KPPer Puruk Cahu Berbagi Sembako Kepada Masyarakat Terdampak Covid-19

Read Time:1 Minute, 47 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kita ketahui bersama bahwa wabah virus Corona kian meluas. Rasa cemas membungkus tanah air. Di tengah situasi mengkhawatirkan ini, komitmen untuk bersatu padu mendoakan negeri serta aksi nyata mencegah penyebaran COVID-19, harus termotivasi dalam diri setiap warga Negara.

Memaknai dampak pandemi covid-19 ini, Komisi Pelayanan Perempuan (KPPer) Resort GKE Puruk Cahu memberikan pelayanan kasih berbagi sembako dengan lansia dan Janda kurang mampu di jemaat-jemaat Lingkup Resort GKE Puruk Cahu, Kamis (11/6/2020).

Menurut Ketua KPPer Resort GKE Puruk Cahu Sri Karyawati, mengatakan bahwa kegiatan berbagi kasih ini melibatkan pengurus KPPer Resort GKE Puruk Cahu kepada janda yang kurang mampu dan kurang beruntung serta kaum manula, dalam rangka hari perempuan GKE KPPer Resort GKE Puruk Cahu memberikan bingkisan kasih bagi lansia dan janda tidak mampu sebanyak 150 paket (beras 5 kg, gula 2 kg, minyak goreng 1 liter, kopi 1 bungkus, teh 1 bungkus/paket) yang diserahkan, melalui pengurus SPPer Hosana, Eklesia, Tahujan Ontu, Datah Kotou, Dirung Lingkin, Olung Muro, Olung Nango, Olung Siron, Sei Lunuk dan Konut, juga untuk semua pendeta dan vikaris Resort Puruk Cahu dan petugas gereja.
“kegiatan berbagi kasih ini memang program dari pengurus dalam rangka hari perempuan GKE, karena biasanya kita melakukan diakonia pemberian bingkisan untuk lansia setiap dilaksanakan ibadah, tetapi setelah merebaknya wabah corona di Indonesia, KPPer hanya bisa mengikuti Ibadah online di rumah masing-masing. “ Ungkap Sri Karyawati.

Tak hanya tidak bisa mengikuti Ibadah di Gereja, bahkan untuk berkumpul bersama sanak saudara juga tidak bisa. “Rindu sekali rasanya, hati saya dan jemaat lainnya makin teriris saat melihat banyak pemberitaan mengenai jemaat yang mulai kesulitan untuk mencari nafkah. Semenjak pandemik covid-19, kegiatan masyarakat pun terbatas dan hal tersebut berimbas pada kesulitan para janda dan manula. “ Ujar Sri Karyawati.
Dalam kesempatan tersebut Sri Karyawati juga berharap agar masyarakat tetap mengikuti arahan dari pemerintah serta mendukung berbagai upaya yang dilakukan agar dampak mewabahnya Covid-19 ini bisa diminimalisir, sehingga masyarakat tidak terlalu berat merasakannya. “semoga saja kondisi ini segera berlalu, dan kita semua bisa menjalankan aktivitas sehari-hari seperti sedia kala” Ungkap Sri Karyawati yang juga Kepala Bagian Kesra Setda Murung Raya ini. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Hadiri Pencanangan Zona Integritas di BPS Kab. Murung Raya

Read Time:1 Minute, 45 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Dalam rangka upaya Pembangunan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Nomor 52 Tahun 2014. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Tengah menggelar Deklarasi Pencanangan Pembangunan Zona Integritas bersama BPS Kabupaten/ Kota se Kalteng secara virtual ditengah pandemi covid 19 yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail Bin Yahya, Rabu (10/6/2020).

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang dilakukan oleh BPS Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah pada hari ini diikuti oleh seluruh satuan kerja BPS Kabupaten/Kota termasuk BPS Kabupaten Murung Raya merupakan sebuah deklarasi/pernyataan dari pimpinan bahwa BPS Kabupaten/Kota dan Provinsi Kalimantan Tengah telah siap membangun Zona Integritas.

