JBI Uluh Itah Mura Melakukan Aksi Pengecatan Tugu Khatulistiwa Di Kecamatan Uut Murung

Read Time:1 Minute, 30 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Aksi pengecetan Tugu Khatulistiwa yang berada di desa Tumbang Olong II Kecamatan Uut Murung dilaksanakan oleh Japstyle Bratstyle Indonesia (JBI) Murung Raya (Mura) adalah merupakan agenda yang telah disepakati oleh anggota komunitas pecinta motor yang tergabung dalam JBI Uluh Itah. Kegiatan telah selesai dilaksanakan dengan lancar. Minggu (16/8/2020).

Hal tersebut sebagaimana penuturan Eko Hary M salah satu personil JBI Uluh Itah “Kegiatan tersebut merupakan agenda kegiatan komunitas JBI Uluh Itah (Motor Custom), dalam pelaksanaan kegiatan ini JBI Uluh Itah merangkul komunitas Motor YVCI-MY (Yamaha Vixion Club Murung Raya) anggota yang berangkat 8 orang,” ucap Eko.

JBI Uluh Itah Mura Melakukan Aksi Pengecatan Tugu Khatulistiwa Di Kecamatan Uut Murung

Ketika disinggung terkait dengan pendanaan dan penggagas kegiatan tersebut Eko menjelaskan bahwa sumber dana, dari kas komunitas dan di tambah patungan pribadi, anggota yang berangkat kesana, “terakhir Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kab.Mura ke sekretariat komunitas, memberikan bantuan berupa pendanaan untuk membantu giat baksos kami,” ungkapnya.

Lebih lanjut Eko menerangkan bahwa komunitas ini bukan cuma sehoby di motor custom, “saya mengajak kawan-kawan untuk melakukan hal positif, untuk Murung Raya, salah satunya pengecetan Tugu Khatulistiwa yang merupakan ikon, aset kita karena tak semua daerah memiliki dan tugu ini memang perlu perawatan,” tuturnya.

Eko mengaku menerjunkan sedikitnya 8 anggotanya untuk mengecat Tugu Khatulistiwa tersebut menggunakan alat sederhana berupa kuas, cat dan tinner. Hanya membutuhkan waktu 2 hari, tembok Tugu Khatulistiwa itu kembali terlihat indah.

“Kalau bukan oleh kita, siapa lagi, apalagi Tugu Khatulistiwa ini tidak semua daerah memiliki kita harus merawatnya. Harapan kami masyarakat sekitar dapat juga merawat, agar Tugu kebanggan Mura ini tetap indah dipandang dan menjadi salah satu obyek wisata,kita berharap Pemerintah daerah akan terus menerus melakukan perawatan obyek-obyek wisata andalan Murung Raya agar tetap awet dan terawat,” jelas Eko. (Diskominfo_AnrNof).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Camat Tanah Siang Berharap Air Terjun Di Wilayahnya Menjadi Obyek Wisata

Read Time:1 Minute, 22 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Beberapa obyek wisata Air terjun di kelurahan Saripoi, Kecamatan Tanah Siang, Kabupaten Murung Raya, mulai ramai dibicarakan warga. Lokasi yang asri air terjunnya yang menimpa cadas bebatuan, dianggap salah satu spot destinasi wisata yang perlu dikembangkan.

Murung Raya memang banyak memiliki obyek wisata air terjun baik yang sudah dikelola maupun yang masih alami. Memang Kabupaten Murung Raya merupakan daerah eksotis masih banyak hutan lindung dan berbatasan langsung dengan wilayah Provinsi Kalimantan Barat maupun Kalimantan Timur yang menyimpan beragam potensi obyek wisata alam.

Seorang warga desa Kerali, Kecamatan Tanah Siang mengatakan baru baru ini, air terjun di desa mereka mulai ramai dibicarakan warga. “Sudah banyak warga yang datang ke sana, banyak yang unggah foto dan video di media sosial. Mangkanya baru-baru ini, air terjun di Saripoi jadi pembicaraan warga,” kata Rafik. Minggu (16/8/2020).

Dia mengungkapkan, sebetulnya lokasi air terjun di Kecamatan Tanah Siang cukup banyak dan memang cocok untuk dikembangkan menjadi wisata lokal. Karena tidak jauh dari lokasi desa dan permukiman penduduk. Warga berharap, sejumlah potensi wisata itu terus dilestarikan dan dikelola dengan maksimal.

