Pelajar Selalu Antusias Sambut Mobil MBG, Personel Dapur Ikut Bangga

Read Time:53 Second

Bogor — Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Sentul, Savira Hazra mengaku bangga melihat para pelajar yang selalu antusias menyambut kedatangan mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Menurutnya, momen tersebut menjadi penyemangat bagi dirinya dan tim untuk terus berkontribusi dalam program yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto ini.

“Jujur saja, kemarin saya berkesempatan ikut mengantar makanan dengan mobil ke sekolah. Anak-anak sangat antusias, senangnya luar biasa, dan itu membuat hati ikut bahagia melihat mereka makan dengan gembira,” ujar Savira Rabu (1/10) saat ditemui di kawasan Sentul.

Kebahagiaan lain, lanjut perempuan berusia 24 tahun ini, adalah ketika para siswa menyampaikan rasa terima kasih lewat surat.

“Kadang ada surat-surat ucapan terima kasih yang benar-benar menyentuh hati. Meski di balik surat itu, mereka kadang juga menyisipkan request makanan tertentu, walaupun tidak semuanya bisa terpenuhi,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Savira bersama tim SPPG Babakan Madang setiap minggu menyalurkan rata-rata 3.297 porsi makanan. Penerima manfaatnya meliputi siswa PAUD, TK, SD, SMP, hingga SMA di 22 sekolah, serta posyandu yang menaungi balita dan ibu hamil.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

MBG Jadi Berkah Keluarga: Ibu Bekerja di Dapur, Anak Dapat Asupan Bergizi Gratis

Read Time:1 Minute, 16 Second

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendatangkan berkah ekonomi bagi keluarga yang tinggal di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Tidak hanya anak yang terpenuhi gizi hariannya, orang tua juga turut merasakan manfaat dengan berkesempatan bekerja menjadi di dapur.

Siti Saripah (28), yang memiliki dua anak berusia 4 dan 7 tahun, bercerita awalnya ia diajak oleh temannya yang bekerja di dapur MBG. Tanpa pikir panjang, ia mengiyakan tawaran tersebut dan kini telah bekerja selama satu bulan.

Ia mengaku penghasilan yang didapat dari bekerja di dapur MBG bisamembantu memenuhi kebutuhan keluarganya sehari-hari. Ia senang dapat membantu meringankan beban suami yang bekerja di bagian PAM air dan akhirnya mampu membeli barang yang diinginkan kedua anaknya.

“Alhamdulillah lebih kebantu, gitu. Jadi anak saya juga mau apa-apa juga dibeliin,” ujarnya saat ditemui di kawasan Sentul, Rabu (1/10).

Anak pertamanya yang duduk di sekolah SD, kata dia, sering bercerita terkait menu makanan yang ia dapat setiap harinya. Ia berpesan kepada anaknya agar menghabiskan makanan tersebut. Selain gizi terpenuhi, uang jajan pun dapat ditabung.

“Saya senang. Jadi terbantu lebih mengurangi uang jajan. Biasanya uang jajan segini jadi agak kurang. Bisa ketabung sedikit-sedikit sisanya,” ucapnya.

Ia berharap, program yang digagas Presiden RI Prabowo Subianto ini dapat terus berjalan dan diperluas. Harapannya, semakin banyak anak-anak yang terpenuhi gizi hariannya sekaligus dapat mempekerjakan lebih banyak masyarakat.

“Mudah-mudahan MBG tetap maju gitu. Terus, maju terus. Biar tambah luas. Biar pengangguran bisa bekerja di MBG yang belum masuk gitu. Yang belum menerima segera nerima dari MBG makanan gratis,” pungkasnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

MBG Atasi Pengangguran: Nahwan Anak Kuli Bangunan Kini Bisa Bantu Ekonomi Keluarga

Read Time:1 Minute, 46 Second

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberi manfaat nyata tidak hanya bagi para pelajar di sekolah, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat.