Pencanangan Pembangunan Zona Integritas yang dilakukan di BPS Kabupaten Murung Raya ditandatangi oleh Kepala BPS Kabupaten Murung Raya, yaitu Mulya Setiawan, S.ST serta disaksikan oleh Wakil Bupati Kabupaten Murung Raya, Rejikinoor, S.sos dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Stitistika, dan Persandiaan, Drs. Bimo Santoso.

Dalam perbincangan Rejikinoor menyampaikan harapannya dalam peningkatan kualitas layanan publik di birokrasi Kabupaten Mura khususnya BPS Kab. Mura. “Badan Pusat Statistik dapat memberikan layanan yang sebaik baiknya apalagi mengingat sekarang adalah “jaman now”, generasi milenial akan menjadi kelompok yang paling banyak dilayani kedepannya. Oleh karena itu penerapan layanan sistem informasi harus dilaksanakan, jika tidak, kita bisa tertinggal” Ungkap Wabup.

Sementara itu kepala BPS Kab. Mura, Mulya Setiawan menyampaikan Zona Integritas (ZI) merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi) WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. “Pembangunan Zona Integritas menuju WBK merupakan predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja/kawasan yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan, penataan tatalaksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan pengawasan, dan penguatan akuntabilitas kinerja.” Ujar Mulya Setiawan.
“Pencanangan ini merupakan momentum bagi segenap insan BPS Kabupaten Murung Raya untuk meningkatkan motivasi, menciptakan kerja yang kondusif, anti korupsi, akuntabel, berintegritas tinggi, efektif, efisien dan berorientasi pada pelayanan yang berkualitas” ungkap Kepala BPS mengakhiri pembicaraan.(MC-DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Persiapan Menuju "New Normal", Wabup dan Rombongan Tinjau Tempat Ibadah

Read Time:1 Minute, 56 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Wakil Bupati Murung Raya (Mura) Rejikinoor, beserta ketua DPRD Mura Doni, Sekda Mura Hermon, Kadis Kesehatan Suria Siri, Kadis Kominfo Bimo Santoso, Camat Murung Banjang, Danramil Murung Trio Pramono, Kapolsek Murung Yuliantho beserta tokoh agama dan rombongan meninjau beberapa tempat ibadah yang ada di kota Puruk Cahu, Selasa (9/6/2020). Sebagai tindak lanjut hasil rapat koordinasi penyiapan tatanan new normal produktif dan aman Covid-19 khususnya di tempat ibadah.

Kunjungan pertama Wabup beserta rombongan setelah melakukan pemantauan rapid test di kantor kecamatan Murung adalah Gedung Gereja Hosana yang berjarak kurang lebih 50 meter dari kantor camat. Rombongan Wabup berjalan kaki menuju gereja Hosana., disambut langsung oleh Ketua majelis jemaat GKE Hosana Pdt. Herry dan anggota majelis lainnya.
Wabup beserta rombongan mendapat penjelasan dari Ketua Majelis terkait kesiapan Gereja Hosana apabila sudah dimungkinkan dibuka kembali. Dalam penjelasannya Pdt. Herry menyampaikan kesiapannya walau ada beberapa kendala. “sebagaimana kami sampaikan pada rapat terdahulu kami belum memiliki alat pengukur suhu tubuh (thermal gun)” ungkapnya.
Mendengar keluhan tersebut Wabup mengisyaratkan bahwa Tim Gugus Tugas percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 akan memberi pinjaman alat dimaksud. “Tolong pak Sekda nanti agar difasilitasi untuk pinjam pakai alat dimaksud apabila kita sudah siap untuk membuka rumah ibadah sesuai protocol kesehatan” ungkap Rejikinoor.

Menurut Rejikinoor persiapan untuk menerapkan tatanan hidup normal baru atau new normal saat ini tengah dimatangkan. Pemerintah dalam hal ini masih memilah daerah-daerah yang bisa menerapkan tatanan kehidupan normal baru atau new normal.
Pemerintah, kata Rejikinoor, juga membuat rencana ujicoba, simulasi dalam minggu ini dan pembukaan pada kedepannya, serta melakukan sosialisasi, edukasi, pengawasan, dan penegakan hukum yang tegas.

