KPB Resort GKE Puruk Cahu Siap Dukung Gereja Membuka Peribadahan Dengan Terapkan Protokol Kesehatan

Read Time:1 Minute, 32 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Gereja Kalimantan Evangelis (GKE) Jemaat Hosana Puruk Cahu, mulai membuat skema peribadatan yang akan memasuki masa kenormalan baru atau new normal. Ke depan, gereja Hosana dapat melayani ibadah secara langsung atau daring kepada jemaat. Ketua Majelis Jemaat GKE Hosana Puruk Cahu, Pdt. Herry, MTh dalam keterangannya menuturkan, skema itu telah diutarakan kepada Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19.

Herry menilai, istilah kenormalan baru bukan sesuatu yang baru bagi GKE. Menurutnya, GKE sudah mempersiapkan tatanan baru bergereja dalam kontek ibadah sejak dua bulan lalu. “Transisi ibadah versi konvensional menuju ke ibadah digital pasca pandemi tidak berlangsung terlalu sulit, karena memang sejalan dengan rencana gereja,” paparnya.
Diharapkannya kegiatan ibadah dan kegiatan lainnya harus menerapkan protokol kesehatan. “Kita belum tahu sampai kapan pandemi covid 19 ini akan berakhir, namun disisi lain kita juga tidak boleh hanya berada di rumah, kita harus bekerja secara produktif untuk itulah kita harus melakukan tatanan kehidupan baru dengan menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas kita,” jelas Herry.

Secara teknis ketua Komisi Pelayanan Bapak Bimo Santoso menjelaskan, ketika tatanan hidup masyarakat berubah berbasis digital, gereja pun secara bertahap telah melakukan berbagai upaya menuju ke sana. “Ini menjadi lebih kontekstual saat kondisi pandemi memang tidak memungkinkan orang untuk berkerumun,” kata Bimo yang mengkoordinir media digital mengkonfirmasi, Rabu (17/6/2020).
Bimo Santoso ketua KPB yang juga Kadis Kominfo menjelaskan new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun ditambah menerapkan protokol guna mencegah terjadinya penularan covid-19. “Prinsip utama dari new normal itu sendiri adalah dapat menyesuaikan dengan pola hidup. Secara sosial, kita pasti akan mengalami sesuatu bentuk new normal.” Ujarnya.

Bentuk dukungan KPB terhadap gereja yang akan membuka peribadahan pada new normal, beberapa saat yang lalu telah ikut ambil bagian membuat tempat saluran cuci tangan, membuat banner SOP peribadahan di gereja serta membantu pengadaan thermal gun. (MC DiskominfoSP Mura).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kabupaten Murung Raya MOU Dengan PT. BPK dan Launching BPHTB Online

Read Time:2 Minute, 3 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Bertempat di aula Gedung A Setda Kabupaten Murung Raya (Mura),  penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Mura dengan PT. Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu tentang pelaksanaan penerimaan pajak daerah sekaligus pencanangan operasional aplikasi BPHTB online. PKS ini dilaksanakan pada hari Rabu (17/3/2020) sekaligus melakukan koordinasi secara virtual dengan KPK, BPN Provinsi dan vendor BPHTB online.

Menurut kepala Bapenda Kab. Mura Agus Sumadi, PKS ini dilakukan atas dasar pengembangan sistem BPHTB Online dan integritasi data pertanahan dengan data Pajak Bumi dan Bangunan, Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan data Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). BPHTB Onliine berupa host to host antara Bapenda Mura dengan Kantor Pertanahan Mura.

