Pasien Dalam Pengawasan di Mura Meninggal, Dimakamkan Dengan Protokol Corona

Read Time:1 Minute, 31 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Seorang pasien dalam pengawasan (PDP) virus corona atau Covid-19 asal Kabupaten Murung Raya, Minggu, (10/5) siang hari meninggal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puruk Cahu. Informasi awal disampaikan oleh Kabag Humas Androe Raya yang dapat berita dari Dr. Sri Rahayu dari RSUD Puruk cahu bahwa baru saja ada satu orang pasien PDP meninggal dunia dan akan di makamkan secara protokol covid-19. “mohon bantuan Dinas Sosial, Dinkes, Tomag, BPBD, Polri dan TNI untuk membantu proses pemakaman sesuai protokol covid-19.” Ungkap Andrie Raya.

Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor, membenarkan ada seorang pasien PDP Covid-19 meninggal dunia setelah menjalani perawatan beberapa hari di rumah sakit tersebut. “Iya, betul informasi mengenai pasien yang dirawat di RSUD Puruk Cahu meninggal dunia. Untuk keamanan bersama, tetap diberlakukan protokol kesehatan,” ujarnya.

Dijelaskan, pasien asal desa Mangkahui berusia 65 tahun ini, masuk RSUD Puruk Cahu, berstatus PDP virus corona setelah beberapa hari menjalani perawatan secara intensif di ruang isolasi sesuai protap penangganan pasien Covid-19. Minggu siang (10/5/2020) meninggal dunia, dan langsung dilakukan pemakaman dengan penanganan jenazah sesuai SOP COVID-19,”
Dalam kesempatan tersebut Rejikinoor mewakili Pimpinan Gugus Tugas beserta seluruh jajaran gugus tugas Covid 19 mengucapkan terima kasih kepada jajaran RSUD, TNI dan Polri, Tokoh Agama, Dinsos dan Dinkes serta media cetak / elekteronik serta beberapa pihak yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu, dalam proses serta membantu pemakaman, yang berjalan dengan lancar karena kesigapan dan rasa tanggung jawab yang sangat luar biasa.
“disadari tentunya dalam pelaksanaan proses pemakaman tadi, memang ada beberapa hal yang perlu kita evaluasi dalam hal penyempurnaan, ini akan ditindak lanjuti bersama, dan apa yang kita lakukan dan kita kerjakan semoga menjadi ladang amal yang berlipat ganda, semoga kita semuanya tetap sehat dan kuat serta selalu dalam lindungan yang maha kuasa. ” Ujar Rejikinoor. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

103 Desa di Murung Raya Siap Salurkan BLT Dana Desa, Antisipasi Salah Data DPMD Kawal Verifikasi di Desa

Read Time:1 Minute, 40 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya – Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) yang dialokasikan untuk masyarakat desa yang terdampak Covid-19 (virus Corona) mulai cair dan disalurkan. BLT-DD ini besarannya Rp 600 ribu per KK per bulan, selama tiga bulan yaitu April, Mei, dan Juni 2020.

Di Kabupaten Murung Raya dari 116 desa yang telah menerima transfer dana desa sebanyak 21 desa sudah mulai mencairkan dan salurkan BLT-DD. Sementara sebanyak 95 desa masih berproses. Penyaluran yang masih agak lambat ini karena verifikasi dengan prinsip kehati-hatian.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) Kabupaten Murung Raya, Sarwo Mintarjo di Puruk Cahu, Senin, (11/5/2020), mengatakan ada 21 Desa mulai cairkan dana desa. Sementara 95 desa masih berproses. “Dari 116 desa di kabupaten Murung Raya sebanyak 21 desa (21,85%) sudah mulai menyalurkan BLT DD. Hanya saja memang tetap kondisi sekarang ini kedepankan prinsip kehati-hatian. Sehingga masih agak lambat dikit. Tapi sudah jalan prosesnya,” ujar Sarwo Mintarjo.

