Wakil Bupati Murung Raya Cek Prosedur Penanganan Covid-19 di PT. MGM

MC-Murung Raya- Wakil Bupati Murung Raya Rejekinoor beserta rombongan melakukan peninjauan atau pengecekan prosedur/ protokol penanganan pandemi virus corona di perusahaaan tambang di wilayah Kabupaten Murung Raya, Senin 23/3/2020. Pada kesempatan hari ini yang di cek adalah perusahaan tambang PT. Marunda Graha Mineral (MGM) yang berlokasi di Camp Jamud Kecamatan Laung Tuhup. Termasuk juga kontraktor/ sub kontraktor di dalam perusahaan PT. MGM yaitu PT. Harmoni Panca Utama (HPU) dan PT. Elnusa.

Turut hadir dalam giat tersebut Sekretaris Daerah Hermon, Kadis Kesehatan Suria Siri, Direktur RSUD Puruk Cahu Marton Maha, Kabag Humpro Setda Andrie Raya, Camat Laung Tuhup Supriadi Usup OPD Diskominfo SP, Disnakertran dan wartawan media cetak danelektronik.

Wakil Bupati dan rombongan diterima oleh Kepala Teknik Tambang (KTT) PT. MGM Jonathan Renaldy, dari PT.HPU dan PT. Elnusa dan Dokter Klinik di Camp Jamud. Dalam sambutannya Wakil Bupati Rejekinoor mengatakan bahwa rombongan datang ke perusahaan perusahaan yang ada di wilayah Kabupaten Murung Raya adalah bentuk keseriusan Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam rangka penanganan pandemi covid-19, ” Pemerintah dalam hal ini akan menindak tegas bagi oknum ataupun perusahaan yang melanggar prosesur penanganan covid-19 ini, marilah kita bahu-membahu antara pemerintah, perusahaan dan karyawan untuk menanggulangi penyebaran covid-19. Kenapa perusahaan yang jd prioritas kita karena tenaga kerja di perusahaan yang mobilitasnya tinggi untuk keluar masuk wilayah Murung Raya” tegasnya.

Menanggapi pernyataan Rejekinoor, KTT PT. MGM Jonathan Renaldy menjelaskan prosedur penanganan covid-19 sudah dijalankan semenjak Pemerintah Pusat menyatakan virus corona sudah masuk ke Indonesia. Terutama perubahan prosedur sistem roster cuti tenaga kerja, perusahaan menunda cuti tenaga kerja yang masih berada di camp agar tidak mengambil cuti dulu dan sebaliknya tenaga kerja yang sedang mengambil cuti di luar Murung raya agar tidak kembali ke camp dulu. Selain itu diberlakukan screening/ pemeriksaan suhu tubuh di setiap pintu masuk camp PT. MGM, dan ada disediakan tempat isolasi mandiri di camp.

Lebih lanjut Sekretaris Daerah Murung Raya Hermon mengatakan bahwa “mari kita bersama-sama memagari Murung Raya agar tidak ada virus corona yang masuk minimal 14 hari atau lebih, relatif lebih mudah menahan orang masuk ke wilayah Murung Raya karena Murung Raya bukan daerah perlintasan, kami menghimbau perusahaan untuk membantu pemerintah untuk penangan covid-19 ini.” ungkapnya. (MC DiskominfoSP Mura)

Ari Satrio Basuki

Read Previous

Pelantikan PPS Se-Kecamatan Laung Tuhup

Read Next

Sidak Pasar Oleh Disperindagkop UKM Mura

Tinggalkan Balasan

%d blogger menyukai ini: