Puskesmas Konut Sulap Jas Hujan Sebagai Pengganti APD

Read Time:1 Minute, 45 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis belakangan dikeluhkan semakin terbatas, sementara jumlah pasien terus bertambah. Menghadapi situasi tersebut, beberapa petugas medis mengakalinya dengan menggunakan jas hujan atau pakaian panjang berbahan plastik untuk menangani pasien yang terinfeksi virus corona (Covid-19). Sebagaimana yang dilakukan oleh petugas Puskesmas Konut Kecamatan Tanah Siang.
“Kami di Puskesmas Konut untuk sementara memakai APD dari jas hujan, dan untuk penutup wajah dimodifikasi, sementara menunggu APD dari Dinas Kesehatan” Ujar dr. Jeni.

Menanggapi hal itu, Bupati Murung Raya mengapresiasi respon yang kreatif dan menilai penggunaan jas hujan berbahan plastik bisa menggantikan APD standar. “kami sangat menghargai respon yang kreatif dari teman-teman dari Puskesmas Konut, namun harus dipastikan jas hujannya harus terbuat dari bahan yang bisa menahan air.” ujar Bupati “Virus corona tu kan menular melalui droplet (cairan tubuh) dan areosol (hembusan napas) pasien yang terinfeksi kemudian kontak dengan benda-benda. Nah, bahan yang berupa plastik itu kan tentu tidak tembus air, jadi mungkin tetap dibolehkan,” ujar Perdie.

Sementara itu Kadiskes Suria Siri menambahkan jika jas hujan yang bisa digunakan sebagai pengganti sementara APD harus berbahan plastik tebal sehingga bisa menahan air dengan baik. Syarat tersebut diberikan lantaran penularan virus corona cenderung melalui media berupa cairan pasien terpapar. “Tidak semuanya (jas hujan) cocok dijadikan APD, karena mungkin ada jas hujan yang mudah robek atau bocor. Jadi tidak memberikan perlindungan maksimal juga, disamping itu, ia juga mengingat kekurangan penggunaan jas hujan berbahan plastik, terutama dari sisi kenyamanan bagi petugas medis.” ujar Suria Siri.

Dokter surya juga mengapresiasi terhadap kinerja stafnya di Puskesmas konut yang dengan respon yang tinggi mampu berkreasi menggunakan bahan yang ada, pasti ngak standar, tapi untuk menjaga diri meminimalisir itu sudah sangat cukup guna melindungi diri walaupun belumm maksimal. Menurutnya, “petugas medis yang menggunakan jas hujan sebagai pengganti APD dalam jangka waktu yang lama bisa terasa panas lantaran bahannya tidak menyerap keringat.” Ucapnya.

Saat ini pemerintah terus berupaya memenuhi ketersediaan APD bagi seluruh tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. “Dan Puji Tuhan bantuan APD dari Provinsi Kalimantan Tengah sudah datang” ujar dokter dari Toraja ini. (MC DikominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sosialisasi Pencegahan Virus Corona, Pemkab Mura Blusukan Ke Pasar

Read Time:1 Minute, 12 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) mengambil langkah pencegahan dan antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) salah satunya dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Pemkab Mura melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan blusukan ke pasar-pasar. Pemkab Mura dalam hal ini melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Hermon, didampaingi Kepala Disperindagkop UKM Murung Raya, berkunjung langsung ke pasar Pelita Hilir, Pelita Hulu dan Bahitom. Senin (30/03/2020).

Dalam sosialisasinya, Sekda Hermon menyampaikan agar masyarakat tetap tenang dan selalu mengikuti himbauan Pemerintah demi kebaikan bersama. Sosialisasi penting di laksanakan dalam rangka mencegah penularan virus di lingkungan sekitar yang bisa mengancam hidup kita.

Selain itu, lanjut Hermon, “penularan virus corona paling banyak terjadi melalui tangan. Dia mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dengan selalu mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir sebelum melakukan kegiatan apapun”, ucapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Mura Rejikinoor di kesempatan yang berbeda menyampaikan terimakasih kepada seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajarannya yang telah melakukan dan berbuat serta beraktivitas bahkan turun kelapangan yang tidak kenal lelah dan tetap semangat bahkan melakukan penyemprotan baik di kantor, sarana publik, tempat ibadah  dan pemasangan spanduk  dan himbauan sebagainya, serta pembagian masker.

“Itu semua tidak ada lain untuk menjaga kita, masyarakat kita dalam pencegahan Corona Virus (Covid-19), Ikhtiar dan Doa harus kita lakukan semoga kita semua dalam keadaan sehat walafiat dan selalu dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa”, ungkap Wakil Bupati Mura. (DiskominfoSP_MC: Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tim Gugus Tugas Covid-19 Murung Raya Sosialisasi dan Bagi Masker di Pasar

Read Time:2 Minute, 20 Second
<![CDATA[

MC Murung Raya- Tim Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Murung Raya melakukan aksi turun ke Pasar Pelita Hilir, Pelita Hulu danPasar Bahitom guna melakukan sosialisasi dan memberikan informasi kepada masyarakat bahaya penyebaran Virus Corona, Senin (30/3/2020).

Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19, Pemkab Murung Raya juga membagikan masker kepada para pedagang di Pasar Pelita, dan Pasar Bahitom. Pembagian masker ini dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. Seperti diketahui saat ini Gugus Tugas pencegahan Covid-19 secara rutin, melakukan langkah-langkah pencegahan. Dan saat ini diumumkan 10 orang dalam pengawasan (ODP) dan 2 pasien dalam pengawasan (PDP). Ratusan masker dibagikan Sekda Kab. Murung Raya sekaligus ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Hermon. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Suria Siri bersama Kadis Perdagangan Koperasi dan UMK Kab. Murung Raya Kariadi, Kasatpol PP Iskandar, Kepala BPBD Markudius Dani. Mereka menyebar di tiga ltitik lokasi. Walaupun cuaca hujan mengguyur Kota Puruk Cahu dari tadi malam, Tim Gugus tugas tetap semangat memberikan sosialisai dan pembagian masker kepada para pedagang. Bahkan mobil unit BPBD juga dioperasikan dengan pengeras suara, menyampaikan informasi langsung disepanjang jalanan Kota Puruk Cahu sejak pagi. Selain pemberian masker Tim Gugus Tugas Covid-19 juga memberikan sosialisasi sekaligus edukasi kepada para pedagang agar tetap menjaga kebersihan. Salah satunya dengan mencuci tangan sesering mungkin agar terhindari dari berbagai macam penyakit dan menerapkan standar operasional prosedur (SOP) kesehatan dimanapun berada.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Hermon, mengajak seluruh tim agar dapat memberikan informasi dan sosialisasi dengan cara yang santun dan terarah yang terpenting sasaran dan target dapat tercapai. “penyampaian informasi harus santun, tindakan harus terukur itulah ASN yang profesional, menghimbau tanpa menciderai perasaan masyarakat namun program kita tetap jalan” papar Hermon.
Selain itu, Kadis Perdagangan Koperasi dan UMK Murung Raya, Kariadi mengajak masyarakat untuk tidak berbelanja berlebihan, dan stok barang berlebihan. Pemerintah menjamin ketersediaan stok barang dan sembako kepada seluruh tim, agar dapat mengedukasi masyarakat. “kita sampaikan informasi kepada masyarakat agar tidak tertular penyebaran virus Corona ini, edukasi masyarakat dan kita berikan contoh, serta mengedukasi masyarakat agar tidak belanja berlebihan dan menyetok barang berlebihan karena pemerintah menjamin ketersediaan stok barang dan sembako” ungkap Kariadi.