PKS ini adalah lanjutan dari Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Mura dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Murung Raya dengan Nomor 130.4/03/TKKSD.MOU/2019, tanggal 2 September 2019  perihal MOU antara Pemkab Mura dengan BPN Mura tentang kerjasama bidang pertanahan dan tata ruang di Kab. Mura, dan PKS nomor: 130.4/07/TKKSD.MOU/2019,  serta Nomor: 255/SPK/16.12/100/X/2019 tanggal 23 Oktober 2019  tentang pengembangan sistem BPHTB Online dan integrasi data pertanahan dengan data PBB dan BPHTB di Kab. Mura. “Manfaat dari kegiatan ini bagi wajib pajak adalah efisiensi waktu dan biaya serta transparansi, sementara bagi Pemda selain efisien dan efektif juga menghindari kesalahan penetapan pajak, menghindari kebocoran serta realisasi pendapatan daerah secara real time” ungkap Agus Sumadi. “Kita lakukan PKS ini dengan niat menjalin kerjasama antara Bapenda Mura dengan Kantor Pertanahan Mura. Dengan PKS ini kita berharap semua akses pelayanan yang kita targetkan dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan informasi, akses administrasi dan kemudahan pembayaran Pajak BPHTB,” tutur Kepala Bapenda Mura, Agus Sumadi.

Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegitan ini akan memperkuat pondasi pemda karena adanya penerimaan pajak dan pendapatan yang dihimpun dengan mudah, efektif dan efisien. “kIta perlu kerja keras untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan didukung oleh SDM yang terlibat di dalamnya.” Ungkap Rejikinoor. Lebih lanjut Wabup mengutarakan bahwa keperluan akan perbaikan layanan sesuai era milenial ini intinya memiliki sistem berbasis aplikasi IT serta sesuai dengan amanat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam upaya akuntabilitas dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Penandatanganan PKS ini disaksikan oleh Wakil Bupati Mura, Sekretaris Inspektorat, Kadis Kominfo SP, Kepala BPN, Kepala Cabang Bank Kalteng, Kepala KP2KP dan Pejabat lingkup Bapenda Mura dan Pejabat Kantor Pertanahan Mura serta Pejabat dari Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Mura. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Disperindagkop Gelar Pasar Murah Mobile di Kecamatan se Kabupaten Murung Raya

Read Time:2 Minute, 13 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Keberadaan pasar murah mobile di tengah wabah covid-19 sebagai upaya mengatasi dampak ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Murung Raya (Mura) di buka secara resmi oleh Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph di Halaman Kantor Kecamatan Murung, Senin, (15/6/2020).

Dengan hadirnya pasar murah di setiap kecamatan bertujuan untuk membantu masyarakat yang berpenghasilan rendah dengan subsidi harga, menjaga stabilitas harga melalui pengendalian harga bahan pokok tertentu dan mengantisipasi terjadinya kelangkaan bahan pokok.

Pasar Murah sangat dirasakan manfaatnya oleh masayarakat di kalangan bawah. Hal itu di katakan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan UKM Kabupaten Murung Raya Kariadi saat memberikan laporan pada pembukaan Pasar Murah di kecamatan Murung.
Menurut Laporan Kepala Dinas Perindagkop UKM Kab. Mura Kariadi menyampaikan bahwa Pasar murah seharusnya dilaksanakan pada bulan Mei, “Tapi karena ada beberapa OPD yang memberikan bantuan, agar tidak menumpuk kegiatan serupa maka pasar murah baru dilaksanakan hari ini.” Ujar Kariadi.
Kariadi, mengatakan bahwa selain manfaat, keberadaan pasar murah mobile juga dapat membantu mempermudah, meringankan memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Puji syukur, kata Kariadi antusias masayarakat pada kegiatan ini sangat tinggi. Terlihat saat di hari pertama di kecamatan Murung terjual sebanyak 785 paket, dan selanjutnya di 10 kecamatan. “Pasar sembako murah bertujuan untuk meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19.” Ungkap Kariadi mengakhiri laporannya.