Sementara itu Kadis Kesehatan Suria Siri menegaskan bahwa pihaknya terus menerus memperkuat rencana mitigasi untuk transmisi dan penyebaran virus serta mewaspadai adanya gelombang kedua di tiap-tiap daerah, di mana kadang data naik dan turun. Terus dilakukan penguatan, dilakukan masif testing dengan agresif tracking, juga melakukan perlindungan dengan kelompok rentan, penyandang disabilitas, orang tua, perempuan, dan anak-anak,” ungkap Suria Siri.

Setelah dari Gereja Hosana rombongan langsung menuju Gereja Katholik St. Klemen, terus ke Masjid dekat gereja Katolik, masjid Al. Manar di pasar Hungan, lanjut ke Masjid Attaqwa, lanjut ke masjid Al jihad, kemudian ke Gereja Eklesia dan ke masjid sebelah gereja Eklesia, terakhir di masjid Agung Al. Iqtiqlal. Dimana Wabup dan rombongan menunaikan shalat dzuhur bersama. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Wabup Bersama Unsur Forkominda Pantau Rapid Test di Kantor Kecamatan Murung

Read Time:1 Minute, 32 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah Kabupaten Murung Raya kembali menggelar dan melanjutkan rapid tes kepada para pedagang baik sembako, mini market, baber shop, pemilik salon, karyawan SPBU, dan pedagang kain, yang belum melaksanakan rapid test sebalumnya. Rapid test dilaksanakan di teras kantor Kecamatan Murung, Selasa, (9/6). Rapid test dilakukan secara gratis dan disambut masyarakat dengan sangat antusias.

Menurut Kepala Satpol PP Kab. Mura Iskandar bahwa rapid test kali ini adalah yang terakhir, “apabila terdapat masih ada yang belum melakukan rapid test, akan kami lakukan tindakan penutupan sementara usahanya, sesuai ketentuan yang berlaku.” Ujar Iskandar.

Pemkab Mura telah memberi kesempatan beberapa kali untuk rapid test, bagi masyarakat terutama para pedagang yang ingin mengecek kondisi tubuhnya agar terhindar dari Covid-19.

Menurut Wabup Mura Rejikinoor yang dampingi ketua DPRD Kab. Mura, Doni, Kaplores Mura Dharmeswara, Sekda Mura Hermon, Kadis Kominfo Bimo Santoso, Camat Murung Banjang serta unsur Tripika Murung, mengatakan bahwa rapid test ini sangat bermanfaat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Puruk Cahu khususnya dan Kabupaten Murung Raya pada Umumnya.
Rejikinoor mengatakan bahwa selama ini Pemkab Mura telah melakukan rapid test kepada para pedagang baik di pasar pelita Hilir, Hungan, Pelita Hulu, Bahitom maupun alun-alun. Namun, karena masih banyaknya para pedagang dan pelaku usaha yang belum melakukan rapid test maka kegiatan rapid test terus dilaksanakan hingga hari ini. “Karena itu, kami menyampaikan terimakasih banyak kepada semua pedagang dan pelaku usaha yang telah melakukan rapid test, pasti ini sangat bermanfaat bagi kita semua,” kata Wabup.

Rejikinoor mengatakan, setelah dilakukan rapid test massal, apabila ditemukan warga yang reaktif, maka akan langsung diisolasi di tempat karantina yang telah disiapkan yaitu di gedung Politeknik Mura maupun di Balai Diklat Konut, sembari akan dilakukan tes swab. “Selanjutnya, apabila hasil swabnya positif dan menunjukkan gejala, maka akan langsung dibawa ke rumah sakit rujukan covid-19. “ Jelasnya. (MC-DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Kelompok Tani Ika Jorih Agro Lestari Jemaat GKE Makunjung Tanam Kakao Untuk Program Ketahanan Pangan

Read Time:2 Minute, 15 Second
<![CDATA[

PROGRAM KETAHANAN PANGAN DI MASA PANDEMI COVID-19 KELOMPOK TANI IKA JORIH AGRO LESTARI JEMAAT GKE MAKUNJUNG DENGAN MENANAM KAKAO

MC-Murung Raya- Pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Penularan antar manusia masih terus berlangsung hingga kini, bahkan sudah banyak memakan korban jiwa. Kondisi ini membuat banyak orang cenderung memilih menghabiskan waktu #dirumahsaja.

