Gambir, Lada dan Kakao Jadi Fokus Hilirisasi Baru untuk Dongkrak Ekspor dan Lapangan Kerja

Read Time:3 Minute, 46 Second

Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pemerintah akan menjadikan program hilirisasi perkebunan sebagai salah satu prioritas utama. Langkah ini diyakini mampu membuka jutaan lapangan kerja baru sekaligus mendongkrak nilai tambah komoditas pertanian dan perkebunan Indonesia di pasar dunia.

Menurut Andi Amran, komoditas perkebunan yang jadi fokus hilirisasi diantaranya kakao, mente, lada, gambir hingga kelapa. Dari semua itu, Indonesia bahkan sudah menguasai pasar dunia untuk komoditas tertentu.

“Kemudian berikutnya adalah program hilirisasi. Kami melakukan sekarang akselerasi hilirisasi kakao, mente, kelapa dalam, lada, dan lain-lain. Kita hilirisasi khususnya kelapa dalam, ini menarik. Ini bisa dilihat datanya 33 juta, tahun lalu hanya 29 juta ton. Nah kemudian hilirisasi adalah kelapa kita hilirisasi, kita ekspor 2,8 juta ton setiap tahun, nilainya 24 triliun,” ungkap Amran Sulaiman usai mengikuti rapat terbatas tentang pangan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Kamis (9/10).

Amran menekankan bahwa kelapa menjadi salah satu komoditas strategis dalam rencana hilirisasi nasional. Ia menjelaskan, Indonesia selama ini masih menjual kelapa dalam bentuk gelondongan ke luar negeri. Padahal, jika diolah menjadi produk turunan, nilainya bisa berlipat-lipat.

“Kita hilirisasi kelapa ini tidak dijual gelondongan ke luar negeri, yang total volumenya 2,8 juta ton. Kemudian kita hilirisasi nanti itu dari kelapa dalam menjadi coconut milk. Jadi ini visinya, harganya bisa naik 100 kali lipat. Kalau 100 kali lipat kita hitungan rata-rata saja, itu bisa menghasilkan 2.400 triliun. Katakanlah separuh saja, kali lima puluh, itu menghasilkan 1.200 triliun devisa, itu baru kelapa,” jelasnya.

Amran menambahkan, hilirisasi kelapa bisa memberikan multiplier effect yang luar biasa bagi perekonomian nasional. Selain mendorong ekspor, langkah ini juga akan melibatkan jutaan petani, pelaku UMKM, hingga industri besar dalam rantai pasok baru yang lebih bernilai tinggi.

Selain kelapa, Amran juga meyampaikan potensi besar komoditas gambir yang selama ini kurang mendapat perhatian. Indonesia disebut menguasai hingga 80 persen pasar dunia untuk gambir, namun sebagian besar masih diekspor dalam bentuk bahan mentah.

“Ada yang menarik, gambir, juga kita rencana hilirisasi, kita mensuplai dunia 80% gambir. Bisa jadi tinta untuk pemilu, bisa untuk sirih, bisa untuk sampo, dan seterusnya. Nah, mimpi kita adalah seluruh bahan baku yang kita ekspor ke seluruh dunia, termasuk CPO, kita hilirisasi,” ucapnya.

Menurut Amran, hilirisasi gambir tidak hanya memperluas produk turunan, tetapi juga akan memperkokoh posisi Indonesia sebagai pemimpin pasar dunia. Produk-produk turunan gambir memiliki nilai tambah tinggi dan aplikasi yang luas di berbagai sektor industri. Amran juga menegaskan bahwa pemerintah akan memperluas hilirisasi di sektor sawit.

“Khusus yang dikuasai pemerintah, sawit dikuasai pemerintah, kita hilirisasi dari TBS, tandan buah segar, menjadi FAME atau biofuel, kemudian menjadi minyak goreng, kemudian menjadi margarin atau mentega,” jelasnya.