Sementara itu Bupati Mura Perdie M. Yoseph menyampaikan bahwa pasar murah atau penjualan sembako murah yang biasanya selalu digelar menjelang akhir Ramadhan tapi kali ini kegiatan pasar murah digelar di halaman kantor kecamatan berlangsung tidak seperti biasanya, karena harus menerapkan protocol kesehatan.
Warga yang akan membeli sembako murah harus mengikuti protokol kesehatan. Para pengunjung harus mencuci tangan terlebih dahulu sebelum masuk ke area penjualan sembako murah di halaman kantor kecamatan dengan menerapkan protocol kesehatan, memakai masker, jaga jarak. “Kita harus disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk memutus penyebaran covid-19, yang hingga saat ini di Murung Raya sudah 68 orang yang positif, namun kita tetap bersyukur karena di Murung Raya belum ada yang meninggal dunia akibat Covid-19” Ungkap Perdie.
Perlu dikatahui bahwa Pasar Murah Mobile ini juga akan dilakukan di seluruh kecamatan se Kabupaten Murung raya dengan jumlah paket sebanyak 3923 paket. Dengan perincian Kec. Murung 785 paket, Kec. Laung tuhup 549 paket, Kec. Permata Intan 392 paket, Kec. Sumber Barito 392 Paket, Kec. Tanah Siang Selatan 314 Paket, Kec. Barito Tuhup Raya 314 paket, Kec. Sungai Babuat 275 paket, Kec. Tanah Siang 392 paket, Kec. Seribu Riam 275 paket dan Kec. Uut Murung 235 paket. Dimana setiap paket terdiri dari 2 kg gula pasir, tepung terigu 1 kg dan minyak goring 1 liter dengan harga Rp. 15.000,- disubsidi 75 % dari nilai pasar sebesar Rp. 57.000,-. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Penerapan Protokol Kesehatan Secara Ketat Untuk Pembukaan Rumah Ibadah

Read Time:2 Minute, 23 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Sejak ditetapkan zona merah di Kabupaten Murung Raya (Mura) tempat ibadah di Puruk Cahu tidak melakukan kegiatan peribadatan. Namun mulai 12 Juni 2020, kegiatan ibadah akan memulai menerapkan new normal denga protokol kesehatan yang ketat. Hal ini merupakan keputusan yang diambil pemerintah Kabupaten Murung Raya setelah mengadakan rapat dengan para tokoh agama baik dari MUI, NU, Muhamadiyah, FKUB, PGIS, Katholik dan Hindu Kaharingan, dan melakukan pemantauan di beberapa rumah ibadah, Kamis (11/6/2020).

Dalam kesempatan rapat yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Rejikinoor diawali dengan pemaparan dari Kapolres Mura Dharmeswara yang menyampaikan bahwa dalam rangka membuka peribadatan di rumah ibadah harus dengan tertib mengikuti protokol kesehatan. “Kalau perlu bikin himbauan yang memudahkan umat memahami edaran gugus tugas. Misalnya wajib pakai masker, sering cuci tangan, jaga jarak dengan Jemaah lain satu meter, bawa sajadah sendiri, harus ukur suhu tubuh, anak-anak dan lansia dihimbau ibadah di rumah, intinya harus ada kemandiriaan dari jemaah. Dan melibatkan seluruh stakeholder, kalau belum siap jangan dipaksakan untuk beribadah di rumah ibadah.” Ungkap Kapolres.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Suria Siri, menyampaikan bahwa pihak Dinas Kesehatan telah melakukan penyemprotan disinfektan di Masjid-masjid “Besok petugas kesehatan akan mendampingi jemaah yang akan ibadah dan pada hari Sabtu pihak dinas kesehatan juga akan menyemprot disinfektan di gereja-gereja di kota Puruk Cahu, namun yang memprihatinkan saat ini kita bertambah pasien yang positif Covid-19 dari Cluster Gowa” ungkap Suria Siri.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Murung Raya, H. Asmadi mengatakan masjid-masjid dapat menggelar salat Jumat kembali. Tentunya ada protokol kesehatan yang harus dipatuhi. “Takmir masjid diharapkan segera menyiapkan perlengkapan seperti sabun atau hand sanitizer, pengecek suhu, dan menandai saf dengan jarak 1 meter ke kiri kanan, depan dan belakang, dan diharapkan para tokoh Agama harus jadi suri tauladan menerapkan protokol kesehatan, dan akan dipantau oleh petugas untuk pendisiplinan” kata Asmadi.

