Bupati Beserta FKPD Murung Rayas Sambangi Gudang Bulog dan Gudang Unilever

Read Time:1 Minute, 16 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya– Pemerintah Kabupaten Murng Raya memastikan ketersediaan beras cukup hingga bulan Ramadan yang akan datang, bahkan untuk enam bulan kedepan.Hal tersebut diungkapkan Bupati Murung Raya, Perdie M. Yoseph saat meninjau gudang Bulog yang berada di Jl. A. Yani Puruk cahu, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Selasa (31/3/2020).

Perdie didamping Ketua DPRD Kab. Murung Raya Doni, Kapolres Murung Raya, Sekretaris Daerah Hermon  dan Tim Pemantau Inflasi daerah Kabupaten Murung raya di terima lansung oleh kepala Bulog Puruk Cahu Maulana.

Pengecekan stok beras ini dilaksanakan setelah melepas tim penyemprotan Disinfektan di depan pos Shabara Bundaran Mura Emas Purukcahu. “Puji Syukur untuk persediaan  beras akan terpenuhi sampai Bulan Ramadhan nanti,” kata Bupati sebagaimana dilaporkan oleh kepala bulog Puruk cahu.

Bupati juga mengharapkan agar kepala Bulog Puruk cahu selalu berkoordinasi dengan gudang Bulog di Muara Teweh untuk mengantisipasi apabila terjadi kekurangan beras di Murung Raya .”Saya juga telah menghubungi gudang Bulog yang berada di Muara Teweh. Mereka siap seandainya stok menipis maka akan mengirim kembali secepatnya,” ujar kepla Bulog Puiruk Cahu Maulana.

Sementara saat mengunjungi Gudang Unilever Bupati Murung raya menyampaikan kepada Kepala Gudang Jimmy agar pihak unilever ikut membantu pemda agar stok kebutuhan pokok masyarakat Mura tetap terjaga sehingga tidak terjadi kelangkaan sembako dan lonjakan harga kebutuhan pokok di tingkat masyarakat.

Oleh karena itu Bupati meminta agar masyarakat Murung Raya tidak panik dengan keadaan pandemi covid-19 yang terjadi saat ini. “Kami Pemerintah Daerah tidak tinggal diam untuk ini, kami selalu berupaya untuk mencegah dan siap. Tegas Perdie. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya Berangkatkan Tim Penyemprotan Disinfektan Secara Serentak

Read Time:1 Minute, 3 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Bupati Murung Raya Perdie M.Yoseph memberangkatkan Tim Penyemprotan Disinfektan Secara Serentak di Pos Sabhara bundaran emas Puruk Cahu, 31/3/2020.

Dalam giat tersebut turut hadir Ketua DPRD, Wakil Bupati, Sekda, Kapolres, TNI, Kepala OPD, Direktur RSUD, dan Camat Murung serta awak media. Bupati Murung Raya Perdie dalam sambutannya mengatakan “bahwa dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus corona/ covid-19  di Murung Raya perlu adanya sinergitas antara lembaga baik vertical maupun horizontal, virus corona ini adalah musuh kita bersama karna virus ini menyerang siapa saja. Terimakasih banyak kepada Polri khususnya Polres Murung Raya yang sudah menggagas kegiatan ini”.

Perdie juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Murung Raya menyediakan anggaran untuk keperluan percepatan penanganan covid-19 di Murung Raya, yang akan digunakan untuk pembelian kebutuhan medis, kebutuhan sandang pangan masyarakat selama pandemik dan kebutuhan operasional tim Gugus Tugas Covid-19.

Penyemprotan disinfektan secara serentak ini menggunakan armada 1 Unit mobil AWC dari Polres Murung Raya, 1 Unit mobil WS dari BPBD Murung Raya dan 1 Unit Mobil Damkar. Rute penyemprotan dimulai dari Bundaran Emas Puruk Cahu – Alun-alun Jorih Jerah – Jalan Jend. Soedirman – Jalan Ayani, komplek perkantoran Pemda- Budaran BRI – simpang empat Jalan Merdeka – Jalan Pelajar – Jalan Veteran – Jalan Makam Pahlawan – Jalan Bukit Tinggi – arah Pasar Hungan.(MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Cegah Covid-19, Pengusaha Travel Sepakat Untuk Kurangi Penumpang Dari Luar Kota