Salah satunya adalah Nahwan (18), anak seorang kuli bangunan yang kini bekerja di Divisi Persiapan Masak dapur penyedia makanan bergizi (SPPG). Baru tiga minggu bergabung, ia sudah merasa senang karena bisa belajar hal baru sekaligus membantu perekonomian keluarga.

“Senang saya kerja di sini karena dapat tim yang suportif dan bisa bekerja sama. Juga bisa menambah wawasan baru,” ujar Nahwan kawasan Babakan Madang, Sentul, Bogor Rabu (1/10).

Sejak kelas 11 SMA, Nahwan terbiasa bekerja paruh waktu sebagai waiter dan steward di hotel. Motivasi utamanya sederhana: mencari pengalaman, menambah uang saku, sekaligus membantu orang tua. Setelah lulus sekolah, ia bersyukur bisa langsung bekerja di dapur MBG.

“Awalnya saya lihat status WhatsApp saudara, terus saya tanyakan itu dapur MBG yang mana. Saya cari tahu, lalu langsung melamar. Alhamdulillah diterima,” tuturnya.

Dari gajinya, Nahwan menyisihkan sebagian besar untuk keluarga. “Sekitar 50% untuk membeli bahan pokok, makanan. Sisanya ada ditabung, 10% dari gaji,” jelasnya.

Bekerja di dapur MBG juga menghadirkan tantangan. “Kalau jadi waiter kan hanya melayani pelanggan dengan ramah. Di sini beda, karena harus menyiapkan bahan makanan untuk 3.000 porsi, jadi selalu mikir cukup atau tidaknya,” ujarnya.

Meski sempat ragu di awal, kini Nahwan semakin mantap. “Awalnya ragu-ragu karena baru pertama kali. Tapi alhamdulillah sekarang berjalan lancar,” katanya.

Ia juga merasakan langsung dampak besar program MBG. “Selain anak sekolah dapat makanan bergizi gratis, program ini juga mengurangi pengangguran. Contohnya saya. Setelah lulus sekolah, tiga bulan cari kerja susah sekali. Dengan adanya program ini, saya bisa bekerja,” jelasnya.

Di akhir, ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto. “Terima kasih kepada Bapak Presiden yang telah mengadakan program ini. Program ini mengurangi pengangguran di Indonesia, contohnya saya yang baru lulus bisa langsung dapat pekerjaan. Doa saya, semoga Bapak Prabowo selalu sehat dan dipanjangkan umur,” pungkasnya.

Program MBG bukan hanya memastikan anak-anak sekolah mendapat makanan bergizi, tetapi juga membuka harapan baru bagi anak muda seperti Nahwan, yang kini bisa membantu ekonomi keluarga sekaligus menata masa depan.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Anak Satpam Kerja di Dapur MBG: Nafkah untuk Keluarga, Harap Program Lanjut Terus

Read Time:1 Minute, 9 Second

Bogor — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi peluang kerja bagi masyarakat. Maya Melinda (20), anak seorang satpam, mengaku senang mendapat pekerjaan sebagai petugas cuci ompreng di Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setelah mengetahui informasi lowongan dari media sosial. Ia bertekad membantu sang ayah menafkahi keluarga.

“Senang banget, program ini membuka peluang kerja. Senang sekali bisa masuk ke bagian MBG, sekaligus membantu keluarga,” ujarnya saat ditemui di lokasi dapur Rabu (1/10).

Maya berharap program MBG dapat terus berjalan. “Semoga SPPG ini berkelanjutan, berkepanjangan. Kami senang bisa bergabung di MBG ini, mencari nafkah untuk keluarga. Semoga anak-anak sekolah penerima MBG juga bisa bahagia mendapatkannya,” lanjutnya.

Ia menambahkan, kerap ada porsi MBG yang tersisa. “Kalau kelebihan porsi, biasanya dibawa lagi dan dimakan karyawan. Kadang seperti itu,” ungkapnya.

