan subsidi,” ujarnya saat ditemui di kompleks perumahannya.

Mugiyono mengatakan rumah subsidi memberikan kepastian tempat tinggal bagi keluarganya karena hingga masa depan.

“Lebih semangat kerja, karena waktu ngontrak itu kita mengeluarkan uang, tapi nantinya nggak buat kita sendiri. Kalau setelah memiliki rumah subsidi ini, nantinya akan menjadi rumah kita sendiri. Itu yang bikin semangat sama keluarga,” ungkapnya.

Akses Strategis dan Fasilitas Dekat

Mugiyono memilih rumah di Pesona Kahuripan 10 karena aksesnya yang mudah dan fasilitas sekitar yang lengkap. “Untuk keputusan saya mengambil rumah ini itu, satu, jalur perumahannya masih dekat dengan Jalan Raya Cileungsi–Jonggol, jadi masuknya nggak terlalu jauh dari Jalan Raya. Kebetulan sekolah di sini sangat dekat. Perumahan ini keluar gerbang paling sekitar 70-100 meter lah, udah ada sekolahan SD,” katanya.

Ia menambahkan, proses administrasi hingga serah terima kunci juga berjalan cepat. “Kebetulan karena itu, impian saya memiliki rumah, nggak terlalu lama lah cukup waktu itu, sampai serah terima kunci hanya dua minggu, langsung pindah ke sini,” ungkapnya.

Mugiyono berharap program rumah subsidi dapat terus dilanjutkan dan diperluas bagi masyarakat.

“Saya terima kasih banyak kepada Pak Presiden kita, Prabowo Subianto, sudah memberikan 3 juta rumah untuk warga menengah ke bawah seperti saya. Semoga ke depannya, Pak Prabowo mau menambahkan kuota rumah subsidi 3 juta rumah ini buat rakyat yang menengah ke bawah. Dan disebarkan di seluruh Indonesia. Itu harapan saya,” tutupnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Mura Teken Mou Dengan UMBJM

Read Time:1 Minute, 46 Second

Banjarmasin, InfoPublik – Bertempat di aula ruang rapat Pimpinan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMBJM), Bupati Murung Raya, Heriyus menghadiri dan melaksanakan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara UMBJM dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) dan Akademi Kebidanan (Akbid) Murung Raya. Selain itu, turut ditandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dan PKS antara Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UMBJM dengan pihak terkait, Senin (29/9/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini Rektor UMBJM Khudzaifah Dimyanti melalui Wakil rektor III, Ichwan Setiawan dan jajaran, Dekan Fakultas Keperawatan dan Ilmu Kesehatan, Hiryadi dan Tenaga Pengajar UMBJM, Kepala Dinas Pendidikan Kab.Mura, Putu Suranta, Kepala Dinas Kesehatan Kab.Mura, Suwirman Hutagalung, Ketua Yayasan Filia Gracia, Seprie, Direktur Akbid Murung Raya, Hendri.

Rektor UMBJM Khudzaifah Dimyanti melalui Wakil rektor III, Ichwan Setiawan menyambut baik atas terjalin kerja sama dengan pihak Pemkab Mura. “Semoga kerjasama ini memberikan manfaat nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan penelitian pengkajian kepada masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia yang unggul,” tuturnya.

Ia juga menegaskan bahwa kerjasama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dunia akademik dengan Pemerintah Daerah untuk peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan.

Sementara itu, Direktur Akbid Murung Raya, Hendri mengucapkan terima kasih atas penerimaan dan penyambutan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. “Atas kerjasama di bidang pengajaran ini dimana ada mata kuliah yang mungkin kami bisa minta bantu diajarkan oleh dosen-dosen dari Universitas Muhammadiyah,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Bupati Mura, Heriyus menyampaikan bahwa kegiatan penandatanganan simbolis MoU dan Perjanjian Kerjasama antara Akademi Kebidanan Murung Raya dan Universitas Muhammadiyah Banjarmasin memiliki arti penting dalam upaya peningkatan mutu pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di bidang kesehatan.

Heriyus mengharapakan kerjasama tersebut dapat melahirkan sinergi yang produktif dalam mencetak tenaga kesehatan yang profesional, berdaya saing, serta mampu menjawab tantangan kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Murung Raya.