Dengan langkah tersebut, Indonesia tidak hanya menjadi eksportir bahan mentah, melainkan juga penghasil energi terbarukan dan produk pangan bernilai tinggi. Hilirisasi sawit diharapkan bisa menjadi tulang punggung penguatan industri nasional sekaligus memperkokoh posisi Indonesia di pasar global.

Dalam kesempatan yang sama, Amran juga menyinggung soal keberhasilan pemerintah menjaga stabilitas harga pangan. Ia menjelaskan, stok cadangan pemerintah saat ini mencapai jutaan ton, sehingga mampu menekan inflasi dan bahkan mencatat deflasi.

“Boleh dibuka data hilirisasi kelapa asap. Kembali yang tadi, ini yang tadi kami sampaikan bahwa terjadi deflasi 0,13 persen. Kita melakukan operasi pasar terus menerus, SPHP cadangan pemerintah kurang lebih 3,8 juta ton sekarang, dan kita akan operasi pasar terus menerus. Masih ada cadangan kurang lebih untuk SPHP operasi pasar yaitu satu juta ton. Nah alhamdulillah ini deflasi 0,13 persen,” jelasnya.

Amran menegaskan bahwa visi besar hilirisasi adalah menghadirkan value added di dalam negeri, membawa Indonesia menjadi negara yang lebih mandiri, berdaya saing, dan berpengaruh di pasar global. Langkah ini tidak hanya akan meningkatkan devisa, tetapi juga menciptakan jutaan lapangan kerja baru yang akan menggerakkan ekonomi rakyat.

“Value added-nya harus ada di Indonesia. Nah kalau ini kita lakukan terus-menerus, membuka lapangan kerja, menekan kemiskinan, kemudian meningkatkan kesejahteraan, kemudian mengurangi pengangguran. Inilah mimpi-mimpi besar kita sektor pertanian. Setelah pangan kita amankan, insya Allah tahun ini aman, kemudian kita bergerak ke perkebunan dan hortikultura, nanti bergerak terakhir di peternakan. Kita akan selesaikan satu per satu,” jelas Amran.

Sebagai bagian dari strategi hilirisasi, pemerintah juga menyiapkan dukungan bagi petani dalam bentuk penyediaan benih dan bibit secara gratis. Program ini diharapkan bisa memperkuat fondasi produksi perkebunan dan hortikultura di seluruh Indonesia.

“Sekarang ini untuk hortikultura dan perkebunan sementara berjalan, ada ABT, kami dapat 9,95 triliun. Kita akan berikan benih, bibit pada seluruh petani Indonesia kakao, kopi, kelapa dalam, mente, pala itu kurang lebih 800 ribu hektare seluruh Indonesia, dan itu gratis,” pungkas Amran.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemerintah Genjot Hilirisasi Kelapa, Potensi Devisa Capai Rp2.400 Triliun per Tahun

Read Time:1 Minute, 38 Second

Jakarta — Pemerintah terus menggenjot hilirisasi dan kali ini pada komoditas kelapa. Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengatakan potensi devisa terhadap permintaan komoditas tersebut mengalami peningkatan hingga mencapai Rp 2.400 triliun per Tahun.

Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti rapat terbatas swasembada pangan, hiilirisasi di Istana Merdeka, Jakarta Kamis (9/10).

“Kemudian rencana kita hilirisasi kelapa ini tidak dijual gelondongan ke luar negeri, yang total volumenya 2,8 juta ton. Kemudian kita hilirisasi nanti itu dari kelapa dalam menjadi coconut milk. Jadi ini visinya, harganya bisa naik 100 kali lipat. Kalau 100 kali lipat kita hitungan rata-rata saja, itu bisa menghasilkan 2.400 triliun,” ujarnya.

Amran mengatakan seluruh kelapa yang di ekspor ke seluruh dunia berpotensi menghasilkan keuntungan sangat besar. Menurutnya, dengan hilirisasi yang tepat dan pengolahan di dalam negeri, nilainya bisa meningkat.

