Persiapan Menuju "New Normal", Wabup dan Rombongan Tinjau Tempat Ibadah

Read Time:1 Minute, 56 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Wakil Bupati Murung Raya (Mura) Rejikinoor, beserta ketua DPRD Mura Doni, Sekda Mura Hermon, Kadis Kesehatan Suria Siri, Kadis Kominfo Bimo Santoso, Camat Murung Banjang, Danramil Murung Trio Pramono, Kapolsek Murung Yuliantho beserta tokoh agama dan rombongan meninjau beberapa tempat ibadah yang ada di kota Puruk Cahu, Selasa (9/6/2020). Sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi penyiapan tatanan new normal produktif dan aman Covid-19 khususnya di tempat ibadah.

Kunjungan pertama Wabup beserta rombongan setelah melakukan pemantauan rapid test di kantor kecamatan Murung adalah Gedung Gereja Hosana yang berjarak kurang lebih 50 meter dari kantor camat. Rombongan Wabup berjalan kaki menuju gereja Hosana., disambut langsung oleh Ketua majelis jemaat GKE Hosana Pdt. Herry dan anggota majelis lainnya.
Wabup beserta rombongan mendapat penjelasan dari Ketua Majelis terkait kesiapan Gereja Hosana apabila sudah dimungkinkan dibuka kembali. Dalam penjelasannya Pdt. Herry menyampaikan kesiapannya walau ada beberapa kendala. “sebagaimana kami sampaikan pada rapat terdahulu kami belum memiliki alat pengukur suhu tubuh (thermal gun)” ungkapnya.
Mendengar keluhan tersebut Wabup mengisyaratkan bahwa Tim Gugus Tugas percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 akan memberi pinjaman alat dimaksud. “Tolong pak Sekda nanti agar difasilitasi untuk pinjam pakai alat dimaksud apabila kita sudah siap untuk membuka rumah ibadah sesuai protocol kesehatan” ungkap Rejikinoor.

Menurut Rejikinoor persiapan untuk menerapkan tatanan hidup normal baru atau new normal saat ini tengah dimatangkan. Pemerintah dalam hal ini masih memilah daerah-daerah yang bisa menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau new normal.
Pemerintah, kata Rejikinoor, juga membuat rencana ujicoba, simulasi dalam minggu ini dan pembukaan pada kedepannya, serta melakukan sosialisasi, edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum yang tegas.

Sementara itu Kadis Kesehatan Suria Siri menegaskan bahwa pihaknya terus menerus memperkuat rencana mitigasi untuk transmisi dan penyebaran virus serta mewaspadai adanya gelombang kedua di tiap-tiap daerah, di mana kadang data naik dan turun. Terus dilakukan penguatan, dilakukan masif testing dengan agresif tracking, juga melakukan perlindungan dengan kelompok rentan, penyandang disabilitas, orang tua, perempuan, dan anak-anak,” ungkap Suria Siri.

Setelah dari Gereja Hosana rombongan langsung menuju Gereja Katholik St. Klemen, terus ke Masjid dekat gereja Katolik, masjid Al. Manar di pasar Hungan, lanjut ke Masjid Attaqwa, lanjut ke masjid Al jihad, kemudian ke Gereja Eklesia dan ke masjid sebelah gereja Eklesia, terakhir di masjid Agung Al. Iqtiqlal. Dimana Wabup dan rombongan menunaikan shalat dzuhur bersama. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Bersama Unsur Forkominda Pantau Rapid Test di Kantor Kecamatan Murung

Read Time:1 Minute, 32 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menggelar dan melanjutkan rapid tes kepada para pedagang baik sembako, mini market, baber shop, pemilik salon, karyawan SPBU, dan pedagang kain, yang belum melaksanakan rapid test sebalumnya. Rapid test dilaksanakan di teras kantor Kecamatan Murung, Selasa, (9/6). Rapid test dilakukan secara gratis dan disambut masyarakat dengan sangat antusias.

Menurut Kepala Satpol PP Kab. Mura Iskandar bahwa rapid test kali ini adalah yang terakhir, “apabila terdapat masih ada yang belum melakukan rapid test, akan kami lakukan tindakan penutupan sementara usahanya, sesuai ketentuan yang berlaku.” Ujar Iskandar.

Pemkab Mura telah memberi kesempatan beberapa kali untuk rapid test, bagi masyarakat terutama para pedagang yang ingin mengecek kondisi tubuhnya agar terhindar dari Covid-19.

Menurut Wabup Mura Rejikinoor yang dampingi ketua DPRD Kab. Mura, Doni, Kaplores Mura Dharmeswara, Sekda Mura Hermon, Kadis Kominfo Bimo Santoso, Camat Murung Banjang serta unsur Tripika Murung, mengatakan bahwa rapid test ini sangat bermanfaat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Puruk Cahu khususnya dan Kabupaten Murung Raya pada Umumnya.
Rejikinoor mengatakan bahwa selama ini Pemkab Mura telah melakukan rapid test kepada para pedagang baik di pasar pelita Hilir, Hungan, Pelita Hulu, Bahitom maupun alun-alun. Namun, karena masih banyaknya para pedagang dan pelaku usaha yang belum melakukan rapid test maka kegiatan rapid test terus dilaksanakan hingga hari ini. “Karena itu, kami menyampaikan terimakasih banyak kepada semua pedagang dan pelaku usaha yang telah melakukan rapid test, pasti ini sangat bermanfaat bagi kita semua,” kata Wabup.

Rejikinoor mengatakan, setelah dilakukan rapid test massal, apabila ditemukan warga yang reaktif, maka akan langsung diisolasi di tempat karantina yang telah disiapkan yaitu di gedung Politeknik Mura maupun di Balai Diklat Konut, sembari akan dilakukan tes swab. “Selanjutnya, apabila hasil swabnya positif dan menunjukkan gejala, maka akan langsung dibawa ke rumah sakit rujukan covid-19. “ Jelasnya. (MC-DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version