Berita Murung Raya

Kabut Asap di Puruk Cahu, Wakil Bupati Murung Raya Ikut Bagikan Masker

Murung Raya – Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor bersama Kepala Kejaksaan Negeri Murung Raya Robert Sitinjak, Kepala Dinas Kesehatan dan para Apoteker dari IAI (Ikatan Apoteker Indonesia) Murung Raya gelar kampanye memakai masker dengan membagikan sejumlah masker gratis kepada para pengendara motor, terutama anak-anak yang pulang sekolah bertempat di depan kantor Samsat Puruk Cahu (Senin 16/09/2019) sekitar jam 11.30 WIB.

Banyak warga masyarakat mengambil masker gratis dan langsung memakainya di tempat. Pembagian sejumlah masker gratis mendapat apreasiasi dan dukungan dari masyarakat Puruk Cahu, agar lebih banyak tempat diadakan pembagian masker gratis. Puruk Cahu ditutupi asap kebakaran hutan lahan gambut kiriman dari daerah lain yang mebabkan kabut tebal. Dalam kesempatan ini Wakil Bupati Murung Raya langsung turun kejalan membagikan masker dan menghimbau agar anak-anak ke luar rumah atau ke sekolah memakai masker, untuk menghindari penyakit ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas).

Dalam upaya membantu masyarakat yang terdampak kabut asap di Puruk Cahu, Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya dalam hal ini melalui Wakil Bupati menghimbau kepada masyarakat agar tidak terlalu sering beraktifitas di luar ruangan, apabila akan beraktifitas di luar agar menggunakan masker. Terkait dengan masker, Pemerintah lewat Dinas Kesehatan menyiapkan secara gratis, bahkan di distribusikan ke sekolah sekolah, hal ini disampaikan Wakil Bupati saat memberikan amanat pada apel gabungan lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Murung Raya.

Lebih jauh Wakil Bupati memgharapkan pada Dinas terkait agar melakukan langkah langkah konstruktif agar masyarakat terdampak dapat terhindar dari bencana yang lebih parah. Secara khusus Wakil Bupati mengharapkan Dinas Lingkungan Hidup untuk memeriksa kondisi udara di Puruk Cahu, apabila sudah di tingkat yang tidak sehat maka Pemerintah akan mengambil langkah untuk meliburkan anak-anak sekolah beberapa hari ke depan dan para pegawai masuk kantor tidak seperti biasa apel jam 07.00, tetapi akan dibuat jadwal agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengatasi kebakaran lahan dan hutan, tapi rupanya upaya tersebut secara kekuatan manusia telah sampai pada titik puncak, kita berharap pada kuasa Tuhan. Itulah sebabnya wabup mengajak kepada seluruh masyarakat agar memohon kepada Tuhan supaya memberikan hujan lewat doa sesuai dengan agama masing masing. Itulah harapan terakhir kita, pungkas Wakil Bupati menutup amanat apel gabungan.(DiskominfoSP Mura)

Bagikan link ini :