“Katakanlah separuh saja, kali lima puluh, itu menghasilkan 1.200 triliun devisa, itu baru kelapa. Ada yang menarik, gambir, juga kita rencana hilirisasi, kita mensuplai dunia 80 persen gambir. Bisa jadi tinta untuk pemilu, bisa untuk sirih, bisa untuk sampo, dan seterusnya. Nah, mimpi kita adalah seluruh bahan baku yang kita ekspor ke seluruh dunia, termasuk CPO, kita hilirisasi,” ucapnya.

Lebih lanjut, Amran menegaskan potensi hilirisasi kelapa ini membuka lapangan pekerjaan baru, sehingga peningkatan kesejahteraan bisa terwujud dengan pemanfaatan hilirisasi sumber daya yang tepat.

“Khusus yang dikuasai pemerintah, sawit dikuasai pemerintah, kita hilirisasi dari TBS, tandan buah segar, menjadi FAME atau biofuel, kemudian menjadi minyak goreng, kemudian menjadi margarin atau mentega. Value added-nya harus ada di Indonesia. Nah kalau ini kita lakukan terus-menerus, membuka lapangan kerja, menekan kemiskinan, kemudian meningkatkan kesejahteraan, kemudian mengurangi pengangguran,” tegasnya.

Dengan hilirisasi, Amran mendorong pengembangan industri dalam negeri, sehingga Indonesia tidak lagi bergantung pada komoditas mentah dan memiliki posisi tawar yang kuat di pasar global.

“Inilah mimpi-mimpi besar kita sektor pertanian. Setelah pangan kita amankan, insya Allah tahun ini aman, kemudian kita bergerak ke perkebunan dan hortikultura, nanti bergerak terakhir di peternakan,” pungkasnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Gelar Sosialisasi Ketenagalistrikan

Read Time:1 Minute, 26 Second

Murung Raya, Info Publik – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) menggelar Sosialisasi Ketenagalistrikan, Pemasangan Baru, Layanan, Keselamatan dan Pemanfaatan Listrik. Kegiatan tersebut berlangsung di kantor Desa Dirung Bakung, Kecamatan Tanah Siang, Rabu (8/10/2025).

Acara Sosialisasi Ketenagalistrikan ini diinisiasi oleh Pemkab Mura melalui Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kab.Mura dan mengundang narasumber Manager Unit Layanan Pelanggan (ULP) Perusahaan Listrik Negara (PLN) Puruk Cahu.

Dalam laporannya, perwakilan Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setda Mura, Pumpung Puno mengatakan listrik sangat penting dalam kehidupan modern, listrik telah menjadi salah satu kebutuhan primer yang esensial dalam menopang segala aspek kehidupan modern, mulai dari penerangan, komunikasi, pendidikan, kesehatan hingga penggerak peroda ekonomian dan industri.

“Ketersediaan energi listrik yang andal aman dan merata adalah kunci bagi kemajuan suatu bangsa tanpa pasokan listrik yang memadai sulit bagi masyarakat untuk mencapai kualitas hidup yang optimal” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Mura yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab.Mura, K. Zen Wahyu menyampaikan terima kasih kepada pihak PT. PLN ULP Puruk Cahu, yang berkenan hadir dalam acara sosialisasi ini sebagai narasumber untuk memberikan materi kepada tujuh desa/ kelurahan yakni desa Dirung Bakung, desa Tabulang, desa Mahayan, desa Cangkang, desa Olung Siron, desa Olung Nango dan kelurahan Saripoi.

“Pemkab Mura melaksanakan sosialisasi untuk memberikan memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat dan pengguna listrik PLN, yaitu terkait dengan pemasangan baru, pelayanan, keselamatan dan pemanfaatan listrik PLN serta penanganan keadaan darurat. Seperti Tiang tertimpa pohon, tiang mau roboh dan disaat Banjir,” jelasnya.

Ia juga berharap dengan adanya sosialisasi ini masyarakat, memahami kelistrikan dan proaktif untuk memberikan laporan disaat ada potensi yang membahayakan keselamatan terkait ada masalah pada jaringan listrik baik dirumah maupun di jalan.