“Semoga MoU dan PKS yang ditandatangani hari ini dapat berjalan dengan baik, memberikan manfaat luas, serta membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat. Mari kita jadikan momentum ini sebagai tonggak penting untuk bersama-sama mewujudkan masa depan dunia pendidikan dan kesehatan yang lebih baik, unggul dan menyejahterakan masyarakat secara luas,” pungkas Heriyus.

(DiskominfoSP_Nof, Ren. Foto: Ren).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Gelar Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar

Read Time:1 Minute, 32 Second

Murung Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kab.Mura menggelar kegiatan Sosialisasi Bahaya Narkoba di kalangan Pelajar, bertempat di Aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B kantor Bupati setempat, Senin (29/9/2025).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Mura, Heriyus melalui Asisten III Setda Mura, Andri Raya, serta dihadiri oleh Kaban Kesbangpol, Batara, Kepala Diskominfo SP, Yulianus, stakeholder terkait dan para narasumber serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Mura, Heriyus melalui Asisten III Setda Mura, Andri Raya menyampaikan bahwa penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman nyata bagi generasi muda. Narkoba tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga merusak struktur sosial dan ekonomi masyarakat.

“Pemuda dan pelajar merupakan kelompok yang rentan terhadap paparan perilaku menyimpang, sehingga perlu dibentengi dengan pengetahuan dan kesadaran sejak dini,” tuturnya.

Lebih lanjut, melalui kegiatan sosialisasi dengan tema “Generasi Hebat Tanpa Narkoba” ini Pemerintah berharap para pelajar dapat menjadi agen anti narkoba di lingkungannya, dimulai dari keluarga. “Kita ingin mencetak generasi Murung Raya yang sehat, cerdas dan bebas narkoba untuk mendukung terwujudnya Murung Raya Hebat, semakin maju dan sejahtera menuju Murung Raya Emas Tahun 2030,” tambahnya.

Sementara itu, dalam laporannya, Kaban Kesbangpol, Batara menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi bahaya narkoba ini berlangsung selama satu hari penuh. Para narasumber berasal dari berbagai instansi terkait, diantaranya Satres Narkoba Polres Murung Raya, Dinas Kesehatan, serta organisasi pegiat anti narkoba.

“Kegiatan ini diikuti oleh ratusan pelajar dari beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Mura. Mereka diberikan materi mengenai bahaya narkoba, dampak buruk bagi kesehatan dan masa depan, serta strategi pencegahan agar generasi muda terhindar dari pengaruh narkoba,” jelas Batara.

Ia juga mengatakan dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelajar mampu menjaga diri sekaligus menjadi teladan bagi teman-temannya untuk menjauhi narkoba, sehingga tercipta generasi penerus Bangsa yang sehat, produktif dan berdaya saing.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam Gelar Bakti Sosial

Read Time:1 Minute, 36 Second

Murung Raya, InfoPublik – Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam melaksanakan Bakti Sosial Donor Darah Bersama, Sunat Masal, serta Pembagian Sembako untuk Yatim Piatu dan Dhuafa. Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-7 Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam, bertempat di GPU Tira Tangka Balang, Puruk Cahu, Minggu (28/9/2025).

Ketua Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam, H. Syahidan dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan ini.

“Alhamdulillah, di usia yang ke-7 ini Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam masih istiqamah dalam melaksanakan kegiatan sosial. Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya, para donatur, relawan, serta seluruh masyarakat yang telah ikut berpartisipasi. Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujar H. Syahidan.

Ia menambahkan bahwa kegiatan bakti sosial ini merupakan wujud nyata kepedulian yayasan kepada masyarakat yang membutuhkan. Donor darah dilakukan bersama tim medis dan relawan untuk membantu ketersediaan stok darah di daerah, sunat massal diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, serta ratusan paket sembako dibagikan kepada yatim piatu dan dhuafa.

“Bakti sosial ini kami niatkan sebagai bentuk syukur atas perjalanan yayasan selama tujuh tahun. Harapan kami, Yayasan Rumah Dhuafa As-Salam dapat terus berkembang dan memberi manfaat yang lebih besar lagi ke depan, sejalan dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial,” tambahnya.

Kami berkomitmen hadir di tengah-tengah umat, menyalurkan kepedulian melalui aksi nyata, dan berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah Kabupaten Murung Raya, mitra, serta seluruh donatur,” ungkapnya.

