Dana Desa Bisa Digunakan Cegah Covid-19

Read Time:1 Minute, 5 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya-Saat ini masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah dihebohkan kabar Sekretaris Daerah Kota Palangkaraya positif Corona, Hal ini disampaikan Walikota Palangkaraya, baru-baru ini. Namun demikian, masyarakat Kalimantan Tengah dalam hal ini Masyarakat Murung Raya diminta tidak panik. Pasalnya, berbagai upaya Pemerintah Kabupaten untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 ini terus dilakukan di sejumlah daerah.

Tidak terkecuali bagi pemerintah desa dibolehkan ikut andil menggunakan dana desa (DD) untuk pencegahan dan penanggulangan virus Corona yang kini mewabah di Indonesia. Hal itu disampaikan Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Murung Raya , Sarwo Mintarjo Kamis, (2/4/2020).

“Desa bisa memanfaatkan Dana Desa untuk membeli masker, melakukan penyemprotan dinsifektan sendiri dan kami juga berharap ini dapat dilakukan oleh desa-desa. Itulah sebabnya kami mendorong untuk melakukan revisi di APBDes terkait Surat Edaran Bupati Murung Raya tentang Pengendalian Dana desa dalam membentuk Desa Tanggap Covid-19,” kata Sarwo.
Sarwo berharap, seluruh pemerintah desa dapat melaksanakan penggunaan DD sebagai pencegahan Covid-19. Minimal, pemerintah desa melakukan penyemprotan cairan disinfektan ke seluruh rumah penduduk, balai desa, tempat umum, ruang publik dan tempat ibadah serta sekolah. Terkait besaran anggaran yang dibutuhkan, menurutnya menyesuaikan dengan kebutuhan masing-masing desa di daerah itu. “Pemerintah desa harus bergerak. Jangan menunggu perintah. Silakan gunakan DD untuk pencegahan virus corona,” tambahnya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kajari Murung Raya Mengajak Masyarakat Murung Raya Untuk Membantu Putuskan Mata Rantai Penyebaran Virus Corona

Read Time:1 Minute, 45 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Statemen Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Murung Raya Robert P. Sitinjak: “Hancurkan Covid-19 dengan Cuci Tangan pakai Sabun“, Sederhana dan sangat murah biayanya dan terjangkau. Banyak yang tidak percaya dan mempertanyakan keraguannya, bahwa Apakah Orang bisa mati kalau tidak cuci tangan dengan sabun, apakah benar bisa? Kajari Murung Raya menjawab bisa dan jangan dianggap remeh, fatal akibatnya.

“Ini bukan untuk menakut-nakuti, tetapi punya science base sesuai himbauan WHO. Orang bisa berakibat fatal kematian, karena tidak cuci tangan dengan sabun. Kita saat ini sedang menghadapi musuh yang tidak kelihatan yang potensinya ada di sekitar kita dan kita tidak tahu kapan serangan musuh tak kelihatan itu datang kepada kita”, tuturnya. Rabu (01/04/2020).

Untuk itu, Kajari mengajak masyarakat bersama-sama Pemerintah, untuk membantu memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona (Covid-19), yang perkiraan ahli memasuki bulan April-Mei 2020.

Kajari memberi contoh peragaan roti dan jamur, yang membuktikan secara sah dan meyakinkan, bahwa tangan yang sudah dicuci pakai sabun dan air, lalu memegang irisan roti tawar, lalu dibiarkan beberapa lama, ternyata irisan roti tawar tersebut bersih tidak ada jamur. Berbeda dengan tangan yang cuci dengan Hand Sanitizer, lalu memegang irisan roti tawar, lalu dibiarkan beberapa lama, ternyata irisan roti tawar tersebut tumbuh bercak hitam jamur.

Kesimpulannya: “Cuci tangan dengan Sabun dan Air, terbukti 100% ampuh membunuh segala Virus, termasuk Covid-19, dibandingkan memakai Hand Sanitizer”.

Nah, perilaku masyarakat agar di edukasi untuk membersihkan halaman dan rumahnya cukup sederhana dengan sabun dan air saja, sangat murah biayanya dan sesuai anjuran WHO, kata Kajari Murung Raya yang sudah membaca protokol WHO melalui Nomor Whatsapp +41798931892 gratis tidak bayar dalam bahasa Inggris.

Siapa saja bisa menerima informasi penting dari WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) Whatsapp Nomor +41798931892. Rencana WHO Corona bulan depan mungkin akan segera diluncurkan dalam bahasa Indonesia. Kita tunggu saja mudah-mudahan, agar dapat bermanfaat buat kita semua.

Kajari menyampaikan “terima kasih dan penghargaan setingginya untuk seluruh tenaga medis dan dokter-dokter dalam menghadapi situasi Covid-19 ini, yang rela mempertaruhkan resiko fatal dirinya, untuk menyelamatkan nyawa pasien Covid-19. Sungguh tugas mulia demi keselamatan kemanusiaan”, ungkapnya. (DiskominfoSP_MC: Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version