(DiskominfoSP_Nof, Ad. Foto: Log, Ad).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sekolah Garuda, Visi Besar Presiden untuk Talenta Unggulan Sains dan Teknologi di Seluruh Pelosok Negeri

Read Time:2 Minute, 13 Second

Jakarta, 7 Oktober 2025 – Pemerintah akan memulai pengenalan Sekolah Garuda pada Rabu, 8 Oktober 2025 secara serentak di 16 titik di seluruh Indonesia. Sekolah Garuda merupakan salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto untuk pemerataan pendidikan unggulan di seluruh pelosok Indonesia.

Sekolah Garuda hadir untuk memperluas kesempatan agar semakin banyak anak Indonesia dari seluruh pelosok negeri bisa menembus kampus-kampus terbaik dunia.

“Sekolah Garuda menjadi penyempurna orkestrasi transformasi pendidikan,” kata Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof Stella Christie.

Stella mengatakan Sekolah Garuda merupakan realisasi dari visi besar Presiden Prabowo untuk membawa anak Indonesia, dari seluruh pelosok Negeri, menuju kampus terbaik dunia. Sekolah Garuda menjadi bagian transformasi pendidikan Indonesia untuk menyiapkan generasi emas 2045.

“Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif. Meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi dari penjuru negeri,” kata Stella.

Sekolah Garuda diharapkan melahirkan generasi emas yang cerdas, berdaya saing global, berjiwa kepemimpinan, berhati pelayanan, dan berkomitmen mengabdi untuk kemajuan Indonesia.

Pengenalan Serentak di 16 titik

Pengenalan serentak Sekolah Garuda yang akan dimulai Rabu, terdiri atas 12 titik Sekolah Garuda Transformasi dan 4 titik lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru.

Sebanyak 12 Sekolah Garuda Transformasi meliputi SMAN 10 Fajar Harapan, Aceh; SMA Unggul Del, Sumatera Utara; MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan; SMAN Unggulan MH Thamrin, DKI Jakarta; SMA Cahaya Rancamaya, Jawa Barat; SMA Taruna Nusantara, Jawa Tengah; SMA Pradita Dirgantara, Jawa Tengah; SMAN 10 Samarinda, Kalimantan Timur; SMAN Banua BBS, Kalimantan Selatan; MAN Insan Cendekia Gorontalo, Gorontalo; SMAN Siwalima Ambon, Maluku; dan SMA Averos Sorong, Papua Barat Daya.

Dan empat lokasi pembangunan Sekolah Garuda Baru yang juga turut dikenalkan terdapat di Belitung Timur; Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur; Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara; dan Bulungan, Kalimantan Utara.

Hingga 2029, pemerintah menargetkan membina 80 sekolah untuk Sekolah Garuda Transformasi. Sedangkan untuk Sekolah Garuda Baru, target yang dicanangkan adalah membangun 20 sekolah hingga 2029.

Ditopang 3 Pilar

Stella mengatakan Sekolah Garuda ini ditopang oleh tiga pilar. Pertama sebagai penyeimbang akses, yakni pemerataan kesempatan untuk berprestasi. Kedua, inkubator pemimpin. Sekolah Garuda diharapkan membentuk karakter kepemimpinan menuju Indonesia Emas 2045.

Dan ketiga, meningkatkan prestasi akademik siswa serta membangun jiwa pengabdian masyarakat. Selain berprestasi, siswa juga tidak lupa untuk mengabdi setelah melanglang buana mencari ilmu.

Keberadaan Sekolah Garuda menjadi penting untuk memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Human Capital Index menunjukkan, rata-rata siswa Indonesia baru memanfaatkan 54 persen dari potensi utuh mereka, sehingga inilah tantangan sekaligus peluang besar untuk terus ditingkatkan.