“Harapan warga potensi itu dikelola maksimal, supaya bisa jadi potensi ekonomi warga di desa. Saat ini sudah banyak destinasi wisata baru di Murung Raya, kami berharap potensi itu dikembangkan Pemerintah daerah,” timpalnya.

Sementara itu Camat Tanah Siang mengungkapkan memang banyak obyek wisata air terjun di Kecamatan Tanah Siang “Kita akan terus kembangkan potensi wisata air terjun yang ada di Kecamatan Tanah Siang, semoga ke depan bisa jadi sumber PAD bagi daerah kami,” ujarnya.

Kiranya pihak Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dapat menangkap peluang ini, untuk dijadikan destinasi wisata Kabupaten Murung Raya kedepannya. (Diskominfo_AnrNof).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Indahnya Wisata Air Terjun Bumbun, Terletak Di Kabupaten Murung Raya

Read Time:2 Minute, 33 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Keindahan alam Indonesia seolah tak pernah ada habisnya untuk dijelajahi. Maka akan sangat disayangkan jika kita tidak menyempatkan waktu untuk menikmati keindahan Indonesia baik itu pantai, bukit, gunung dan lainnya. Nah, salah satu keindahan alam yang masih jarang diketahui oleh para wisatawan adalah berbagai obyek wisata yang ada di Kabupaten Murung Raya (Mura).

Secara geografis, Kabupaten Murng Raya terletak di 0°51″ Lintang Selatan – 0°47″ Lintang Utara dan 113°12″ – 115°08″ Bujur Timur. Kabupaten Murung Raya merupakan kabupaten paling utara di Provinsi Kalimantan Tengah yang berbatasan langsung dengan Provinsi Kalimantan Timur dan Provinsi Kalimantan Barat. Ibu kota kabupaten ini berjarak sekira 403 Kilometer dari Kota Palangkaraya melalui Kabupaten Barito Utara. Kabupaten Murung Raya memiliki topografi berupa dataran rendah, perbukitan hingga bergunung-gunung dengan ketinggian wilayah antara 15-1.910 meter di atas permukaan air laut (mdpl). Sebagian besar merupakan pegunungan terutama bagian utara yang merupakan lajur Pegunungan Muller sehingga memiliki banyak puncak gunung seperti Gunung Sapathawung (1.906 m), Gunung Liyang (1.720 m), Gunung Batikap (1,580 m) dan lainnya. Kabupaten ini juga merupakan wilayah hulu daerah aliran sungai (DAS) Barito yaitu Sungai Julai dan Sungai Murung.

Salah satu objek wisata di Murung Raya yaitu air terjun Bumbun, air terjun yang tinggi puluhan meter dengan bertingkat-tingkat dan debit air yang besar tersebut selama ini menjadi salah satu wisata air terjun terindah di Kabupaten Murung Raya.

Air Terjun Bumbun

Air terjun Bumbun terletak di Desa Tumbang Olong II Kecamatan Uut Murung memiliki keindahan tersendiri, selain ketinggiannya mencapai puluhan meter, juga punya debit air yang besar didukung dengan panorama alam di sekitar yang masih asri.

Air Terjun Bumbun dengan panaroma alam yang masih asri

Pada saat ini pemanfaatan media sosial banyak ditemui melalui facebook, instagram, whatsApp, YouTube, penggunaan media sosial tersebut banyak manfaat dan keuntungan bagi masyarakat dalam mempromosikan potensi wisata baru di daerah yang belum dikenal luas. Manfaatnya antara lain dapat dengan mudah menyebarluaskan informasi daerah wisata, informasi perjalanan dan dapat menarik perhatian pengguna lainnya yang lebih banyak didukung oleh penggunaan fitur-fitur pemilik media sosial tersebut.

“Di era informasi dan teknologi seperti sekarang ini, media sosial sudah menjadi bagian sumber informasi dan referensi mencari berbagai hal, termasuk tempat wisata, media sosial bisa menjadi sarana utama mencari informasi seputar destinasi wisata khususnya di Murung Raya”, tutur Kadis Kominfo SP Kab.Murung Raya, Bimo Santoso. Minggu (16/8/2020).