Secara terpisah, Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor menambahkan, berbagai ikhtiar dalam mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Murung Raya. Mulai dari penyemprotan disinfektan di berbagai area publik, perkantoran hingga hingga pasar, penerapan social distancing, menghentikan untuk sementara waktu kegiatan belajar mengajar di sekolah, menutup tempat hiburan/kafe dan penerapan protokol kesehatan di berbagai area publik. “kita tahu, saat ini Covid-19 telah menjadi pandemik di seluruh negara, tak terkecuali Indonesia. Untuk itu, saya mohon kepada masyarakat khususnya Murung Raya untuk sama-sama bekerjasama dengan pemerintah daerah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Melakkukan sterilisasi dengan disinfektan secara mandiri, tidak membeli bahan makanan pokok dengan berlebihan, tetap waspada dan jangan panik,” tegas Rejikinoor. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wakil Bupati: Aparat Akan Tindak Tegas Warga Yang Tidak Mengindahkan Social Distancing

Read Time:1 Minute, 22 Second
<![CDATA[

MC Murung Raya- Wakil Bupati Rejikinoor dan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Hermon, meminta agar aparat keamanan menindak warga yang masih keluyuran atau kumpul-kumpul untuk mencegah penyebaran virus corona, sebagaimana himbauan yang telah disampaikan. Sebagaimana Presiden Jokowi menghimbau agar warga tetap tinggal di rumah guna menekan penyebaran virus corona Covid-19. Hal tersebut disampaikan saat beliau memimpin rapat terbatas, Minggu (29/3/2020) terkait Pembahasan tentang travel, warga pendatang dan pedagang pasar sebagaimana arahan Bupati sebagai tindaklanjut antisipasi penyebaran Covid-19.

“Aparat harus bertindak tegas terhadap mereka yang masih membuat pengumpulan atau kerumunan orang,” kata Rejikinoor. Wakil Bupati juga meminta agar masyarakat mentaati himbauan pemerintah untuk tidak keluar dari rumah dan melakukan social distance atau jaga jarak. Sebab, kata dia, semua peraturan ini dikeluarkan untuk mengatur bagaimana menanggulangi dan menghadapi virus corona ini. “Tindakan pemerintah adalah untuk menyelamatkan masyarakat Murung Raya dan itu sama dengan menegakkan hukum,” katanya.

Saat ditanya terkait dengan regulasi untuk menindak bagi yang tidak mematuhi himbauan pemerintah, Rejikinoor menyampaikan bahwa sudah jelas disampaikan oleh Kapolri dalam maklumatnya. “Maklumat Kapolri Nomor MAK/2/III/2020 Tahun 2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19), sudah jelas dikatakan dalam maklumatnya Kapolri meminta masyarakat untuk tidak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan orang dalam jumlah banyak, baik di tempat umum maupun di lingkungan sendiri.” Ujar Rejikinoor.

Bila terdapat warga yang tidak mengindahkan imbauan pemerintah untuk tidak berkerumun bisa dikenakan sanksi pidana dengan pasal berlapis mulai Pasal 212, 216, dan 218 KUHP hingga Pasal 14 UU Nomor 4 Tahun 1984 Tentang Wabah Penyakit Menular dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Kekarantinaan Kesehatan. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Satpol PP Bubarkan Pemuda-Pemudi Yang Sedang "Nongkrong"

Read Time:1 Minute, 6 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Dalam upaya mencegah penyebaran virus Corona di Kabupaten Murung Raya, Satpol PP Kab. Murung Raya membubarkan para pemuda yang nongkrong-nongkrong di depan kantor Pemda, Jl. Letjend Soeprapto Puruk Cahu, Sabtu (28/3/2020) malam.