Dari pihak PGIS Kab. Mura Pdt. Herry menyampaikan bahwa pihak gereja telah siap melaksnakan peribadatan di gereja dengan protokol kesehatan sebagaimana edaran Menteri Agama dan Gugus Tugas. “Hanya dari GKE kemungkinan akan memulai peribadatan paling cepat awal Juli atau awal Agustus 2020” terang Herry yang juga ketua Majelis Resort GKE Puruk Cahu.

Dari pihak MUI, NU, Muhamadiyah, Dewan Masjid Indonesia dan FKUB pada prinsipnya siap mendukung apa yang sudah disampaikan oleh pemerintah dan Gugus Tugas Penanganan Pencegahan Covid-19 terkait dengan rencana pembukaan peribadatan di rumah ibadah dengan protokol kesehatan. “umat islam sudah siap melaksanakan peribadatan yang sudah didambakan oleh umat, hanya terkait dengan alat pengukur suhu agar difasilitasi oleh pemda. “ Ungkap Pajarudinoor.
“Untuk mengurangi kepadatan tempat ibadah maka harus kompak melaksanakan. Walau ada maklumat dari PP muhamadiyah yang daerahnya masih zona merah untuk tetap ibadah di rumah. Sarannya mushola dan langgar dapat juga dibuka. Semoga kita semua diberikan keberkahan. Bagi rumah ibadah yang belum siap menerapkan protokol kesehatan harus bersabar untuk ibadah di rumah ibadah. (MC DislominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

KPPer Puruk Cahu Berbagi Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Read Time:1 Minute, 47 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kita ketahui bersama bahwa wabah virus Corona kian meluas. Rasa cemas membungkus tanah air. Di tengah situasi mengkhawatirkan ini, komitmen untuk bersatu padu mendoakan negeri serta aksi nyata mencegah penyebaran COVID-19, harus termotivasi dalam diri setiap warga Negara.

Memaknai dampak pandemi covid-19 ini, Komisi Pelayanan Perempuan (KPPer) Resort GKE Puruk Cahu memberikan pelayanan kasih berbagi sembako dengan lansia dan Janda kurang mampu di jemaat-jemaat Lingkup Resort GKE Puruk Cahu, Kamis (11/6/2020).

Menurut Ketua KPPer Resort GKE Puruk Cahu Sri Karyawati, mengatakan bahwa kegiatan berbagi kasih ini melibatkan pengurus KPPer Resort GKE Puruk Cahu kepada janda yang kurang mampu dan kurang beruntung serta kaum manula, dalam rangka hari perempuan GKE KPPer Resort GKE Puruk Cahu memberikan bingkisan kasih bagi lansia dan janda tidak mampu sebanyak 150 paket (beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 1 liter, kopi 1 bungkus, teh 1 bungkus/paket) yang diserahkan, melalui pengurus SPPer Hosana, Eklesia, Tahujan Ontu, Datah Kotou, Dirung Lingkin, Olung Muro, Olung Nango, Olung Siron, Sei Lunuk dan Konut, juga untuk semua pendeta dan vikaris Resort Puruk Cahu dan petugas gereja.
“kegiatan berbagi kasih ini memang program dari pengurus dalam rangka hari perempuan GKE, karena biasanya kita melakukan diakonia pemberian bingkisan untuk lansia setiap dilaksanakan ibadah, tetapi setelah merebaknya wabah corona di Indonesia, KPPer hanya bisa mengikuti Ibadah online di rumah masing-masing. “ Ungkap Sri Karyawati.