Kadis Kominfo Mura, Bimo Santoso juga mengatakan, “sekarang ini, media sosial punya pengaruh besar bagi dunia pariwisata. Media sosial punya kekuatan super untuk mempengaruhi banyak orang. Mereka yang tadinya tidak tahu berubah jadi tahu dan punya keinginan untuk datang ke destinasi tersebut,” tuturnya.

Equatorial Monument atau Tugu Khatulistiwa Di Kecamatan Uut Murung

Dengan panorama alam sekitar yang masih sangat asri, tentu air terjun Bumbun bisa menjadi surganya para wisatawan baik lokal maupun asing yang datang berkunjung di Kabupaten Murung Raya. Sekitar 7 Km dari Air Terjun Bumbun ke arah utara, tepatnya di Laas, Kecamatan Uut Murung, juga terdapat Equatorial Monument atau tugu khatulistiwa yang menunjukkan bahwa daerah ini berada persis di garis khatulistiwa. (Diskominfo_AnrNof).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Sambut HUT RI ke 75 Pemuda Gereja Pasang Bendera di Jalanan

Read Time:1 Minute, 9 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Bertempat di sepanjang jalan Sudirman Kota Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya, telah dilaksanakan kegiatan pemasangan bendera dalam rangka memperingati HUT RI KE 75 yang di prakarsai oleh Pemuda gereja di Puruk Cahu yang di dampingi oleh Brigadir Rio D. Makota dan ketua seksi Pelayanan Pemuda GKE Erio Adventus, Minggu(16/08/2020).
“Tujuan dari kegiatan tersebut untuk menjalin silahturahmi yang baik antara pemuda dan sebagai bentuk representasi jiwa nasionalisme, cinta akan tanah air kaum muda Murung Raya, dengan kegiatan pemasangan bendera. Jumlah bendera yang di pasang sebanyak 150 bendera” Ungkap Rio.
Kita mengajak seluruh pemuda untuk tetap bersatu jangan sampai terpecah belah. Dengan memancangkan bendera dapat Menumbuhkan semangat Nasionalisme dan bentuk penghargaan kepada pahlawan,” ucap Erio Adventus.

Kaum Muda gereja juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan seperti mencuci tangan, mejaga kebersihan, selau berjaga jarak dan selau menggunakan masker saat berpergian.

Selain memperingati HUT Ke-75 RI, juga akan dilakukan doa bersama, mendoakan para pejuang dan pahlawan sekaligus mempererat tali silaturrahim serta memperkuat persatuan dan kesatuan.
“Ini merupakan salah satu bentuk pembuktian bahwa pemuda gereja selain berjiwa nasionalis juga agamis, yang akan tetap menjaga keluhuran dan nilai-nilai Pancasila,” ungkap Rio.
“Semoga Kegiatan ini merupakan energy positif dan dapat menginspirasi kaum muda lainnya dan bukti sinergi bahwa pemuda Murung Raya adalah pemuda yang berani berbuat, kreatif dan inovatif,” pungkasnya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Banyak Potensi Wisata di Kecamatan Tanah Siang

Read Time:1 Minute, 3 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kecamatan Tanah Siang Kabupaten Murung Raya memiliki banyak objek wisata terutama wisata air terjun. Namun, belum bisa dikembangkan secara maksimal.
Camat Tanah Siang Putu Suranta membenarkan bahwa belum banyak tempat wisata yang dikelola. Hal itu karena rata-rata tempat wisata air terjun yang ada masih alami belum tersentuh pembangunan dan minimnya anggaran untuk pengembangan wisata.
”Kami menyadari memang belum banyak yang bisa kami lakukan untuk pengembangan pariwisata di Kecamatan Tanah Siang,” Ungkap Putu Suranta, Sabtu, (15/02/2020).

Putu Suranta menyadari pariwisata sebagai sebuah sektor yang bisa mendukung perokonomian daerah. Hanya, pemerintah kecamatan belum mampu mengelola potensi tersebut.
Kedepannya perencanaan pembangunan objek wisata akan dirumuskan. Walaupun, keterbatasan anggaran menjadi kendala pengembangan wisata. “Kita akan coba bekerjasama dengan pihak ketiga ataupun mencari CSR perusahaan yang beroperasi di wilayah Kecamatan Tanah Siang.” Ujar Camat Putu Suranta.
”Kita sebenarnya memiliki potensi wisata yang cukup menjanjikan untuk dikembangkan. Ada wisata budaya, Wisata alam, wisata arung jeram dan juga air terjun,” terangnya.