Sarwo mengatakan bahwa saat ini BLT DD yang siap salur ada di 103 desa. Desa yang belum menyalurkan BLT Dana Desa sedang proses Musdes Khusus di desa. Ada juga yang sudah selesai mendata. “Ya itu tadi saya katakan, untuk kriteria kan harus diverifikasi. Supaya tidak ada penumpukan data atau penerima BLT DD ganda. Karena kriteria dan data ini menjadi dokumen. Jangan sampai salah. Kalau salah nanti kepala desa yang tanggungjawab. Risikonya kan berat itu. Sudah susah payah kerja salah sedikit, berisiko. Makanya prinsip hati- hati di sini. Ya kita maklum,” ujar Sarwo.

“Kita akan terus monitoring. Fungsi kami di PMD adalah pembinaan. Dana desa itu langsung ditransfer ke rekening desa. Tidak melalui PMD. Jadi fungsi kami membina saja,” tegas Sarwo Lulusan STPDN Angkatan I.

Sarwo pun menegaskan bahwa masyarakat yang berhak mendapatkan BLT DD ada kriteria. Mulai kehilangan mata pencaharian, punya penyakit menahun /kronis, belum terdata sama sekali mendapatkan BLT DD dan belum masuk data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS). “Kriteria sudah jelas. Sekarang tinggal pendataan dibawah secara valid,” ujar Sarwo Mintarjo. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Murung Raya Meninggal Dunia

Read Time:46 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Murung Raya meninggal. Pasien laki-laki berumur 65 tahun tersebut sempat dirawat di RSUD Puruk Cahu, namun nyawanya tak tertolong.
“Satu PDP asal desa Mangkahui telah meninggal dunia, tadi siang, Minggu 10 Mei 2020. Sudah dimakamkan dengan standar pemulasaran jenazah sesuai protokol penanganan pasien COVID-19,” kata Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Murung Raya Hermon kepada MC. Minggu (10/5/2020).

Hermon menerangkan saat dirujuk ke RSUD Puruk Cahu almarhum mengalami gejala panas tinggi, batuk, dan sesak nafas. Yang bersangkutan juga ada riwayat kontak dengan pasien positid Covid-19. “Selama dirawat di RSUD Puruk Cahu, kondisi pasien terus memburuk, hingga meninggal. Bahkan kondisi yang memburuk ini menyebabkan yang bersangkutan meninggal dunia,” beber Hermon.

Terkait penanganan jenazahnya, menurut Hermon, telah dilaksanakan sesuai SOP COVID-19. “Karena meninggalnya sudah katagori PDP, maka penanganan jenazah sesuai SOP COVID-19,” ujarnya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Desa Makunjung Salurkan Dana BLTD

Read Time:1 Minute, 50 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Sebagaimana kita ketahui dari penjelasan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bahwa penggunaan dana desa untuk penyaluran BLT diatur dalam Permendesa PDTT Nomor 6 Tahun 2020 yang merupakan revisi Permendesa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020. Kemendesa PDTT memperkirakan, BLT yang dialokasikan untuk 74.953 desa di seluruh Indonesia mencapai Rp 22,4 triliun. Adapun pagu dana desa tahun ini sebesar Rp 72 triliun.

Anggaran Dana Desa tahun ini, memang instruksi Kemendes, sebagian dialihkan untuk penanganan Covid-19, bentuknya harus bantuan langsung tunai. Bukan kali ini saja, melainkan BLT Dana Desa akan dilakukan setiap bulannya selama tiga bulan ke depan.
Bantuan Langsung Tunai yang bersumber dari dana desa mulai bisa dicairkan. Validasi data menjadi perhatian agar tidak terjadi pemberian bantuan yang tumpang tindih, bahkan salah sasaran.

Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa telah cair dan disalurkan di desa Makunjung Kecamatan Barito Tuhup Raya (Batura). Keluarga miskin di desa Makunjung yang terdampak pandemi Covid-19 telah menerima penyaluran perdana Rp. 600 ribu perbulan. Sebanyak 174 KK. Sabtu, (9/5/20).