Read Time:1 Minute, 50 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Bertempat di Gedung A Aula Setda Mura, Dinas Perhubungan Kabupaten Murung Raya memfasilitasi rapat antara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 Murung Raya dengan para pengusaha travel yang beroperasi di wilyayah Kabupaten Mura, Senin, (30/3/2020) membicarakan kesepakatan terkait dengan semakin merebaknya wabah Corona, dimana saat ini Murug Raya ada 10 orang dalam pengawasan (ODP) dan 2 pasien dalam pengawasan (PDP) dengan status siaga darurat, dan positif 0 tidak ada.
Dalam kesempatan Rapat tersebut Wakil Bupati meminta dan mengharapkan partisipasi dari para pengusaha travel untuk ikut ambil bagian dalam rangka melakukan percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 di Murung Raya. “Kita sedang menghadapi wabah yang sangat serius, itulah sebabnya kami mengharapkan keterlibatan semua unsur masyarakat, untuk bersama-sama berpartisipasi dalam kerja bersama menanggulangi wabah ini. Ujar wabub.

Rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Rejikinoor didampingi ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 Hermon dan Kepala Dinas Perhubungan Krisna Dehen, Kepala Pelaksana BPBD Markudius Dani, Kasatpol PP Iskandar, Kabankesbangpol Abednego dan dihadiri oleh 12 pengusaha Travel yang ada di Murung Raya telah membuahkan kesepakatan yang harus dilaksanakan oleh pengusaha travel tersebut. Kesepakatan tersebut antara lain, bahwa usaha travel tetap dilanjutkan dengan terbatas, artinya jam keberangkatan hanya pada pagi hari. Kemudian jumlah penumpang dibatasi agar antara penumpang ada jarak, misalnya yang biasa memuat 16 orang menjadi 10 orang, yang travel dengan kendaran minibus maksimal 5 penumpang. Juga disepakati di masing-masing loket/ kantor travel wajib menyediakan alat pemeriksaan kesehatan, pemeriksa suhu tubuh, masker, hand sanitieser atau tempat cuci tangan dan sabun. Selanjutnya masing-masing travel wajib melakukan penyemprotan disinfektan luar dalam ke semua unit yang akan berangkat dan tiba di Puruk Cahu. Pihak travel harus menyampaikan menifes penumpang kepada Gugus Tugas melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Murung Raya. “Apabila status ditingkatkan dari siaga darurat menjadi tanggap darurat maka seluruh angkutan travel tidak diizinkan beroperasi, dan terkait kesepakatan ini pihak Dinas Perhubungan akan mengeluarkan surat edaran untuk pedoman” Ujar Kadis Perhubungan.

Semua pengusaha Travel memahami kondisi yang sedang terjadi dan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu pihak pemerintah dalam mengatasi dan mencegah penyebarab Covid-19 ini. Dan mereka sepakat akan menindaklanjuti kesepakatan yang telah dibuat untuk dilaksankan di tempat masing-masing. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Cegah Corona, Pemkab Mura Beri Himbauan Melalui Radio Dan Kanal Media Informasi

Read Time:1 Minute, 33 Second
<![CDATA[

MC_Murung RayaNovel coronavirus 2019 (2019-nCoV) atau yang lebih dikenal dengan nama virus corona merupakan virus yang dapat menyebabkan gangguan sistem pernapasan, pneumonia (infeksi paru-paru) yang bersifat akut dan gagal ginjal. WHO secara resmi memberikan nama COVID-19 (Coronavirus disease 2019) untuk virus Corona ini.

Dalam hal ini semua pihak melakukan upaya pencegahan dini terhadap penyebaran wabah virus Corona yang sudah menjangkit masuk di Indonesia.

Sebagai bentuk upaya pencegahan terhadap virus Corona di Murung Raya, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Dinas terkait, memberikan himbauan terkait upaya pencegahan penyebaran virus Corona salah satunya himbauan melalui radio dan kanal media-media informasi lainnya.

