Berita Murung Raya

Pesta Hari Jadi Ke-17 Kabupaten Murung Raya Berlangsung Meriah

MC_MurungRaya : Murung Raya – Rangkaian kegitan hari jadi ke-17 yang digelar Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) telah berakhir. Kamis (1/8) malam sekitar pukul 20.00 WIB dirangkai dengan Malam Hiburan Rakyat yang menampilkan Tari Pedalaman dari Kecamatan Uut Murung yang merupakan Juara II Festival Budaya Tira Tangka Balang, artis-artis lokal dan penampilan dua artis Pantura di Alun-alun Jorih Jerah Jalan Diponegoro Puruk Cahu, juga pada kesempatan tersebut dilakukan pengundian Pembayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pengumuman pemenang Karnaval Budaya.

Acara penutupan pameran berlangsung meriah, pasalnya usai penutupan dilangsungkan pembagian hadiah bagi para pemenang lomba yang digelar dalam rangka memperingati hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Mura yang ke-17 sekaligus HUT RI yang ke-74. Kecamatan Sungai Babuat keluar sebagai Juara Umum pada Festival Budaya tira Tangka Balang yang dilaksanakan selama kurang lebih tiga hari itu, piala bagi masing masing pemenang di serahkan Bupati Perdie didampingi Wakil Bupati Rejikinoor.

Dalam sambutanya Bupati mengatakan “banyak hal yang dapat dipetik hikmahnya dari seluruh rangkaian dalam rangka perayan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Murung Raya Tahun 2019, terutama jika melihat kemajuan dan perkembangan dari hasil- hasil pembangunan yang telah diperoleh selama ini”.

Hal itu ujarnya, menandakan bahwa Pemerintah daerah telah mampu melaksanakan amanah rakyat yang telah digariskan di dalam rencana pembangunan daerah (Renstra Daerah), baik dalam mengaktualisasikan perencanaan pembangunan daerah dalam kegiatan operasional sesuai dengan yang direncanakan.

“Keberhasilan ini tentu saja bukan usaha yang dilakukan sendiri oleh pemerintah daerah, semua ini terjadi karena adanya sinergi dari seluruh stakeholder dan komponen masyarakat yang ada di kabupaten Mura,” kata Bupati.

Ditegaskan keberhasilan yang telah dicapai belum seberapa dan masih separuh dari target yang ingin dicapai, sebab konsep pembangunan yang dilaksanakan bukan menggunakan konsep pendekatan kaca mata kuda, yang hanya melihat aspek keberhasilannya saja dengan menutup mata pada aspek kegagalan.

Bupati menambahkan, sangat keliru apabila menampikkan sepenuhnya hasil konkrit pembangunan yang telah dicapai, kuncinya kata dia adalah keseimbangan. “Jika kita ingin mengukur tingkat keberhasilan pembangunan suatu daerah tentu kita harus melihat tingkat pencapaian program yang telah dilaksanakan dengan lebih menitik beratkan pada aspek manfaat dan dampak dari pembangunan yang dilaksanakan,” tambahnya.

Masih kata Perdie, rangkaian perayan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Murung Raya Tahun 2019 ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menampilkan hasil pembangunan dan aktifitas masyarakat terkait informasi yang ditampilkan. (DiskominfoSP_MC: Anr).

Bagikan link ini :