Pj. Kepala Desa Makunjung, Indah Pahrianoor yang juga adalah Sekretaris Kecamatan Batura menyatakan bahwa mulai kemarin telah disalurkan Dana Bantuan Langsung Tunai Desa. “Alhamdulillah sudah disalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Tahap 1 dan 2 Desa Makunjung kepada warga yang berhak menerima manfaat dan terdampak ekonomi pandemi Covid-19.” Ujar Pahrianoor.

Desa Makunjung telah menyalurkan BLT Dana Desa sebesar 600 ribu rupiah perkeluarga kepada 174 keluarga miskin, dari 700 KK Desa Makunjung. Masyarakat sangat gembira mendapatkan BLTD ditengan kondisi pandemik Covid-19 ini. “hendak.manangis yaku malang warga ji keter keter manarima bantuan, hanyar piji ampie malang duit kenyer kenyer walaupun bagi itah jida sabarapa nilai eh tapi warga ji memang berhak lebih dari cukup” Ungkap Plt. Kades dengan bahasa daerah
yang unik pada pembagian dana BLT desa tersebut. Di mana Plt. Kepala Desa Makunjung di damping aparat desa, mendatangi langsung rumah keluarga miskin untuk membagikannya.
Pahrian menjelaskan, cara door to door atau dari pintu rumah ke pintu rumah adalah salah satu cara menghindari kerumunan warga serta mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Camat dan Tripika Murung Bersinergi Lakukan Sosialisasi Cegah Penyebaran Covid-19

Read Time:1 Minute, 21 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Sepanjang jalan A. Yani dan tempat-tempat yang sering didatangi oleh masyarakat Kecamatan Murung dilakukan sosialisasi dan pembagian masker oleh Camat Banjang, Lurah Beriwit Khalid Ilmi serta Jajaran Unsur Tripika Kecamatan Murung, pada Jumat Malam, (8/5/2020).
Tidak hanya melakukan sosialisasi atau himbauan lisan ke tempat keramaian dan masyarakat, pembagian masker untuk para pedagang dan pengguna jalan yang masih banyak tidak menggunakan masker dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona dilakukan Unsur Tripika Kecamatan Murung yang dipimpin langsung oleh Camat Murung Banjang , Kapolsek Murung Yuliantho dan Danramil Murung Trio Pramono di bantu oleh Pol. PP.

Camat Murung Banjang mengatakan sosialisasi dan pembagian masker untuk para pedagang dan pengguna jalan di sepanjang jalan A. Yani bertujuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung kebijakan pemerintah, guna mencegah dan antisipasi berkembang biaknya virus Covid-19.
“Kegiatan ini kita lakukan ini agar menggugah masyarakat supaya mandiri dan disiplin mengikuti himbauan pemerintah tentang protokol kesehatan dan swadaya membikin disinfektan sendiri dan menyemprotkannya dirumah serta pekarangan rumahnya sendiri, serta menjaga kebersihan baik lingkungan maupun dirinya sendiri, serta makan-makanan yang sehat.”ungkap Banjang.

Banjang berharap dengan usahanya ini, dapat menyadarkan masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan sehingga virus tidak menyebar ke masyarakat dan kesehatan masyarakat pun terjamin. “Saya menghimbau agar masyarakat khususnya Kecamatan Murung agar memperhatikan dan mengikuti himbauan pemerintah untuk tetap tinggal di rumah, tidak berkerumun, jaga jarak, selalu memakai masker, selalu cuci tangan dengan sabun di air mengalir. juga berpola hidup sehat, demi mencegah penyebaran Covid-19, kita juga berusaha dengan berbagai cara sesuai kapasitas dan kemampuan kita untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini,” ujarnya. (MC-DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kecamatan Murung dan Tanah Siang Mendapatkan Bantuan Pembangunan Air Bersih Dari Pemerintah Pusat