Kadis Kesehatan Murung Raya Suria Siri mengatakan pada prinsipnya virus itu berada di alam luar tubuh kita, supaya tidak masuk kedalam tubuh maka harus dicegah dan Virus bisa masuk lewat saluran lendir mata, saluran lendir hidung, dan mulut. Oleh karena itu, tetap jaga sistem imun tubuh serta daya tahan tubuh harus kuat agar virus tidak bisa masuk ke dalam tubuh. “Menjaga daya tahan tubuh bisa dilakukan dengan cara makan yang cukup dan bergizi, olahraga dan berjemur teratur, menjaga kebersihan tubuh, sering cuci tangan dengan sabun pada air mengalir, dan istirahat yang cukup”, ujar Suria Siri. “Mengenai Social Distancing/ physical Distancing, masyarakat tetap harus tinggal di dalam rumah, menjaga jarak dengan orang lain, pakai masker, kalau bersin atau batuk harus dengan etika misalnya ditutup dengan tisu atau dengan siku’’, tutupnya. Senin (30/03/2020).

Sementara itu, menindaklanjuti himbauan Pemerintah terkait pencegahan Virus Corona, Kadis Kominfo SP Bimo Santoso mengatakan himbauan dilakukan melalui kanal media-media informasi serta Radio Smura setiap saat menyampaikan himbauan kepada masyarakat terkait pendemi ini. “Ini hanya soal kebiasaan hidup sehat saja dan mengantisipasi penyebaran Covid-19, karena kita tidak tahu kapan dan dimana bisa terpapar virus bahkan termasuk di studio kita, mencegah lebih baik dari mengobati”, ujar Bimo. (DiskominfoSP_MC: Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Gugus Tugas Covid-19 Siaran Keliling

Read Time:50 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Mengantisipasi penularan Virus Corona (Covid-19) yang semakin mewabah, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 Murung Raya melakukan sosialisasi, salah satunya dengan melakukan siaran keliling, Senin (30/03/2020) pagi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya Hermon selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 Murung Raya mengatakan, siaran keliling dilakukan oleh pihak Badan Penanggulangan bencana Daerah untuk pencegahan penularan Virus Corona (Covid-19).

“Sebenarnya siaran keliling ini sudah dilakukan sejak dulu, namun soal corona mulai saat ini hanya saja kemungkinan masyarakat belum begitu memahami secara detail terkait penyebarannya yang begitu cepat”, katanya.

Sementara itu Hairinsyah pegawai BPBD Kabupaten Murung Raya yang melaksanakan siaran keliling mengatakan bahwa kegiatan ini dilakukan hampir di setiap lokasi dengan harapan warga masyarakat dan semua kelompok masyarakat menjadi perhatian dalam hal penyebaran Virus Corona (Covid-19) karena sudah pandemi.

“Masyarakat harus diberi pengertian dengan berbagai cara mengenai Virus Corona (Covid-19) salah satunya dengan siaran keliling, media sosial dan sebagainya”, ujar Anang Gumilar panggilan Hairinsyah. (DiskominfoSP_MC: Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Puskesmas Konut Sulap Jas Hujan Sebagai Pengganti APD

Read Time:1 Minute, 45 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis belakangan dikeluhkan semakin terbatas, sementara jumlah pasien terus bertambah. Menghadapi situasi tersebut, beberapa petugas medis mengakalinya dengan menggunakan jas hujan atau pakaian panjang berbahan plastik untuk menangani pasien yang terinfeksi virus corona (Covid-19). Sebagaimana yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Konut Kecamatan Tanah Siang.
“Kami di Puskesmas Konut untuk sementara memakai APD dari jas hujan, dan untuk penutup wajah dimodifikasi, sementara menunggu APD dari Dinas Kesehatan” Ujar dr. Jeni.

Menanggapi hal itu, Bupati Murung Raya mengapresiasi respon yang kreatif dan menilai penggunaan jas hujan berbahan plastik bisa menggantikan APD standar. “kami sangat menghargai respon yang kreatif dari teman-teman dari Puskesmas Konut, namun harus dipastikan jas hujannya harus terbuat dari bahan yang bisa menahan air.” ujar Bupati “Virus corona tu kan menular melalui droplet (cairan tubuh) dan areosol (hembusan napas) pasien yang terinfeksi kemudian kontak dengan benda-benda. Nah, bahan yang berupa plastik itu kan tentu tidak tembus air, jadi mungkin tetap dibolehkan,” ujar Perdie.