Pola kebiasaan masyarakat pun turut bergeser yang mengakibatkan dampak perekonomian menjadi kurang baik.
Sektor pertanian menjadi harapan baru bagi perekonomian yang kini terhempas di segala lini akibat Pandemi covid-19. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan masih tumbuh 9,46% pada kuartal I 2020 dibandingkan kuartal sebelumnya. pertumbuhan tersebut disebabkan adanya kenaikan permintaan domestik dan produksi hasil hortikultura (buah-buahan dan sayuran), perikanan tangkap dan budidaya, perkebunan, serta kayu tanaman.

Menurut Kadistanakan Kab. Murung Raya (Mura) Ganefo L. Amin tanaman kakao bagus untuk dibudidayakan masyarakat, karena harganya cukup stabil dan perawatan tanaman ini juga cukup mudah dipelajari.

“Apalagi iklim kita tropis sangat cocok untuk tanaman kakao ini,” ujar Ganefo

Saat ini, berdasarkan data Dinas Tanakan belum begitu banyak masyarakat Murung Raya yang membudidayakan kakao. Padahal kebutuhan akan komoditi ini sangat tinggi, dan banyak produsen makanan membutuhkan biji kakao.

“Kelompok tani bukan saatnya lagi hanya bertumpu pada satu sektor pertanian saja. Akan tetapi hendaknya diselingi dengan peternakan, baik ternak itik, kambing ataupun lainnya, begitu juga tanaman perkebunan harus divariasikan.” Ungkap Ganefo
Berkenaan dengan hal tersebut kelompok tani Ika Jorih Agro Lestari jemaat GKE Ika jorih Makunjung Kecamatan Barito tuhup Raya menangkap peluang tersebut dengan mamanfaatkan kebun yang dimilikinya dengan menanam kakao dengan tanaman sela padi, jagung dan sayuran.
“Kami kelompok Tani Ika Jorih Agro Lestari, GKE Ika Jorih Makunjung. melakukan kegiatan gotong royong pembersihan lahan (menebas) untuk penanaman kakao. Sebelum ditanam kakao lahan akan ditanam padi atau jagung dan palawija.” Ungkap Pdt. Betry Lukas Ketua Jemaat GKE Ika Jorih Makunjung.

Lebih lanjut Betry menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan Program Ketahanan Pangan dan Ketahanan Iman di Jemaat GKE Ika Jorih Makunjung. Sebagai informasi, kelompok tani sudah terbentuk sejak tahun 2015 yang kami beri nama kelompok tani Ika Jorih Agro Lestari. Dan tahun 2015 telah membuka lahan perkebunan karet kurang lebih 8 hektare. Saat itu kami sudah mendapat bantuan pemerintah berupa roundup dan spayer. Berkaitan dengan wabah COVID 19, program gereja diarahkan kepada ketahanan pangan dan ketahanan iman jemaat.
“Untuk itulah kami membuka lahan kembali. Dan untuk bibit kami sudah mendapat bantuan dari Pemkab Mura, dalam hal ini Distanakan, berupa bibit cokelat sebanyak 7000 bibit. Yang akan segera kami tanam, nantinya kami akan melakukan tumpang sari dengan menanam tanaman yang berumur pendek, seperti sayuran. Itulah sebabnya kami mohon dukungan bibit jagung, Padi maupun sayuran” Jelas Betry penuh optimism dan harapan. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Mura Resmikan Taman Alam Bungah

Read Time:1 Minute, 41 Second
<![CDATA[

TAMAN ALAM BUNGAH DI RESMIKAN BUPATI MURA

MC-Murung Raya- Bertempat di depan RSUD Puruk Cahu, tepatnya di samping pertigaan Jalan Sudirman samping perumahan dokter, hari ini Kamis, (7/6/2020) telah diresmikan Taman Alam Bungah CSR PT. Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu, dengan diawali penandatangan berita acara serah terima dari pihak Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu oleh Jeksenly kepada Pemkab Murung Raya oleh Bupati Mura, Perdie M. Yoseph.

