Prabowo Jelaskan Alasan Bentuk Satgas 300 Ribu Jembatan Sungai: Anak-Anak Tak Boleh Lagi Basah ke Sekolah!

Read Time:2 Minute, 6 Second

Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pembentukan Satgas Darurat untuk menangani sekitar 300 ribu jembatan penyeberangan sungai di seluruh Indonesia didorong oleh keluhan langsung dari anak-anak di desa-desa.

Hal itu ia sampaikan dalam pidatonya di Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), Jumat (28/11). Ia juga menayangkan video kondisi anak-anak yang setiap hari harus menyeberangi sungai tanpa jembatan layak.

Prabowo mengatakan bahwa meski angka pertumbuhan ekonomi Indonesia menunjukkan tren positif, masih banyak rakyat, terutama anak-anak, yang menghadapi kesulitan mendasar untuk bisa mengenyam pendidikan.

“Angka-angka pertumbuhan sangat bagus, tapi rakyat kita tiap hari, anak-anak kita tiap hari masuk sungai basah, duduk di kelas basah, pulang kembali basah,” kata Prabowo.

Ia menegaskan, suara dari lapangan inilah yang mendorong dirinya mengambil langkah cepat dan luar biasa.

“Anak-anak kita teriak, kita harus jawab,” tegasnya.

Dalam forum itu, Prabowo mengumumkan pembentukan Satgas Darurat Jembatan Sungai, sebuah langkah masif yang akan melibatkan berbagai unsur mulai dari universitas, seluruh Batalyon Zeni TNI, kompi-kompi konstruksi dan satuan teritorial, dan unsur Polri yang terkait pembangunan fasilitas umum

Prabowo memerintahkan agar seluruh elemen ini terjun langsung ke desa-desa untuk merancang dan membangun jembatan penyeberangan bagi masyarakat.

Prabowo menekankan bahwa penyelesaian masalah ini tak boleh terhambat birokrasi.

“Kita kerjakan ini. Kita selesaikan ini,” kata Prabowo dengan nada tegas.

Prabowo juga menyinggung bahwa fase sekarang bukan lagi soal perencanaan, melainkan eksekusi cepat.

“Sekarang adalah execution. Sekarang adalah how to solve the problem. How to bring solution as fast as possible to the people. Rakyat kita yang paling miskin, rakyat kita yang paling bawah tidak bisa menunggu,” ujarnya.

Melihat video anak-anak menyeberangi arus sungai deras dalam perjalanan ke sekolah, Prabowo menyebut dirinya tak bisa tinggal diam.

“Ini, dan ada 300.000 penyeberangan sungai seperti ini,” katanya.

Rapat Akhir Pekan yang Tetap Ada Demi Jembatan

Prabowo mengakui bahwa tim ekonomi dan para menterinya bekerja keras hingga sering dipanggil rapat pada Sabtu–Minggu. Ia sempat berniat mengurangi rapat akhir pekan pada 2026, namun batal setelah melihat video kondisi anak-anak tersebut.

“Kemarin saya berniat tahun 2026 tidak lagi manggil Sabtu-Minggu. Tapi dikirim video klip oleh anak-anak langsung ke saya, jadi terpaksa ditunda lagi. Mungkin tahun 2027 enggak ada rapat Sabtu-Minggu, sampai jembatan-jembatan ini selesai,” ujar Prabowo.

Menutup pidatonya, Prabowo mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersatu dan bergerak cepat menyelesaikan masalah mendasar rakyat.

“Saling mengisi, saling membantu, sinergi, persatuan, rekonsiliasi, hanya itu. Begitu kita kompak, semua unsur, semua stakeholder dari manapun… kita bekerja untuk mengatasi kesulitan rakyat menuju Indonesia Emas,” ujarnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Prabowo di Pertemuan Tahunan BI: Indonesia Makin Optimistis di Tengah Gejolak Global

Read Time:1 Minute, 26 Second

Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan optimismenya terhadap ketahanan ekonomi nasional di tengah situasi global yang masih dipenuhi ketidakpastian. Hal ini disampaikan dalam sambutannya pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) Grha Bhasvara Icchana, Kompleks Kantor Pusat BI, Kota Jakarta Pusat Jumat (28/11).

