Bupati Mura Resmikan Taman Alam Bungah

Read Time:1 Minute, 41 Second
<![CDATA[

TAMAN ALAM BUNGAH DI RESMIKAN BUPATI MURA

MC-Murung Raya- Bertempat di depan RSUD Puruk Cahu, tepatnya di samping pertigaan Jalan Sudirman samping perumahan dokter, hari ini Kamis, (7/6/2020) telah diresmikan Taman Alam Bungah CSR PT. Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu, dengan diawali penandatangan berita acara serah terima dari pihak Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu oleh Jeksenly kepada Pemkab Murung Raya oleh Bupati Mura, Perdie M. Yoseph.

Jeksenly selaku kepala cabang Bank Kalteng Puruk Cahu menyampaikan dalam sambutannya bahwa pembuatan taman sebagai bentuk perhatian Bank Kalteng melalui program CSR, dilaksanakan selama 60 hari dengan biaya sekitar 397 jt. “perlu diketahui CSR Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu tahun 2019 sebesar 419 juta dan tahun 2020 sebesar 172 jt masih ada dana CSR sebesar 120 jt yang bisa dimanfaatkan” Jelas Jeksenly.
Kedepan pihak Bank Kalteng masih siap membantu Pemkab Mura dalam giat CSR demi kemajuan masyarakat Murung Raya dan pembangunan daerah.

Perdie M. Yoseph dalam sambutannya menyampaikan bahwa taman ini adalah ide Bupati, tema dari pembangunan taman ini adalah terkait dengan lingkungan, yang menampilkan pesona alam yang ada di Kab. Murung Raya. Seperti air terjun bumbun laas, air terjun beruntung.
“Coba Ketua DPRD dan para Asisten memikirkan nama taman yang akan diresmikan ini, seperti halnya nama taman di pertigaan PU dengan nama taman Sapan” pinta Perdie kepada ketua DPRD yang selalu hadir di setiap kegiatan Pemkab.

Setelah dilakukan perbincangan dan kesepakatan akhirnya tercetuslah taman tersebut dengan nama Taman Alam Bungah.
Perdie dalam sambutannya meninta agar pada saat nanti dimanfaatkan masyarakat untuk selfie, istirahat dan kegiatan rekreasi keluarga, tidak boleh ada pedagang kaki lima di sekitar taman agar ketertiban tetap terpelihara dan terjaga serta tidak mengganggu lalulintas. “Untuk kemanan dan ketertiban taman diharapkan bagi kita semua untuk menjaga keberadaan taman ini, agar tetap bersih dan indah” Ungkap Perdie.

Menjawab masih adanya dana CSR dari Bank Kalteng untuk tahun 2020 Perdie berharap dapat dimanfaatkan untuk membantu kepentingan masyarakat, tidak untuk membantu penanganan covid-19 karena dana untuk penanganan covid-19 tersedia di APBD Pemda Mura. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Serahkan Ambulance dan Ventilator ke RSUD Puruk Cahu

Read Time:2 Minute, 3 Second
<![CDATA[

RSUD DAPAT AMBULANCE DAN VENTILATOR DARI PEMKAB MURA

MC-Murung Raya- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puruk Cahu menerima dua unit mobil ambulance dan dua unit ventilator dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Penyerahan dilakukan di di halaman RSUD Puruk Cahu, oleh Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph di dampingi Ketua DPRD Mura Doni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pahala Budiawan Situmorang, Asisten Adiminstrasi Umum H. Pajaruddin, Kamis, (4/6/2020).

Direktur RSUD Murung Raya Martin Maha menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian Bupati kepada rumah sakit. Apalagi, saat ini, sejumlah mobil ambulance sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam laporannya Martin Maha menyampaikan bahwa tahun 2020 DAK yang tersedia sebesar 12 M dialokasikan untuk pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) dan layanan penanggulangan Covid-19. “Ambulance didesign sesuai keperuntukannya sehingga sangat representatif untuk memberi pelayanan bagi para pasien baik pasien umum maupun pasien Covid” Jelas pria asal Medan ini.