Read Time:1 Minute, 27 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Air merupakan kebutuhan pokok bagi manusia Kapasitas daya dukung dan kualitas air baku di berbagai lokasi semakin terbatas akibat pengelolaan daerah tangkapan air yang kurang baik. Berkenaan dengan hal tersebut Kecamatan Murung dan Kecamatan Tanah Siang mendapat bantuan dari pusat atas usulan anggota DPR RI dari Dapil Kalimantan Tengah Dr. Willy M. Yoseph. Terkait pembangunan air bersih yang rencananya akan di bangun di Desa Konut dan Kelurahan Saripoi Kec. Tanah Siang serta di Kelurahan Beriwit Kecamatan Murung.
Hal ini diaminkan oleh Camat Tanah Siang, Putu Suranta saat di hubungi MC, terkait kegiatan pengukuran atau mengecekkan air bawah tanah oleh konsultan dari Jakarta. “ betul kami saat ini sedang mendapingi konsultan dari SDM jakarta untuk pengukuran atau mengecekkan air bawah tanah, dimana untuk Kecamatan Tanah Siang ada 2 lokasi, kelurahan Saripoi dan desa Konut” Ujar Camat Putu Suranta
Putu Suranta lebih lanjut menyampaikan bahwa Pemerintah pusat atas usulan Dr. Willy M. Yoseph, anggota DPR RI Dapil Kalteng, memberikan bantuan pembangunan air bersih kepada dua kecamatan yakni kecamatan Murung dan Kecamatan Tanah Siang. “Proyek pusat untuk air bersih, yang menggunakan bor kedadalaman 120 m” Ungkap Putu Suranta.

Pengukuran dan pengecekan zonasi air bawah tanah bertujuan mengetahui sebaran titik-titik potensial sumber cadangan air bersih, juga untuk mengetahui gambaran umum geologi bawah permukaan terutama batuan yang mengandung air tanah (akuifer) baik secara vertikal maupun horizontal. Data yang diperoleh dapat digunakan sebagai informasi tentang neraca air tanah dan perencanaan pengelolaan kebutuhan air bersih bagi masyarakat saat ini maupun pada saat yang akan datang.
Putu Suranta mengucapkan terimakasih kepada anggota DPR RI dapil Kalteng, Willy M. Yoseph yang memberikan perhatian kepada masyarakat dengan mengusulkan air bersih, semoga hal ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat untuk hidup lebih sehat. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya Lakukan Pembinaan Pencegahan Covid-19 di PT. IMK

Read Time:1 Minute, 24 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Tidak henti-hentinya Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph terus bergerak melakukan upaya semaksimal mungkin untuk mencegah menyebarnya pandemic covid-19 di Kabupaten Murung Raya. Kali ini Bupati Mura yang energik ini melakukan pembinaan pencegahan pandemic Covid-19 di PT. IMK Kecamatan Tanah Siang Selatan, Kamis, (7/5/2020).

Sebagaimana kita ketahui bahwa Status Kabupaten Murung Raya saat ini sudah zona merah karena ada 33 yang positif Covid-19 dan dari PT. IMK ini yang banyak berstatus positif sekitar 12 orang. Sementara secara keseluruhan di kecamatan Tanah Siang Selatan ini ada 14 yang positif covid-19, dan berstatus PDP ada 2 orang.

Dalam kesempatan pembinaan tersebut Bupati menyampaikan kepada seluruh jajaran PT. IMK dan juga Pemerintah Kecamatan Tanah Siang selatan untuk meningkatkan kewaspadaan terkait virus yang sudah merambah membuat Kabupaten Murung Raya menjadi zona Merah. “ Kita harus memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat tentang pencegahan virus tersebut dengan cara melakukan pola hidup sehat, rajin cuci tangan ,membatasi kontak fisik dan mengurangi aktifitas diluar rumah yang sekiranya tidak perlu”, Ujar Bupati.
Hal ini disampaikan Perdie M. Yoseph agar bisa memutus matai rantai penyebaran virus corona yang semakin hari semakin meluas. Selain hal tersebut sesuai dengan edaran Bupati Murung Raya terkait pencegahan Covid-19.
“Untuk Perusahaan IMK diharuskan membuat extra wastafel dan menyediakan hand sanitizer untuk mencegah penyebaran virus corona (covid 19). Di area perusahaan” Ujar Bupati.

Hadir mendampingi Bupati saat melaksankan pembinaan pencegahan Covid-19, Camat Tanah Siang Selatan Anita beserta Tripika Kecamatan Tanah Siang Selatan.