Tak hanya tidak bisa mengikuti Ibadah di Gereja, bahkan untuk berkumpul bersama sanak saudara juga tidak bisa. “Rindu sekali rasanya, hati saya dan jemaat lainnya makin teriris saat melihat banyak pemberitaan mengenai jemaat yang mulai kesulitan untuk mencari nafkah. Semenjak pandemik covid-19, kegiatan masyarakat pun terbatas dan hal tersebut berimbas pada kesulitan para janda dan manula. “ Ujar Sri Karyawati.
Dalam kesempatan tersebut Sri Karyawati juga berharap agar masyarakat tetap mengikuti arahan dari pemerintah serta mendukung berbagai upaya yang dilakukan agar dampak mewabahnya Covid-19 ini bisa diminimalisir, sehingga masyarakat tidak terlalu berat merasakannya. “semoga saja kondisi ini segera berlalu, dan kita semua bisa menjalankan aktivitas sehari-hari seperti sedia kala” Ungkap Sri Karyawati yang juga Kepala Bagian Kesra Setda Murung Raya ini. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Hadiri Pencanangan Zona Integritas di BPS Kab. Murung Raya

Read Time:1 Minute, 45 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Dalam rangka upaya Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Deklarasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas bersama BPS Kabupaten/ Kota se Kalteng secara virtual ditengah pandemi covid 19 yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya, Rabu (10/6/2020).

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang dilakukan oleh BPS Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah pada hari ini diikuti oleh seluruh satuan kerja BPS Kabupaten/Kota termasuk BPS Kabupaten Murung Raya merupakan sebuah deklarasi/pernyataan dari pimpinan bahwa BPS Kabupaten/Kota dan Provinsi Kalimantan Tengah telah siap membangun Zona Integritas.

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang dilakukan di BPS Kabupaten Murung Raya ditandatangi oleh Kepala BPS Kabupaten Murung Raya, yaitu Mulya Setiawan, S.ST serta disaksikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, S.sos dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Stitistika, dan Persandiaan, Drs. Bimo Santoso.

Dalam perbincangan Rejikinoor menyampaikan harapannya dalam peningkatan kualitas layanan publik di birokrasi Kabupaten Mura khususnya BPS Kab. Mura. “Badan Pusat Statistik dapat memberikan layanan yang sebaik baiknya apalagi mengingat sekarang adalah “jaman now”, generasi milenial akan menjadi kelompok yang paling banyak dilayani kedepannya. Oleh karena itu penerapan layanan sistem informasi harus dilaksanakan, jika tidak, kita bisa tertinggal” Ungkap Wabup.

Sementara itu kepala BPS Kab. Mura, Mulya Setiawan menyampaikan Zona Integritas (ZI) merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. “Pembangunan Zona Integritas menuju WBK merupakan predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja/kawasan yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.” Ujar Mulya Setiawan.
“Pencanangan ini merupakan momentum bagi segenap insan BPS Kabupaten Murung Raya untuk meningkatkan motivasi, menciptakan kerja yang kondusif, anti korupsi, akuntabel, berintegritas tinggi, efektif, efisien dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas” ungkap Kepala BPS mengakhiri pembicaraan.(MC-DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Persiapan Menuju "New Normal", Wabup dan Rombongan Tinjau Tempat Ibadah

Read Time:1 Minute, 56 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Wakil Bupati Murung Raya (Mura) Rejikinoor, beserta ketua DPRD Mura Doni, Sekda Mura Hermon, Kadis Kesehatan Suria Siri, Kadis Kominfo Bimo Santoso, Camat Murung Banjang, Danramil Murung Trio Pramono, Kapolsek Murung Yuliantho beserta tokoh agama dan rombongan meninjau beberapa tempat ibadah yang ada di kota Puruk Cahu, Selasa (9/6/2020). Sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi penyiapan tatanan new normal produktif dan aman Covid-19 khususnya di tempat ibadah.