Prabowo menyoroti situasi dunia yang tengah dilanda perang dagang, persaingan hegemoni, hingga ketegangan geopolitik. Meskipun ada tanda-tanda positif bahwa konflik besar mulai mereda, ketidakpastian tetap muncul di berbagai kawasan. Namun, di tengah dinamika tersebut, kondisi ekonomi Indonesia dinilai tetap stabil dan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat serta pelaku usaha.

“Memberi pada kita gambaran kondisi ekonomi Indonesia yang sesungguhnya cukup menjanjikan, cukup menenangkan kita di tengah tantangan global yang penuh ketidakpastian. Jadi di tengah ini semua, kondisi perekonomian kita yang tadi dipresentasikan oleh Menteri Koordinator Ekonomi dan Gubernur BI, saya kira cukup memberi suatu rasa optimisme bagi kita sekalian,” ujar Prabowo.

Prabowo juga menyampaikan refleksi satu tahun kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa berbagai capaian positif yang diraih pemerintah bukanlah hasil kerja satu pihak, melainkan buah dari sinergi menyeluruh antarinstansi.

“Satu tahun pmeerintahan yang saya pimpin ternyata kita telah membuktikan kepada seluruh rakyat Indonesia hasil-hasil nyata, prestasi-prestasi yang cukup kita banggakan. Dan ini adalah sinergi, kerja sama yang cukup baik di antara pengelola-pengelola perekonomian kita,” lanjutnya.

Meskipun laporan makro ekonomi menunjukkan optimisme, Prabowo mengingatkan semua pihak bahwa tantangan rakyat di tingkat akar rumput harus segera dijawab dengan tindakan nyata. Prabowo menekankan pentingnya eksekusi yang cepat.

“Sekarang adalah execution. Sekarang adalah how to solve the problem. How to bring solution as fast as possible to the people. Rakyat kita yang paling miskin, rakyat kita yang paling bawah tidak bisa menunggu, dia harus dapat segera aksi-aksi yang membela mereka,” tegas Prabowo.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sosok Umi Salamah yang Dedikasikan Rumah untuk Pendidikan, Tersentuh Pidato Prabowo: Beliau Keren!

Read Time:1 Minute, 24 Second

Jakarta — Umi Salamah (66), seorang guru sekaligus kepala Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) asal Ajibarang, Banyumas, mengapresiasi pidato Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Dia mengaku tersentuh dengan pidato Prabowo yang disampaikan dalam peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2025 di Indo Arena, Senayan, Jakarta, Jumat (28/11).

Umi Salamah yang mendapatkan penghargaan langsung dari Prabowo itu melihat era kepemimpinan Prabowo menggambarkan komitmen pemerintah dalam memperkuat dunia pendidikan, khususnya pendidikan non-formal yang selama puluhan tahun ia geluti.

“Tadi saya mendengarkan sendiri pidatonya, Beliau keren. Sungguh keren, aduh,” ujar Umi Salamah usai menerima penghargaan.

Umi Salamah menyambut baik pesan Prabowo yang menekankan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada proses mengajar, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.

“Menurut saya dunia pendidikan itu kunci, tapi pendidikan itu tidak sekadar mengajar, tapi mendidik. Guru itu harus mendidik mulai dari diri sendiri dulu,” tegas Umi.

Umi turut menyoroti pentingnya keteladanan dalam dunia pendidikan, sebagaimana disampaikan dalam pidato Prabowo, seraya menegaskan kembali pengalamannya mengajar selama puluhan tahun.

Umi berharap arah kebijakan pendidikan yang disampaikan Prabowo dapat membawa perubahan nyata bagi pendidikan di Indonesia.

“Mudah-mudahan Indonesia benar-benar berubah, terutama melalui dunia pendidikan,” ujarnya.

Tak lupa, Umi juga menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas perhatian Prabowo terhadap dunia pendidikan non-formal yang selama ini menjadi ruang pengabdiannya.

Penghargaan yang diterima Umi sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk terus berkontribusi.

“Ini bonus saja dari Allah. Saya tidak pernah membayangkan atau bermimpi dapat seperti ini,” imbuhnya.