Selain masalah anggaran, lanjut Putu, sumber daya manusia juga terbatas. Pegawai kecamatan belum memiliki visi wisata yang baik. Kesadaran masyarakat untuk menjaga dan memelihara lingkungan juga masih rendah.
Putu Suranta meyakini, jika sektor pariwisata berkembang, perekonomian warga juga akan meningkat. ”Pariwisata akan membuka lapangan pekerjaan,” tandasnya.(MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Tripika Laung Tuhup, Gelar Koordinasi Terkait Proses Pembelajaran

Read Time:2 Minute, 13 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya– Mengawali silaturahmi dan koordinasi Camat Laung Tuhup Supriadi Usup menyampaikan bahwa untuk menyamakan persepsi tentang konsep pendidikan dimasa pandemi dan syukuran sederhana peringatan 17 Agustus tahun 2020. “Karena kita tidak melaksankan upacara 17 Agustus, maka kita hari ini melaksanakan syukuran secara sederhana dan koordinasi,” ujar Camat.

Acara silaturahmi dan koordinasi ini dihadiri Kadis Kominfo Bimo Santoso, Kabid Pendidikan Dasar Lampung, Danramil Laung Tuhup Kapten T. Sutana, Kapolsek Laung Tuhup Aiptu Jadiman, Korwil Laung Tuhup Suriadmaja dan para pengawas dan kepala SD, MIS, MTS, SMP, SMA dan MAN se Kecamatan Laung Tuhup. Sabtu (15/8/2020).

Dalam arahannya Camat menyampaikan kepada para peserta Rakor didalam kondisi covid-19 seperti ini, guru haruslah mempunyai koneksi batin antara guru dan murid, bukan hanya itu saja guru juga dapat bekerjasama dengan orangtua murid untuk selalu memantau perkembangan anak didiknya belajar dirumah.

Setelah membuka dan memberi arahan, Camat Usup memberi kesempatan kepada unsur Tripika, Korwil dan perwakilan kepala sekolah untuk memberikan arahan, saran, pendapat maupun pertanyaan terkait situasi dan kondisi saat ini.
Ada beberapa pertanyaan yang dilontarkan oleh para kepala sekolah yang hampir semuanya terkait dengan kondisi pandemi ini maupun masalah jaringan internet yang kurang baik dan tidak ada fasilitas komunikasi yang memadai.

Dalam kesempatan tersebut Kadis Pendidikan dan Kebudayaan melalui Kabid Pendidikan dasar, mengutarakan berdasarkan keputusan bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan dan Menteri dalam Negeri Republik Indonesia Nomor : 01/KB/2020, Nomor: 516 Tahun 2020, Nomor: HK.03.01/ Menkes/363/2020, dan Nomor 440-882 tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dalam surat keputusan bersama Menteri tersebut menyatakan bahwa Satuan Pendidikan yang berada di daerah Zona Kuning, Orange, dan Merah, dilarang melakukan proses pembelajaran tatap muka di satuan pendidikan dan tetap melanjutkan BDR sesuai surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang pedoman penyelenggaraan belajar dari rumah dalam masa darurat penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Terkait dengan proses belajar siswa-siswi saat ini jangan sampai menimbulkan klaster baru penularan Covid-19 utamanya di wilayah Kecamatan Laung Tuhup dan terkait proses belajar siswa sekolah, kepala sekolah harus mempedomani aturan dari Dinas Pendidikan serta jangan membuat aturan sendiri,” pesan Lampung.

Sementara itu Kadis Kominfo SP Mura Bimo Santoso sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas masukan dan saran dari para kepala sekolah “Kami bersyukur banyak perhatian dari kita semua, kiranya kedepan kita akan semakin baik lagi terutama terkait jaringan internet. Kami nanti mendorong para kepala desa agar menganggarkan dalam APBDesnya untuk pemasangan internet dan melakukan pendekatan dengan pihak provider untuk memberikan perhatiannya pada Murung Raya,” pungkas Bimo. (Diskominfo_AnrNof).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Rakor dan Silaturahmi Tripika Laung Tuhup Dengan Para Kepala Sekolah