Maya juga menceritakan rutinitasnya membersihkan ompreng. “Pertama, ompreng datang dari driver. Lalu dipisahkan makanan sisa dengan wadahnya. Setelah itu diberi air supaya kerak, terutama nasi, lebih mudah dibersihkan. Baru dicuci, digosok, dibilas, lalu di-open,” jelasnya.

Sebagai anak ketiga dari empat bersaudara, Maya bersyukur bisa bekerja di SPPG Babakan Madang, Sentul, Jawa Barat untuk membantu perekonomian keluarga. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas program ini.

“Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto. Saya senang bisa bergabung di SPPG ini, sehingga bisa memberikan hasil jerih payah saya kepada orang tua. Semoga program-program Bapak semakin amanah. Terima kasih,” pungkasnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Ikuti Rapat Validasi Data Titik SPPG

Read Time:1 Minute, 13 Second

Palangka Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus melalui Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hermon didampingi Assisten III Setda Kab.Mura, Andri Raya dan staf terkait menghadiri kegiatan Rapat Validasi Data titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang digelar di Hotel Bahalap, Palangka Raya, Kamis (2/10/2025).

Rapat ini bertujuan untuk memvalidasi data SPPG dalam rangka percepatan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program MBG sendiri merupakan program Pemerintah Pusat yang bertujuan untuk memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi, aman dan higienis untuk mendukung tumbuh kembang anak, ibu hamil dan ibu menyusui serta meningkatkan status gizi masyarakat.

Rapat ini dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Badan Gizi Nasional, serta diikuti oleh Satgas dari seluruh Provinsi Kabupaten/Kota se-Kalimantan. Rapat yang dipimpin oleh Dedi Suprijadi dari Badan Gizi Nasional.

Dedi Suprijadi mengatakan bahwa dengan adanya rapat ini, diharapkan data SPPG dapat divalidasi dengan akurat sehingga program MBG dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat.

Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kab.Mura, Hermon menyampaikan paparannya bahwa komitmen Pemerintah Daerah untuk mensukseskan program Makan Bergizi Gratis ini, bisa betul-betul bermanfaat dan tepat sasaran kepada masyarakat.

“Kita ingin yang terbaik untuk masyarakat dan tidak ingin program tersebut setengah hati yang nantinya mubazir atau sia-sia dalam prakteknya di lapangan dan menimbulkan persoalan dan carut marut. Karena nanti yang ruginya masyarakat dan anak-anak kita juga,” tutur Hermon.

(DiskominfoSP_Nof, Ren. Foto: Ren).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Komitmen Kawal Program Makan Bergizi Gratis

Read Time:1 Minute, 5 Second

Murung Raya, InfoPublik – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Penyelenggaraan Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar rapat koordinasi, Selasa (30/9/2025) di Aula A kantor Bupati Mura.

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Mura, Rahmanto Muhidin, Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo, unsur Forkopimda, Kepala Perangkat Daerah dan stakeholder terkait.

Dalam arahannya Bupati Mura, Heriyus melalui Wabup Mura, Rahmanto Muhudin menekankan bahwa Program MBG merupakan program strategis yang sangat penting.

Ia juga berharap, setelah rakor ini Satgas dapat segera menyiapkan laporan yang rinci sebagai dasar tindak lanjut pelaksanaan program kedepan.

“Program MBG harus kita jalankan dengan sebaik-baiknya. Karena ini menyangkut masa depan generasi muda Murung Raya, maka perencanaan hingga pelaksanaannya harus jelas, rinci dan tepat sasaran,” tegas Rahmanto.

Sementara itu, Ketua Satgas Percepatan Penyelenggaraan Program MBG, Sarwo Mintarjo dalam kesempatan itu menegaskan, Satgas ini dibentuk untuk memastikan seluruh tahapan program MBG berjalan sesuai pedoman. Koordinasi lintas sektor mutlak diperlukan agar pelaksanaan di lapangan tepat sasaran.

