Ramah Tamah Wakil Bupati Dengan Asisten II Provinsi Kalteng

Read Time:1 Minute, 36 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya
Bertempat di Rumah Jabatan Wakil Bupati Murung Raya dilaksanakan ramah tamah antara Gubernur Kalteng yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Nurul Edy beserta rombongan, Rabu malam (19/8/2020).
Dalam acara ramah tamah nampak hadir Ketua DPRD Mura Doni, Sekda Mura Hermon, Sekda Palangkaraya, Kadis Kominfo SP Mura Bimo Santoso, Kaban Pendapatan Daerah Agus Sumadi, Rombongan Gubernur, dan rombongan Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPR dan Tim.

Acara ramah tamah ini dalam rangka silaturahmi setelah Gubernur Kalteng dalam hal ini diwakili Asisten II Setda Prov Kalteng yang tadi siang melakukan kunjungan kerja berkenaan dengan tanggapan Gubernur atas surat dari masyarakat berkenaan dengan persoalan dengan PT. IMK. Juga telah dilakukannya pemaparan laporan akhir kajian investasi penyertaan modal.

Dalam ramah tamah tersebut Wakil Bupati Rejikinoor menyampaikan selamat datang kepada para tamu dan menyampaikan terimakasih atas perkenannya hadir di Murung Raya. “kami menyadari penyambutan kami kurang maksimal, itulah sebabnya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila kurang berkenan.” Ungkapnya.

Sementara itu Gubernur Kalteng yang diwakili Asisten II Nurul Edy menyampaikan bahwa kunjungan kerja yang dilakukan untuk menyambut baik atas surat dari masyarakat untuk pemerintah terkait dengan persoalan yang dihadapi. Gubernur memerintahkan kepada Asisten II dan rombongan untuk melihat situasi dan kondisi terkait persoalan yang dihadapi, dan memotret sikon yang dihadapi masyarakat setempat. “Bapak Gubernur berharap kepada kita semua agar tetap menjaga kondisi investasi di Kalteng tetap kondusif.” Ungkap Nurul Edy.
Di akhir sambutannya Nurul Edy berpesan mengingat keadan kita sekarang terkait pandemic covid-19, agar kita semua menyikapi keadaan ini secara arif bijaksana dan tetap ikuti protokol kesehatan dengan 4 M (Memakai masker, Mencuci Tangan, Menjaga jarak dan Menghindari kerumunan). “ syukur-syukur pemerintah dapat menumbuh kembangkan UMKM untuk partisipasi memutus penyebaran virus corona dengan pembuatan masker oleh UMKM” ujar Asisten II mengakiri sambutan.

Acara ramah tamah di akhiri dengan jamuan makan secara sederhana dan pemberian cindera mata dari pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk para tamu undangan. (MC DoskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Polri dan TNI Lakukan Sosialisasi Penegakan Disiplin Protokol Kesehatan di Puruk Cahu

Read Time:1 Minute, 44 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Masyarakat, pelaku usaha, hingga pengelola dan penyelenggara acara di fasilitas umum yang tak menerapkan protokol kesehatan secara ketat kini terancam sanksi yang lebih tegas. Pasalnya, Presiden Joko Widodo baru saja menanda tangani Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Di dalam Inpres tersebut, Jokowi memerintahkan kepada seluruh kepala daerah untuk menyusun dan menetapkan aturan pencegahan Covid-19.

Aturan itu meliputi kewajiban mematuhi protokol kesehatan, baik bagi individu maupun perlindungan kesehatan bagi masyarakat. “Kewajiban mematuhi protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 sebagaimana dimaksud pada angka 1, dikenakan kepada perorangan, pelaku usaha, pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab tempat dan fasilitas umum,” demikian bunyi salinan Inpres tersebut,

Hal ini juga ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah baik tingkat Provinsi dan Kabupaten/kota, sebagaimana sebagaimana di Kalimantan Tengah Gubernur telah mengeluarkan Peraturan Gubernur Kalimantan Tengah nomor 43 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.
Hari ini Polres dan TNI serta didukung oleh BPBD, Satpol PP dan Dinas Perhubungan melakukan sosialisasi penegakan disiplin Protokol kesehatan di sekitar kota Puruk Cahu, baik di Pasar, jalan protokol maupun di alun-alun.


Menurut Kepala Pelaksana Harian BPBD Kab. Mura bahwa Tim Penegak Disiplin Protokol Kesehatan Covid-19 Kabupaten Murung Raya yang terdiri dari TNI, Polri, dan Pemkab melaksanakan sosialisasi pelaksanaan penegakan disiplin protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19 di Kota Puruk Cahu.
“Kami mendukung pihak Polres dan TNI melakukan sosialisasi penegakan disiplin protokol kesehatan di sekitar kota Puruk Cahu.’ Ungkap Kepala Harian BPBD Kab. Mura Kariadi.
Sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat Kabupaten Murung Raya khususnya kota Puruk Cahu dan sekitarnya tentang penerapan disiplin protokol kesehatan Covid 19, karena kita bisa melihat sekarang ini banyak masyarakat yang beranggapan bahwa virus corona sudah tidak ada lagi.
“Penerapan penertiban disiplin ini intinya protokol kesehatan Covid-19 itu harus dijalankan di samping kewajiban perekonomian itu harus dipenuhi. Namun, untuk kegiatan selain kegiatan perekonomian seperti kerumunan pesta dan sebagainya, kita masih menunggu kebijakan dari pusat,” papar Kariadi. (MC DiskominfoSP Mura).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Murung Raya Dukung Penuh Program Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal

Read Time:1 Minute, 58 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) mendukung penuh program gerakan diversifikasi pangan lokal yang dicanangkan Kementerian Pertanian sebagai salah satu upaya mengurangi konsumsi beras yang hingga kini masih cukup tinggi.