Kegiatan bakti sosial ini melibatkan sejumlah elemen, mulai dari tenaga kesehatan, relawan, hingga masyarakat umum yang turut serta dalam donor darah kurang lebih berjumlah 23 orang.

Sedangkan sunat massal berjumlah 31 orang dari 44 orang terdaftar, kegiatan ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sementara puluhan paket sembako dibagikan kepada yatim piatu serta kaum dhuafa sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Langkah Lebih Baik Demi Generasi Emas Indonesia 2045

Read Time:30 Second

Dari total 9.406 SPPG yang beroperasi, tercatat 45 dapur tidak sesuai dengan SOP. Sebanyak 40 di antaranya telah dihentikan sementara.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S. Deyang, menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini dan menegaskan komitmen untuk melakukan perbaikan menyeluruh.

Ke depan, setiap SPPG diwajibkan memiliki sertifikasi serta mengutamakan penggunaan bahan pangan lokal. Langkah ini tidak hanya untuk menjamin mutu dan keamanan program MBG, tetapi juga untuk memberdayakan ekonomi lokal dan lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar.

Dengan pembenahan ini, program MBG diharapkan dapat berjalan lebih aman, bermutu, dan terpercaya demi kesehatan serta masa depan seluruh anak Indonesia.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pekerja Dapur MBG: Kami Bekerja Sepenuh Hati, Semoga Program Lanjut Terus

Read Time:1 Minute, 43 Second

Bogor — Di usianya yang baru 20 tahun, Sabdan Nur Seno sudah memikul tanggung jawab besar. Setiap pagi, ia bekerja di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Cijayanti, tepatnya di SPPG Babakan Madang 02, Kabupaten Bogor.

Ia bertugas memimpin tim cuci tray makanan anak-anak.Baginya, menjaga kebersihan peralatan makan adalah bagian penting agar ribuan porsi makanan bergizi bisa sampai dengan layak kepada anak-anak sekolah.Sabdan sudah delapan bulan bekerja di dapur MBG.

Sebelumnya ia pernah bekerja di sebuah perusahaan di Kota Bogor. “Seru juga kerja di sini, tambah pengalaman di dunia dapur. Bisa mewujudkan keinginan Pak Presiden Prabowo untuk lima tahun ke depannya,” paparnya ditemui di lokasi dapur pekan ini.Sabdan tinggal bersama ayahnya yang bekerja sebagai karyawan biasa, ibu yang tidak bekerja, dan dua adiknya yang masih sekolah. Penghasilannya ia gunakan untuk membantu menanggung biaya sekolah adik-adiknya sekaligus menabung.

“Untuk gaji di sini, hitungan per hari 100 ribu. Jadi sebulan itu terima gaji 2 minggu sekali. Alhamdulillah cukup senang, Pak. Seru juga di sini,” ujarnya.Ia mengaku sangat bahagia saat menerima gaji pertamanya.

“Waktu pertama kali menerima gaji dari MBG, cukup senang juga. Dengan gaji segitu bisa bantu-bantu orang tua, bisa menabung juga untuk diri sendiri, untuk ke depannya,” kata Sabdan.

Sabdan mendoakan program MBG terus berlanjut agar lapangan kerja terus terbuka.“Untuk Pak Prabowo, mudah-mudahan panjang program ini. Semoga Bapak sehat selalu. Saya ikut senang bisa bekerja di program MBG ini yang telah Bapak jalankan,” ucapnya.

“Semoga bisa diperpanjang lagi ke depannya. Lebih bagus lagi. Dan tidak ada kesalahan,” tambahnya.

Sabdan menyadari adanya kritik terhadap program MBG. Namun ia menegaskan tim dapur tetap bekerja sepenuh hati.

“Untuk kritik yang dari orang lain. Kami di sini bekerja dengan ikhlas, dengan sepenuh hati untuk kemajuan. Kami tahu di luar sana banyak yang mengkritik soal makan siang bergizi ini. Tapi kami di sini tetap semangat,” tegasnya.

Sabdan menutup dengan harapan agar semangat tim dapur menular kepada Presiden.“Untuk lima tahun ke depan, intinya dari saya mengharapkan Bapak harus selalu semangat. Kami di sini selalu mendukung Bapak untuk program ini,” tutupnya.