Dalam rakor tersebut juga dicatat berbagai masukan dari peserta rapat, baik dari stakeholder terkait yang akan ditindaklanjuti dalam agenda rapat lanjutan berikutnya.

Pemkab Murung Raya menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh keberhasilan program ini, baik dari sisi kebijakan, pendanaan, maupun penguatan koordinasi lintas sektor, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh penerima sasaran.

(DiskominfoSP_Nof, Yos. Foto: Yos).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Plt. Sekda Buka Kegiatan Paparan Akhir RIPJ-PID

Read Time:1 Minute, 58 Second

Murung Raya, InfoPublik – Bertempat di aula Cahai Ondhui Tingang, Gedung B kantor Bupati Murung Raya (Mura), Bupati Mura, Heriyus melalui Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya, Sarwo Mintarjo mebuka kegiatan Paparan Akhir Penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi di Daerah (RIPJ-PID) Kabupaten Murung Raya tahun 2025-2029.

Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo menegaskan pentingnya penguatan riset dan inovasi di daerah. “Sebagaimana kita ketahui, lanskap global saat ini diwarnai oleh perubahan yang sangat cepat, didorong oleh disrupsi teknologi dan inovasi yang terus berkembang. Dalam konteks inilah, penguatan riset dan inovasi daerah menjadi sebuah keharusan, bukan lagi pilihan,” jelasnya. Selasa (30/9/2025).

Sarwo Mintarjo menekankan bahwa melalui penyusunan RIPJ-PID, Pemerintah Kabupaten Murung Raya berupaya menyamakan persepsi sekaligus membangun sinkronisasi arah kebijakan pemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di tingkat daerah. Dokumen ini akan menjadi dasar dalam menciptakan kolaborasi dan kerja sama di bidang riset serta inovasi yang mendukung pembangunan daerah.

Lebih lanjut dijelaskan, RIPJ-PID 2025–2029 memuat substansi penting, di antaranya gambaran potensi sumber daya alam dan ekonomi daerah, kondisi riset dan inovasi saat ini, permasalahan pembangunan daerah yang dapat diatasi melalui IPTEK., penentuan tema prioritas riset dan inovasi sesuai kebutuhan daerah, identifikasi tantangan dan peluang pengembangan riset dan inovasi, analisis kesenjangan kebijakan berbasis bukti, perumusan strategi riset dan inovasi yang konkret dan penyusunan peta jalan riset dan inovasi daerah yang terukur.

Plt. Sekda, Sarwo Mintarjo mengatakan keberadaan penelitian dan pengembangan diharapkan mampu mengungkap fenomena, memecahkan permasalahan, serta menjadi solusi yang tepat dengan data yang representatif, objektif, valid, dan reliabel. Dengan begitu, Pemerintah daerah dapat merumuskan kebijakan yang benar-benar berbasis bukti.

Ia juga menegaskan bahwa penguatan riset dan inovasi di Kabupaten Murung Raya akan berdampak pada peningkatan kualitas pembangunan, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, maupun sektor lain yang menunjang kesejahteraan masyarakat.

Paparan akhir ini sekaligus menjadi momentum untuk mengajak seluruh pihak berkolaborasi. Pemerintah daerah menekankan bahwa penyusunan RIPJ-PID membutuhkan sinergi bersama, mulai dari pemerintah, akademisi, lembaga riset, dunia usaha, hingga masyarakat.

“Mari kita jadikan dokumen ini sebagai panduan yang kuat dan realistis dalam memajukan IPTEK di daerah kita, demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera, inovatif, dan berdaya saing. Dengan tersusunnya dokumen RIPJ-PID 2025–2029, Kabupaten Murung Raya diharapkan mampu membangun sinergi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi di Bumi Tana Malai Tolung Lingu,” pungkas Sarwo Mintarjo.