Sementara itu Kadiskes Suria Siri menambahkan jika jas hujan yang bisa digunakan sebagai pengganti sementara APD harus berbahan plastik tebal sehingga bisa menahan air dengan baik. Syarat tersebut diberikan lantaran penularan virus corona cenderung melalui media berupa cairan pasien terpapar. “Tidak semuanya (jas hujan) cocok dijadikan APD, karena mungkin ada jas hujan yang mudah robek atau bocor. Jadi tidak memberikan perlindungan maksimal juga, disamping itu, ia juga mengingat kekurangan penggunaan jas hujan berbahan plastik, terutama dari sisi kenyamanan bagi petugas medis.” ujar Suria Siri.

Dokter surya juga mengapresiasi terhadap kinerja stafnya di Puskesmas konut yang dengan respon yang tinggi mampu berkreasi menggunakan bahan yang ada, pasti ngak standar, tapi untuk menjaga diri meminimalisir itu sudah sangat cukup guna melindungi diri walaupun belumm maksimal. Menurutnya, “petugas medis yang menggunakan jas hujan sebagai pengganti APD dalam jangka waktu yang lama bisa terasa panas lantaran bahannya tidak menyerap keringat.” Ucapnya.

Saat ini pemerintah terus berupaya memenuhi ketersediaan APD bagi seluruh tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. “Dan Puji Tuhan bantuan APD dari Provinsi Kalimantan Tengah sudah datang” ujar dokter dari Toraja ini. (MC DikominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tim Gugus Tugas Covid-19 Murung Raya Sosialisasi dan Bagi Masker di Pasar

Read Time:2 Minute, 20 Second
<![CDATA[

MC Murung Raya- Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Murung Raya melakukan aksi turun ke Pasar Pelita Hilir, Pelita Hulu danPasar Bahitom guna melakukan sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat bahaya penyebaran Virus Corona, Senin (30/3/2020).

Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19, Pemkab Murung Raya juga membagikan masker kepada para pedagang di Pasar Pelita, dan Pasar Bahitom. Pembagian masker ini dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Seperti diketahui saat ini Gugus Tugas pencegahan Covid-19 secara rutin, melakukan langkah-langkah pencegahan. Dan saat ini diumumkan 10 orang dalam pengawasan (ODP) dan 2 pasien dalam pengawasan (PDP). Ratusan masker dibagikan Sekda Kab. Murung Raya sekaligus ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Hermon. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Suria Siri bersama Kadis Perdagangan Koperasi dan UMK Kab. Murung Raya Kariadi, Kasatpol PP Iskandar, Kepala BPBD Markudius Dani. Mereka menyebar di tiga ltitik lokasi. Walaupun cuaca hujan mengguyur Kota Puruk Cahu dari tadi malam, Tim Gugus tugas tetap semangat memberikan sosialisai dan pembagian masker kepada para pedagang. Bahkan mobil unit BPBD juga dioperasikan dengan pengeras suara, menyampaikan informasi langsung disepanjang jalanan Kota Puruk Cahu sejak pagi. Selain pemberian masker Tim Gugus Tugas Covid-19 juga memberikan sosialisasi sekaligus edukasi kepada para pedagang agar tetap menjaga kebersihan. Salah satunya dengan mencuci tangan sesering mungkin agar terhindari dari berbagai macam penyakit dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan dimanapun berada.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Hermon, mengajak seluruh tim agar dapat memberikan informasi dan sosialisasi dengan cara yang santun dan terarah yang terpenting sasaran dan target dapat tercapai. “penyampaian informasi harus santun, tindakan harus terukur itulah ASN yang profesional, menghimbau tanpa menciderai perasaan masyarakat namun program kita tetap jalan” papar Hermon.
Selain itu, Kadis Perdagangan Koperasi dan UMK Murung Raya, Kariadi mengajak masyarakat untuk tidak berbelanja berlebihan, dan stok barang berlebihan. Pemerintah menjamin ketersediaan stok barang dan sembako kepada seluruh tim, agar dapat mengedukasi masyarakat. “kita sampaikan informasi kepada masyarakat agar tidak tertular penyebaran virus Corona ini, edukasi masyarakat dan kita berikan contoh, serta mengedukasi masyarakat agar tidak belanja berlebihan dan menyetok barang berlebihan karena pemerintah menjamin ketersediaan stok barang dan sembako” ungkap Kariadi.