Setelah mendapat laporan dari salah satu anggota Gugus Tugas Covid-19.
Kasatpol PP Iskandar saat di hubungi MC Mura menyampaikan bahwa Ia mengaku kecewa dengan sifat malas tau warga di Kota Puruk Cahu dan sekitarnya yang sama sekali tak sadar dan menganggap enteng seruan Social Distancing. Padahal penyebaran virus Corona saat ini terus memperlihatkan tren naik. “Makanya mulai malam ini saya perintahkan anggota Satpol PP untuk melakukan patroli di komplek perkantoran pemda, dan alun-alun dimana biasa kaum muda kumpul-kumpul atau nongkrong, jangan sampai ada masyarakat yang berkeluyuran, nongkrong atau kumpul-kumpul, dan hasilnya masih ada warga yang tidak mengindahkan himbauan pemerintah untuk tidak berkerumun” Tandas Iskandar.
“Sebab sudah saatnya kita tindak tegas masyarakat yang masih sering keluyuran ke tempat-tempat keramaian, hanya untuk nongkrong dan melakukan kegiatan yang tidak penting serta melibatkan banyak orang,” tegasnya.

Dengan melihat banyaknya korban jiwa di berbagai negara akibat Corona, sambung dia, mestinya warga Murung Raya lebih peduli dengan kesehatannya sendiri dengan lebih banyak berada di rumah. Sebab bila terjangkit, maka tak membuka kemungkinan yang bersangkutan ikut menyebarkan kepada anggota keluarga lainnya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Murung Raya Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Covid-19

Read Time:2 Minute, 18 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Telah banyak yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk mencegah menyebarnya Virus Corona di wilayah Murung Raya, seperti membuat Posko Pemantauan Covid-19 di tujuh titik, yaitu Simpang Polres, Kecamatan Laung Tuhup, Kecamatan Permata Intan, penyeberangan Ferry di Mangkahui, Bandara Dirung Lingkin, Pelabuhan dan Puskesmas Puruk Cahu dan dipusatkan di layanan Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan Murung Raya. Pusat Layanan ini beralamat di Jalan Bina Praja Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya. Membuat himbauan melalui media massa baik elektronik, cetak, siaran langsung melalui siaran keliling, dan edukasi lainnya baik melalui tokoh agama, tokoh masyarakat dan lain sebagainya, serta telah menggandeng pihak perusahaan untuk ambil bagian dalam menangani penyebaran Covid-19 .

Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph menyampaikan kepada Wakil Bupati Rejikinoor dan Gugus Tugas Covid 19 Murung Raya Hermon, melalui pesan WA, agar Wakil Bupati dan Jajaran Gugus Tugas Covid19 melakukan koordinasi dengan Kapolres,TNI, Kompi dan Koramil agar mencari strategi yang efektif untuk pencegahan setelah memperhatikan ada kecenderungan peningkatan pergerakkan masyarakat dari luar daerah ke Puruk Cahu terutama dari Palangka Raya, Banjarmasin dan kota di Jawa. Mengingat saat pemeriksaan di posko posko belum menjamin bahwa mereka sehat dari virus corona. Banyak yang ngaku dari Banjarmasin atau Palangka Raya saja, padahal ada mahasiawa yang dari Jogja, Surabaya dan Malang.
“Artinya tanpa disadari awalnya mau mengamankan isolasi diri tapi malah berkumpul di keluarganya di Murung Raya dan masuk desa-desa. Agar setiap petugas posko wajib memoto atau memoto copy kartu mahasiawa karena itu tidak bisa di bohongi, jangan minta KTP, karena KTP Mereka banyak dari Murung Raya” Ujar Perdie.