Lebih lanjut Martin Maha melaporkan dalam menghadapi pandemik Covid-19 ini RSUD Mura telah memiliki ruang isolasi sebanyak 24 kamar, dengan perincian 20 kamar untuk rawat inap 2 kamar di IGD, 2 kamar di ruang kebidanan dan rencana yang akan datang akan dibuat kamar khusus untuk ruang anak.
“Atas nama pribadi dan seluruh pegawai RSUD Puruk Cahu kami sampaikan ucapan terima kasih setinggi tingginya kepada Bapak Bupati, yang selalu memberikan support dan dukungan kepada seluruh jajaran RSUD, harapan kami agar wabah pandemik Covid-19 ini cepat berlalu.” Ujar Marten Maha.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Mura Perdie M. Yoseph mengungkapkan rasa bangga dan akan berusaha untuk terus menerus melakukan upaya untuk memberikan yang terbaik buat menghentikan covid ini.
“saya mengharapkan Dirut RSUD bisa memanfaatkan fasilitas ini secara optimal untuk kepentingan pelayanan RSUD secara maksimal.” Ungkap Perdie.
Lebih lanjut Perdie menyatakan bahwa walau RSUD kita hanya tipe C tapi secara fasilitas yang dimiliki sudah memenuhi standar dan memadai sebagaimana rumah sakit yang ada di kota-kota besar.
“Saya minta agar Ambulance ini digunakan secara fleksibel untuk pelayanan penanganan Covid-19 secara mobile baik untuk melayani di RSUD maupun untuk di gedung karantina yang ada. Dan mohon Dirut RSUD agar fasilitas yang ada perlu terus dibenahi dan dipenuhi secara lengkap agar pelayanan di kepada masyarakat semakin baik.” Ujar Bupati menutup sambutannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Mura Doni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pahala Buadiawan Situmorang, Asisten Adiminstrasi Umum H. Pajaruddin, Kepala Diskominfo SP Bimo Santoso, Kadis Sosial Rusine, Plt. Kadis Perhubungan Rudi dan para awak media.(MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya dengan BRI Tandatangani MoU Penyaluran Dana Kartu Mura Sejahtera

Read Time:1 Minute, 43 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kesepakatan bersama Memoriam of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Muara Teweh. MoU ditandangani Pihak Pemkab Mura oleh Bupati Mura Perdie M. Yoseph dan dari pihak PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kancab. Muara Teweh Hoki R. Admaja tentang penyaluran dana dan pembukaan rekening keluarga penerima manfaat terkait Kartu Muring Raya Sejahtera.Rabu, (3/6/2020).

Dalam kesempatan sambutannya yang mewakili BRI menyampaikan terimakasih dan dukungan atas diperkenankan BRI membantu Pemerintah Murung Raya membangun ekonomi masyarakat Mura lebih baik. “Terimakasih atas kepercayaan pimpinan daerah untuk membantu pemda dalam penyaluran dana KMS, kiranya kedepan ekonomi masyarakat akan semakin meningkat, maju sehingga masyarakat merasakan kesejahteraan” Ungkap Hoki.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Murung Raya, Rusine mengutarakan Dinsos mengelola bantuan dari pusat, provinsi dan kabupaten untuk penangnan covid-19, seperti dari Pusat ada KPH, program sembako, BTL dari Provinsi ada KPM dari Kabupaten ada KMS, KPM dampak covid-19 mengurangi dampak ekonomi. “Kriteria penerima manfaat adalah orang miskin, anak terlantar, disabilitas dan manula, dimana data diperoleh dari kelurahan dan desa dengan rekomendasi dari pihak kecamatan kemudian akan diverifikasi oleh Dinas Sosial” Terang Rusine.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa MoU ini adalah bentuk kerjasama Pemerintah Daerah dengan Bank BRI untuk meyalurkan dana Kartu Murung Raya Sejahtera bagi masyarakat miskin di Kabupaten Murung Raya. “kami harapkan pada Tahun 2021 BRI kalau bisa sudah menjadi Kantor Cabang di Mura sehingga nantinya akan semakin luas dan meningkat kerjasamanya bahkan peluang ke depan akan lebih terbuka dan meningkat.” Ujar Perdie.
Menurut Bupati dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa bansos terkait covid-19, ada dua bentuk sembako dan BLT. Perdie juga minta perhatian yang serius kepada pihak Dinsos agar memperhatikan pendistribusian bantuan agar semakin mantap dan pastikan tidak ada tumpang tindih, dengan bantuan dari pihak lain. “Perlu diketahui di Kabupaten Murung Raya ada program bantuan dampak covid-19 dan program regular. Program reguler adalah program unggulan PRO yang merupakan janji politik. Disalurkan sampai bulan Desember 2020. Sememtara bantuan dampak covid diberikan sampai bulan Juni 2020.” Jelas Perdie mengakhiri sambutannya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Gugus Tugas Covid-19 Murung Raya Laksanakan Rapid Test Pedagang Di Pasar Pelita Hilir dan Pasar Beriwit