Secara terpisah, Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor menambahkan, berbagai ikhtiar dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Murung Raya. Mulai dari penyemprotan disinfektan di berbagai area publik, perkantoran hingga hingga pasar, penerapan social distancing, menghentikan untuk sementara waktu kegiatan belajar mengajar di sekolah, menutup tempat hiburan/kafe dan penerapan protokol kesehatan di berbagai area publik. “kita tahu, saat ini Covid-19 telah menjadi pandemik di seluruh negara, tak terkecuali Indonesia. Untuk itu, saya mohon kepada masyarakat khususnya Murung Raya untuk sama-sama bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Melakkukan sterilisasi dengan disinfektan secara mandiri, tidak membeli bahan makanan pokok dengan berlebihan, tetap waspada dan jangan panik,” tegas Rejikinoor. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wakil Bupati: Aparat Akan Tindak Tegas Warga Yang Tidak Mengindahkan Social Distancing

Read Time:1 Minute, 22 Second
<![CDATA[

MC Murung Raya- Wakil Bupati Rejikinoor dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Hermon, meminta agar aparat keamanan menindak warga yang masih keluyuran atau kumpul-kumpul untuk mencegah penyebaran virus corona, sebagaimana himbauan yang telah disampaikan. Sebagaimana Presiden Jokowi menghimbau agar warga tetap tinggal di rumah guna menekan penyebaran virus corona Covid-19. Hal tersebut disampaikan saat beliau memimpin rapat terbatas, Minggu (29/3/2020) terkait Pembahasan tentang travel, warga pendatang dan pedagang pasar sebagaimana arahan Bupati sebagai tindaklanjut antisipasi penyebaran Covid-19.

“Aparat harus bertindak tegas terhadap mereka yang masih membuat pengumpulan atau kerumunan orang,” kata Rejikinoor. Wakil Bupati juga meminta agar masyarakat mentaati himbauan pemerintah untuk tidak keluar dari rumah dan melakukan social distance atau jaga jarak. Sebab, kata dia, semua peraturan ini dikeluarkan untuk mengatur bagaimana menanggulangi dan menghadapi virus corona ini. “Tindakan pemerintah adalah untuk menyelamatkan masyarakat Murung Raya dan itu sama dengan menegakkan hukum,” katanya.

Saat ditanya terkait dengan regulasi untuk menindak bagi yang tidak mematuhi himbauan pemerintah, Rejikinoor menyampaikan bahwa sudah jelas disampaikan oleh Kapolri dalam maklumatnya. “Maklumat Kapolri Nomor MAK/2/III/2020 Tahun 2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19), sudah jelas dikatakan dalam maklumatnya Kapolri meminta masyarakat untuk tidak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan orang dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri.” Ujar Rejikinoor.

Bila terdapat warga yang tidak mengindahkan imbauan pemerintah untuk tidak berkerumun bisa dikenakan sanksi pidana dengan pasal berlapis mulai Pasal 212, 216, dan 218 KUHP hingga Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Satpol PP Bubarkan Pemuda-Pemudi Yang Sedang "Nongkrong"

Read Time:1 Minute, 6 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona di Kabupaten Murung Raya, Satpol PP Kab. Murung Raya membubarkan para pemuda yang nongkrong-nongkrong di depan kantor Pemda, Jl. Letjend Soeprapto Puruk Cahu, Sabtu (28/3/2020) malam.

Setelah mendapat laporan dari salah satu anggota Gugus Tugas Covid-19.
Kasatpol PP Iskandar saat di hubungi MC Mura menyampaikan bahwa Ia mengaku kecewa dengan sifat malas tau warga di Kota Puruk Cahu dan sekitarnya yang sama sekali tak sadar dan menganggap enteng seruan Social Distancing. Padahal penyebaran virus Corona saat ini terus memperlihatkan tren naik. “Makanya mulai malam ini saya perintahkan anggota Satpol PP untuk melakukan patroli di komplek perkantoran pemda, dan alun-alun dimana biasa kaum muda kumpul-kumpul atau nongkrong, jangan sampai ada masyarakat yang berkeluyuran, nongkrong atau kumpul-kumpul, dan hasilnya masih ada warga yang tidak mengindahkan himbauan pemerintah untuk tidak berkerumun” Tandas Iskandar.
“Sebab sudah saatnya kita tindak tegas masyarakat yang masih sering keluyuran ke tempat-tempat keramaian, hanya untuk nongkrong dan melakukan kegiatan yang tidak penting serta melibatkan banyak orang,” tegasnya.