“Kami menyambut baik dan siap melaksanakan program diversifikasi pangan lokal di Kalteng,” kata Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor pada acara pencanangan gerakan diversifikasi pangan lokal dan ekspose UMKM pangan Kementerian Pertanian yang dilaksanakan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya secara virtual DI Aula Setda Kab. Mura, Rabu (19/8/20200).

Wakil Bupati mengatakan program dimaksud sebagai salah satu upaya penganekaragaman pola konsumsi pangan lokal masyarakat di Kabupaten Murung Raya.

Wakil Bupati secara pribadi dan atas nama pemerintah juga memberi apresiasi yang tinggi kepada Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan seluruh tim teknis atas pembinaan kepada kelompok wanita tani pangan lestari di Mura.

Murung Raya memiliki keanekaragaman bahan pangan, dengan berbagai jenis keanekaragaman pangan itu, ada yang diolah dengan cirta rasa khas dan bergizi tinggi dan banyak pula yang dimakan mentah seperti buah dan sayur-sayuran sehat dan menyegarkan.

Indonesia, kata dia, tidak kekurangan bahan pangan karena dimanapun ada tanaman lokal yang tumbuh subur. Di desa-desa dan pedalaman,termasuk di Mura, para leluhur mengajarkan bercocok tanam dan memilih tanaman di hutan yang bermanfaat untuk kehidupan. Mereka sangat bijaksana dan memiliki pengetahuan yang tinggi sehingga tidak merusak hutan dan lingkungan.

“Malah sebaliknya hutan dan alam tetap terjaga kesuburannya dan inilah yang sangat kita harapkan bersama,” kata Rejikinoor.

Karena itu, kata Wabup Rejikinoor, melalui gerakan pangan lokal dan ekspose UMKM pangan lokal, diharapkan masyarakat di Mura untuk kembali membiasakan diri mengkonsumsi makanan pangan lokal yang jauh lebih sehat dan bergizi.

“Mari kita biasakan diri untuk konsumsi makanan pangan lokal yang cukup tersedia di daerah kita ini,” ajak Wabup Rojikinoor.

Sementara Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mura, Syahrial Pasaribu mengatakan persoalan pangan sangat penting dan mendapat perhatian pemerintah. Gerakan diversifikasi pangan lokal dan ekspose UMKM merupakan program yang sedang dicanangkan Kementerian Pertanian dalam rangka mengurangi ketergantungan pada pangan beras.

“Sebenarnya program ini sudah lama dilakukan di Mura. Hanya saja memang konsistensinya yang tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan. Karena itu, dengan gerakan ini, pangan lokal mampu menjawab kebutuhan ketahanan pangan nasional. ” Ujar mantan Kadis Nakertrans ini.

Hadir dalam acara Vidcon ini mendampingi Wabup Kadis Ketahanan Pangan Syahrial Pasaribu, Kadis Pertanian, dan Perikanan Pujo Sarwono, Kadis Perindagkop UKM, Nyarutono Tundjan dan yang mewakili Dikominfo.(MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wakil Bupati Murung Raya Ikuti Pelaksanaan Gerakan Diversifikasi Pangan Lokal Secara Virtual

Read Time:1 Minute, 7 Second
<![CDATA[

MC­­_Murung Raya: Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam hal ini Wakil Bupati Rejikinoor secara virtual mengikuti acara pelaksanaan gerakan diversifikasi  pangan lokal bersama Menteri Pertanian Republik Indonesia di Jakarta yang diikuti oleh 34 Provinsi dan beberapa Kabupaten atau Kota.

Acara tersebut berlangsung di Aula Gedung A Lt. 2 Kantor Bupati Murung Raya Jl. Letjend Suprapto No. 01 Puruk Cahu, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Murung Raya, Kapala Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Peternakan serta Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Rabu (19/8/2020).

 “Dengan adanya pelaksanaan gerakan  diversifikasi pangan lokal, pada tahun 2020 ini di Kabupaten Murung Raya telah melakukan program P2L (Pekarangan Lahan Lestari) yang tersebar di beberapa desa antara lain Desa Karali, Bahitom, Dirung Lingkin, Muara Sompoi dan Muara Laung,” Ungkap Kadis Ketahanan Pangan, M. Syahrial Pasaribu.

Program ini diberdayakan untuk para wanita disetiap desa yang beranggotakan 30 orang, serta diberikan fasilitas bibit dan pot dari penyuluhan pertanian. Tentu program ini bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan serta Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. Tutupnya.

Wakil Bupati Murung Raya, Rejikinoor menegaskan “ Kita berharap kepada masyarakat Murung Raya khususnya, agar sebisa mungkin memanfaatkan pekarangan lahan disekitar rumah untuk bercocok tanam seperti ubi kayu, ubi jalar dan sayur-sayuran lainnya untuk meningkatkan kebutuhan pangan selain dari tanaman padi”. Ungkapnya (DiskominfoSP_MC: rfa)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version