Akses menuju perguruan tinggi terbaik dunia pun terus diupayakan. Pada 2024, sebanyak 143 lulusan SMA penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) telah berkuliah di 100 perguruan tinggi terbaik dunia.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tingkatkan Wawasan, FKUB Mura Akan Kaji Tiru ke FKUB Malang

Read Time:1 Minute, 31 Second

Murung Raya, InfoPublik – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar rapat final terkait rencana Studi Banding ke FKUB Kota Malang sekaligus kaji tiru ke Bayu Sehat Mandiri (BSM) di Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari sistem pertanian terpadu yang dikembangkan oleh BSM Malang, sebagai upaya peningkatan wawasan dan pemberdayaan bagi pengurus FKUB di Murung Raya.

Rapat tersebut berlangsung di kantor sekretariat FKUB Kab.Mura, Selasa (7/10/2025). Rapat dipimpin oleh Sekretaris FKUB Kab.Mura, Jami dan dihadiri oleh Asisten I Setda Kab.Mura, Rahmat K. Tambunan yang mewakili Bupati Mura, beserta stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Sekretaris FKUB Kab.Mura, Jami, menjelaskan bahwa kegiatan kaji tiru ke BSM Malang ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengalaman para pengurus FKUB, terutama dalam bidang pemberdayaan ekonomi berbasis pertanian terpadu yang bisa diterapkan di Murung Raya.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat dibagikan kepada umat masing-masing sehingga mampu mendorong kemandirian dan kesejahteraan bersama,” ujar Jami.

Sementara itu, Kepala KaKemenag Mura, Marzuki Rahman, selaku Dewan Penasehat FKUB, menyampaikan harapannya agar seluruh unsur FKUB dapat berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. “Kami berharap seluruh Dewan Penasehat bisa hadir secara kelembagaan dan bersama-sama mengikuti kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kapasitas FKUB,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten I Setda Mura, Rahmat K. Tambunan, menyampaikan apresiasi dan dukungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya terhadap rencana kegiatan kaji tiru tersebut. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi penguatan kompetensi, wawasan, serta strategi penanganan berbagai persoalan sosial dan keagamaan di daerah.

“Atas nama Pemerintah Daerah, kami mendukung penuh kegiatan ini. Diharapkan melalui kunjungan ke BSM Malang, FKUB Murung Raya dapat membawa pulang hal-hal positif yang dapat diterapkan di daerah kita. Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar,” tutur Rahmat.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Ad, Rid).


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Mura Buka Bimtek Pengembangan Inovasi Pendidikan Digital Hebat

Read Time:1 Minute, 40 Second

Banjarmasin, InfoPublik – Bertempat di Ballroom hotel G-Sign Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan. Bupati Murung Raya (Mura) melalui Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Operator Dapodik Sekolah, kegiatan tersebut bekerjasama dengan Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Senin (6/10/2025)

Acara yang diinisiasi oleh Pemkab Mura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab.Mura ini diikuti oleh Operator Dapodik sekolah, sejumlah guru yang berjumlah kurang lebih 300 peserta.

Ketua pelaksana H. Hairudinor mengatakan kegiatan ini diikuti oleh operator dapodik mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP se- Kabupaten Murung Raya.

Direktur Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat, Danang Biyatmoko dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada tim kepanitiaan yang sudah bekerja keras sehingga kegiatan bimbingan teknis bisa berjalan baik, kemudian juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Mura.

“Saya pikir sangat bagus pengembangan inovasi pendidikan digital terutama di era pendidikan yang sudah modern saat ini, beberapa kegiatan yang menyangkut itu biasanya mempunyai beberapa konsep yang banyak juga dikembangkan di kegiatan-kegiatan pengembangan pendidikan digital, salah satunya adalah konsep yang kemudian akan kita laksanakan bimbingan teknisnya saat ini yaitu digitalisasi pendidikan, beberapa konsep lain misalnya pembelajaran berbasis project atau project visual learning, yang sekarang banyak dikembangkan untuk pendidikan menengah dan pendidikan atas,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mura, Rahmanto Muhidin dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan bimtek mengingatkan agar sebagai operator dan atau sebagai orang yang akan mentransformasi pengetahuan tentang tata kelola dapodik ini bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik.