Dengan melihat banyaknya korban jiwa di berbagai negara akibat Corona, sambung dia, mestinya warga Murung Raya lebih peduli dengan kesehatannya sendiri dengan lebih banyak berada di rumah. Sebab bila terjangkit, maka tak membuka kemungkinan yang bersangkutan ikut menyebarkan kepada anggota keluarga lainnya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Murung Raya Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Covid-19

Read Time:2 Minute, 18 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Telah banyak yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk mencegah menyebarnya Virus Corona di wilayah Murung Raya, seperti membuat Posko Pemantauan Covid-19 di tujuh titik, yaitu Simpang Polres, Kecamatan Laung Tuhup, Kecamatan Permata Intan, penyeberangan Ferry di Mangkahui, Bandara Dirung Lingkin, Pelabuhan dan Puskesmas Puruk Cahu dan dipusatkan di layanan Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Murung Raya. Pusat Layanan ini beralamat di Jalan Bina Praja Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya. Membuat himbauan melalui media massa baik elektronik, cetak, siaran langsung melalui siaran keliling, dan edukasi lainnya baik melalui tokoh agama, tokoh masyarakat dan lain sebagainya, serta telah menggandeng pihak perusahaan untuk ambil bagian dalam menangani penyebaran Covid-19 .

Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph menyampaikan kepada Wakil Bupati Rejikinoor dan Gugus Tugas Covid 19 Murung Raya Hermon, melalui pesan WA, agar Wakil Bupati dan Jajaran Gugus Tugas Covid19 melakukan koordinasi dengan Kapolres,TNI, Kompi dan Koramil agar mencari strategi yang efektif untuk pencegahan setelah memperhatikan ada kecenderungan peningkatan pergerakkan masyarakat dari luar daerah ke Puruk Cahu terutama dari Palangka Raya, Banjarmasin dan kota di Jawa. Mengingat saat pemeriksaan di posko posko belum menjamin bahwa mereka sehat dari virus corona. Banyak yang ngaku dari Banjarmasin atau Palangka Raya saja, padahal ada mahasiawa yang dari Jogja, Surabaya dan Malang.
“Artinya tanpa disadari awalnya mau mengamankan isolasi diri tapi malah berkumpul di keluarganya di Murung Raya dan masuk desa-desa. Agar setiap petugas posko wajib memoto atau memoto copy kartu mahasiawa karena itu tidak bisa di bohongi, jangan minta KTP, karena KTP Mereka banyak dari Murung Raya” Ujar Perdie.

Perlu diketahui lanjut Perdie, yang banyak membawa orang masuk ke Murung Raya saat ini adalah travel-travel, tolong dikoordinasikan dengan Polres dan TNI untuk mengatasi ini. “Karena sarana travel ini yang membawa orang banyak pulang kampung ke Murung Raya karena libur.” Ujar Bupati dua periode ini.
Menyikapi hal tersebut Wakil Bupati dan ketua Gugus Tugas akan melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk menindaklanjuti arahan dari Bupati Murung Raya, guna mengambil langkah dalam pencegahan tersebut, yang kecendrungannya mendekati kenyataan. “Memang demikian yang terjadi di lapangan, ketidak jujuran masyarakat yang sedang diperiksa di Posko dalam memberikan jawaban dari pertanyaan petugas medis di lapangan.”Ujar Rejikinoor.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas percepatan penanggulangan covid – 19 Kabupaten Murung Raya Hermon menyebutkan, hingga saat ini status di kabupaten Murung Raya memang siaga darurat dengan ODP sebanyak 11 orang dan PDP 2 orang serta yang positif tidak ada. Namun demikian kita tetap mewaspadai terutama pada warga masyarakat yang datang dari luar Murung Raya. “sebagaimana dengan apa yang disampaikan Bapak Bupati akan segera kita tindak lanjuti untuk kebaikan kita bersama, karena kita tidak ingin hal lebih buruk terjadi di Murung Raya.” Papar Hermon yang juga Sekda Kab. Murung Raya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version