(DiskominfoSP_Nof, Log. Foto: Log).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tak Lagi Ngontrak, Guru SMK Syukuri Rumah Subsidi dari Program Prabowo

Read Time:2 Minute, 24 Second

Bogor — Rasa haru dan senang menyelimuti keluarga kecil guru SMK Negeri 65 Jakarta, Imam Farniawan (35). Ia mengaku sangat bahagia akhirnya memiliki rumah impian di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat, melalui program rumah subsidi pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto.

“Ya haru, terus sekaligus bangga juga. Jadi sebenarnya nggak kepikiran sih bakal punya rumah secepat ini. Tapi, Allah nunjukin jalan-Nya, nunjukin kuasa-Nya, dikasih kemudahan. Alhamdulillah sampai sekarang bisa seperti ini, punya rumah,” ujar Imam ditemui di kediamannya.

Imam juga mengungkapkan fasilitas jalan dan bangunan dari rumah subsidi ini cukup baik. “Fasilitas yang pertama sih akses jalan, yang kedua ya mungkin saluran, dan ketiga ini kan kita akan dibangun, dan dari pihak developernya pun juga memberikan fasilitas free WiFi selama 6 bulan gratis,” ungkapnya.

Imam menceritakan awal dirinya dan istri memutuskan untuk membeli rumah subsidi tersebut. “Jadi ketika ngobrol santai dengan istri ketika itu hamil gitu kan, kalau diusahakan sebelum 5 tahun kita udah punya rumah ya. Kasian kalau misal anak sudah agak gede kita masih nyicil kayaknya agak capek. Setidaknya walaupun nyicil tapi rumah sendiri dari ketimbang ngontrak ada hasilnya gitu. Tapi emang pembicaraan saya dengan istri itu emang 5 tahun tapi Allah ngasih kuasanya. Belum sampai 2 tahun bahkan 1,5 tahun perjalanan kami menikah udah diberikan rumah,” pungkasnya.

Sebelum akhirnya mengambil rumah subsidi, Imam dan istri mengontrak rumah di wilayah Depok, Jawa Barat. “Ngontrak. Saya ngontrak itu sekitar setahun tiga bulan,” katanya.

Kebanggaan Seorang Kepala Keluarga

Dengan adanya program rumah subsidi, Imam mengaku lega dan bangga saat ini dapat memberikan hunian yang layak untuk istri dan anaknya.

“Ada satu kebanggaan ya, ketika misalkan ya setidaknya tanggung jawab. Salah satu tanggung jawab saya sebagai suami untuk memberikan hunian yang layak untuk anak dan istri saya itu sudah gugur. Tanggung jawab saya sebagai suami gitu. Kalau ibarat kata tanggung jawab saya sebagai guru itu kan ketika udah meluluskan anak-anak. Tapi salah satu gugurnya tanggung jawab saya sebagai suami ketika udah bagi saya ya, ketika sudah memberikan hunian yang layak bagi anak dan istri saya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Imam merasa bersyukur bisa terbantu. Ia juga mengungkapkan program Prabowo, selain rumah subsidi, yaitu bantuan upah hingga kenaikan gaji guru, memberikan dampak besar bagi kesejahteraan guru.

“Yang pertama sih saya berterima kasih kepada Pak Prabowo atas program yang khususnya juga beliau berikan kepada guru. Melenceng dikit ya, salah satunya juga yang terdekat itu bantuan upah yang bagi guru ya, gaji guru, upah harian untuk guru yang non-ASN. Itu kan bagi saya itu bermanfaat sekali. Sejauh ini sih untuk perhatian Pak Prabowo kepada guru untuk program 3 juta rumah dan bantuan subsidi upahnya itu udah dirasakan sekali khususnya saya ya. Sangat memberikan dampak,” katanya.