“Dengan bimtek dan pelatihan ini, ilmu dasarnya kita sudah memahami, jadi tinggal pengembangan, untuk pengembangan kita bisa tanya keahli atau ke teman-teman kita yang sudah memahami betul, tapi setidak-tidaknya ilmu dasarnya kita sudah pahami,” tuturnya.

Dikatakan Rahmanto terkait perencanaan, pembangunan, sarana dan prasarana pendidikan yang semuanya ada di dalam sistem dapodik. “Maka oleh karena itu peran bapak ibu sebagai operator dapodik sangat pemting dan tidak bisa dianggap remeh, bapak ibu adalah ujung tombak dalam memastikan data pendidikan di Kabupaten Murung Raya akurat dan update serta terkini.

(DiskominfoSP_Nof, Ren. Foto: Ren).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Plt. Sekda Tekankan Pentingnya Menjaga Kebersihan dan Keindahan Kantor

Read Time:58 Second

Murung Raya, InfoPublik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus melalui Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Mura, Sarwo Mintarjo, memimpin apel gabungan lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati setempat, Senin (6/10/2025).

Dalam arahannya, Plt. Sekda Mura, Sarwo Mintarjo menyampaikan beberapa hal penting kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga kontrak di lingkungan Pemkab Mura.

Ia menekankan pentingnya peningkatan disiplin kerja, baik dari segi kehadiran, tanggung jawab, maupun kedisiplinan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Selain itu, Sarwo Mintarjo juga mengimbau agar seluruh Perangkat Daerah menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan kerja masing-masing guna menciptakan suasana kantor yang nyaman, tertib dan mendukung produktivitas kerja.

“Realisasi anggaran dan kegiatan agar terus dipacu serta diawasi dengan baik. Pastikan setiap program yang sudah direncanakan dapat terlaksana sesuai target dan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Sarwo juga mengingatkan kepada seluruh Perangkat Daerah agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada kegiatan masyarakat maupun pelayanan Pemerintahan.

“Koordinasi cepat dan akurat sangat penting, terutama bagi dinas-dinas terkait, dalam menyampaikan informasi maupun penanganan jika terjadi bencana alam di wilayah Kabupaten Murung Raya,” tambahnya.

(DiskominfoSP_Nof, Rid. Foto: Ad, Rid).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Respon Cepat, Heriyus Tinjau Jembatan Rusak Akibat Banjir dan Longsor

Read Time:1 Minute, 5 Second

Murung Raya, Info Publik – Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus turun langsung meninjau kondisi sejumlah jembatan yang mengalami kerusakan akibat curah hujan berintensitas tinggi di wilayah Murung Raya.

Hujan deras tersebut menyebabkan aliran sungai meluap dan menimbulkan bencana banjir serta longsor di beberapa titik, di antaranya Jembatan Sanggrahan di Kecamatan Murung dan jembatan penghubung antara Desa Sungai Lunuk dan Desa Tino Talih di Kecamatan Tanah Siang, pada Sabtu (4/10/2025).

“Pemerintah daerah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melalui akses ke Jembatan Sanggrahan dan jembatan Desa Tino Talih karena harus ditutup akibat longsor,” ujar Heriyus.

Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera memperbaiki fasilitas yang terdampak bencana agar dapat kembali digunakan dengan lebih baik.

“Kita ketahui ada beberapa titik banjir dan longsor, yakni longsor di Jalan Pelita Mayong dua titik, longsor di turap Taman Makam Pahlawan Puruk Cahu, serta genangan banjir di Simpang Pulou Basan akibat hujan deras ekstrem,” kata Heriyus.

Lebih lanjut, Heriyus menyampaikan bahwa beberapa kecamatan juga terdampak bencana, termasuk gangguan arus listrik akibat pohon tumbang.

“Saya bersyukur atas kesiapsiagaan pihak PLN dalam menangani masalah kelistrikan di wilayah terdampak,” ujar dia.

Bupati juga mengingatkan para camat dan kepala desa di wilayah terdampak agar turun langsung ke lapangan untuk membantu masyarakat serta senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.

(DiskominfoSP_Nof. Foto: Nof, Res).