Jeksenly selaku kepala cabang Bank Kalteng Puruk Cahu menyampaikan dalam sambutannya bahwa pembuatan taman sebagai bentuk perhatian Bank Kalteng melalui program CSR, dilaksanakan selama 60 hari dengan biaya sekitar 397 jt. “perlu diketahui CSR Bank Kalteng Cabang Puruk Cahu tahun 2019 sebesar 419 juta dan tahun 2020 sebesar 172 jt masih ada dana CSR sebesar 120 jt yang bisa dimanfaatkan” Jelas Jeksenly.
Kedepan pihak Bank Kalteng masih siap membantu Pemkab Mura dalam giat CSR demi kemajuan masyarakat Murung Raya dan pembangunan daerah.

Perdie M. Yoseph dalam sambutannya menyampaikan bahwa taman ini adalah ide Bupati, tema dari pembangunan taman ini adalah terkait dengan lingkungan, yang menampilkan pesona alam yang ada di Kab. Murung Raya. Seperti air terjun bumbun laas, air terjun beruntung.
“Coba Ketua DPRD dan para Asisten memikirkan nama taman yang akan diresmikan ini, seperti halnya nama taman di pertigaan PU dengan nama taman Sapan” pinta Perdie kepada ketua DPRD yang selalu hadir di setiap kegiatan Pemkab.

Setelah dilakukan perbincangan dan kesepakatan akhirnya tercetuslah taman tersebut dengan nama Taman Alam Bungah.
Perdie dalam sambutannya meninta agar pada saat nanti dimanfaatkan masyarakat untuk selfie, istirahat dan kegiatan rekreasi keluarga, tidak boleh ada pedagang kaki lima di sekitar taman agar ketertiban tetap terpelihara dan terjaga serta tidak mengganggu lalulintas. “Untuk kemanan dan ketertiban taman diharapkan bagi kita semua untuk menjaga keberadaan taman ini, agar tetap bersih dan indah” Ungkap Perdie.

Menjawab masih adanya dana CSR dari Bank Kalteng untuk tahun 2020 Perdie berharap dapat dimanfaatkan untuk membantu kepentingan masyarakat, tidak untuk membantu penanganan covid-19 karena dana untuk penanganan covid-19 tersedia di APBD Pemda Mura. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Pemkab Mura Serahkan Ambulance dan Ventilator ke RSUD Puruk Cahu

Read Time:2 Minute, 3 Second
<![CDATA[

RSUD DAPAT AMBULANCE DAN VENTILATOR DARI PEMKAB MURA

MC-Murung Raya- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Puruk Cahu menerima dua unit mobil ambulance dan dua unit ventilator dari Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
Penyerahan dilakukan di di halaman RSUD Puruk Cahu, oleh Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph di dampingi Ketua DPRD Mura Doni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pahala Budiawan Situmorang, Asisten Adiminstrasi Umum H. Pajaruddin, Kamis, (4/6/2020).

Direktur RSUD Murung Raya Martin Maha menyambut baik dan mengapresiasi kepedulian Bupati kepada rumah sakit. Apalagi, saat ini, sejumlah mobil ambulance sangat diperlukan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam laporannya Martin Maha menyampaikan bahwa tahun 2020 DAK yang tersedia sebesar 12 M dialokasikan untuk pengadaan Alat Kesehatan (Alkes) dan layanan penanggulangan Covid-19. “Ambulance didesign sesuai keperuntukannya sehingga sangat representatif untuk memberi pelayanan bagi para pasien baik pasien umum maupun pasien Covid” Jelas pria asal Medan ini.

