Berita Murung Raya

Pemerintah Kabupaten Murung Raya Gelar Musrenbang Secara Virtual

MC_Murung Raya – Pelaksanaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tingkat Kabupaten Murung Raya (Mura) untuk tahun anggaran 2022, dilaksanakan secara virtual (via online melalui aplikasi zoom meeting).

Musrenbang tingkat Kabupaten Murung Raya, yang dilangsungkan selasa (30/3/2021), dipusatkan di aula A kantor Bupati dan dihadiri Bupati Mura Perdie M. Yoseph, Ketua DPRD Mura Doni, Sekda Mura Hermon, para Asisten Setda Mura dan Staf ahli Bupati serta undangan lainnya.

Tema Musrenbang tingkat Kabupaten Murung Raya untuk tahun anggaran 2022 berdasarkan tema RPJMD 2018-2023 yaitu Penguatan Daya Saing Daerah dan Pengembangan Pedesaan Didukung Penguatan Manajemen Sumber Daya Aparatur.

Musrenbang ini, diikuti juga secara virtual masing-masing oleh Kepala Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah yang diwakili oleh Kabid Insprastruktur dan Kewilayahan Yohana Endang. Kepala/ Badan/ Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) lingkup Pemkab Mura dan Camat se-Murung Raya.

Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph dalam sambutannya menyampaikan, Proyeksi belanja RAPBD tahun anggaran 2022, pada rancangan awal RKPD Kabupaten Murung Raya tahun 2022, adalah sebesar Rp1.206.992.634.697 (Satu Trilyun 206 Milyar 992 Juta 634 Ribu 697 Rupiah). Target pembangunan Kabupaten Murung Raya tahun 2022 adalah sebagai berikut: Pertumbuhan PDRB sebesar 3%, Laju inflasi 2,81% , angka kemiskinan sebesar 4,31% , tingkat pengangguran terbuka sebesar 2,13% , gini ratio sebesar 0,28% , indeks pembangunan manusia sebesar 68%. Target kinerja pembangunan Kabupaten Murung Raya tersebut merupakan agregasi dari target kinerja pembangunan lingkup Pemerintah Kabupaten Murung Raya.

Untuk mencapai target-target indikator tersebut diperlukan upaya dan kerja keras kita semua mengingat perubahan struktur ekonomi secara Nasional yang diakibatkan pandemi Covid-19 dan tentu saja hal ini perlu dukungan stakeholder melalui sinergitas, sinkronisasi dan harmonisasi program kegiatan pembangunan Kabupaten dan Desa/Kelurahan, baik dalam perencanaan, pengganggaran, pelaksanaan maupun pengendalian”, tutur Perdie.

Perdie mengatakan, Tentu hal yang ingin dicapai melalui tema Murenbang tersebut adalah adanya kesepahaman persepsi, sinkronisasi dan sinergitas terhadap program dan kegiatan yang sangat strategis dalam upaya percepatan pembangunan pedesaan demi memberantas keterisolasian, keterbelakangan, kebodohan dan kemiskinan.

“Perencaaan yang bersifat partisifatif tentu sangat ditekankan dalam Musrenbang tahun ini, tentu artinya konsep perencanaan pembangunan merupakan produk dari kesepakatan dan komitmen bersama antara Pemerintah dan masyarakat”, pungkas Bupati Perdie. (DiskominfoSP_Nof).

Tinggalkan Balasan