Umi Salamah membuka rumahnya untuk menjadi tempat pendidikan nonformal bagi para peserta didik buta huruf hingga perguruan tinggi. Umi mendirikan PKBM, PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), kelas paket (A, B, C), SLB (Sekolah Luar Biasa), hingga merintis Pondok Pesantren ABK (Anak Berkebutuhan Khusus).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Prabowo Bentuk Satgas Darurat Jembatan untuk Siswa Pelosok, Tak Mau Anak-anak Pertaruhkan Nyawa untuk Pergi Sekolah

Read Time:1 Minute, 18 Second

Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Darurat Jembatan sebagai langkah percepatan untuk memperkuat akses jalan para pelajar menuju sekolah di seluruh pelosok Indonesia. Langkah ini diambil menyusul laporan dan temuan mengenai banyaknya siswa yang harus mempertaruhkan keselamatan karena minimnya infrastruktur penghubung.

Hal ini disampaikan Prabowo pidatonya pada peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11). Ia menegaskan pembangunan jembatan merupakan prioritas pemerintah untuk menunjang kemajuan pendidikan.

Prabowo menyebut kebutuhan pembangunan jembatan mencapai 300.000 unit di berbagai wilayah.

“Ada jembatan yang kecil, ada yang penyeberangan. Ini sedang kita rancang anak-anakku, sabar saya sedang bekerja, mudah-mudahan tahun depan semua jembatan bisa berdiri,” ujar Prabowo.

Untuk mendukung tujuan tersebut, Prabowo langsung menugaskan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto. Ia meminta Brian mengerahkan SDM teknik sipil untuk terjun membantu pembangunan ratusan ribu jembatan yang dibutuhkan.

Selain itu, Prabowo menekankan peran penting TNI dan Polri dalam pengerjaan jembatan, termasuk pengerahan pasukan Zeni dan Brimob untuk membantu masyarakat desa.

“Kerahkan batalion-batalion Zeni untuk membantu, saya juga meminta polisi turun, saya meminta itu kompi-kompi Brimob terjunkan bantu rakyat di desa-desa untuk atasi masalah jembatan ini menjadi prioritas, karena saya tidak rela anak-anak seperti itu setiap hari mempertaruhkan nyawanya untuk ke sekolah,” tegas Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengatakan elite-elite di Jakarta perlu lebih peka terhadap kondisi masyarakat.

“Tidak dengan hardik-menghardik, tidak dengan maki-memaki, tidak mengejek. Kita harus atasi jembatan itu dengan kerja nyata, pikiran nyata,” kata Prabowo.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Prabowo Tegas Bela Guru: Orang Tua! Kalau Guru Keras, Jangan-jangan Anakmu yang Nakal

Read Time:1 Minute, 27 Second

Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pembelaan tegas terhadap profesi guru. Prabowo menekankan peran vital mereka sebagai fondasi pembangunan bangsa dan secara tegas meminta dukungan penuh dari orang tua.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo pada acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (28/11).

Prabowo menyampaikan pesan tegas kepada seluruh orang tua. Jika seorang guru bersikap keras, jangan langsung menyalahkan guru, bisa jadi justru anak yang perlu dibina.

“Hai orang tua, kalau guru itu keras, jangan-jangan anakmu yang nakal. Benar. Kalau anak nakal terus dibiarkan nakal, dia nggak bisa jadi orang baik,” kata Prabowo disambut tepuk tangan para guru yang hadir.

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa ketegasan guru bukan sesuatu yang harus dicurigai, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter. Ia menyoroti fenomena murid yang berani melawan, bahkan membanting pintu ketika ditegur guru.

“Kadang-kadang ada murid yang kurang ajar. Ditegur oleh guru dia membalas, merasa dirinya jagoan,” lanjutnya.

Prabowo mencontohkan kejadian saat dirinya menjabat Menteri Pertahanan. Ada seorang murid yang memberontak kepada guru di sekolah binaan Kementerian Pertahanan dan langsung diberhentikan oleh kepala sekolah. Namun, kepala sekolah itu tiba-tiba ragu karena murid tersebut anak seorang jenderal.

