Berita Murung Rayacovid19

Kasus Positif Covid-19 Bertambah 2 Orang, Wabup Mura: Perlu Kesadaran Semua Pihak

MC-Murung Raya- Bertempat di aula Setda gedung A, telah dilakukan press release yang disampaikan langsung oleh wakil ketua gugus tugas covid- 19 Rejikinoor yang juga adalah Wakil Bupati Murung Raya.
Dalam release nya wabup menyampaikan bahwa pada hari ini ada penambahan positif 2 orang. “Penambahan terjadi di daerah Muara Laung, ini akan menjadi perhatian kita bersama, dan pada hari Minggu nanti akan kita lakukan rapid test dan swab secara massal, peran serta masyarakat menjadi faktor penentu di dalam pengendalian ini,” ungkap wabup.

Dalam setiap kesempatan, Rejikinoor mengajak semua pihak untuk menjalankan protokol dengan baik. “Kita yang bisa menghentikan sebaran ini. Tetap gunakan masker dengan cara yang benar, jaga jarak setidak-tidaknya lebih dari 1 meter, dan rajin mencuci tangan. Ini satu-satunya cara yang bisa kita lakukan. Peran saudara-saudara sekalian menjadi penentu di dalam memutuskan rantai penularan COVID-19 ini,” tekannya.

Sementara itu terkait dengan hari raya Idhul Adha dan penyembelihan korban kepala kemeneg Ahmadi menyampaikan bahwa pelaksanaan sholat ied tetap dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pakai masker, jaga jarak, tidak bersalaman, mencuci tangan dengan sabun atau pakai handzaneteser.
“Hasil rapat koordinasi dan surat edaran Menteri Agama RI kegiatan Idul Adha akan dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, kemudian penyembelihan korban dilaksanakan pada hari jumat, sabtu dan hari mnggu” ungksp kepala kemenag Asmadi.

Terkait dengan peningkatan pasien di Muara Laung Kadis Kesehatan telah melakukan upaya tracking dan melaksanakan rapid test dan swab. “Kami bersyukur masyarakat Muara Laung kini semakin patuh dengan protokol kesehatan setelah tau ada warganya yang positif” jelas Kadiskes Suria siri.
Diharapkan situasi ini kan bisa memotong penyebaran pandemi ini.

Sementara menurut Direktur RSUD Marthin Maha, “perawatan di rumah sakit bagi penderita saat ini hanya dilakukan selama 10 hari, selanjutnya pasien akan melakukan isolasi mandiri.” Ujar Marten Maha.
“Kita sadari sekarang bahwa perawatan penderita COVID tidak murah dan tidak mudah. Beban yang berlebihan bagi satu rumah sakit untuk merawat COVID-19 ini akan berdampak pada kerugian yang besar,” lanjutnya.

Wakil ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di akhir releasenya kembali mensosialisasikan penggunaan masker pada masyarakat. Menurutnya, salah satu cara memutus rantai penyebaran virus corona adalah dengan menggunakan masker. Ini juga menjadi cara termudah bagi masyarakat untuk dilakukan.
“Itu (masker) salah satu cara memutus, bukan satu-satunya. Karena ada yang lain yang harusnya kita lakukan untuk memutus (rantai penularan),” paparnya. (MC DiskominfoSP Mura)

Bagikan link ini :

Tinggalkan Balasan