Read Time:2 Minute, 25 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) Kalimantan Tengah melaksanakan tes cepat atau rapid test massal para pedagang di pasar tradisional Pelita Hilir dan Pasar Beriwit di wilayah Kecamatan Murung, Kamis ( 4/6/2020).
Bupati Mura Perdie M. Yoseph mengatakan tujuan dari pelaksanaan rapid test tak lain adalah untuk memudahkan penanganan sekaligus pencegahan COVID-19 khususnya di area publik yang rawan penularan virus corona tersebut, seperti pasar. “Karena memang di pasar, antara pedagang dan pembeli sering melakukan kontak. Jika upaya preventif tak dilakukan, dikhawatirkan bakal terjadi transmisi lokal penularan COVID-19,” kata Perdie saat meninjau rapid test massal di Pasar Pelita Hilir.

Perdie menjelaskan bahwa penularan COVID-19 sangat mungkin terjadi jika melihat aktivitas padat di pasar. Para pedagang setiap hari berinteraksi bukan hanya satu orang, bahkan mungkin bisa dengan puluhan atau ratusan orang. Tak hanya bertemu, tapi juga bertukar uang. Maka, dengan rapid test ini, diharapkan para pedagang-pedagang bisa dihindarkan sejak dini dari potensi penularan virus corona. Karena pedagang atau pengunjung pasar yang reaktif akan segera ditangani sesuai prosedur kesehatan COVID-19.
“Inilah upaya kita, memberikan layanan kepada masyarakat. Diantaranya melakukan rapid test kepada pedagang dan pengunjung. Rapid test ini juga kita berikan gratis, kalau tes sendiri bisa sekitar Rp 300 ribu,” jelas Perdie.
Pihaknya sengaja memprioritaskan rapid test kepada para pedagang, karena mereka setiap hari juga memberikan layanan untuk masyarakat. Dikhawatirkan jika para pedagang ada yang tertular virus corona. Tentunya sangat mungkin menularkan kepada banyak pedagang atau pengunjung yang lain.

Rapid test massal ini nantinya dilanjutkan dengan tes PCR massal. Namun Perdie menyebut belum saatnya dilakukan. Sekarang PCR masih fokus pada orang-orang yang terindikasi tertular virus corona saja.
“Dengan adanya rapid test ini pedagang dan pengunjung tidak was-was. Saat bertemu di pasar yang ada di sini,” jelas Perdie.
Selanjutnya terkait percepatan penanganan COVID-19 di Mura, Perdie mengatakan khusus untuk wilayah kecamatan yang dinyatakan zona merah akan ditindak lanjuti lebih intensif. Salah satunya pelaksanaan rapid test massal.

Kepala Dinas Perindagkop UKM, Kariadi mengatakan pelaksanaan rapid test massal di Pasar Pelita Hilir berlangsung selama satu hari, diikuti sekitar 166 pedagang
Besok akan dilanjutkan di Pasar Pelita Hulu Bahitom dan panggung terbuka Alun-alun Jorih Jerah. Akan d dilaksanakan rapid test dan diikuti sebanyak 200 peserta. “diusahakan rapid test bisa selesai selama dua hari, sebab jumlah pedagang mencapai kurang lebih 366 orang.” Ungkap Kariadi.
Sementara Banjang Camat Murung ketika diminta keterangannya mengatakan “Untuk menghadapi new normal life (penormalan baru kehidupan) ini kita harus siap. Salah satunya dengan mengikuti rapid test massal atau mandiri. Ini wujud antisipasi penyebaran COVID-19,” ucap Banjang yang juga pernah menjabat Camat Sumber Barito dan Barito Tuhup Raya ini mengakhiri perbincangan.

Hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Rejikinoor, Sekda Hermon Kadis Kesehatan, Suria Siri, Kadisperindagkop UKM Kariadi, Kadiskominfo SP Bimo Santoso, Kasatpol PP Iskandar, Direktur RSUD Marthin Maha, Camat Murung Banjang Danramil murung Trio P, dan Kapolsek Murung Yuliantho serta lurah Beriwit Khalid Ilmi. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version