Read Time:2 Minute, 9 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Dalam rangka silaturahmi dan sekaligus memeriahkan HUT RI ke 75, Kecamatan Laung Tuhup menggelar Rapat Koordinasi dan Silaturahmi dengan Tripika dan Kepala Sekolah. Rapat koordinasi dan silaturahmi ini membahas tentang proses belajar mengajar di sekolah selama pandemi covid-19 dan kendalanya terkait jaringam telekomunikasi. Mengawali rapat koordinasi dan silaturahmi tersebut, Camat Laung Tuhup, Supriadi Usup meminta masukan dan saran dari semua pihak terkait keputusan tersebut, mengingat Untuk Wilayah Kecamatan Laung Tuhup saat ini masuk dalam Kategori Zona kuning.
Kegiatan rapat koordinasi dilakukan di Aula Kecamatan Laung Tuhup yang langsung dihadiri Camat Laung Tuhup Supriadi Usup, berserta Tripika Danramil Laung Tuhup Kapten T. Sutana dan Kapolsek Laung Tuhup Aiptu Jadiman, Kadis Kominfo SP Kab. Mura Bimo Santoso, Mewakili Kadisdikbud Kabid Pendidikan Dasar, Lampung dan korwas serta pengawas TK Paud SD, SMP se Kecamatan Laung Tuhup, Sabtu (15/08/2020).

Untuk itu, Korwil Laung tuhup Suriadmaja menyarankan untuk jadwal masuk sekolah anak-anak agar dilakukan sesuai dengan Surat Edaran Pemerintah. Hal ini dikarenakan Kabupaten Murung Raya masih berada di zona Merah.“Kita jangan mengejar target tetapi laksanakan tugas sesuai kemampuan dan keadaan, kita harus mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat secara umum, serta mempertimbangkan tumbuh kembang peserta didik dan kondisi psikososial dalam upaya pemenuhan layanan pendidikan selama pandemi COVID-19’ Terang Korwil Suriadmaja.

Sementara Danramil Sutana meminta kepada semua pihak terutama orang tua agar benar-benar memahami dan disiplin mengikuti protokol kesehatan dengan menyiapkan tempat cuci tangan, menyiapkan areal masker serta jaga jarak. “terus terang secara pribadi menilai pembelajaran daring tidak efektif karena sangat menyulitkan dan peran orang tua dimasa pandemik benar-benar kurang disiplin menerapkan protokol kesehatan.”Ujar Danramil Laung Tuhup.

Disamping itu, Kapolsek maupun perwakilan Kepala Sekolah banyak menyoroti tentang sarana dan prasarana telekomunikasi.”Terus terang pihak Telkom belum memberikan kontribusi secara maksimal bagi masyarakat terkait jaringan internet apalagi dimasa pandemik dimana sekolah memberlakukan pembelajaran secara daring” Ungkap Kapolsek Laung.
Hal ini diaminkan hampir seluruh peserta silaturahmi yang hadir. “kami mohon bantuan dari Dinas Kominfo agar memfasilitasi masyarakat Laung Tuhup terutama sekolah-sekolah untuk mendapatkan kemudahan pemasangan Internet, kami siap membayar dengan dana BOS” ujar salah satu Kepala sekolah.

Dalam kesempatan tersebut kepala Dinas Kominfo Kab. Mura Bimo Santoso yang diundang Camat Laung Tuhup menjelaskan terkait dengan jaringan telekomunikasi bahwa memang pemerintah pusat saat ini sedang fokus kepada daerah 3T (Tertinggal, Terluar dan Terisolir) di harapkan daerah di luar 3 T agar bisa mandiri. “Itulah sebabnya kami mendorong desa-desa yang masih blankspot agar menganggarkan dalam APBDesnya untuk berlangganan internet melalui VSAT, untuk kepentingan masyarakat di desa” Ujar Bimo.(MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kominfo SP Mura Imbau Desa Bangun Sarana Internet Secara Mandiri

Read Time:1 Minute, 35 Second
<![CDATA[
Gambar Ilustrasi Desa di Murung Raya

MC_Murung Raya – Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo SP) Kabupaten Murung Raya (Mura) mengimbau agar desa yang ada khususnya yang masih berstatus blankspot untuk membangun sarana internet secara mandiri.

Kepala Dinas Kominfo SP Mura Bimo Santoso, mengatakan, beberapa wilayahnya masih ada desa yang belum terjangkau jaringan internet karena kondisi geografis dan lokasi desa yang berada di pedalaman.