Kunjungan pertama Wabup beserta rombongan setelah melakukan pemantauan rapid test di kantor kecamatan Murung adalah Gedung Gereja Hosana yang berjarak kurang lebih 50 meter dari kantor camat. Rombongan Wabup berjalan kaki menuju gereja Hosana., disambut langsung oleh Ketua majelis jemaat GKE Hosana Pdt. Herry dan anggota majelis lainnya.
Wabup beserta rombongan mendapat penjelasan dari Ketua Majelis terkait kesiapan Gereja Hosana apabila sudah dimungkinkan dibuka kembali. Dalam penjelasannya Pdt. Herry menyampaikan kesiapannya walau ada beberapa kendala. “sebagaimana kami sampaikan pada rapat terdahulu kami belum memiliki alat pengukur suhu tubuh (thermal gun)” ungkapnya.
Mendengar keluhan tersebut Wabup mengisyaratkan bahwa Tim Gugus Tugas percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 akan memberi pinjaman alat dimaksud. “Tolong pak Sekda nanti agar difasilitasi untuk pinjam pakai alat dimaksud apabila kita sudah siap untuk membuka rumah ibadah sesuai protocol kesehatan” ungkap Rejikinoor.

Menurut Rejikinoor persiapan untuk menerapkan tatanan hidup normal baru atau new normal saat ini tengah dimatangkan. Pemerintah dalam hal ini masih memilah daerah-daerah yang bisa menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau new normal.
Pemerintah, kata Rejikinoor, juga membuat rencana ujicoba, simulasi dalam minggu ini dan pembukaan pada kedepannya, serta melakukan sosialisasi, edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum yang tegas.

Sementara itu Kadis Kesehatan Suria Siri menegaskan bahwa pihaknya terus menerus memperkuat rencana mitigasi untuk transmisi dan penyebaran virus serta mewaspadai adanya gelombang kedua di tiap-tiap daerah, di mana kadang data naik dan turun. Terus dilakukan penguatan, dilakukan masif testing dengan agresif tracking, juga melakukan perlindungan dengan kelompok rentan, penyandang disabilitas, orang tua, perempuan, dan anak-anak,” ungkap Suria Siri.

Setelah dari Gereja Hosana rombongan langsung menuju Gereja Katholik St. Klemen, terus ke Masjid dekat gereja Katolik, masjid Al. Manar di pasar Hungan, lanjut ke Masjid Attaqwa, lanjut ke masjid Al jihad, kemudian ke Gereja Eklesia dan ke masjid sebelah gereja Eklesia, terakhir di masjid Agung Al. Iqtiqlal. Dimana Wabup dan rombongan menunaikan shalat dzuhur bersama. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Bersama Unsur Forkominda Pantau Rapid Test di Kantor Kecamatan Murung

Read Time:1 Minute, 32 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menggelar dan melanjutkan rapid tes kepada para pedagang baik sembako, mini market, baber shop, pemilik salon, karyawan SPBU, dan pedagang kain, yang belum melaksanakan rapid test sebalumnya. Rapid test dilaksanakan di teras kantor Kecamatan Murung, Selasa, (9/6). Rapid test dilakukan secara gratis dan disambut masyarakat dengan sangat antusias.

Menurut Kepala Satpol PP Kab. Mura Iskandar bahwa rapid test kali ini adalah yang terakhir, “apabila terdapat masih ada yang belum melakukan rapid test, akan kami lakukan tindakan penutupan sementara usahanya, sesuai ketentuan yang berlaku.” Ujar Iskandar.

Pemkab Mura telah memberi kesempatan beberapa kali untuk rapid test, bagi masyarakat terutama para pedagang yang ingin mengecek kondisi tubuhnya agar terhindar dari Covid-19.