#BadanKomunikasiPemerintah


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pekerja Dapur Harap MBG Jalan Terus: Serap Tenaga Kerja dan Bantu Petani

Read Time:1 Minute, 55 Second

Bogor — Muhammad Wahyudin (52), warga Cijayanti, Kabupaten Bogor, berbagi kisah perjalanan hidupnya yang kini membawanya ke dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Babakan Madang 02.

“Pekerjaan sebelum MBG memang sudah di dunia catering. Dunia catering itu tahun 2011, jadi waiter di Boehringer. Sama di beberapa pabrik,” tutur Wahyudin saat ditemui di lokasi dapur pekan ini.

Pada 2024, ia terlibat dalam program MBG dan sejak saat itu hidupnya terasa lebih berarti.“Tahun 2024 ada BGN, kita dilibatkan sama pimpinan untuk terlibat di MBG ini. Kesan-kesannya happy aja sih,” katanya.

Penghasilan Lebih BaikWahyudin mengaku penghasilannya kini lebih baik dibanding saat bekerja di catering.“Sebelumnya masih di catering ya, Rp50.000 per hari. Persip sih, kalau dua shift kita dapat Rp100.000,” ungkapnya.Di MBG, ia menerima upah yang lebih layak.

“Kalau di sini kita alhamdulillah dapat untuk helper Rp125.000 per hari. Total, kalau kita kebetulan dapat dua minggu, Rp1.250.000. Berarti per dua minggu kan sebulan Rp2.450.000 ya,” jelasnya.

Dengan status masih single, Wahyudin bisa membantu orang tua dan tetap menabung.“Selain untuk orang tua, kebetulan kan kita masih single. Paling untuk orang tua sama kehidupan sehari-hari aja. Lebih ada peningkatan, ya untuk kebutuhan kayak jajan atau kebutuhan kita liburan, ada lah. Nggak terlalu ini banget. Paling bisa nyimpen juga,” ujarnya.

MBG Serap Tenaga Kerja & Gerakkan EkonomiBagi Wahyudin, manfaat MBG jauh melampaui gajinya.“Kalau kita sebagai pelaku di MBG ya, kayaknya emang adanya MBG menyerap tenaga kerja juga sih Pak. Itu satu sisi buat keluarga yang kebetulan anaknya sekolah kan biasa makan apa adanya, bisa makan sehat. Bagi pribadi saya positif banget,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dampak positif keterlibatan petani dan UMKM lokal.“Karena tiap hari kan menu MBG itu kebanyakan sayur-sayur yang emang didapat dari petani UMKM,” paparnya.

Wahyudin mendorong Prabowo agar tidak ragu melanjutkan program MBG.“Untuk tetap terus maju Pak. Istilah kasarnya jangan dengarlah. Sebenarnya emang positif banget sih. Bagi yang kayak sekarang kan banyak menyerap tenaga kerja kayak ibu-ibu yang biasa di rumah dapat penghasilan. Pokoknya bagi kita sih positif banget,” tegasnya.

Ia menutup dengan ucapan terima kasih dan apresiasi.“Buat Bapak Presiden, terima kasih banyak atas adanya MBG ini. Karena emang satu, menyerap tenaga kerja. Dua juga, memberikan makanan sehat buat generasi sehat. Generasi emas, buat generasi emas,” pungkasnya.

#BadanKomunikasiPemerintah


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Heriyus Resmikan Klinik Asisten Medika Indonesia

Read Time:1 Minute, 2 Second

Murung Raya, Bupati Murung Raya – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus menghadiri sekaligus meresmikan Klinik Asisten Medika Indonesia (AMI) Kabupaten Murung Raya yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Jumat (26/9/2025).

Acara peresmian tersebut turut dihadiri mantan Bupati Mura, Willy M Yoseph bersama istri Netty Willy M Yoseph, Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Sarwo Mintarjo, serta jajaran terkait dan tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan ucapan terima kasih dan rasa bangga atas hadirnya Klinik AMI di Murung Raya. “Selama ini masyarakat kita jika ingin melakukan pemeriksaan kesehatan atau keperluan medis seringkali harus ke kabupaten tetangga, seperti Barito Utara atau Muara Teweh. Kini Murung Raya sudah memiliki klinik sendiri,” ucapnya.