Padahal saat ini kebutuhan akan akses internet sangat penting, khususnya juga bagi penerapan sekolah sistem dalam jaringan (Daring) dan juga sebagai sarana mendapatkan informasi penting terkait dengan penanganan Covid-19 yang harus diketahui seluruh masyarakat. Terkait itu, Kadis Kominfo SP Mura, menghimbau agar seluruh desa bisa membangun sarana jaringan internet secara mandiri melalui program yang dibuat dan dianggarkan dalam APBDes masing masing.

“Desa bisa anggarkan dan bangun sarana internet secara mandiri, melalui APBDes masing masing, bisa dikelola sebagai BUMDes dan bisa mendapatkan PAD dari sector tersebut. Saat ini banyak pihak yang akan menyiapkan sarana jaringan internet di pedalaman”, tutur Bimo.

Tahun ini Pemkab Mura belum mendapatkan bantuan program pembangunan tower dari Pemerintah Pusat, karena bukan tergolong daerah tertinggal dan tahun ini hanya Kabupaten Seruyan yang mendapatkan bantuan jaringan internet tersebut. Namun tahun lalu, Mura mendapat bantuan satu tower jaringan internet di Kecamatan Seribu Riam dan internet sekolah bagi lima sekolah.

“Ketersediaan internet bisa dibuat oleh desa masing masing dan tergantung dari Kepala Desa dan perangkatnya apakah mau atau tidak melaksanakan program internet mandiri tersebut”, jelas Bimo.

Akan tetapi dalam beberapa kesempatan, dirinya terus menghimbau agar desa bisa membangun sarana internet secara mandiri dan dikelola melalui BUMDes. Sehingga selain bisa membuka akses internet bagi masyarakatnya, juga bisa mendapatkan pendapatan desa dari program tersebut.

“Ketersediaan jaringan internet bagi masyarakat saat ini sangat penting, saya menghimbau desa bisa membangun sarana internet melalui APBDes. Termasuk Diskominfo juga akan terus berupaya membuka isolasi jaringan internet bertahap di seluruh pelosok Mura”, ucap Kadis Kominfo SP Mura. (Diskominfo_AnrNof).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Murung Raya Gelar Kegiatan HUT Secara Sederhana

Read Time:1 Minute, 33 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya– Hari Pramuka merupakan momentum peringatan hari jadi Gerakan Pramuka Indonesia yang ditandai dengan penganugerahan Panji Gerakan Pramuka pada tanggal 14 Agustus 1961. Secara berkesinambungan setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka yang diisi dengan berbagai kegiatan, baik seremonial, sosial maupun bakti.

Kegiatan yang dilaksanakan bertujuan untuk memperingati hari ulang tahun Gerakan Pramuka Indonesia sekaligus sebagai aktualisasi organisasi di tengah-tengah masyarakat.

Menyikapi perkembangan bencana Corona Virus Desease (Covid-19) serta dalam rangka mengantisipasi dampak penyebaran Covid-19 yang lebih luas kepada masyarakat dan anggota Gerakan Pramuka di Kwartir Cabang (Kwarcab) Murung Raya menggelar serangkaian kegiatan untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pramuka yang jatuh pada tanggal 14 Agustus 2020.

Ketua Kwarcab Pramuka Murung Raya, Rejikinoor menuturkan bahwa perayaan HUT Pramuka tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab di masa Pandemi Covid-19 yang berlangsung hingga saat ini, mengakibatkan beberapa kegiatan harus dibatasi pelaksanaannya.

Oleh karena itu, Rejikinoor menegaskan bahwa pada tahun ini HUT Pramuka ke 59 tahun 2020 ini, Kwarcab Pramuka Murung Raya tidak melaksanakan kegiatan berskala besar seperti perkemahan yang melibatkan banyak anggota Pramuka se-Kabupaten Murung Raya. Kamis (13/8/2020).

Lebih lanjut, Rejikinoor mengatakan bahwa kegiatan utama di HUT Pramuka yang ke-59 seperti Malam Ulang Janji dan Upacara HUT Pramuka akan dilaksanakan di dalam ruangan dengan jumlah peserta terbatas dan bukan lagi digelar di lapangan terbuka seperti perayaan HUT Pramuka sebelumnya.