Lebih lanjut Martin Maha melaporkan dalam menghadapi pandemik Covid-19 ini RSUD Mura telah memiliki ruang isolasi sebanyak 24 kamar, dengan perincian 20 kamar untuk rawat inap 2 kamar di IGD, 2 kamar di ruang kebidanan dan rencana yang akan datang akan dibuat kamar khusus untuk ruang anak.
“Atas nama pribadi dan seluruh pegawai RSUD Puruk Cahu kami sampaikan ucapan terima kasih setinggi tingginya kepada Bapak Bupati, yang selalu memberikan support dan dukungan kepada seluruh jajaran RSUD, harapan kami agar wabah pandemik Covid-19 ini cepat berlalu.” Ujar Marten Maha.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Mura Perdie M. Yoseph mengungkapkan rasa bangga dan akan berusaha untuk terus menerus melakukan upaya untuk memberikan yang terbaik buat menghentikan covid ini.
“saya mengharapkan Dirut RSUD bisa memanfaatkan fasilitas ini secara optimal untuk kepentingan pelayanan RSUD secara maksimal.” Ungkap Perdie.
Lebih lanjut Perdie menyatakan bahwa walau RSUD kita hanya tipe C tapi secara fasilitas yang dimiliki sudah memenuhi standar dan memadai sebagaimana rumah sakit yang ada di kota-kota besar.
“Saya minta agar Ambulance ini digunakan secara fleksibel untuk pelayanan penanganan Covid-19 secara mobile baik untuk melayani di RSUD maupun untuk di gedung karantina yang ada. Dan mohon Dirut RSUD agar fasilitas yang ada perlu terus dibenahi dan dipenuhi secara lengkap agar pelayanan di kepada masyarakat semakin baik.” Ujar Bupati menutup sambutannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Mura Doni, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pahala Buadiawan Situmorang, Asisten Adiminstrasi Umum H. Pajaruddin, Kepala Diskominfo SP Bimo Santoso, Kadis Sosial Rusine, Plt. Kadis Perhubungan Rudi dan para awak media.(MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Bupati Murung Raya dengan BRI Tandatangani MoU Penyaluran Dana Kartu Mura Sejahtera

Read Time:1 Minute, 43 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Kesepakatan bersama Memoriam of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Murung Raya dan PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Muara Teweh. MoU ditandangani Pihak Pemkab Mura oleh Bupati Mura Perdie M. Yoseph dan dari pihak PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kancab. Muara Teweh Hoki R. Admaja tentang penyaluran dana dan pembukaan rekening keluarga penerima manfaat terkait Kartu Muring Raya Sejahtera.Rabu, (3/6/2020).

Dalam kesempatan sambutannya yang mewakili BRI menyampaikan terimakasih dan dukungan atas diperkenankan BRI membantu Pemerintah Murung Raya membangun ekonomi masyarakat Mura lebih baik. “Terimakasih atas kepercayaan pimpinan daerah untuk membantu pemda dalam penyaluran dana KMS, kiranya kedepan ekonomi masyarakat akan semakin meningkat, maju sehingga masyarakat merasakan kesejahteraan” Ungkap Hoki.

Sementara Kepala Dinas Sosial Kabupaten Murung Raya, Rusine mengutarakan Dinsos mengelola bantuan dari pusat, provinsi dan kabupaten untuk penangnan covid-19, seperti dari Pusat ada KPH, program sembako, BTL dari Provinsi ada KPM dari Kabupaten ada KMS, KPM dampak covid-19 mengurangi dampak ekonomi. “Kriteria penerima manfaat adalah orang miskin, anak terlantar, disabilitas dan manula, dimana data diperoleh dari kelurahan dan desa dengan rekomendasi dari pihak kecamatan kemudian akan diverifikasi oleh Dinas Sosial” Terang Rusine.

Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa MoU ini adalah bentuk kerjasama Pemerintah Daerah dengan Bank BRI untuk meyalurkan dana Kartu Murung Raya Sejahtera bagi masyarakat miskin di Kabupaten Murung Raya. “kami harapkan pada Tahun 2021 BRI kalau bisa sudah menjadi Kantor Cabang di Mura sehingga nantinya akan semakin luas dan meningkat kerjasamanya bahkan peluang ke depan akan lebih terbuka dan meningkat.” Ujar Perdie.
Menurut Bupati dalam kesempatan tersebut menjelaskan bahwa bansos terkait covid-19, ada dua bentuk sembako dan BLT. Perdie juga minta perhatian yang serius kepada pihak Dinsos agar memperhatikan pendistribusian bantuan agar semakin mantap dan pastikan tidak ada tumpang tindih, dengan bantuan dari pihak lain. “Perlu diketahui di Kabupaten Murung Raya ada program bantuan dampak covid-19 dan program regular. Program reguler adalah program unggulan PRO yang merupakan janji politik. Disalurkan sampai bulan Desember 2020. Sememtara bantuan dampak covid diberikan sampai bulan Juni 2020.” Jelas Perdie mengakhiri sambutannya. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Gugus Tugas Covid-19 Murung Raya Laksanakan Rapid Test Pedagang Di Pasar Pelita Hilir dan Pasar Beriwit