Galeri Foto:


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tengok SPPG Sentul, Pangan Dipasok UMKM dan Koperasi Desa

Read Time:1 Minute, 9 Second

Bogor – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sentul menjadi contoh bagaimana program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menjadi penggerak ekonomi lokal. Pasokan bahan pangan untuk program tersebut berasal dari UMKM dan Koperasi Desa di wilayah sekitar.

“Banyaknya untuk bahan-bahan itu dari Koperasi Desa, terus ada beberapa yang memang kita ambil dari UMKM juga,” ungkap Kepala SPPG Babakan Madang, Sentul, Savira Hazra saat ditemui di kawasan Sentul, Rabu (1/10).

Sementara itu, membahas perihal kualitas makanan serta kebersihan, Savira memastikan SPPG Sentul menerapkan standar yang ketat. “Kalau untuk bahan, dari bahan pangan dulu ya, kita udah langsung pengecekan dari loading barang, ketika barang sampai, ada bahan baku mentah kita masukkan ke freezer. Itu ada standar suhu berapa, harus tepat,” imbuh dia.

Kemudian, seluruh proses memasak dan pencucian bahan baku dilakukan menggunakan air galon demi menjaga kualitas serta kebersihan makanan bergizi gratis (MBG) yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah dan posyandu.

Jika dalam proses pengecekan terdapat bahan-bahan pangan yang dinilai tidak layak oleh ahli gizi, Savira menjelaskan pihaknya dapat meminta pengembalian (return) ke supplier.

Adapun paket MBG yang disediakan oleh SPPG Sentul diperuntukkan bagi para siswa, balita, ibu hamil dan ibu menyusui, di mana angkanya mencapai 3.297 orang. “Untuk di minggu ini, penerima manfaat ada di angka 3.297. Itu 22 sekolah, termasuk Paud, TK, SD, SMP, SMA, dan satu posyandu. Di posyandunya sendiri ada balita dan ibu hamil,” jelas Savira.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

SPPG Sentul Terapkan Standar Tinggi, Gunakan Air Galon untuk masak dan cuci bahan baku

Read Time:1 Minute, 19 Second

Bogor — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Babakan Madang, Sentul, Jawa Barat menerapkan standar tinggi dalam pengolahan makanan. Seluruh proses memasak dan pencucian bahan baku dilakukan menggunakan air galon demi menjaga kualitas serta kebersihan makanan bergizi gratis (MBG) yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah dan posyandu.

“Sekarang hampir setiap hari kita melakukan koordinasi lewat Zoom untuk pencegahan. Yang paling utama itu air, karena air bisa membawa kuman dan kontaminasinya tinggi. Jadi dianjurkan untuk masak dan cuci bahan baku menggunakan air galon, bukan langsung dari keran,” ujar Kepala SPPG Babakan Madang, Savira Hajra saat ditemui di lokasi dapur, Rabu (1/10).

Savira juga menjelaskan proses pengecekan bahan pangan hingga standar suhu yang ketat. “Kalau untuk bahan pangan, dari awal sudah dicek sejak barang datang. Penanganannya harus tepat. Bahan baku mentah dimasukkan ke freezer dengan suhu standar tertentu, itu harus sesuai,” jelasnya.

Menurut Savira, bahan baku yang digunakan dapur MBG sebagian besar berasal dari koperasi desa dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sekitar. “Banyaknya dari koperasi desa, dan sebagian dari UMKM,” katanya.

Ia berharap program MBG terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak-anak Indonesia. “Harapannya program ini semakin diterima masyarakat dan tidak ada lagi kejadian yang merugikan. Semoga ke depan lebih baik dan persebarannya merata, sampai anak-anak di daerah jauh dari kota bisa merasakan manfaatnya,” ucapnya.

Savira pun menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan jajaran kabinet yang mewujudkan program ini dan membuka lapangan kerja. “Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada Presiden dan menteri-menterinya yang menjalankan tugas besar ini. Semoga Bapak Presiden selalu diberikan kesehatan dan kekuatan untuk terus memimpin negara ini,” tutupnya.


Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version