Menurut Wabup Mura Rejikinoor yang dampingi ketua DPRD Kab. Mura, Doni, Kaplores Mura Dharmeswara, Sekda Mura Hermon, Kadis Kominfo Bimo Santoso, Camat Murung Banjang serta unsur Tripika Murung, mengatakan bahwa rapid test ini sangat bermanfaat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Puruk Cahu khususnya dan Kabupaten Murung Raya pada Umumnya.
Rejikinoor mengatakan bahwa selama ini Pemkab Mura telah melakukan rapid test kepada para pedagang baik di pasar pelita Hilir, Hungan, Pelita Hulu, Bahitom maupun alun-alun. Namun, karena masih banyaknya para pedagang dan pelaku usaha yang belum melakukan rapid test maka kegiatan rapid test terus dilaksanakan hingga hari ini. “Karena itu, kami menyampaikan terimakasih banyak kepada semua pedagang dan pelaku usaha yang telah melakukan rapid test, pasti ini sangat bermanfaat bagi kita semua,” kata Wabup.

Rejikinoor mengatakan, setelah dilakukan rapid test massal, apabila ditemukan warga yang reaktif, maka akan langsung diisolasi di tempat karantina yang telah disiapkan yaitu di gedung Politeknik Mura maupun di Balai Diklat Konut, sembari akan dilakukan tes swab. “Selanjutnya, apabila hasil swabnya positif dan menunjukkan gejala, maka akan langsung dibawa ke rumah sakit rujukan covid-19. “ Jelasnya. (MC-DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kelompok Tani Ika Jorih Agro Lestari Jemaat GKE Makunjung Tanam Kakao Untuk Program Ketahanan Pangan

Read Time:2 Minute, 15 Second
<![CDATA[

PROGRAM KETAHANAN PANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19 KELOMPOK TANI IKA JORIH AGRO LESTARI JEMAAT GKE MAKUNJUNG DENGAN MENANAM KAKAO

MC-Murung Raya- Pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Penularan antar manusia masih terus berlangsung hingga kini, bahkan sudah banyak memakan korban jiwa. Kondisi ini membuat banyak orang cenderung memilih menghabiskan waktu #dirumahsaja.

Pola kebiasaan masyarakat pun turut bergeser yang mengakibatkan dampak perekonomian menjadi kurang baik.
Sektor pertanian menjadi harapan baru bagi perekonomian yang kini terhempas di segala lini akibat Pandemi covid-19. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih tumbuh 9,46% pada kuartal I 2020 dibandingkan kuartal sebelumnya. pertumbuhan tersebut disebabkan adanya kenaikan permintaan domestik dan produksi hasil hortikultura (buah-buahan dan sayuran), perikanan tangkap dan budidaya, perkebunan, serta kayu tanaman.

Menurut Kadistanakan Kab. Murung Raya (Mura) Ganefo L. Amin tanaman kakao bagus untuk dibudidayakan masyarakat, karena harganya cukup stabil dan perawatan tanaman ini juga cukup mudah dipelajari.

“Apalagi iklim kita tropis sangat cocok untuk tanaman kakao ini,” ujar Ganefo

Saat ini, berdasarkan data Dinas Tanakan belum begitu banyak masyarakat Murung Raya yang membudidayakan kakao. Padahal kebutuhan akan komoditi ini sangat tinggi, dan banyak produsen makanan membutuhkan biji kakao.

“Kelompok tani bukan saatnya lagi hanya bertumpu pada satu sektor pertanian saja. Akan tetapi hendaknya diselingi dengan peternakan, baik ternak itik, kambing ataupun lainnya, begitu juga tanaman perkebunan harus divariasikan.” Ungkap Ganefo
Berkenaan dengan hal tersebut kelompok tani Ika Jorih Agro Lestari jemaat GKE Ika jorih Makunjung Kecamatan Barito tuhup Raya menangkap peluang tersebut dengan mamanfaatkan kebun yang dimilikinya dengan menanam kakao dengan tanaman sela padi, jagung dan sayuran.
“Kami kelompok Tani Ika Jorih Agro Lestari, GKE Ika Jorih Makunjung. melakukan kegiatan gotong royong pembersihan lahan (menebas) untuk penanaman kakao. Sebelum ditanam kakao lahan akan ditanam padi atau jagung dan palawija.” Ungkap Pdt. Betry Lukas Ketua Jemaat GKE Ika Jorih Makunjung.