Read Time:2 Minute, 25 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Pemerintah Kabupaten Murung Raya (Mura) Kalimantan Tengah melaksanakan tes cepat atau rapid test massal para pedagang di pasar tradisional Pelita Hilir dan Pasar Beriwit di wilayah Kecamatan Murung, Kamis ( 4/6/2020).
Bupati Mura Perdie M. Yoseph mengatakan tujuan dari pelaksanaan rapid test tak lain adalah untuk memudahkan penanganan sekaligus pencegahan COVID-19 khususnya di area publik yang rawan penularan virus corona tersebut, seperti pasar. “Karena memang di pasar, antara pedagang dan pembeli sering melakukan kontak. Jika upaya preventif tak dilakukan, dikhawatirkan bakal terjadi transmisi lokal penularan COVID-19,” kata Perdie saat meninjau rapid test massal di Pasar Pelita Hilir.

Perdie menjelaskan bahwa penularan COVID-19 sangat mungkin terjadi jika melihat aktivitas padat di pasar. Para pedagang setiap hari berinteraksi bukan hanya satu orang, bahkan mungkin bisa dengan puluhan atau ratusan orang. Tak hanya bertemu, tapi juga bertukar uang. Maka, dengan rapid test ini, diharapkan para pedagang-pedagang bisa dihindarkan sejak dini dari potensi penularan virus corona. Karena pedagang atau pengunjung pasar yang reaktif akan segera ditangani sesuai prosedur kesehatan COVID-19.
“Inilah upaya kita, memberikan layanan kepada masyarakat. Diantaranya melakukan rapid test kepada pedagang dan pengunjung. Rapid test ini juga kita berikan gratis, kalau tes sendiri bisa sekitar Rp 300 ribu,” jelas Perdie.
Pihaknya sengaja memprioritaskan rapid test kepada para pedagang, karena mereka setiap hari juga memberikan layanan untuk masyarakat. Dikhawatirkan jika para pedagang ada yang tertular virus corona. Tentunya sangat mungkin menularkan kepada banyak pedagang atau pengunjung yang lain.

Rapid test massal ini nantinya dilanjutkan dengan tes PCR massal. Namun Perdie menyebut belum saatnya dilakukan. Sekarang PCR masih fokus pada orang-orang yang terindikasi tertular virus corona saja.
“Dengan adanya rapid test ini pedagang dan pengunjung tidak was-was. Saat bertemu di pasar yang ada di sini,” jelas Perdie.
Selanjutnya terkait percepatan penanganan COVID-19 di Mura, Perdie mengatakan khusus untuk wilayah kecamatan yang dinyatakan zona merah akan ditindak lanjuti lebih intensif. Salah satunya pelaksanaan rapid test massal.

Kepala Dinas Perindagkop UKM, Kariadi mengatakan pelaksanaan rapid test massal di Pasar Pelita Hilir berlangsung selama satu hari, diikuti sekitar 166 pedagang
Besok akan dilanjutkan di Pasar Pelita Hulu Bahitom dan panggung terbuka Alun-alun Jorih Jerah. Akan d dilaksanakan rapid test dan diikuti sebanyak 200 peserta. “diusahakan rapid test bisa selesai selama dua hari, sebab jumlah pedagang mencapai kurang lebih 366 orang.” Ungkap Kariadi.
Sementara Banjang Camat Murung ketika diminta keterangannya mengatakan “Untuk menghadapi new normal life (penormalan baru kehidupan) ini kita harus siap. Salah satunya dengan mengikuti rapid test massal atau mandiri. Ini wujud antisipasi penyebaran COVID-19,” ucap Banjang yang juga pernah menjabat Camat Sumber Barito dan Barito Tuhup Raya ini mengakhiri perbincangan.

