Berita Murung Rayacovid19

Pemkab Murung Raya Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Covid-19

MC-Murung Raya- Telah banyak yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk mencegah menyebarnya Virus Corona di wilayah Murung Raya, seperti membuat Posko Pemantauan Covid-19 di tujuh titik, yaitu Simpang Polres, Kecamatan Laung Tuhup, Kecamatan Permata Intan, penyeberangan Ferry di Mangkahui, Bandara Dirung Lingkin, Pelabuhan dan Puskesmas Puruk Cahu dan dipusatkan di layanan Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Murung Raya. Pusat Layanan ini beralamat di Jalan Bina Praja Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya. Membuat himbauan melalui media massa baik elektronik, cetak, siaran langsung melalui siaran keliling, dan edukasi lainnya baik melalui tokoh agama, tokoh masyarakat dan lain sebagainya, serta telah menggandeng pihak perusahaan untuk ambil bagian dalam menangani penyebaran Covid-19 .

Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph menyampaikan kepada Wakil Bupati Rejikinoor dan Gugus Tugas Covid 19 Murung Raya Hermon, melalui pesan WA, agar Wakil Bupati dan Jajaran Gugus Tugas Covid19 melakukan koordinasi dengan Kapolres,TNI, Kompi dan Koramil agar mencari strategi yang efektif untuk pencegahan setelah memperhatikan ada kecenderungan peningkatan pergerakkan masyarakat dari luar daerah ke Puruk Cahu terutama dari Palangka Raya, Banjarmasin dan kota di Jawa. Mengingat saat pemeriksaan di posko posko belum menjamin bahwa mereka sehat dari virus corona. Banyak yang ngaku dari Banjarmasin atau Palangka Raya saja, padahal ada mahasiawa yang dari Jogja, Surabaya dan Malang.
“Artinya tanpa disadari awalnya mau mengamankan isolasi diri tapi malah berkumpul di keluarganya di Murung Raya dan masuk desa-desa. Agar setiap petugas posko wajib memoto atau memoto copy kartu mahasiawa karena itu tidak bisa di bohongi, jangan minta KTP, karena KTP Mereka banyak dari Murung Raya” Ujar Perdie.

Perlu diketahui lanjut Perdie, yang banyak membawa orang masuk ke Murung Raya saat ini adalah travel-travel, tolong dikoordinasikan dengan Polres dan TNI untuk mengatasi ini. “Karena sarana travel ini yang membawa orang banyak pulang kampung ke Murung Raya karena libur.” Ujar Bupati dua periode ini.
Menyikapi hal tersebut Wakil Bupati dan ketua Gugus Tugas akan melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk menindaklanjuti arahan dari Bupati Murung Raya, guna mengambil langkah dalam pencegahan tersebut, yang kecendrungannya mendekati kenyataan. “Memang demikian yang terjadi di lapangan, ketidak jujuran masyarakat yang sedang diperiksa di Posko dalam memberikan jawaban dari pertanyaan petugas medis di lapangan.”Ujar Rejikinoor.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas percepatan penanggulangan covid – 19 Kabupaten Murung Raya Hermon menyebutkan, hingga saat ini status di kabupaten Murung Raya memang siaga darurat dengan ODP sebanyak 11 orang dan PDP 2 orang serta yang positif tidak ada. Namun demikian kita tetap mewaspadai terutama pada warga masyarakat yang datang dari luar Murung Raya. “sebagaimana dengan apa yang disampaikan Bapak Bupati akan segera kita tindak lanjuti untuk kebaikan kita bersama, karena kita tidak ingin hal lebih buruk terjadi di Murung Raya.” Papar Hermon yang juga Sekda Kab. Murung Raya. (MC DiskominfoSP Mura)

Bagikan link ini :

Tinggalkan Balasan