Perlu diketahui lanjut Perdie, yang banyak membawa orang masuk ke Murung Raya saat ini adalah travel-travel, tolong dikoordinasikan dengan Polres dan TNI untuk mengatasi ini. “Karena sarana travel ini yang membawa orang banyak pulang kampung ke Murung Raya karena libur.” Ujar Bupati dua periode ini.
Menyikapi hal tersebut Wakil Bupati dan ketua Gugus Tugas akan melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk menindaklanjuti arahan dari Bupati Murung Raya, guna mengambil langkah dalam pencegahan tersebut, yang kecendrungannya mendekati kenyataan. “Memang demikian yang terjadi di lapangan, ketidak jujuran masyarakat yang sedang diperiksa di Posko dalam memberikan jawaban dari pertanyaan petugas medis di lapangan.”Ujar Rejikinoor.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas percepatan penanggulangan covid – 19 Kabupaten Murung Raya Hermon menyebutkan, hingga saat ini status di kabupaten Murung Raya memang siaga darurat dengan ODP sebanyak 11 orang dan PDP 2 orang serta yang positif tidak ada. Namun demikian kita tetap mewaspadai terutama pada warga masyarakat yang datang dari luar Murung Raya. “sebagaimana dengan apa yang disampaikan Bapak Bupati akan segera kita tindak lanjuti untuk kebaikan kita bersama, karena kita tidak ingin hal lebih buruk terjadi di Murung Raya.” Papar Hermon yang juga Sekda Kab. Murung Raya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Cegah Covid-19, Posko Pemantauan Didirikan di Kecamatan Permata Intan

Read Time:1 Minute, 33 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Mengantisipasi Virus Korona atau Covid – 19 posko pemantauan didirikan di Kecamatan Permata Intan untuk pencegahan Covid – 19 dari warga yang datang dari arah kabupaten luar menuju Kecamatan Permata Intan, Jumat (27/3/2020).

Pendirian posko tersebut melibatkan OPD, TNI, Polri, Muspika Kecamatan Permata Intan, dan para Kades, beserta OKP. Pemantauan Covid – 19 tersebut dilakukan selama 24 jam nonstop dan petugasnya dibagi 2 ship, siang dan malam. Sampai berita ini di publikasikan belum ada warga yang melintas ditemukan terkena gejala/ terindikasi Virus Corona / Covid 19.
“Mengingat keadaan cukup mendesak saat ini, terlebih lagi sebaran Covid-19 tidak dapat dikendalikan. Himbauan sudah jelas, saat ini kita memang diharapkan untuk patuh. Kita juga harus melaksanakan pemantauan secara intens, termasuk informasi-informasi penting secara berkala dan update.” Ujar Robbyanoor ASN BPBD Mura yang saat itu memantau di Posko Permata Intan.

“Posko dibuka lamanya 14 hari, kalau ada penambahan dikarnakan ada kebijakan lain kita dari pihak kecamatan dan Puskesmas akan terus melakukan pemantauan dan melakukan pemeriksaan bagi warga yang melintas.”Ungkap Salahsatu petugas yang jaga di Posko Pemantauan.

Sementara itu Camat Permata Intan Fitrianul Fahriman mengharapkan kepada masyarakat untuk bersama sama menjaga lingkungan kita tetap bersih. Semoga musibah ini dapat teratasi secepat mungkin, ikuti seluruh protocol pencegahan COVID-19 yang telah disampaikan baik melalui sosialisasi tatap muka, brosur maupun media cetak, elektronik maupun media social. “Yang terperpenting adalah menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat, rajin mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir, menggunakan masker bila batuk dan pilek, konsumsi gizi seimbang dengan perbanyak sayur dan buah, hati-hati ketika kontak dengan sesama, jangan berjabat tangan, minimal jarak antara pribadi sekitar 1 meter, rajin olahraga dan berjemur, dan bila batuk, pilek, sesak nafas/ gangguan pernafasan, sakit tenggorokan, letih/ lesu segera ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau Rumah Sakit.” Ujar Camat Permata intan yang biasa di panggil Pipit ini. (MC-DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Murung Raya Zona Kuning Covid-19, Bupati Ajak Masyarakat Bersatu Tanggulangi Virus

Read Time:1 Minute, 38 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Perdie M. Yoseph mengajak masyarakat agar bersatu dan bersinergi dengan Pemerintah untuk penanggulangan wabah Corona Virus Disease (Covid-19). Ajakan Bupati Murung Raya dua periode itu, tak terlepas dari status yang disandang, bahkan Kabupaten Murung Raya kini masuk zona kuning akan wabah penyakit tersebut.