Hadir mendampingi Bupati, Wakil Bupati Rejikinoor, Sekda Hermon Kadis Kesehatan, Suria Siri, Kadisperindagkop UKM Kariadi, Kadiskominfo SP Bimo Santoso, Kasatpol PP Iskandar, Direktur RSUD Marthin Maha, Camat Murung Banjang Danramil murung Trio P, dan Kapolsek Murung Yuliantho serta lurah Beriwit Khalid Ilmi. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Majelis Sinode Perwakilan Kab. Murung Raya Ikuti Sidang VI Majelis Sinode GKE Secara Virtual

Read Time:2 Minute, 8 Second
<![CDATA[

MC-Murung Raya- Sidang VI Majelis Sinode (MS) GKE periode 2015-2020 dilaksanakan secara virtual dipimpin langsung oleh ketua Umum Majelis Sinode GKE, Pdt. Dr. Wardinan S. Lidim di dampingi Sekretaris Umum, Pdt. John Asihua, MTh, diawali dengan doa oleh Pdt. Em. Petrus Jarob.

Dalam persidangan tersebut banyak dibicarakan terkait dengan situasi dan kondisi saat ini berkenaan dengan adanya Pandemi Covid-19.
Baik masalah liturgi yang harus digunakan selama adanya pandemi -19, rencana Sinode Umum GKE yang akan dilaksanakan pada bulan Juli 2020. Serta kegiatan kerohanian lainnya secara streeming.

Sidang VI yang diselenggarakan secara virtual memggunakan aplikasi zoom cloud meeting tersebut diikuti oleh seluruh anggota MS Sinode, seluruh ketua Resort serta sejumlah pengurus tokoh GKE. Secara keseluruhan Sidang VI Majelis Sinode GKE berjalan lancar, masing-masing amggota majelis menyampaikan pandangan terkait keinginan untuk penundaan Sinode Umum (SU) yang rencana kegiatannya diagendakan tanggal 2-6 Juli 2020 di Kuala Kurun akan dialihkan dengan menggunakan teknologi Informasi dalam waktu yang akan di sepakati kemudian setelah diadakannya beberapa ketentuan yang dijadikan acuan mengikuti secara IT.

Dalam Sidang VI ini tidak didapati masalah yang bersifat prinsipal, dan disyukuri bahwa semangat kebersamaan yang digalang melalui berbagai aktifitas dan kegiatan dengan menunjukkan komitmen yang sangat kuat oleh Majelis dan Resort-resort. Hampir seluruh peserta Sidang menyetujui penundaan Sinode Umum GKE yang berakibat dengan perpanjangan BPH Majelis Sinode Umum sampai Sinode Umum dilaksanakan setahun kemudian.

Dalam kesempatan sidang tersebut juga disepakati akan dilaksanakan Sinode Umum Luar Biasa secara Virtual, termasuk persetujuan terkait dengan liturgi khusus live streaming yang bisa digunakan pada masa pandemi Covid-19.

Menghadapi kondisi Pandemi Covid-19 tentu sangat berdampak terhadap kehidupan GKE ke depan, oleh sebab itu pada persidangan ini juga disetujui pemanfaatan aset-asset MS yang ada dan kurang produktif secara bijak dan effektif dengan tetap memperhatikan ketentuan yang ada dan dilakukan rapat khusus BPH MS GKE.
Ketika ditanya terkait pelaksanaan Sidang VI secara virtual, Wakil Ketua Majelis Perwakilan GKE Kab. Mura, Lukman Setiawan mengatakan peran digital yang semakin optimal gereja harus mengambil bagian dalam mewujudkan kasih Allah melalui seluruh ciptaan-Nya termasuk alam. “ketika pelayanan dan kesaksian kita di gereja didampingi dengan penggunaan digital dalam pertumbuhan teknologi yang semakin maju itu akan berjalan dengan baik. Jemaat tetap berfokus pada persekutuan kepada Allah di lingkungan gereja tanpa menjadikan teknologi digital sebagai bagian penting yang mengurangi keterlibatan jemaat dalam persekutuan, pelayanan dan kesaksian” ungkap Lukman Setiawan yang pernah menjadi Sekretaris Daerah Kab. Mura tersebut.

Kegiatan Sidang VI akhirnya ditutup dengan doa oleh Pdt. Tawar Soewardji, MTh, mantan ketua Umum Majelis Sinode GKE Periode 2000-2005. (MC DiskominfoSP Mura)

]]>
Warning: Attempt to read property "roles" on false in /www/wwwroot/berita.murungrayakab.go.id/wp-content/plugins/booster-extension/inc/frontend/author-box-shortcode.php on line 21

Kontributor Wartawan

Exit mobile version