“Nggak usah ragu-ragu. Mana jenderal itu suruh menghadap saya. Aku tunggu-tunggu nggak dateng-dateng juga. Kalau bapaknya orang besar, anaknya harus lebih sopan. Lebih baik jangan kurang ajar kalau bapaknya tokoh. Bapaknya jenderal, bapaknya pemimpin, anaknya harus lebih sopan, lebih baik,” jelas Prabowo.

Prabowo pun menginstruksikan kepada jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk memberikan dukungan penuh kepada para guru dan berkomitmen penuh membenahi sektor pendidikan secara menyeluruh.

“Menteri Pendidikan nggak usah ragu-ragu. Guru-guru harus kita dukung. Guru-guru adalah masa depan Indonesia,” serunya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Prabowo Beri Penghargaan Tiga Pengajar Berdedikasi di Puncak Hari Guru Nasional 2025

Read Time:1 Minute, 55 Second

Jakarta — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menganugerahkan penghargaan kepada tiga pengajar berprestasi pada puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2025 yang digelar di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan kualitas pendidikan Indonesia tidak akan pernah maju tanpa peran guru yang berdedikasi.

Ketiga guru itu adalah Kepala PKPM Banyumas Umi Salamah; Kepala SDN Embacang Lama, Sumatera Selatan, Koko Triantoro; dan SLBN Banda Aceh, Syifa Urrachman. Ketiga guru itu dinilai konsisten menunjukkan komitmen, inovasi, dedikasi, serta kontribusi transformatif mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Umi Salamah membuka rumah pribadinya untuk menjadi tempat belajar bagi mereka yang tak bisa sekolah di pendidikan formal. Koko Triantoro mendedikasikan diri lebih dari 10 tahun untuk mengajar di wilayah 3T. Dan Syifa Urrachman adalah guru muda penyandang disabilitas netra yang mengembangkan dan memanfaatkan komputer bicara (kompira). Membantu pengguna tuna netra dalam belajar.

“Para guru adalah tonggak paling penting dalam pembangunan bangsa. Kami berterima kasih kepada seluruh guru Indonesia dari semua tingkatan,” ucap Prabowo dalam pidatonya di Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena Jakarta, Jumat (28/11).

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi pemerintah terhadap kontribusi guru sebagai pilar utama pendidikan nasional.

Presiden juga menyorot komitmen pemerintah dalam memperbaiki kualitas pendidikan melalui investasi besar-besaran pada sarana belajar, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan fasilitas sekolah. Ia menekankan anggaran pendidikan yang merupakan porsi terbesar APBN harus dipastikan tepat sasaran dan tidak diselewengkan.

“Tahun ini kita baru mampu memperbaiki 16 ribu sekolah, tahun depan kita targetkan 60 ribu. Semua harus sampai kepada siswa, guru, dan sekolah,” tegas Prabowo.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan seluruh kebijakan pendidikan berjalan sesuai arahan Prabowo, termasuk program peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru.

Pemerintah telah menaikkan tunjangan guru non-ASN, memperluas akses Pendidikan Profesi Guru (PPG), serta membuka kesempatan bagi puluhan ribu guru untuk melanjutkan studi S1 melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL).

“Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, tahun ini 12.500 guru memperoleh kesempatan untuk studi S1. Pada 2026 ditargetkan mencapai lebih dari 150 ribu. Ini langkah besar untuk meningkatkan mutu dan kesejahteraan guru,” ujar Mu’ti.

Ia juga melaporkan bahwa program digitalisasi sekolah, termasuk distribusi layar interaktif dan revitalisasi, sudah terkirim ke 16.175 satuan pendidikan.

Penyerahan penghargaan kepada tiga guru berprestasi menjadi puncak acara. Ini sebagai simbol penghormatan negara kepada mereka yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa bagi pendidikan Indonesia.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Lapor ke Prabowo, Mendikdasmen: Tunjangan Guru Naik dan Bonus Sudah Ditransfer Langsung

Read Time:1 Minute, 12 Second

Jakarta — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melaporkan program peningkatan kesejahteraan yang dijalankan pemerintah, seperti tunjangan dan bonus guru kepada Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal tersebut dia disampaikan di hadapan Prabowo dalam acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11).

“Alhamdulillah Bapak Presiden, program-program Bapak sudah kami terjemahkan dan kami laksanakan dengan sebaik-baiknya. Izin kami sampaikan, tunjangan guru non-ASN yang Bapak janjikan naik menjadi Rp2 juta, sudah terlaksana,” ujarnya disambut tepuk tangan para guru.