Lebih lanjut Betry menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan Ketahanan Iman di Jemaat GKE Ika Jorih Makunjung. Sebagai informasi, kelompok tani sudah terbentuk sejak tahun 2015 yang kami beri nama kelompok tani Ika Jorih Agro Lestari. Dan tahun 2015 telah membuka lahan perkebunan karet kurang lebih 8 hektare. Saat itu kami sudah mendapat bantuan pemerintah berupa roundup dan spayer. Berkaitan dengan wabah COVID 19, program gereja diarahkan kepada ketahanan pangan dan ketahanan iman jemaat.
“Untuk itulah kami membuka lahan kembali. Dan untuk bibit kami sudah mendapat bantuan dari Pemkab Mura, dalam hal ini Distanakan, berupa bibit cokelat sebanyak 7000 bibit. Yang akan segera kami tanam, nantinya kami akan melakukan tumpang sari dengan menanam tanaman yang berumur pendek, seperti sayuran. Itulah sebabnya kami mohon dukungan bibit jagung, Padi maupun sayuran” Jelas Betry penuh optimism dan harapan. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Mura Resmikan Taman Alam Bungah

Read Time:1 Minute, 41 Second
<![CDATA[

TAMAN ALAM BUNGAH DI RESMIKAN BUPATI MURA

MC-Murung Raya- Bertempat di depan RSUD Puruk Cahu, tepatnya di samping pertigaan Jalan Sudirman samping perumahan dokter, hari ini Kamis, (7/6/2020) telah diresmikan Taman Alam Bungah CSR PT. Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu, dengan diawali penandatangan berita acara serah terima dari pihak Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu oleh Jeksenly kepada Pemkab Murung Raya oleh Bupati Mura, Perdie M. Yoseph.

Jeksenly selaku kepala cabang Bank Kalteng Puruk Cahu menyampaikan dalam sambutannya bahwa pembuatan taman sebagai bentuk perhatian Bank Kalteng melalui program CSR, dilaksanakan selama 60 hari dengan biaya sekitar 397 jt. “perlu diketahui CSR Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu tahun 2019 sebesar 419 juta dan tahun 2020 sebesar 172 jt masih ada dana CSR sebesar 120 jt yang bisa dimanfaatkan” Jelas Jeksenly.
Kedepan pihak Bank Kalteng masih siap membantu Pemkab Mura dalam giat CSR demi kemajuan masyarakat Murung Raya dan pembangunan daerah.

Perdie M. Yoseph dalam sambutannya menyampaikan bahwa taman ini adalah ide Bupati, tema dari pembangunan taman ini adalah terkait dengan lingkungan, yang menampilkan pesona alam yang ada di Kab. Murung Raya. Seperti air terjun bumbun laas, air terjun beruntung.
“Coba Ketua DPRD dan para Asisten memikirkan nama taman yang akan diresmikan ini, seperti halnya nama taman di pertigaan PU dengan nama taman Sapan” pinta Perdie kepada ketua DPRD yang selalu hadir di setiap kegiatan Pemkab.

Setelah dilakukan perbincangan dan kesepakatan akhirnya tercetuslah taman tersebut dengan nama Taman Alam Bungah.
Perdie dalam sambutannya meninta agar pada saat nanti dimanfaatkan masyarakat untuk selfie, istirahat dan kegiatan rekreasi keluarga, tidak boleh ada pedagang kaki lima di sekitar taman agar ketertiban tetap terpelihara dan terjaga serta tidak mengganggu lalulintas. “Untuk kemanan dan ketertiban taman diharapkan bagi kita semua untuk menjaga keberadaan taman ini, agar tetap bersih dan indah” Ungkap Perdie.

Menjawab masih adanya dana CSR dari Bank Kalteng untuk tahun 2020 Perdie berharap dapat dimanfaatkan untuk membantu kepentingan masyarakat, tidak untuk membantu penanganan covid-19 karena dana untuk penanganan covid-19 tersedia di APBD Pemda Mura. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version