Karena masih situasi wabah pandemi Covid-19, kegiatan dalam rangka HUT Pramuka tidak dilaksanakan secara semarak seperti tahun-tahun sebelumnya. Namun kita hanya laksanakan secara sederhana,” ungkap Rejikinoor.

Selain itu, Wabup Mura Rejikinoor selaku Ketua Kwarcab Pramuka Murung Raya juga mengatakan, walaupun saat ini masih dalam Pandemi Covid-19, akan tetapi hal tersebut tidak menyurutkan semangat Kwarcab Pramuka Murung Raya untuk menggelar kegiatan doa bersama lintas agama, serta upacara HUT Pramuka yang dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. (Diskominfo_AnrNof).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Forkopimda Murung Raya Mengikuti Rakorsus Tentang Inpres No.6 Tahun 2020

Read Time:2 Minute, 16 Second
<![CDATA[

MC_Murung Raya – Forkopimda Kabupaten Murung Raya mengikuti Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) secara virtual di aula A kantor Bupati Murung Raya, jl.Letjend Soeprapto. Kamis (13/8/2020).

Kegiatan ini diikuti oleh Wabup Murung Raya Rejikinoor, Kapolres Murung Raya AKBP Dharmeswara, Sekda Mura Hermon, Pabung / Danramil Murung Kapten Inf Trio Pramono, Asisten I sekaligus Plt. Kesbangpol Serampang, Kasatpol PP Damkar Iskandar. Turut hadir Kadis Kominfo SP Bimo Santoso, Direktur RSUD Mathin Maha, Pejabat dari BPBD, Kabag Hukum Setda Sinar Gumeri.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Inpres tersebut mengatur sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan.

Inpres ini diterbitkan untuk memberikan landasan hukum bagi upaya penanganan situasi pandemi Covid-19. Serta meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam melaksanakan protokoler kesehatan yang sudah ditetapkan.
Berkenaan dengan hal tersebut Kementrian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia memandang perlu untuk mengadakan Rapat Koordinasi khusus sebagaimana dalam suratnya nomor: UN-1234/SD.00.1/8/2020 tertanggal :10 Agustus 2020 perihal : Undangan Rakorsus tingkat Menteri via Video Conference.

Rakorsus dipandu langsung oleh Menkopolhukam M. Mahfud MD, dengan Narasumber Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (RI) Tito Karnavian, Menteri Perekonomian RI Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika RI Johnny G. Plate, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, Wakil Kepala Kepolisian Negara RI Gatot Eddy Pramono, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Doni Monardo, Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi, Rakorsus selain diikuti Pimpinan Kementerian/ Lembaga, juga dihadiri Gubernur, Walikota dan Bupati se-Indonesia didampingi Forkopimda dan Instansi terkait.

Pada kesempatan pertama Mendagri Tito karnavian menekankan kepada seluruh kepala daerah, baik Gubernur, Bupati/Walikota untuk melaksanakan edukasi dan sosialisasi secara terus menerus terkait dengan protocol kesehatan dan harus membuat peraturan kepala daerah berkenaan dengan aturan hokum yang jelas dan sangsi terhadap pelanggar protocol kesehatan dengan memperhatikan kearifan lokal.

Sementara itu dari Wakil Kapolri, Gatot Eddy Pramono menyampaikan agar ada kerjasama, koordinasi dan sinergi yang kuat antara semua pihak untuk mensosialisasikan peraturan terkait dengan pencegahan Covid-19. “Edukasi dan sosialisasi bisa dilakuakn melalui darat dan udara yang melibatkan Brimob dan sabhara dalam pengawasan pendisiplinsn protocol Covid-19,” ungkap Wakapolri.

Demikian juga pihak Kejaksaan juga siap melaksankan kordinasi dab kerjasama dengan seluruh stakeholders sebagaimana yang telah disebutkan di Inpres No. 6 Tahun 2020.
Panglima TNI Hadi Tjahyadi dan Kepala BNPB Doni Monardo mengharapkan kepada semua pihak agar tetap disiplin mematuhi protocol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan 3 M (Memakai masker, Menjaga Jarak dan Mencuci tangan dengan sabun).

Rakorsus yang membahas Pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19. ini juga diikuti Gubernur, Bupati/Walikota serta Forkopimda se-Indonesia. (Diskominfo_AnrNof).

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version