Mu’ti mengatakan tunjangan bagi guru ASN yang setara dengan gaji pokok telah dibayarkan penuh dan sudah ditransfer ke rekening penerima.

“Tunjangan guru ASN sebesar gaji pokok juga sudah terlaksana, dengan bonus ditransfer langsung. Alhamdulillah sementara baru bisa kita transfer tiga bulan sekali, tahun depan kita usahakan ditransfer setiap bulan,” katanya.

Selain itu, Mu’ti juga melaporkan ada sebanyak 808.865 guru telah mengikuti Program Pendidikan Profesi Guru (PPG). Ia berharap tahun depan para guru yang memenuhi persyaratan bisa segera mendapatkan sertifikasi.

“Bapak Presiden, tahun 2025 kami memberikan kesempatan kepada para guru untuk mengikuti PPG sebanyak 808.865 guru, dan Alhamdulillah juga sudah terlaksana dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Mu’ti mengatakan program peningkatan kesejahteraan guru adalah bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.

“Satu hal yang berbeda, walaupun ini tidak Bapak sampaikan, tapi kami laksanakan sebagai wujud komitmen kami dan arahan Bapak untuk meningkatkan mutu pendidikan,” katanya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Prabowo Pastikan Semua Pihak Gerak Cepat Tangani Bencana Sumatera: Bantuan Terus Dikirim

Read Time:1 Minute, 16 Second

Jakarta — Presiden RI Prabowo Subianto memastikan semua pihak bergerak cepat menangani bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera. Hal tersebut disampaikan Prabowo saat berpidato di acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2025 di Indonesia Arena, kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (28/11).

“Tadi pagi kita telah berangkatkan tiga pesawat Hercules C-130 dan satu pesawat A-400 untuk kesekian kalinya. Kita kirim bantuan dan terus-menerus memenuhi kebutuhan mereka di lapangan, kita dukung,” ujarnya.

Prabowo mengatakan pemerintah pada hari-hari pertama kejadian telah beraksi dan mengirim bantuan ke lokasi bencana melalui jalur udara. Ia juga memastikan bantuan-bantuan lainnya akan terus dikirimkan.

“Kami dari hari pertama sudah bereaksi. Sudah mengirim bantuan melalui jalur darat maupun udara, tetapi memang kondisinya sangat berat. Banyak (akses) yang terputus. Cuaca juga masih tidak memungkinkan, kadang-kadang helikopter dan pesawat kita sulit mendarat,” ungkapnya.

Prabowo mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan korban bencana banjir dan longsor agar diringankan duka dan penderitaan yang mereka alami. Doa ini dipanjatkan Prabowo di hadapan para guru.

“Tentunya kita berdoa agar mereka senantiasa dilindungi oleh Yang-Mahakuasa. Diringankan duka dan penderitaan mereka. Pemerintah bergerak cepat,” ujarnya.

Pagi tadi, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, melepas pemberangkatan tim yang membawa bantuan ke lokasi bencana.

Bantuan logistik teranyar diberangkatkan dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, pukul 07.30 WIB, dan sudah tiba siang di masing-masing lokasi bencana untuk kemudian disalurkan ke korban. Bantuan dibawa ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Dialog Kependidikan Dalam Rangka Memeriahakan HUT PGRI dan HGN di Murung Raya

Read Time:1 Minute, 48 Second

Murung Raya, Info Publik – Dalam rangka memeriahkan HUT Ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tingkat Kabupaten Murung Raya (Mura), Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Murung Raya menyelenggarakan Dialog Kependidikan dengan tema “Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru Kabupaten Murung Raya.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Cahai Ondui Tingang, gedung B kantor Bupati Mura dan diikuti ratusan guru dari berbagai kecamatan di wilayah Murung Raya, Sabtu (29/11/2025).

Turut hadir sebagai narasumber Wakil Bupati, Rahmanto Muhidin, Ketua DPRD Mura, Rumiadi, Wakil Ketua I DPRD Mura, Dina Maulidah, Praktisi Pendidikan, Yulianus, Ketua PGRI Mura, serta praktisi pendidikan, Yulianus. Kehadiran para pemimpin daerah dan tokoh pendidikan tersebut memperkuat kualitas dialog yang diselenggarakan secara terbuka dan partisipatif.