Pada kesempatan tersebut pihak manajemen IMK menyampaikan terimakasih atas perhatian Bupati sehingga berkenan memberikan pembinaan kepada selurh manajemen IMK, serta menyerahkan alat rapid ke Bupati Mura yang isinya 50 pcs.(DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

BRI Peduli Covid-19 Serahkan Bantuan APD ke Bupati Murung Raya

Read Time:1 Minute, 9 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Bank BRI Kantor Cabang Puruk Cahu menyerahkan bantuan berupa masker , tempat cuci tangan , dan minuman vitamin kepada Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Murung Raya, Jumat (8/5/2020). Bantuan diterima langsung oleh Wakil Bupati Murung Raya yang juga merupakan Wakil Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor. Nantinya bantuan tersebut akan didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan tim medis dalam menangani dan melayani masyarakat dan pasien Covid-19.
“Bantuan ini bersumber dari dana CSR BRI untuk tanggap darurat Covid-19. Melalui Bank BRI Kantor cabang Puruk Cahu menyalurkan bantuan tanggap darurat Covid-19 di Murung Raya,” kata perwakilan BRI Cabang Puruk Cahu Ramlan.
Menurut Ramlan selain bantuan tanggap darurat, langkah konkrit lainnya yang telah dilakukan oleh Bank BRI diantaranya dengan menyediakan dan menempatkan sarana cuci tangan (washtafel) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat umum. Sarana cuci tangan tersebut dapat diakses dengan mudah oleh nasabah BRI dan masyarakat luas karena ditempatkan di area publik dan di depan kantor-kantor BRI.

Sementara itu Rejikinoor atas nama pemerintah dan Tim Gugus tugas menyampaikan terimakasih kepada pihak BRI atas kepeduliannya “ secara pribadi dan pemerintah kami sampaikan terimakasih atas bantuan CSR dari BRI berupa masker , tempat cuci tangan , dan minuman vitamin, semoga ini menambah semangat Tim medis dalam menjalankan tugas.” Ujar Rejikinoor.
Diharapkan bantuan ini akan terus bertambah seiring dengan komitmen BRI untuk turut membantu pemerintah dalam pencegahan Covid-19. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya Serahkan 1.372 Paket Sembako Untuk Masyarakat Kecamatan Murung

Read Time:1 Minute, 54 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph didampingi Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor secara simbolis menyerahkan bantuan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) kepada sejumlah warga di Kecamatan Murung, Jumat (8/5/2020).Turut hadir dalam giat tersebut Kadis Ketahanan Pangan Ferdinand Wijaya, Camat Murung Banjang, Kapolsek Murung Yuliantho, dan Danramil Murung Trio Pramono. Sembako yang serahkan sebanyak 1.372 paket yang isinya setiap paket adalah beras premium 5 kg, Gula pasir 1 kg dan minyak goreng 1 liter. Sedangkan warga yang mendapat bantuan sembako merupakan warga yang datang dari daerah terpapar virus corona (covid 19).
Kepada warga yang ada di daerah terpapar covid 19, Perdie berpesan agar terus mematuhi protokol kesehatan penanganan dan pencegahan virus corona “Sesuai protokol kesehatan, bagi warga yang datang atau baru tiba dari daerah terpapar virus corona harus diisolasi 14 hari. Selama masa isolasi mandiri tidak boleh keluar rumah dan kemana-mana,” katanya.
“Warga yang datang dari daerah terpapar dan mengkarantina secara mandiri harus memberi contoh, mengedukasi warga sekitar agar menjaga kebersihan, cuci tangan yang bersih, pakai masker, jangan bersin dan batuk sembarangan, ini juga untuk kebaikan kita bersama,” pinta Bupati.
Menurut Bupati Perdie, isolasi mandiri di rumah maksudnya, apabila menunjukan gejala-gejala demam, batuk, pilek dan lain-lain akan segera ditangani pihak kesehatan “14 hari itu di mana masa inkubasi virus akan menunjukan gejala bahkan bisa lebih dari 14 hari, makanya kewaspadaan sangat penting, ” ungkapnya.
Perdie m. Yoseph memastikan, selain membagi sembako kepada warga, tujuan lain kehadirannya untuk melihat kesiapan gugus tugas penanganan dan pencegahan covid 19 di Kecamatan Murung.
“Yang perlu kita waspada adalah orang-orang yang pernah tinggal dan datang dari daerah terpapar virus corona. Virus ini juga bisa ada pada orang tanpa gejala, orangnya kelihatan sehat tapi imunitasnya kuat sehingga klinisnya tidak kelihatan, untuk itu kesiapan gugus tugas juga harus siap,” ujarnya.
Lebih lanjut dijelaskan, apabila ada orang-orang yang datang dari daerah terpapar dan tidak ingin diisolasi mandiri di rumah, akan ditempatkan di tempat karantina milik pemda yaitu di Gedung Karantina covid-19 desa Danau Usung “Kita siapkan tempat tersebut (Gedung Karantina Covid-19) bila terjadi eskalasi” tuturnya.
Camat Murung Banjang mewakili warga masyarakat yang menerima bantuan mengucapkan terimakasih kepada pemkab Mura atas bantuan yang diberikan. Ia juga berharap agar wabah covid ini cepat berlalu. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Mura Serahkan 1.514 Paket Sembako ke Kecamatan Laung Tuhup