“Karena itulah, saat ini sangat dibutuhkan sinergi yang erat antara Pemerintah dan masyarakat. Pemkab sebagai stakeholder utama wajib menyiapkan strategi dan kebijakan yang optimal dalam menanggulangi wabah ini”, kata Perdie, Jumat (27/03/2020).

Diketahui, upaya penanggulangan wabah virus mematikan itu, beberapa petugas Gugus Tugas Covid-19, maupun pihak kecamatan beserta tripika bertugas menyemprotkan disinfektan ke rumah-rumah penduduk maupun tempat ibadah di sejumlah kecamatan yang ada di Murung Raya.

Perdie juga berharap agar dalam penanggulangan Covid-19 ini, Pemkab Murung Raya menggunakan seluruh aset, kemampuan dan perangkat yang di miliki hingga tingkat RT dan RW. Begitupun soal saluran informasi kepada publik, harus dibuka namun harus disertai dengan arahan-arahan yang bisa dilakukan masyarakat.

“Selain itu, kami mengharapkan keterlibatan semua unsur masyarakat, mulai dari LSM, ormas-ormas kepemudaan, ormas keagamaan dan lainnya untuk bersama-sama berpartisipasi dalam kerja bersama menanggulangi wabah ini. Hal tersebut juga harus dilakukan di semua tingkatan mulai di level Kabupaten sampai tingkat RT-RW”, ungkapnya.

Lebih lanjut Perdie mengatakan, Pemkab Murung Raya juga mengajak sektor swasta untuk turut serta berpartisipasi membantu kerja bersama ini, apakah dalam bentuk support materiil maupun bentuk support lainnya. Dan hal ini sudah disanggupi oleh PT. Adaro yang akan pengadaan Chamber Covid-19 sebanyak 4 unit.

Selain itu, Perdie menyampaikan, dengan adanya social distancing dan work from home yang telah di anjurkan Pemerintah, tentu akan berdampak pada pekerja non formal seperti buruh harian, pedagang dan sebagainya. Maka sudah saatnya semua pihak saling bahu-membahu membantu ekonomi warga yang terdampak Covid-19 tersebut.

“Kami yakin, melalui sinergi tripartit antara pemkab, unsur masyarakat dan sektor swasta, maka penanggulangan wabah virus Corona di Kabupaten Murung Raya akan jauh lebih maksimal”, pungkas Perdie. (DiskominfoSP_Anr).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Camat Tanah Siang Selatan Kunjungi Posko Pemantauan Covid-19 dan Sosialisasi Wabah Corona

Read Time:1 Minute, 11 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Bertempat di Posko Pemantauan Covid-19 di penyeberangan Desa Mangkahui Camat Tanah Siang Selatan Anita bersama unsur FORKOPIMCAM melakukan pemantauan & sosialisasi serta pendataan kepada masyarakat yang masuk ke wilayah Kecamatan Tanah Siang Selatan oleh petugas untuk mencegah mewabahnya virus corona di Wilayah Kabupaten Murung Raya.

Dalam kegiatan tersebut Camat Tanah Siang Selatan Anita menyampaikan beberapa hal, meminta kepada petugas agar tetap semangat, kerjasama dan keikhlasan hati untuk melayani dan kepada masyarakat yang baru saja melakukan perjalanan agar mematuhi dan mengikuti protocol pencegahan Covid-19 untuk mencegah menyebarnya wabah virus corona. Anita memberikan pesan kepada petugas di Posko serta masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dengan selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat, rajin mencuci tangan dengan sabun yang air mengalir, menggunakan masker bila batuk dan pilek, konsumsi gizi seimbang dengan perbanyak sayur dan buah, hati-hati ketika kontak dengan orang, tidak berjabat tangan dan tidak mengunjungi fasulitas kesehatan kalau tidak sakit, rajin olahraga, dan bila batuk, pilek, sesak nafas/gangguan pernafasan, sakit tenggorokan, letih/lesu segera ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau Rumah Sakit.
“dan jangan lupa memperbanyak minum air putih dan makan makanan yang sehat dan menjaga kesehatan dengan berjemur dan berolahraga.” Ujar Anita.