“Bahkan saya sendiri ternyata juga merasakan program 3 juta rumah Pak Prabowo ini ya walaupun awalnya saya juga sempat tidak tau, tapi oh ternyata saya merasakan juga ya program dari Pak Prabowo ini,” lanjutnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pekerja Bangunan Syukuri Program 3 Juta Rumah Prabowo: Kami Kena Dampaknya Bisa Bekerja

Read Time:1 Minute, 4 Second

Bogor — Wardoyo (31), pekerja tim gali dan fondasi di proyek perumahan Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, mengaku senang dengan adanya program rumah subsidi. Program 3 juta rumah untuk masyarakat ini bukan hanya membantu masyarakat menengah ke bawah memiliki rumah, tetapi juga membuka kesempatan kerja bagi dirinya dan teman-temannya.

“Yang pertama lebih mudah, terus lapangan kerja lebih banyak. Lebih menyediakan lapangan kerja untuk rakyat aja gitu. Jadi saya ikut senang juga ya. Jadi tadinya teman-teman nganggur bisa saya ajak kerja di sini,” ungkapnya saat ditemui di kawasan proyek.

Wardoyo menceritakan awal dirinya bisa bekerja di proyek pembangunan perumahan subsidi.

“Jadi, pertamanya kan Pesona butuh tenaga, kita kan tim gali doang ya, fondasi. Jadi pertamanya sih 10 orang masuk, terus lama-lama kan makin nambah perumahannya, jadi makin banyak peluang kerjanya, makin nambah lagi orangnya gitu,” ujarnya.

Ia berharap pembangunan perumahan subsidi terus ditingkatkan agar semakin banyak lapangan kerja terbuka.

“Saya harap, semoga ke depannya bisa lebih ditingkatkan lagi, bisa lebih banyak lagi, biar lapangan pekerjaan makin terbuka luas buat kalangan yang khususnya buruh gitu,” pungkasnya.

Wardoyo juga mengapresiasi langkah Prabowo yang telah menggagas program 3 juta rumah subsidi ini.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Prabowo, Presiden kita untuk mengadakan perumahan 3 juta rumah subsidi, jadi kita kena dampaknya bisa bekerja,” ujarnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kualitas Rumah Subsidi Naik Kelas, Pekerja Bangunan Bangga Terlibat di Program 3 Juta Rumah Prabowo

Read Time:1 Minute, 3 Second

Bogor — Andi (31), pekerja bagian konstruksi jalan di Pesona Kahuripan 10, Cileungsi, Bogor, menyebut kualitas rumah subsidi saat ini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya, baik dari sisi bangunan maupun fasilitas.

Menurut Andi, pembangunan rumah subsidi yang dilaksanakan pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto kini berlangsung lebih cepat karena didukung peralatan yang lebih lengkap.

“Sangat-sangat ada perubahan banget. Iya, jadi pembangunan sekarang cukup pasti, ya. Kita mau kejar terus. Dari sebelum-sebelumnya memang sekarang kan dibantu fasilitas alat berat kan udah lumayan banyak. Sekarang percepatan beda dari yang sebelum-sebelumnya,” ujarnya saat ditemui di kawasan proyek.

Andi menjelaskan bahwa kualitas material rumah subsidi kini jauh lebih baik.

“Dulu kan pakai batako, kalau sekarang sudah pakai bata ringan. Dari bidang bata juga sudah ada perbedaan sekarang,” ungkapnya.

“Ya, kalau batako dibanding sama bata ringan ya jelas mendingan bata ringan. Jadi lebih kokohlah intinya. Lebih kokoh,” tambahnya.

Menurut Andi, program rumah subsidi memberikan dampak ekonomi luas, karena melibatkan banyak pekerja dan pemasok.

“Ada, ada peningkatan, cukup signifikan sih peningkatan para pekerja, jadi nambah lapangan pekerjaan juga,” pungkasnya.

Di akhir, ia menyampaikan kebanggaannya terlibat di program ini.

“Ya, pastinya saya sama Pak Presiden bilang banyak-banyak terima kasih, berarti untuk program-program ini, berarti kami didukung untuk sejahterakan rakyat yang kalangan bawah tentunya,” tutupnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version