Dialog kependidikan ini menjadi salah satu rangkaian utama peringatan HUT PGRI dan HGN tahun ini. Selain dialog, juga digelar lomba praktik pembelajaran kreatif, upacara peringatan, serta event Fun Run Murung Raya Hebat Season I yang diselenggarakan bersama KORMI, KONI, Karang Taruna dan PGRI. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran berolahraga bagi masyarakat dan akan dilaksanakan di kawasan alun-alun kota Puruk cahu.

Dalam sambutannya, Bupati Mura, Heriyus melalui Wabup Mura, Rahmanto Muhidin menegaskan bahwa guru merupakan pilar utama pembangunan sumber daya manusia.

“Apresiasi kepada seluruh guru yang telah mengabdikan diri demi mencerdaskan generasi muda, baik di wilayah perkotaan maupun di pelosok Kabupaten Murung Raya,” tutur Wabup Mura.

Selain itu, dialog juga membahas pentingnya perlindungan guru, terutama terkait keamanan kerja dan perlindungan hukum dari tindakan intimidasi, kekerasan, maupun perundungan. Para peserta menekankan perlunya sistem yang menjamin lingkungan belajar yang aman dan kondusif bagi guru maupun siswa.

Salah satu isu yang dikaji adalah tata kelola dan rekrutmen guru, mencakup evaluasi mekanisme penerimaan guru, pemerataan distribusi, serta peningkatan profesionalitas tata kelola pendidikan. Pemerintah daerah menegaskan pentingnya proses rekrutmen yang selektif, berbasis kompetensi dan sesuai kebutuhan daerah untuk memastikan kualitas layanan pendidikan.

Melalui dialog ini, peringatan HUT PGRI ke-80 dan HGN 2025 di Kabupaten Murung Raya diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan dan tenaga pendidik. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong terwujudnya tata kelola pendidikan yang lebih baik demi tercapainya cita-cita Guru Hebat, Indonesia Kuat.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: PIKP).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Upacara Peringatan HUT Ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional di Murung Raya

Read Time:1 Minute, 10 Second

Murung Raya, Info Publik – Selama satu tahun di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Pemerintah telah melakukan langkah-langkah konkrit untuk meningkatkan kualifikasi, kompetensi dan kesejahteraan guru.

‎Hal tersebut disampaikan dalam Upacara Peringatan HUT PGRI ke-80 dan Hari Guru Nasional Tingkat Kabupaten Murung Raya (Mura), bertempat di halaman kantor Bupati setempat, Sabtu (29/11/2025). ‎

Mewakili Bupati Mura, Heriyus upacara itu tampak dipimpin oleh Wabup Mura, Rahmanto Muhidin. Upacara ini juga dihadiri unsur Forkopimda Mura, para guru dan pegawai lingkup Pemkab Mura serta tamu undangan lainnya.

Wabup Mura, Rahmanto Muhidin juga menyampaikan, kehadiran guru sebagai agen pembelajaran dan peradaban.

“Kehadiran guru kian diperlukan oleh murid di dalam dan di luar kelas sebagai figur inspiratif, teladan, orang tua, mentor, motivator dan sahabat dalam suka dan duka,” tutur Wabup Mura saat membacakan Pidato Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah, Abdul Mu’ti.

Rahmanto juga mengajak para guru untuk meluruskan niat, memperkuat motivasi dan meneguhkan jati diri, untuk terus berinovasi dan berkolaborasi.

Ia juga mengimbau masyarakat, orang tua dan semua pihak agar menghargai jerih payah para guru.

“Muliakanlah dirimu dengan memuliakan gurumu. Ridha dan doa gurumu menentukan masa depanmu. Terima kasih Bapak dan ibu guru atas semua dharma bhakti yang tak ternilai dengan materi. Teruslah mengabdi untuk negeri. Di tanganmu kualitas sumber daya manusia, masa depan bangsa dan negara. Selamat Hari Guru 2025. Guru hebat, Indonesia kuat,” pungkasnya.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: PIKP).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version