Untuk mensosialisasikan pencegahan virus corona camat Anita selain memberikan informasi secara langsung kepada masyarakat juga memasang Baliho untuk dapat di baca oleh semua pihak, yang isinya ajakan untuk bersama-sama mencegah penularan virus corona. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabub dan Sekda Mura Sambangi Posko Pemantauan Covid-19

Read Time:1 Minute, 53 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Berbagai upaya Pemerintah Kabupaten Murung Raya untuk mengatasi dan mencegah masuknya Virus Corona ke Murung Raya terus dilakukan. Pemkab Murung Raya siap, fokus dan akan maksimal dalam mengahadapi Wabah Corona.
Langkah-langkah dalam antisipasi yang telah dilakukan Pemkab hingga saat ini, seperti mengedukasi kepada masyarakat melalui berbagai media, kegiatan sosialisasi, menghimbau masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), menghentikan sementara apel, dan senam, untuk meminimalisir kontak fisik warga di ruang publik, dan kesiapan Tim Medis/ Fasilitasnya serta hotline Covid-19 untuk Kabupaten Murung Raya.

Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor didampingi Sekretaris Daerah Hermon yang juga selaku ketua Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Murung Raya saat meninjau kesiapan petugas di pos Pemantau Covid-19 menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Murung Raya untuk tetap tenang/ tidak panik dengan kondisi saat ini. Untuk mencegah dari Virus corona, masyarakat diharapkan untuk selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat, rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, gunakan masker bila batuk dan pilek, konsumsi gizi seimbang dengan perbanyak sayur dan buah, hati-hati ketika kontak dengan hewan dan tidak mengunjungi pasar tradisional, rajin olahraga, jangan konsumsi daging yang tidak dimasak, dan bila batuk, pilek, sesak nafas/gangguan pernafasan, sakit tenggorokan, letih/lesu segera ke fasilitas kesehatan seperti Puskesmas atau Rumah Sakit. Dan bagi masyarakat yang telah melakukan perjalanan keluar daerah, diharapkan segera menghubungi petugas kesehatan/ sampaikan riwayat perjalanan, hindari keramaian/kontak fisik di ruang publik.
“Banyak pertimbangan tentang peningkatan kewaspadaan terhadap Coronavirus ini, baik itu berdasar Surat Edaran pemerintah pusat, Kemenkes RI, Gubernur Kalimantan Tengah. Harap menjadi maklum adanya, dan mohon kerjasama baik dari seluruh pihak,”. ucap Rejikinoor.

Langkah preventif lainnya dilakukan Pemkab Murung Raya yakni membuat Crisis Center melalui Command Center yang berada di Setda Kabupaten Murung Raya, dengan membuat Gugus Tugas Covid-19. akan bertanggung jawab akan bidangnya masing-masing, dengan melaporkan perkembangan dan penanganan Covid-19 kepada Bupati.

Sementara itu Ketua Gugus Tugas Covid19 Hermon menyampaikan bahwa kunci dari keadaan saat ini adalah tetap tenang, masyarakat jangan panik karena Virus Corona dapat diminimalisir. Dalam hal ini seluruh elemen masyarakat harus pro aktif, bekerja sama untuk kesehatan dan kenyamanan bersama. Untuk layanan call center/hot line covid-19 Kabupaten Murung Raya, dapat menghubungi di Hotline 24 jam (0822.5506.4106). (MC DiskomimfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version