Menurut Bupati, keberadaan Klinik AMI merupakan langkah positif dalam meningkatkan akses pelayanan kesehatan. Ia berharap layanan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat setempat.

“Dengan adanya klinik ini, masyarakat tidak perlu lagi jauh-jauh keluar daerah untuk mendapatkan layanan kesehatan. Ini tentu akan lebih efisien, baik dari segi waktu maupun biaya,” tambah Heriyus.

Klinik AMI diharapkan menjadi mitra pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan pelayanan medis sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Murung Raya.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Murung Raya disaksikan tamu undangan yang hadir.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto: Res, Log).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Gelar Peringatan Hantaru 2025

Read Time:1 Minute, 26 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus melalui Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Mura, Sarwo Mintarjo menghadiri sekaligus bertindak sebagai pembina upacara dalam Peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2025 yang digelar di halaman ATR/BPN Kantah (Kantor Pertanahan) Kabupaten Murung Raya, Selasa (23/9/2025).

Dalam kesempatan itu, Plt. Sekda Sarwo Mintarjo membacakan sambutan Menteri ATR/BPN. Upacara berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Tanah Terjaga, Ruang Tertata, Wujudkan Asta Cita”.

“Kebijakan agraria dan tata ruang hanya akan bermakna bila benar-benar menghadirkan manfaat bagi masyarakat. Inilah cara kita mewujudkan Asta Cita, dengan memastikan tanah terjaga dan ruang tertata sehingga manfaatnya dirasakan rakyat hari ini dan di masa mendatang,” demikian kutipan sambutan Menteri ATR/BPN yang dibacakan Sekda.

Menteri ATR/BPN Nusron juga menyinggung perjalanan panjang kebijakan pertanahan sejak lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA). “Lahirnya UUPA merupakan tonggak bersejarah yang menegaskan kembali mandat konstitusi bahwa bumi, air, dan kekayaan alam dikuasai negara untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat,” ucapnya.

Upacara turut diisi pembacaan sejarah berdirinya Kementerian ATR/BPN yang berawal pada 1946 dengan pembentukan Biro Agraria di bawah Departemen Dalam Negeri. Pada era Presiden Prabowo Subianto, struktur kelembagaan ini ditegaskan kembali melalui Keputusan Presiden Nomor 133/P Tahun 2024 serta Peraturan Presiden Nomor 176 dan 177 Tahun 2024.

Sebagai bagian dari peringatan, ATR/BPN Murung Raya menyerahkan 59 sertipikat hak pakai aset Pemerintah Kabupaten Murung Raya kepada Kepala BKAD. Selain itu, empat sertipikat hak pakai diserahkan secara simbolis kepada masyarakat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan keluarga besar ATR/BPN Murung Raya dalam memperingati HANTARU 2025.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto: Res).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Mura Pimpin Sertijab Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

Read Time:1 Minute, 5 Second

Murung Raya, InfoPublik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II. Kegiatan ini berlangsung di Aula Cahai Ondui Tingang, Gedung B Kantor Bupati Mura, Selasa (23/9/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Mura, Heriyus, didampingi Wakil Ketua I DPRD Mura Dina Maulidah, jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama serta sejumlah pegawai lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menegaskan bahwa rotasi jabatan ini bukan didasari pertimbangan politik. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari penyegaran dan kebutuhan organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Mura.

“Mutasi dan rotasi adalah hal yang biasa dalam dinamika birokrasi. Yang terpenting, pejabat yang menerima amanah ini dapat segera beradaptasi dan memberikan kinerja terbaik,” ucap Bupati Heriyus.

Sebanyak 14 pejabat eselon II resmi menjalankan tugas baru melalui sertijab tersebut. Bupati menyampaikan bahwa perubahan ini bertujuan memperkuat birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pembangunan daerah.

Heriyus juga mengingatkan para pejabat untuk menjaga integritas, loyalitas, serta komitmen dalam melaksanakan tugas. “Sebagai pejabat publik, kita dituntut untuk selalu bekerja dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Bupati berharap seluruh pejabat yang dilantik dapat menjawab tantangan Pemerintahan kedepan dengan kinerja nyata. Ia menekankan bahwa hasil kerja akan menjadi tolok ukur keberhasilan dalam melaksanakan tugas.

(DiskominfoSP_Nof, Res. Foto: Res, Ad, Yos, Log).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version