Read Time:1 Minute, 42 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada beberapa Kepala Keluarga (KK) warga masyarakat Kecamatan Laung Tuhup antara lain an. Bulat, Tuyul, Parajakian, Bagian dan Putat, Jumat (8/5/2020) di Kantor kecamatan Laung Tuhup, Turut hadir dalam giat tersebut Kadis Ketahanan Pangan dan Camat Laung Tuhup beserta Tripika Laung Tuhup. Bantuan diberikan sebagai upaya mengurangi beban masyarakat terdampak pandemic Covid-19 serta akibat beberapa desa yang baru-baru ini terlanda banjir.

Bupati Murung Raya, menghimbau kepada warga agar tetap semangat dalam menjalani kehidupan di tengah-tengah pandemik Covid-19. “walaupun Murung Raya tidak terlalu parah akan kerawanan pangan, Pemerintah Murung Raya tetap berupaya memberi bantuan kepada masyarakat dikala situasi yang kurang menguntungkan karena wabah Covid-19 dan banjir. Semoga ini menjadi motivasi untuk tetap tinggal di rumah” pesan Bupati.

Dalam laporanya Camat Laung Tuhup Supriadi Usup mengatakan bahwa warganya yang terdampak covid dan banjir berdasarkan data DTKS untuk yang terdampak covid sebanyak 1.541 dan kebetulan bertepatan dengan kondisi banjir, untuk warga se Kecamatan Laung Tuhup.

Melihat kesulitan warganya, Camat Laung Tuhup mengucapkan terimakasih kepada Bupati Murung Raya. “Alhamdulillah bisa dibantu, saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati dan pihak Ketahanan Pangan dengan adanya penyerahan sembako ini,” ungkap Supriadi Usup.

Menurut kepala Dinas Ketahanan Pangan kabupaten Murung Raya Ferdinand Wijaya Setiap keluarga mendapatkan paket sembako berisi beras premium 5 kg, Gula pasir 1 kg dan minyak goreng 1 liter. “Dengan kondisi seperti ini, hal kecil akan sangat bermanfaat, apalagi masyarakat bisa ketemu Bupati Langsung,”ungkap Ferdinand.

“Kita pasti bisa cepat keluar dari masalah Covid-19 asal satu langkah memerangi, memutus mata rantai virus ini. Yakni memperhatikan imbauan Pemerintah dan diikuti protocol kesehatan dengan disiplin,” kata Bupati.
Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Pemerintah senantiasa menghimbau masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih dan sehat, memakai masker khususnya saat keluar rumah, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, melakukan social/physical distancing, tetap tinggal di rumah, tidak melakukan perjalanan keluar daerah, atau mudik apabila tidak ada keperluan mendesak. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version